Millatuna: Jurnal Studi Islam
Millatuna: Jurnal Studi Islam adalah publikasi multi-disiplin yang didedikasikan untuk studi ilmiah semua aspek berkaitan dengan Islam dan dunia Islam. Perhatian khusus diberikan pada karya-karya yang berhubungan dengan pendidikan Islam, Hukum Islam, Manajemen pendidikan Islam, Komunikasi dan Penyiaran Islam, dserta pertanyaan-pertanyaan etis yang berkaitan dengan penelitian ilmiah bernuansa studi Islam. Jurnal ini berupaya menempatkan Islam dan tradisi Islam sebagai fokus utama penyelidikan akademis dan mendorong pertimbangan komprehensif dari berbagai aspeknya; menyediakan forum kajian Islam dan masyarakat Muslim dalam konteks global; mendorong kajian interdisipliner dunia Islam yang bersifat lintasnasional dan komparatif; untuk mendorong penyebaran, pertukaran dan diskusi temuan penelitian; dan mendorong interaksi antar akademisi dari berbagai tradisi pembelajaran.
Articles
19 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 2 No. 03 (2025): Studi Islam"
:
19 Documents
clear
Implementasi Metode Matching Card Game Dalam Pembelajaran Akidah Akhlak Pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah
Nurul Izzah;
Rofiah, Siti;
Sri Widayati
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 03 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/mjsi.v2i03.8779
Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi metode matching card game dalam pembelajaran Akidah Akhlak pada siswa Madrasah Ibtidaiyah. Metode ini diterapkan sebagai strategi pembelajaran aktif untuk meningkatkan pemahaman siswa pada konsep-konsep akidah dan nilai-nilai akhlak melalui permainan yang interaktif dan menyenagkan. Penelitian ini menggunakam pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV yang berjumlah 21 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi pembelajaran. Analisa data menggunakan analisis interaktif dengan tiga tahapan yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode matching card game dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran Akidah Akhlak. Siswa lebih termotivasi untuk memahami materi karena permainan ini mendorong mereka berpikir kritis dan bekerja sama dalam menyelesaikan tugas. Selain itu, metode ini juga membantu dalam membangun keterampilan sosial dan menanamkan nilai-nilai moral secara lebih efektif dibandingkan dengan metode konvensional. Kendala yang dihadapi dalam implementasi metode ini meliputi kesiapan guru dalam mendesain materi permainan dan keterbatasan waktu dalam pelaksanannya.
Implementasi Musabaqah Tilawatil Qur’an Dalam Meningkatkan Kualitas Hafalan Santri di Pondok Pesantren Putri Walisongo Cukir Jombang
Andriyani, Rina;
Laily Masruroh
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 03 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/mjsi.v2i03.8897
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) adalah kegiatan perlombaan dalam bidang pembacaan Al-Qur’an yang menekankan pada ketepatan serta keindahan pelafalan. Kemampuan hafalan peserta dinilai melalui aspek kelancaran membaca, kefasihan dalam melafalkan, dan ketepatan hafalan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang melibatkan observasi, wawancara, dan pengumpulan dokumentasi. Berdasarkan temuan penelitian, pelaksanaan MTQ di Pondok Pesantren Putri Walisongo dilakukan secara bertahap. Santri yang lolos seleksi tingkat pondok kemudian diikutsertakan dalam kompetisi di tingkat kabupaten, provinsi, nasional, bahkan internasional. Tingkat kualitas hafalan tiap santri berbeda-beda, tergantung pada kemampuan pribadi santri. Pelaksanaan MTQ di pesantren ini terbukti mampu meningkatkan kemampuan hafalan santri secara signifikan. Hal ini terlihat dari perbandingan antara santri yang mengikuti MTQ dan yang tidak, di mana peserta MTQ cenderung memiliki hafalan lebih lancar, bacaan lebih baik, dan pemahaman tajwid yang lebih mendalam. Dalam hal ini, santri merujuk pada peserta didik yang mempelajari ajaran Islam dalam lingkungan pendidikan pondok pesantren.
Konsep Qonaah Perspektif Buya Hamka: Relevansinya Terhadap Pembentukan Karakter Islami
Halizah, Salwa Nur;
Ali Said
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 03 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/mjsi.v2i03.9018
Qonaah adalah menerima dengan tulus dari hati atas apa yang telah Allah berikan dan menghindari rasa tidak puas atas rezeki Allah disertai ikhtiar (usaha) yang optimal. Qonaah adalah menerima dengan tulus dari hati atas apa yang telah Allah berikan dan menghindari rasa tidak puas atas rezeki Allah disertai ikhtiar (usaha) yang optimal. Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah mengenai Konsep Qonaah Perspektif Hamka dan Relevansinya Terhadap Pembentukan Karakter Islami.Berdasarkan masalah diatas, peneliti ini memiliki 2 tujuan yang berkaitan dengan focus penelitian Konsep Qonaah Perspektif Buya Hamka dan Relevansinya Terhadap Pembantukan Karakter Islam. Adapun tujuan penelitian melitputi 1) Untuk mendeskripsikan konsep qonaah dalam perspektif Buya Hamka, 2) Untuk mendeskripsikan relevansi konsep qonaah dalam perspektif Buya Hamka dengan pembentukan karakter Islami.Adapun penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan jenis penelitian kepustakaan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan mengumpulkan dan menelaah data-data hasil pemikiran Buya Hamka mengenai konsep qonaah, serta menganalisis karya ilmiah atau dokumen seperti buku, jurnal dan skripsi yang berkaitan dengan pembahasan. Adapun hasil penelitiannya 1) Qonaah perspektif Hamka ini menegaskan untuk menerima dan bersyukur terhadap nikmat yang telah Allah berikan dan tidak berdiam diri tanpa usaha menggapai nikmat-Nya. 2) Orang yang qonaah adalah orang yang memiliki kesadaran yang tinggi tentang sifat sementara kesenangan duniawi. Mereka menyadari bahwa semua yang ada di dunia ini tidak akan bertahan selamanya.
