cover
Contact Name
Agung Purnomo
Contact Email
lppm@unusida.ac.id
Phone
+6231-7970999
Journal Mail Official
nemr@unusida.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo, UNUSIDA Kampus II. Rangkah Kidul, Kec. Sidoarjo, Kab. Sidoarjo, Jawa Timur 61234
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Nusantara Entrepreneurship and Management Review
ISSN : -     EISSN : 3030928X     DOI : -
Nusantara Entrepreneurship and Management Review (NEMR) merupakan jurnal ilmiah peer-review yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Jurnal ini diterbitkan dalam versi online dengan akses terbuka dan unduhan gratis. NEMR menerbitkan artikel penelitian pada bidang kewirausahaan, bisnis, dan manajemen. Nusantara Entrepreneurship and Management Review terbit dua kali setahun pada bulan September dan Maret.
Articles 55 Documents
Peran Asistensi sebagai Pengawasan Internal dalam Menjaga Kualitas Pelayanan Publik Sembiring, Jetro Fery Boy Manumpak; Sofa, Devi Maya
Nusantara Entrepreneurship and Management Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Entrepreneurship and Management Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/td6tnb97

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran asistensi Inspektorat Daerah Kota Pangkalpinang dalam pengawasan internal untuk menjaga kualitas pelayanan publik di Kantor Kecamatan Gabek. Menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner kepada 285 responden pengguna layanan. Hasil menunjukkan asistensi Inspektorat berperan penting memberikan pemahaman implementasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) dan analisis Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sesuai Permenpan RB No. 14 Tahun 2017. Proses asistensi mencakup pemberian pemahaman standar layanan, pendampingan pembentukan tim SKM, penentuan responden, penyebaran kuesioner, pengolahan data, hingga publikasi hasil. Kecamatan Gabek memperoleh nilai IKM 80,61 kategori "baik", dengan nilai tertinggi pada biaya/tarif (96,50) dan terendah pada sarana/prasarana (74,5). Penelitian membuktikan Inspektorat berfungsi sebagai pengawas sekaligus mitra strategis dalam meningkatkan pelayanan publik, memperkuat terwujudnya good governance di pemerintahan daerah. This study examines the role of the Pangkalpinang City Regional Inspectorate's assistance in internal supervision to maintain the quality of public services at the Gabek District Office. Using descriptive qualitative methods through observation, interviews, documentation, and questionnaires with 285 service user respondents. The results show that the Inspectorate's assistance plays an important role in providing an understanding of the implementation of the Public Satisfaction Survey (SKM) and the analysis of the Public Satisfaction Index (IKM) according to Permenpan RB No. 14 of 2017. The assistance process includes providing an understanding of service standards, assistance in forming the SKM team, determining respondents, distributing questionnaires, data processing, and publishing the results. Gabek District obtained an IKM score of 80.61 in the "good" category, with the highest score for costs/tariffs (96.50) and the lowest for facilities/infrastructure (74.5). The study proves that the Inspectorate functions as a supervisor and strategic partner in improving public services, strengthening the realization of good governance in local government.
Implementasi Laporan Keuangan Berbasis SAK-EMKM di Toko Roti Family Bakery Santya, Fitra Afri; Sofa, Devi Maya
Nusantara Entrepreneurship and Management Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Entrepreneurship and Management Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/99dshj97

