cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Dimensi Interior
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Artikel merupakan kajian bidang desain interior, Artikel yang dikirim ke jurnal Dimensi Interior adalah artikel yang tidak sedang dikirim ke jurnal/terbitan lain dan belum dipublikasikan dalam jurnal lain. Kategori artikel ilmiah hasil penelitian (laboratorium, lapangan, kepustakaan), ilmiah populer (aplikasi, ulasan, opini), dan diskusi. Diterbitkan 2 (dua) kali setahun pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2004): DESEMBER 2004" : 6 Documents clear
APLIKASI PENGARUH ISLAM PADA INTERIOR RUMAH BUBUNGAN TINGGI DI KALIMANTAN SELATAN Sari, Sriti Mayang
Dimensi Interior Vol 2, No 2 (2004): DESEMBER 2004
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.275 KB) | DOI: 10.9744/interior.2.2.pp. 121-133

Abstract

Banjar society consisted of the mixture of some tribe (Dayak, Java, maly, and Bugis) inhabiting region of South Kalimantan. Majority of Banjar society are Moslem. Result of culture from those Moslem religion system influence to some cultural aspect in physical. One of them is implement at some interior element of Bubungan Tinggi house (one of the eleven type of Banjar's house). Abstract in Bahasa Indonesia : Masyarakat Banjar terdiri dari campuran beberapa suku (Dayak, Jawa, Melayu, dan Bugis) yang mendiamai wilayah Kalimantan Selatan. Mayoritas masyarakat Banjar memeluk agama Islam. Hasil budaya dari sistem religi Islam tersebut mempengaruhi beberapa aspek budaya secara fisik. Salah satunya tercermin pada beberapa eleman interior rumah Bubungan Tinggi (salah satu dari sebelas jenis rumah adat Banjar). Kata kunci: pengaruh islam, interior, rumah bubungan tinggi.
DESAIN MEBEL DALAM PENDIDIKAN SENI DAN DESAIN Wardani, Laksmi Kusuma
Dimensi Interior Vol 2, No 2 (2004): DESEMBER 2004
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.656 KB) | DOI: 10.9744/interior.2.2.pp. 134-146

Abstract

Furniture design in art and design education use the thinking model which entangling design process with various problems which its character is not static and require the creative and critical opinion in joining creating energy, technological growth, and up to standard esthetics element to be produced. Problem solving which still on is going into effect in one case of furnitur design, differing at other case. The success of efficacy teaching and learning process in the studio of furniture design influenced by external and internal (study process, quality of human resource or lecturer and students, curriculum, education management, and also supporter facility learning and teaching process) factor. Abstract in Bahasa Indonesia : Desain mebel dalam pendidikan seni dan desain menggunakan model berfikir yang melibatkan proses desain dengan berbagai permasalahan yang sifatnya tidak statis dan membutuhkan pemikiran kritis dan kreatif dalam menggabungkan daya cipta, perkembangan teknologi, dan unsur estetika yang memenuhi syarat untuk diproduksi. Pemecahan masalah yang berlaku di satu kasus dalam desain mebel, berbeda pada kasus yang lain. Keberhasilan proses belajar mengajar di studio desain mebel dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal (proses pembelajaran, kualitas sumber daya manusia atau pendidik maupun peserta didik, kurikulum, manajemen pendidikan, maupun fasilitas-fasilitas penunjang proses belajar mengajar). Kata kunci : desain mebel, pendidikan, seni dan desain.
PERANCANGAN SUASANA HANGAT PADA INTERIOR HUNIAN MODERN C. Indrani, Hedy
Dimensi Interior Vol 2, No 2 (2004): DESEMBER 2004
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1319.471 KB) | DOI: 10.9744/interior.2.2.pp. 147-165

Abstract

Modern style born caused by its sophisticated and practical all life demand. Modern dressy dwelling atmosphere generally impress 'chilled' and 'un-soul' because of design and material more focus on its function and efficiency. Everything presented artless and minimalism so that will be easier in treatment. To eliminate the impression of 'chilled' and 'un-soul' it needs a strategy to make the ambience of space become the warmness as it have to be. To reach the warm atmosphere at modern style interior can be done by through choosing natural materials election at interior element, style touch of furniture, correct accessory location, use of soft furnishing, and certain colors. Abstract in Bahasa Indonesia : Gaya modern lahir karena adanya tuntutan hidup yang serba praktis dan canggih. Suasana hunian bergaya modern umumnya terkesan 'dingin' dan tak ber'jiwa' akibat desain dan bahan yang lebih banyak menitikberatkan pada fungsi dan efisiensi. Segala sesuatu ditampilkan polos dan minimalis agar lebih mudah dalam perawatan. Untuk menghilangkan kesan 'dingin' dan tak ber'jiwa' perlu disiasati agar suasana ruang menjadi 'hangat' sebagaimana layaknya sebuah hunian. Untuk mencapai suasana hangat pada interior gaya modern dapat dilakukan melalui pemilihan bahan alami pada elemen interior, sentuhan gaya pada perabotan, penempatan aksesori yang tepat, penggunaan soft furnishing, dan warna-warna tertentu. Kata kunci : perancangan, suasana hangat, hunian modern.
DESAIN INTERIOR BERDASAR PADA KEBUTUHAN SOSIAL DAN MATERIAL EKOLOGIS Sayoso, Ign Dono
Dimensi Interior Vol 2, No 2 (2004): DESEMBER 2004
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.55 KB) | DOI: 10.9744/interior.2.2.pp. 166-180

