cover
Contact Name
Muhardi
Contact Email
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian UNTAD, Jalan Soekarno Hatta No. KM. 9, Tondo Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS: Jurnal Ilmu Pertanian
Published by Universitas Tadulako
Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dibidang pertanian, khususnya teknik pertanian (agroteknologi) dan agribisnis. Jurnal diterbitkan secara online (E-Jurnal) dengan terbit 6 edisi selama setahun. Jurnal ini juga sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian dari ringkasan skripsi mahasiswa strata satu dan dari berbagai hasil penelitian lainnya yang belum pernah dipublikasi pada berkala yang lain sebelumnya.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 4 (2016): Agustus" : 16 Documents clear
Analisis Komparatif Pendapatan Usahatani Padi Sawah Yang Menggunakan Pupuk Berimbang Dan Tidak Berimbang Di Desa Baluase Kabupaten Sigi Edi Anwar Taher; Arifuddin Lamusa
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 4 (2016): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya total biaya, volume produksi, harga jual serta besarnya pendapatan usahatani padi sawah di Desa Baluase Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai Februari 2015. Penentuan responden dilakukan dengan metode sampel acak sederhana (Simple Random Sampling), dengan pertimbangan jumlah responden yang diambil dalam penelitian sebesar 20 orang petani. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata/ha pendapatan yang diterima oleh petani dimana untuk usahatani padi sawah yang menggunakan pupuk berimbang rata-rata pendapatan sebesaar Rp 20.914.050/ha, sedangkan rata-rata pendapatan yang tidak menggunakan pupuk berimbang sebesar Rp 8.235.800/ha. Dengan berarti usahatani padi sawah yang menggunakan pupuk berimbang memberikan perbandingan pendapatan nyata dengan yang tidak menggunakan pupuk berimbang.
Analisis Pendapatan Usahatani Jagung Di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala Sumiati A. Lahandu; Made Antara; Abdul Muis
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 4 (2016): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usahatani jagung di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala. Penelitian ini di laksanakan pada bulan Maret sampai dengan Mei 2015, bertempat di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala. Penentuan responden di lakukan dengan metode sampel acak sederhana (Simple Random Sampling Method) dengan jumlah sampel 34 petani dari 150 petani jagung. Metode analisis di gunakan adalah analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani rata-rata produksi jagung dalam satu kali musim tanam di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala sebesar Rp. 3.932/kg dan rata-rata penerimaan yang diperoleh petani sebesar Rp. 15.729.412/ha, sedangkan total biaya yang dikeluarkan petani rata-rata sebesar Rp. 9.788.062/ha dan pendapatan usahatani jagung di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala Rp. 5.941.350/ha.
Analisis Pendapatan Industri Rumah Tangga Penyulingan Minyak Daun Cengkeh Di Desa Palau Kecamatan Balaesang Tanjung Kabupaten Donggala Muh. Nur Hanief Arizona; Arifuddin Lamusa
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 4 (2016): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu Negara yang terletak di kawasan khatulistiwa dan beriklim tropis serta dua musim. Beraneka ragam tanaman dapat tumbuh dengan baik, di berbagai wilayah terdapat tanaman yang dapat dijadikan sebagai sumber penghasil minyak atsiri tidak terkecuali di Sulawesi Tengah yang merupakan salah satu penghasil cengkeh yang daunnya merupakan bahan baku pembuatan minyak atsiri. Desa Palau yang terletak di Kecamatan Balaesang Tanjung Kabupaten Donggala adalah salah satu desa yang terdapat usaha produksi minyak atsiri daun cengkeh. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk Mengetahui pendapatan yang diperoleh dari pendapatan industri rumah tangga penyulingan minyak daun cengkeh di Desa Palau. Lokasi penelitian ini ditentukan secara sengaja dan dilaksanakan pada industri rumah tangga penyulingan minyak daun cengkeh yang terletak di Desa Palau, Kecamatan Balesang Tanjung, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah. Jumlah responden dalam penelitian ini berjumlah dua orang yaitu pemilik usaha dan karyawan dibagian produksi. Alat analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa rata–rata pendapatan per bulan industri rumah tangga minyak daun cengkeh selama 5 bulan proses produksi di Desa Palau sebesar Rp. 5.450.654. Rata-rata produksi minyak per bulan sebanyak 287,8 Kg.
