cover
Contact Name
Muhardi
Contact Email
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian UNTAD, Jalan Soekarno Hatta No. KM. 9, Tondo Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS: Jurnal Ilmu Pertanian
Published by Universitas Tadulako
Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dibidang pertanian, khususnya teknik pertanian (agroteknologi) dan agribisnis. Jurnal diterbitkan secara online (E-Jurnal) dengan terbit 6 edisi selama setahun. Jurnal ini juga sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian dari ringkasan skripsi mahasiswa strata satu dan dari berbagai hasil penelitian lainnya yang belum pernah dipublikasi pada berkala yang lain sebelumnya.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 4 (2019): Agustus" : 20 Documents clear
PENGARUH PERBEDAAN PANJANG STEK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TANAMANBUAH NAGA (Hylocereus undatus) Esna Esna; Ramal Yusuf; Abdul Hadid
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 4 (2019): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah naga atau dragon fruit merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memang belum lama dikenal, dibudidayakan, dan diusahakan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan panjang stekter hadap pertumbuhan bibit tanaman buah naga. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sidera pada ketinggian 250 m dpl. Berlangsung pada bulan Maret sampai dengan bulan Mei 2017. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK ) dengan tujuh perlakuan dantiga ulangan Parameter yang diamati yaitu waktu muncul tunas, panjang tunas, dan jumlah tunas. Berdasarkan hasil analisis sidik ragam ketiga parameter yang diamati yang menghasilkan pengaruh nyata pada perameter panjang tunas dan jumlah tunas. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa perbedaan panjang stek berpengaruh nyata terhadap panjang tunas dan jumlah tunas. Panjang stek yang baik adalah panjang stek 40 cm dan panjang stek yang baik pada jumlah tunas adalah panjang stek antara15 cm sampai 35 cm.
UJI KETAHANAN ENAM KLON KAKAO TERHADAP PENYAKIT BUSUK BUAH KAKAO (Phytophthora palmivora Butl.) Indriani Mahmud; Asrul Asrul
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 4 (2019): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyakit utama pada pertanaman kakao di Indonesia adalah busuk buah (Black pod) yang disebabkan oleh jamurPhytophthora palmivora.Tujuan penelitian ini untuk membedakan tingkat ketahanan enam klon kakao terhadap infeksi jamur P. palmivora penyebab penyakit busuk buah kakao.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2017-September 2017.Lokasi pengambilan sampel busuk buah kakao di perkebunan kakao Desa Sejahtera, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, dan pengujian ketahanan klon kakao bertempat di Laboratorium Penyakit Tumbuhan, Universitas Tadulako, Palu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam klon kakao yang terdiri atas Klon Untad I, Lokal II, Lokal III, Palolo, S2, dan Irian, yang diulang sebanyak tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan masa inkubasi klon S2 lebih cepat 2 hari dibandingkan klon lainnya (3 hari), pada pengamatan perkembangan gejala infeksi berdasarkan luas bercak menunjukkan bahwaklon S2 dengan rata-rata luas bercak 114,37 cm2 termasuk kelompok sangat rentan, klon Untad I, Lokal III, dan irian termasuk kelompok agak tahan dengan masing masing luas bercak, 27,85 cm2, 25,09 cm2, 26,88 cm2,lokal II termasuk kategori rentan dengan luas bercak 75,02 cm2, dan klon Palolo dengan rata-rata luas bercak 21,17 cm2 termasuk ke dalam kelompok tahan atau resisten terhadap penyakit busuk buah (Phytophthora palmivora Butl.)