Pendidikan Perempuan Sebagai Kunci Kemajuan : Perspektif R.A Kartini Dan Islam
Rahma, Aprilia;
Ali Said
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 03 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/mjsi.v2i03.9021
Pendidikan adalah elemen yang sangat penting dalam kehidupan setiap individu, termasuk di dalamnya perempuan. Artikel ini mengkaji pandangan Raden Ajeng Kartini tentang pendidikan perempuan serta bagaimana pandangannya tersebut relevan dalam konteks pendidikan Islam di era modern. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi gagasan-gagasan Kartini mengenai pendidikan perempuan, yang menekankan pada prinsip kesetaraan gender dan peran sentral perempuan sebagai pendidik. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa ide-ide yang diusung oleh Kartini tetap memiliki relevansi yang kuat dalam pendidikan Islam kontemporer, yang juga menekankan bahwa pendidikan bagi perempuan adalah kunci untuk mencapai kemajuan dan perkembangan suatu bangsa.
Implementasi Metode Matching Card Game Dalam Pembelajaran Akidah Akhlak Pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah
Nurul Izzah;
Rofiah, Siti;
Sri Widayati
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 03 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/mjsi.v2i03.8779
Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi metode matching card game dalam pembelajaran Akidah Akhlak pada siswa Madrasah Ibtidaiyah. Metode ini diterapkan sebagai strategi pembelajaran aktif untuk meningkatkan pemahaman siswa pada konsep-konsep akidah dan nilai-nilai akhlak melalui permainan yang interaktif dan menyenagkan. Penelitian ini menggunakam pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV yang berjumlah 21 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi pembelajaran. Analisa data menggunakan analisis interaktif dengan tiga tahapan yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode matching card game dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran Akidah Akhlak. Siswa lebih termotivasi untuk memahami materi karena permainan ini mendorong mereka berpikir kritis dan bekerja sama dalam menyelesaikan tugas. Selain itu, metode ini juga membantu dalam membangun keterampilan sosial dan menanamkan nilai-nilai moral secara lebih efektif dibandingkan dengan metode konvensional. Kendala yang dihadapi dalam implementasi metode ini meliputi kesiapan guru dalam mendesain materi permainan dan keterbatasan waktu dalam pelaksanannya.
Implementasi Musabaqah Tilawatil Qur’an Dalam Meningkatkan Kualitas Hafalan Santri di Pondok Pesantren Putri Walisongo Cukir Jombang
Andriyani, Rina;
Laily Masruroh
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 03 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/mjsi.v2i03.8897
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) adalah kegiatan perlombaan dalam bidang pembacaan Al-Qur’an yang menekankan pada ketepatan serta keindahan pelafalan. Kemampuan hafalan peserta dinilai melalui aspek kelancaran membaca, kefasihan dalam melafalkan, dan ketepatan hafalan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang melibatkan observasi, wawancara, dan pengumpulan dokumentasi. Berdasarkan temuan penelitian, pelaksanaan MTQ di Pondok Pesantren Putri Walisongo dilakukan secara bertahap. Santri yang lolos seleksi tingkat pondok kemudian diikutsertakan dalam kompetisi di tingkat kabupaten, provinsi, nasional, bahkan internasional. Tingkat kualitas hafalan tiap santri berbeda-beda, tergantung pada kemampuan pribadi santri. Pelaksanaan MTQ di pesantren ini terbukti mampu meningkatkan kemampuan hafalan santri secara signifikan. Hal ini terlihat dari perbandingan antara santri yang mengikuti MTQ dan yang tidak, di mana peserta MTQ cenderung memiliki hafalan lebih lancar, bacaan lebih baik, dan pemahaman tajwid yang lebih mendalam. Dalam hal ini, santri merujuk pada peserta didik yang mempelajari ajaran Islam dalam lingkungan pendidikan pondok pesantren.