Analisis Pendapatan Dan Pemasaran Tahu Pada Industri “Afifah” Di Kota Palu Sulawesi Tengah Narmin Narmin; Made Antara
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 4 (2016): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pertanian dan industri merupakan sektor yang saling terkait satu sama lain di mana pertanian sebagai penyedia bahan baku sedangkan industri mengolah hasil pertanian untuk memperoleh nilai tambah. Industri kecil mempunyai peranan yang sangat besar terhadap roda perekonomian suatu negara. Beberapa industri kecil potensial untuk dikembangkan, salah satunya adalah usaha pembuatan tahu. Provinsi Sulawesi Tengah merupakan salah satu daerah yang cocok untuk pengembangan kedelai. Beberapa daerah di Sulawesi Tengah sudah mengolah kedelai, tetapi hanya bertujuan untuk penjualan kedelai dan konsumsi. Pengusaha di Kota Palu mulai melihat peluang ini dan mengembangkan agroindustri dengan mengolah biji kedelai menjadi tahu. Penelitian ini dilaksanakan pada Industri Tahu “Afifah” di Jl. Jati No. 08 Kelurahan Nunu Kecamatan Tatanga Kota Palu Sulawesi Tengah. Penelitian bertujuan untuk 1) mengetahui bentuk saluran pemasaran Industri Tahu “Afifah”, dan 2) mengetahui margin pemasaran Industri Tahu “Afifah”. Penentuan responden dilakukan secara sengaja (purposive) dengan responden, yaitu 1 orang pimpinan Industri Tahu “Afifah”, 2 orang karyawan Industri Tahu “Afifah”, dan 6 orang pedagang tahu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan yang diperoleh pada bulan September 2015 adalah sebesar Rp.7.219.206. Ada dua bentuk saluran pemasaran Industri Tahu “Afifah”, yaitu 1) produsen menjual produknya ke pedagang pengecer kemudian pedagang pengecer menjualnya ke konsumen akhir, dan 2) produsen menjual produknya langsung ke konsumen akhir. Margin pemasaran tahu yang diperoleh pada saluran pertama adalah sebesar Rp. 33.000, sedangkan margin pemasaran pada saluran kedua tidak ada karena produsen menjual langsung ke konsumen.
Analisis Preferensi Konsumen Terhadap Buah Jeruk Lokal Dan Buah Jeruk (Sunkis) Impor Kota Palu Isen Isen; Arifuddin Lamusa; Effendy Effendy
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 4 (2016): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui atribut buah jeruk lokal dan jeruk impor apa yang paling dipertimbangkan dan menjadi preferensi konsumen di Kota Palu. Penentuan responden dilakukan secara Insidental sampling (teknik sampling kebetulan) jumlah responden penelitian yaitu sebanyak 60 responden, Analisis data yang digunakan ialah analisis chi square dan analisis multiatribut fishbein. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang membeli jeruk lokal dan jeruk impor dengan usia 19-27 sebanyak 8 responden, sebagian besar perempuan, dengan usia 28-36 sebanyak 21 responden, 35,00% sedangkan jeruk impor ialah responden yang berusia diatas 36 sebanyak 18 responden, 30,00% kemudian usia 46 sebanyak 13 responden. Hasil Chi Square terdapat perbedaan preferensi konsumen terhadap semua atribut buah jeruk lokal dan buah jeruk impor, kecuali pada atribut warna buah jeruk impor. Hasil multiatribut fishbein, menunjukkan sikap dan atribut yang paling dipertimbangkan konsumen dalam keputusan membeli jeruk lokal baik jeruk impor. Jeruk lokal ialah rasa buah, harga, ukuran dan warna buah, sedangkan jeruk impor ialah rasa, warna, ukuran, dan harga buah.