RESPON PERTUMBUHAN SAWI (Brassica juncea L) YANG DIBERI MIKROORGANISME LOKAL DAN BERBAGAI BAHAN ORGANIK Kasmawati Kasmawati; Henry N. Barus; Mahfudz Mahfudz
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 4 (2019): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi bonggol pisang, rebung bambu serta campuran buah pisang dan pepaya sebagai substrat mikroorganisme yang dapat mempengaruhi pertumbuhan sawi,megetahui potensi beberapa jenis bahan organik terhadap pertumbuhan sawi dan mengetahui pengaruh mikroorganisme lokal terhadap bahan organik. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus hingga Oktober 2017 di Screen house Kebun Akademik Fakultas Pertanian. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak lengkap (RAL) pola faktorial 2 faktor. Faktor pertama adalah jenis mikroorganisme lokal yang terdiri dari 4 jenis: kontrol, bonggol pisang, rebung bambu dan campuran buah pisang dan pepaya. Faktor kedua adalah jenis bahan organik yang terdiri dari 4 jenis: pupuk kandang sapi, pupuk kandang ayam, pupuk kandang kambing dan kompos. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan sawi yang diberi mikroorganisme lokal lebih baik dibandingkan dengan tanpa mikroorganisme lokal. Mikroorganisme lokal terbaik berasal dari bonggol pisang, pertumbuhan sawi yang diberi bahan organik pupuk kandang kambing lebih baik dibandingkan dengan pupuk kandang sapi, pupuk kandang ayam dan kompos serta tidak ada interaksi antara mikroorganisme lokal dan bahan organik pada pertumbuhan sawi.
DISTRIBUSI VERTIKAL FOSFOR TANAH PADA EMPAT JENIS PENGGUNAAN LAHAN YANG BERBEDA Rahmad Junaid; Yosep Soge Patadungan
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 4 (2019): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tipe penggunaan lahan dapat mempengaruhi tingkat kesuburan tanah antara lain sifat kimia tanah, seperti; pH tanah, kandungan unsur N, P, K, C-organik, dan KTK. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendiskripsikan Penyebaran unsur hara fosfor, danmemberi informasi tentang penyebaran konsentrasi P dalam tanah, pada beberapa jenis pengunaan lahan yaitu, lahan kakao, lahan jagung, semak belukar dan hutan. Pengambilan sampeltanah mengunakan metode “purposive sampling” yaitu berdasarkan jenis penggunaan lahan. Pengambilan sampel tanah dari setiap jenis lahan, diambil pada empat titik yang berbeda, pada kedalaman tanah, 0-10 cm, 10-25 cm, 25-50 cm, 50-75 cm, dan 75-100 cm, sehingga diperoleh 20 sampel tanah. Hasil penelitian menunjukan bahwa kandungan fosfor tanah pada jenis penggunaan lahan berbeda dari setiap kedalaman tanah. P-total tertinggi diperoleh dilahan hutan pada kedalaman 0-10 cm yaitu 25,18 mg/100g (sedang). P-total terendah diperoleh dilahan kakao pada kedalaman 0-10 cm yaitu 14,05 mg/100g (rendah). P-tersedia tertinggi diperoleh pada lahan jagung pada kedalaman 0-10 cm yaitu 22,31 ppm (sangat tinggi). P-tersedia terendah diperoleh pada lahan jagung pada kedalaman 75-100 cm yaitu 7,62 ppm (rendah).