Implementasi Media Pembelajaran Audio Visual Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII Dalam Pembelajaran Fiqih di MTs Negeri1 Jombang
Nur Salim;
Jumari
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 03 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/mjsi.v2i03.8956
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih di MTsN 1 Jombang yang disebabkan oleh penggunaan strategi pembelajaran yang kurang menarik dan bervariasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan sumber belajar audio visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII. Metodologi penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Dokumentasi, wawancara, dan observasi adalah beberapa metode yang digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sumber daya audiovisual, seperti film, animasi, dan presentasi interaktif, dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Fiqih, terutama materi prosedural seperti praktik ibadah. Selain itu, dengan mempromosikan lingkungan belajar yang lebih dinamis dan menyenangkan, media-media ini dapat meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan minat siswa dalam belajar.Keterbatasan fasilitas dan ketidakmampuan guru dalam menggunakan teknologi merupakan salah satu tantangan yang dihadapi selama implementasi. Sebagai kesimpulan, telah terbukti bahwa materi pembelajaran audio-visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa jika disertai dengan metode pengajaran yang sesuai dan partisipasi aktif siswa.
Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Jigsaw Dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Pembelajaran Sejarah Kebudyaan Islam di MA Terpadu Al-Munawwarah Ngemplak Jombang
Maulida Alfiatin Nur;
Sholihul Anshori
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 03 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/mjsi.v2i03.8978
Pendidikan merupakan suatu proses membentuk generasi bangsa berkualitas dan mampu mengikuti daya saing bangsa. Pendidikan agama Islam memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian dan pemahaman sejarah Islam siswa. Sejarah kebudayaan islam (SKI) memegang peranan vital dalam membentuk pemahaman siswa mengenai warisan budaya dan sejarah umat islam mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam yang menceritakan tentang kisah Nabi dan para Sahabat-Sahabatnya, yang perlu diceritakan kepada anak didik sebagai uswatun khasanah. Namun Pada mata pelajaran Sejarah kebudayaan Islam (SKI) sering dianggap membosankan oleh sebagian siswa. Hal ini membuat banyak siswa merasa kesulitan untuk mengaitkan pelajaran dengan kehidupan sehari-hari. MA Terpadu Al-Munawwarah merupakan sekolah yang berada dalam naungan pondok pesantren yang terletak di Ngemplak Jombang. metode kooperatif Jigsaw akan menciptakan suasana pembelajaran yang lebih dinamis dan interaktif, di mana siswa menjadi lebih aktif, tidak hanya sebagai penerima informasi, tetapi juga sebagai sumber pengetahuan bagi teman-temannya. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan dua data, yakni data primer dan data sekunder. Hasil dari penelitian metode pembelajaran Kooperatif Jigsaw terbukti efektif meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran SKI.
Tanggung Jawab Orang Tua Kepada Pengasuhan Anak Dalam Prespektif Hadis
Ismiati, Yuli Puji;
Romlah Abu Bakar;
Munzir Suparta
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 03 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/mjsi.v2i03.9016
Pendidikan anak dalam Islam tidak hanya menjadi tugas lembaga formal, tetapi merupakan kewajiban utama orang tua yang telah diatur secara eksplisit dalam ajaran agama, khususnya melalui hadis-hadis Nabi Muhammad SAW. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tanggung jawab orang tua terhadap pendidikan anak berdasarkan perspektif hadis, dengan fokus pada nilai-nilai yang harus ditanamkan sejak usia dini. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan studi kepustakaan, artikel ini mengidentifikasi berbagai hadis yang menegaskan pentingnya peran orang tua dalam menanamkan akidah, akhlak, dan pengetahuan agama kepada anak-anak mereka. Temuan menunjukkan bahwa Islam menempatkan orang tua sebagai pendidik pertama dan utama, serta menekankan pentingnya keteladanan dalam proses pendidikan. Pemahaman terhadap hadis-hadis tersebut diharapkan dapat memperkuat peran keluarga sebagai fondasi pendidikan Islam yang kokoh
Pendidikan Anak Dalam Perspektif Hadis: Pendekatan Keilmuan Dan Praktis
Lany Budi Damayanti;
Romlah Abu Bakar Askar;
Munzir Suparta
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 03 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/mjsi.v2i03.9017
Pendidikan anak merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab. Dalam Islam, pendidikan tidak hanya mencakup aspek intelektual, tetapi juga mencakup pembinaan spiritual dan moral sejak usia dini. Hadis Nabi Muhammad SAW sebagai sumber ajaran Islam kedua setelah Al-Qur'an memberikan panduan yang komprehensif mengenai metode, tujuan, dan nilai-nilai dalam pendidikan anak. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan anak dalam perspektif hadis dengan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research). Analisis terhadap hadis-hadis yang relevan menunjukkan bahwa pendidikan anak dalam Islam menekankan pentingnya keteladanan, kasih sayang, pembiasaan, serta penanaman nilai-nilai tauhid dan akhlak mulia. Temuan ini menegaskan bahwa hadis-hadis Nabi dapat menjadi pedoman penting dalam merancang sistem pendidikan anak yang holistik dan sesuai dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi para orang tua, pendidik, dan pembuat kebijakan dalam menerapkan pendidikan anak yang sesuai dengan ajaran Islam.