Analisis Produksi Karet Rakyat Di Desa Pontangoa Kecamatan Lembo Raya Kabupaten Morowali Utara Ratna Pujianti; Made Antara
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 4 No 4 (2016): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi produksi karet Rakyat di Desa Pontangoa Kecamatan Lembo Raya Kabupaten Morowali Utara. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pontangoa pada Bulan November- Desember. Penentuan Responden dilakukan dengan menggunakan metode Sistem Random Sampling. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 31 KK dari 407 populasi petani. Alat analisis yang digunakan adalah analisis fungsi produksi cobb-douglas. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan semua variabel berpengaruh sangat nyata terhadap produksi karet, dimana F-hitung 545,377>F-tabel 3,85 pada tingkat α 5%, Sehingga H0 tidak dapat diterima dan H1 teruji kebenarannya. Berdasarkan hasil uji t (parsial) menunjukkan bahwa variabel luas lahan thitung (4,759)> ttabel (2,478), jumlah tanaman thitung (6,236) >ttabel (2,478), tenaga kerja thitung (-2,567) >ttabel (2,478) sehingga hipotesisnya H0 ditolak dan H1 teruji kebenarannya, variabel SP-36 thitung (0,238) ttabel (2,499) dan pengalaman bertani thitung (1,853) ttabel (2,478), sehingga hipotesisnya H0 tidak dapat ditolak dan H1 belum teruji kebenarannya. Kedua variabel tersebut berpengaruh tidak nyata terhadap produksi karet di Desa Pontangoa Kecamatan Lembo Raya.

Page 2 of 2 | Total Record : 16


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 5 (2025): Oktober Vol 13 No 4 (2025): Agustus Vol 13 No 3 (2025): JUNI Vol 13 No 2 (2025): April Vol 13 No 1 (2025): Februari Vol 12 No 6 (2024): Desember Vol 12 No 5 (2024): Oktober Vol 12 No 4 (2024): Agustus Vol 12 No 3 (2024): Juni Vol 12 No 2 (2024): April Vol 12 No 1 (2024): Februari Vol 11 No 6 (2023): December Vol 11 No 5 (2023): Oktober Vol 11 No 4 (2023): Agustus Vol 11 No 3 (2023): Juni Vol 11 No 2 (2023): April Vol 11 No 1 (2023): Februari Vol 10 No 6 (2022): Desember Vol 10 No 5 (2022): Oktober Vol 10 No 4 (2022): Agustus Vol 10 No 3 (2022): Juni Vol 10 No 2 (2022): April Vol 10 No 1 (2022): Februari Vol 9 No 6 (2021): Desember Vol 9 No 5 (2021): Oktober Vol 9 No 4 (2021): Agustus Vol 9 No 3 (2021): Juni Vol 9 No 2 (2021): April Vol 9 No 1 (2021): Februari Vol 8 No 6 (2020): Desember Vol 8 No 5 (2020): Oktober Vol 8 No 4 (2020): Agustus Vol 8 No 3 (2020): Juni Vol 8 No 2 (2020): April Vol 8 No 1 (2020): Februari Vol 7 No 6 (2019): Desember Vol 7 No 5 (2019): Oktober Vol 7 No 4 (2019): Agustus Vol 7 No 3 (2019): Juni Vol 7 No 2 (2019): April Vol 7 No 1 (2019): Februari Vol 6 No 6 (2018): Desember Vol 6 No 5 (2018): Oktober Vol 6 No 3 (2018): Juni Vol 6 No 2 (2018): April Vol 6 No 1 (2018): Februari Vol 5 No 6 (2017): Desember Vol 5 No 5 (2017): Oktober Vol 5 No 4 (2017): Agustus Vol 5 No 3 (2017): Juni Vol 5 No 2 (2017): April Vol 5 No 1 (2017): Februari Vol 4 No 6 (2016): Desember Vol 4 No 5 (2016): Oktober Vol 4 No 4 (2016): Agustus Vol 4 No 3 (2016): Juni Vol 3 No 6 (2015): Desember Vol 3 No 5 (2015): Oktober Vol 3 No 4 (2015): Agustus More Issue