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK PENGEMBANGAN TANAMANKAKAO (Theobroma cacao L.) DI DESA BOYANTONGO KECAMATAN PARIGI KABUPATEN PARIGI MOUTONG Siti maria; Ulfiyah A. Rajamudin; Rachmat Zainuddin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 4 (2019): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi lahan merupakan bagian dari proses perencanaan tataguna lahan. Inti evaluasi lahan adalah membandingkan persyaratan penggunaan lahan yang akan diterapkan, dengan sifat-sifat atau kualitas lahan yang dimiliki oleh lahan yang akan digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kesesuaian lahan tanaman kakao (Theobroma cacao L.). Di wilayah pertanian Desa Boyantongo, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong. Metode penelitian yaitu metode survey dengan melakukan survey langsung di lapangan. Penentuan pengambilan titik sampel pengamatan dilakukan dengan metode purposive sampling. Penelitian ini dilakukan dengan lima tahap yaitu, Persiapan, Penelitian lapangan, Analisis Laboraturium, Analisis data/pengolahan data, Pembuatan peta kesesuaian lahan dan penyusunan laporan. Variabel pengamatan yang diambil dari data sifat fisik dan kimia tanah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kesesuaian Lahan Untuk Pengembangan Tanaman kakao di Desa Boyantongo Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong Kelas S3 (sesuai marginal) Aktual terdapat pada SPL 2, SPL 3 dan SPL 4 dengan faktor pembatas f, (KTK tanah). Setelah dilakukan usaha perbaikan dengan cara yakni, penambahan bahan organik, sehingga termasuk dalam kelas kesesuian lahan potensial S1 (Sangat sesuai) Kelas S2 (cukup sesuai) Aktual terdapat Pada SPL 1,SPL 2, SPL 3 dan SPL 4 dengan faktor pembatas r, f, n, e, b (Drainase, Tekstur, KTK Tanah, pH tanah, Total N, K2O, dan Bahaya Banjir). Setelah dilakukan usaha perbaikan dengan cara yakni, Pembuatan Saluran Drainase, Penambahan Bahan Organik, Pengapuran, Penambahan Pupuk dan Pembuatan Teras sehingga, termasuk dalam kelas kesesuian lahan potensial S1 (Sangat sesuai). Sedangkan pada SPL 1 , SPL 2, SPL 3, dan SPL 4 dengan faktor pembatas Tekstur (r) tidak dapat dilakukan usaha perbaikan
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI NILAI TUKAR PETANI PADI SAWAH DI DESA SIDONDO I KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI Adhe Risya Pettalolo; Made Antara; Lien Damayanti
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 4 (2019): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Nilai Tukar Petani (NTP) Padi Sawah di Desa Sidondo I Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi, Mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi nilai tukar petani sawah di Desa Sidondo I Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai Maret 2018 . Alat analisis yang digunakan adalah Analisis Nilai Tukar Petani dan Analisi Linier Berganda . Hasil penelitian menunjukkan bahwa Petani padi sawah di Desa Sidondo I Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi tergolong dalam kategori sejahtera dimana Nilai Tukar Petani 110,25% > 100% yang artinya biaya yang diterima petani lebih besar daripada biaya yang di bayarkan.Secara simultan dan pasial variabel luas lahan, jumlah produksi, harga jual yang diamati berpengaruh nyata terhadap nilai tukar petani padi sawah di Desa Sidondo I. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,858, menunjukkan bahwa variabel luas lahan, jumlah produksi, harga jual yang dimasukkan dalam model yang diamati sebesar 85,8% mampu menerangkan variasi produksi padi sawah Di Desa Sidondo I sedangkan sisanya 14,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model yang digunakan.
ANALISIS PENDAPATAN USAHA AGRO INDUSTRI KOPRA DI DESA KASOLOANG KECAMATAN BAMBAIRA KABUPATEN MAMUJU UTARA SULAWESI BARAT Baharuddin Baharuddin; Alimudin Laapo; Arifuddin Lamusa
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 4 (2019): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendapatan usaha persatuan luas masih rendah dan fluktuatif sehingga tidak mampu mendukung kehidupan keluarga petani kelapa dalam secara layak. Salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan petani kelapa (kopra) adalah dengan meningkat kan nilai tambah dari produk yang selama ini di jual oleh petani dalam bentuk kelapa biji ataupun kopra. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usaha kopra di Desa Kasoloang Kecamatan Bambaira Kabupaten Mamuju Utara, waktu penelitian selama dua bulan. Dalam penentuan sampel menggunkan acak sederhana (Simple Random Sampling). Responden penelitian ini adalah 31 orang petani kelapa yang berada di Desa Kasoloang. Analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan usaha agroindustri. Hasil penelitian menujukkan jumlah rata-rata total biaya yang dikeluarkan petani dalam mengusahakan kopra sebesar Rp1.156.506,93 nilai tersebut didapatkan dari penjumlahana antara biaya tetap sebesar Rp 45.616,62/musim panen dan biaya variable sebesar Rp1.110.890,32/ musim panen, Rata-rata penerimaan yang diperoleh produsen kopra yaitu sebesar Rp 6.945.484,1/musim panen sedangkan Pendapatan yang diperoleh usaha agroindusstri kopras Sebesar Rp. 5.788.976.93 /ha/produksi.