Abstract

Space organization harmony depended on awareness of air circulation lighting, appropriate esthetics and security. A house is not only give the protection in just physical, but also psychological protection, like peacefulness, security, and bliss (quality of live). Interior device claimed as according to life style and improve the quality of live. Good design is not only simply form problem and color, but also function deputizing requirement of social owner needs. For that, interior design do not only consider the system construction and technological, but also sensitivity of substance problem (materials) influencing ecological life quality. Abstract in Bahasa Indonesia : Keharmonisan tata ruang tergantung dari kesadaran akan sirkulasi udara, pencahayaan, keamanan dan estetika yang sesuai. Sebuah rumah tidak hanya memberikan perlindungan secara fisik saja , namun juga perlindungan psikologi, seperti kedamaian, keamanan, dan kebahagiaan (kualitas hidup). Rancangan interior dituntut sesuai dengan gaya hidup dan meningkatkan kualitas hidup. Rancangan yang baik tidak sekedar masalah bentuk dan warna, tetapi juga fungsi yang mewakili kebutuhan sosial pemilik. Untuk itu desain interior tidak hanya mempertimbangkan sistem konstruksi dan teknologi, tetapi juga kepekaan masalah pembahanan (material) yang mempengaruhi kualitas hidup yang ekologis. Kata kunci : kualitas kehidupan, kebutuhan sosial, material ekologis.
MULTI PENDEKATAN DESAIN MENUJU OPTIMALISASI DESAIN (INTERIOR) Kusumarini, Yusita
Dimensi Interior Vol 2, No 2 (2004): DESEMBER 2004
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.456 KB) | DOI: 10.9744/interior.2.2.pp. 97-108

Abstract

Multi design approach is an effort aims to the design optimizing by applying a multi design approach in an act of planing. A multi design approach contain of some orientation such as industry, mastery in material knowledge and technology, psychology and behavior, environmental balance, form phylosophy, and also harmonizing the life style. The design optimizing expected to exist in process of design problem solving. Abstract in Bahasa Indonesia : Multi pendekatan desain adalah usaha menuju optimalisasi desain dengan menerapkan beberapa pendekatan desain dalam suatu perancangan. Pendekatan yang dimaksud diantaranya adalah dengan berorientasi pada industri, penguasaan material dan teknologi, psikologi dan perilaku, keseimbangan lingkungan, filosofi bentuk, serta harmonisasi gaya hidup. Optimalisasi desain tersebut diharapkan mewujud dalam menjawab berbagai permasalahan desain. Kata kunci : multi pendekatan desain, optimalisasi desain, pemecahan masalah desain.
MENYIKAPI KOLOM DALAM RUANG SELAKU ELEMEN STRUKTURAL ATAUPUN ARTIFISIAL Honggowidjaja, Stephanus P.
Dimensi Interior Vol 2, No 2 (2004): DESEMBER 2004
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/interior.2.2.pp. 109-120

Abstract

Coloumn in structural context system understandable as element, functioning bar vertical as a dealer, burden router from the top to downwars. In perceivable context spatial architectural known as element of bar vertical capable to takes function and mean. As one of space element in, its attendance gives more meaning if processed by design corectly. With the effort of function optimizing, this architectural spatial understanding is also enabled to attend the columns artificial beside column structural which there have. Abstract in Bahasa Indonesia : Kolom dalam konteks sistem struktural dapat dimengerti sebagai elemen, batang vertikal yang berfungsi sebagai penyalur, penerus beban dari atas ke bawah. Dalam konteks spasial arsitektural dapat dipahami sebagai elemen batang vertikal yang mampu mengemban fungsi serta makna. Sebagai salah satu elemen ruang dalam, kehadirannya dapat lebih berarti bila diolah rancang dengan tepat. Terkait dengan upaya optimalisasi fungsi, pemaknaan spasial arsitektural ini pula dimungkinkan hadirnya kolom-kolom artifisial disamping kolom struktural yang telah ada. Kata kunci : kolom, struktural, artifisial.

Page 1 of 1 | Total Record : 6