ANALISIS PENDAPATAN SAMBAL IKAN ROA PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA “FLAMBOYAN” DI KELURAHAN PANAU KECAMATAN TAWAELI KOTA PALU Ilham Ilham; Arifuddin lamusa; Sulaeman Sulaeman
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 4 (2019): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah biaya, penerimaan,dan pendapatan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tawaeli, Di Kota Palu Sulawesi Tengah pada Bulan November-Desember 2018. Responden yang diambil dalam penelitian ini terdiri dari 3 orang yaitu 1 orang pimpinan dan 2 orang karyawan. Analisis yang digunakan yaitu analisis pendapatan yang terdiri dari jumlah biaya, penerimaan dan pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan jumlah nilai pendapatan pada Industri Rumah Tangga “Flamboyan” di bulan November-Desember 2018 yaitu sebesar Rp. 10.839.046.
ANALISIS PEMASARAN CABAI MERAH KERITING DI DESA JONO OGE KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI Mariana Mariana; Saharia Kassa; Abdul Muis
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 4 (2019): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui saluran pemasaran cabai merah keriting, besarnya marjin pemasaran yang diperoleh setiap lembaga pemasaran pada masing-masing saluran pemasaran, besarnya bagian harga yang diterima oleh produsen pada masing-masing saluran pemasaran dan efisiensi pemasaran cabai merah keriting. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Jono Oge Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. 33 responden produsen cabai merah keriting dari 50 petani cabai merah keriting yang ada di Desa Jono Oge, penentuan responden menggunakan metode sampel acak sederhana (simple random sampling method), metode penjajakan (tracing sampling) sebanyak 3 orang pedagang, yang terdiri atas 1 orang pedagang pengumpul tingkat kecamatan dan 2 orang pedangang pengecer ditingkat Kota Palu, sedangkan responden konsumen sebanyak 5 orang yang di tentukan (purposive), sehingga jumlah keseluruhan responden sebanyak 41 orang. Hasil analisis menunjukan bahwa, saluran pemasaran cabai merah keriting di daerah penelitian tersebut dua saluran :1.Petani Pedagang Pengumpul Pedagang Pengecer Konsumen. 2. Petani Pedagang Pengecer Konsumen. Total margin pemasaran cabai merah keriting yang diperoleh untuk saluran pertama yaitu sebesar Rp 6.000 dan total margin pemasaran cabai merah keriting yang diperoleh untuk saluran kedua sebesar Rp 3.000. Bagian harga yang diterima petani saluran pertama sebesar 82,60% dan bagian harga yang diterima petani pada saluran kedua sebesar 86,36%, sehingga bagian yang paling besar diterima petani adalah pada saluran pertama. Saluran pertama ini efisiensinya sebesar 3,04%, sedangkan pada saluran kedua nilai efisiensinya sebesar 1,81%. Dari dua saluran pemasaran cabai merah keriting tersebut, saluran yang efisien adalah saluran kedua.
PENGARUH BOBOT UMBI DAN DOSIS PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium wakegi Araki) VARIETAS LEMBAH PALU Maemunah Maemunah; Sri Anjar Lasmini; Zainuddin Zainuddin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 4 (2019): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang merah (Allium wakegi Araki) varietas lembah palu merupakan salah satu komoditas hortikultura yang merupakan bahan baku utama industri bawang goreng. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bobot umbi dan dosis pupuk NPK yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil bawang merah varietas lembah palu bertempat di Kelurahan Kayumalue Ngapa, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan areal pertanaman petani dengan model bedengan cekung yang dilaksanakan bulan Januari sampai Maret 2018. Metode menggunakan rancangan acak kelompok dua faktor, yaitu faktor I : 1) bobot umbi yakni bobot 3,0 sampai 4,9g/umbi dan 2) bobot umbi 5g sampai 8g/umbi, faktor II yaitu 1) Pupuk NPK 160 kg/ha, dan 2) Pupuk NPK 240 kg/ha. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara bobot umbi dan pemupukan NPK terhadap variabel tinggi tanaman umur 2 MST, pada bobot umbi 5 g – 8 g dan dosis pupuk NPK 240 kg/ha = 13,12 cm/rumpun , berat segar tanaman panen = 36.42 g/rumpun, bobot umbi 5 g - 8 g memiliki pertumbuhan dan hasil yang lebih baik dari bobot umbi 3,0g sampai 4,9g luas daun = 383,88 cm2/rumpun , berat segar umbi = 25,27g/rumpun berat kering umbi = 7,96g/rumpun, dan diameter umbi = 2,09cm/rumpun. Dosis pupuk NPK 240 kg/ha memberikan hasil yang lebih baik dari pada dosis pupuk NPK 160 kg/ha yaitu pada luas daun yakni 378,57 cm2/rumpun, berat segar tanaman umur 6 MST = 25,42 g/rumpun, dan berat kering tanaman umur 6 MST = 3,01 g/rumpun.

Page 2 of 2 | Total Record : 20


Filter by Year

2019 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 5 (2025): Oktober Vol 13 No 4 (2025): Agustus Vol 13 No 3 (2025): JUNI Vol 13 No 2 (2025): April Vol 13 No 1 (2025): Februari Vol 12 No 6 (2024): Desember Vol 12 No 5 (2024): Oktober Vol 12 No 4 (2024): Agustus Vol 12 No 3 (2024): Juni Vol 12 No 2 (2024): April Vol 12 No 1 (2024): Februari Vol 11 No 6 (2023): December Vol 11 No 5 (2023): Oktober Vol 11 No 4 (2023): Agustus Vol 11 No 3 (2023): Juni Vol 11 No 2 (2023): April Vol 11 No 1 (2023): Februari Vol 10 No 6 (2022): Desember Vol 10 No 5 (2022): Oktober Vol 10 No 4 (2022): Agustus Vol 10 No 3 (2022): Juni Vol 10 No 2 (2022): April Vol 10 No 1 (2022): Februari Vol 9 No 6 (2021): Desember Vol 9 No 5 (2021): Oktober Vol 9 No 4 (2021): Agustus Vol 9 No 3 (2021): Juni Vol 9 No 2 (2021): April Vol 9 No 1 (2021): Februari Vol 8 No 6 (2020): Desember Vol 8 No 5 (2020): Oktober Vol 8 No 4 (2020): Agustus Vol 8 No 3 (2020): Juni Vol 8 No 2 (2020): April Vol 8 No 1 (2020): Februari Vol 7 No 6 (2019): Desember Vol 7 No 5 (2019): Oktober Vol 7 No 4 (2019): Agustus Vol 7 No 3 (2019): Juni Vol 7 No 2 (2019): April Vol 7 No 1 (2019): Februari Vol 6 No 6 (2018): Desember Vol 6 No 5 (2018): Oktober Vol 6 No 3 (2018): Juni Vol 6 No 2 (2018): April Vol 6 No 1 (2018): Februari Vol 5 No 6 (2017): Desember Vol 5 No 5 (2017): Oktober Vol 5 No 4 (2017): Agustus Vol 5 No 3 (2017): Juni Vol 5 No 2 (2017): April Vol 5 No 1 (2017): Februari Vol 4 No 6 (2016): Desember Vol 4 No 5 (2016): Oktober Vol 4 No 4 (2016): Agustus Vol 4 No 3 (2016): Juni Vol 3 No 6 (2015): Desember Vol 3 No 5 (2015): Oktober Vol 3 No 4 (2015): Agustus More Issue