Abstract

UMKM memiliki peran yang cukup memadai dalam menghasilkan dan menciptakan lapangan pekerjaan serta penempatan tenaga kerja di Indonesia. Pada pengembangannya, pelaku usaha harus mengikuti perkembangan terkini seperti pemasaran produk usaha yang menarik dan memiliki pelaporan keuangan yang baik. Laporan keuangan memberikan wawasan tentang posisi keuangan dan kinerja perusahaan, yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam pengumpulan keputusan terkait pengembangan usaha. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji bagaimana penyusunan laporan keuangan pada Toko Roti Family Bakery berdasarkan SAK EMKM. Penelitian ini dilakukan di Toko Roti Family Bakery dengan menerapkan metode pendekatan kualitatif deskriptif dan pengambilan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian pada UMKM Toko Roti Family Bakery menunjukkan bahwa kurangnya pengetahuan terhadap pembuatan laporan keuangan dan pencatatan keuangan hanya mengandalkan daya ingatan berupa pengeluaran dan pemasukan dari hasil usaha sehari-hari. Sehingga UMKM Toko Roti Family Bakery belum memenuhi SAK EMKM yang sudah diterapkan pada 1 Januari 2018. MSMEs play a significant role in generating and creating jobs and employment in Indonesia. In their development, business actors must keep up with the latest developments, such as marketing attractive products and maintaining good financial reporting. Financial reports provide insight into the financial position and performance of a company, which can be used as a basis for making decisions related to business development. The purpose of this study is to examine how financial reports are prepared at Family Bakery based on SAK EMKM. This study was conducted at Family Bakery using a descriptive qualitative approach, and data were collected through observation, interviews, and documentation. The results of the study on the Family Bakery SME show that (1) there is a lack of knowledge about preparing financial reports, (2) financial records rely solely on memory in the form of daily business expenses and income. Therefore, the Family Bakery SME does not yet comply with SAK EMKM, which was implemented on January 1, 2018.
Analisis Pengelolaan Anggaran Belanja Operasional Pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ciamis Cholidah, Lely Nurul; Sofa, Devi Maya
Nusantara Entrepreneurship and Management Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Entrepreneurship and Management Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/nk8qsa75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan anggaran belanja operasional di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis, khususnya terkait efektivitas, efisiensi, kendala, serta strategi perbaikannya. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya tata kelola anggaran yang baik dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan fungsi pemasyarakatan. Pengelolaan anggaran operasional pada unit pemasyarakatan harus mampu menjawab tantangan keterbatasan sumber daya, dinamika kebutuhan lapangan, serta tuntutan transparansi dan akuntabilitas publik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Analisis dilakukan dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan anggaran belanja operasional di Lapas Kelas IIB Ciamis telah dijalankan dengan cukup efektif dan efisien, namun masih menghadapi beberapa kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia yang memahami sistem anggaran, serta keterbatasan anggaran yang tersedia. Strategi perbaikan yang dilakukan mencakup peningkatan kapasitas SDM, penguatan koordinasi internal, pemanfaatan teknologi digital seperti aplikasi SAKTI dan OM-SPAN, serta penerapan prinsip value for money. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya upaya perbaikan yang berkelanjutan guna menjamin pengelolaan anggaran yang optimal, akuntabel, dan mendukung tercapainya tujuan lembaga pemasyarakatan secara menyeluruh. This study aims to analyze the management of operational budget expenditures at the Class IIB Ciamis Penitentiary (Lapas), specifically regarding effectiveness, efficiency, obstacles, and improvement strategies. The background of this study is based on the importance of good budget governance in supporting the successful implementation of correctional functions. Operational budget management in correctional units must be able to address the challenges of limited resources, dynamic field needs, and demands for transparency and public accountability. The research method used is a qualitative descriptive approach with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentation. The analysis was conducted using the Miles and Huberman interactive model, which includes data reduction, data presentation, and conclusion. The results of the study indicate that operational budget management at the Class IIB Ciamis Penitentiary has been carried out quite effectively and efficiently, but still faces several obstacles, such as limited human resources who understand the budget system, and limited available budget. Improvement strategies implemented include increasing human resource capacity, strengthening internal coordination, utilizing digital technology such as the SAKTI and OM-SPAN applications, and implementing the principle of value for money. The conclusion of this study emphasizes the importance of continuous improvement efforts to ensure optimal, accountable budget management and support the achievement of the overall goals of correctional institutions.
Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Menggunakan Metode Full Costing Pada UMKM El Fatta Amal, Achlosul; Sofa, Devi Maya
Nusantara Entrepreneurship and Management Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Entrepreneurship and Management Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/wvf8x778

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) di UMKM El Fatta memakai metode full costing. Metode ini memasukkan semua biaya produksi ke dalam HPP, termasuk biaya bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, dan overhead pabrik, baik yang tetap maupun variabel. Penelitian ini dilakukan secara langsung pada UMKM El Fatta, dimana penelitian ini mengidentifikasi komponen-komponen biaya produksi, mengklasifikasikannya, dan menghitung HPP produk yang dihasilkan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi guna memperoleh informasi yang akurat dan mendalam. Penelitian ini menemukan bahwa perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) di UD El Fatta belum sepenuhnya menggunakan metode full costing. Akibatnya, biaya produksi yang tercatat belum mencakup semua pengeluaran. Biaya penting yang memengaruhi HPP meliputi bahan baku, tenaga kerja langsung, dan overhead pabrik. Melalui menerapkan full costing, UD El Fatta bisa melihat struktur biaya secara lebih menyeluruh. Ini akan membantu manajemen membuat keputusan yang lebih baik serta meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional. Namun, metode ini memang lebih rumit dan butuh data yang sangat detail. This study aims to analyse the calculation of Cost of Goods Manufactured (COGS) in El Fatta MSMEs using the full costing method. This method includes all production costs in the COGS, including direct raw material costs, direct labour, and factory overheads, both fixed and variable. This research was conducted directly at El Fatta MSMEs, where this research identified the components of production costs, classified them, and calculated the COGS of the products produced. The method used is a descriptive qualitative approach with data collection techniques through interviews, observation and documentation to obtain accurate and in-depth information. This study found that the calculation of COGS at UD El Fatta has not fully used the full costing method. As a result, the recorded production costs do not cover all expenses. Important costs that affect COGS include raw materials, direct labour, and factory overheads. By applying full costing, UD El Fatta can see the cost structure more thoroughly. This will help management make better decisions and improve operational efficiency and effectiveness. However, this method is more complicated and requires very detailed data.
Pengaruh Kenaikan Tarif PPN menjadi 12% terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Membayar Pajak di KPP Pratama Belawan Sitorus, Michael Pandapotan; Sofa, Devi Maya
Nusantara Entrepreneurship and Management Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Entrepreneurship and Management Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/b3d97d98

Abstract

Penelitian ini bermaksud melakukan analisis pengaruh kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11% menjadi 12% terhadap kepatuhan wajib pajak di KPP Pratama Belawan. Perubahan tarif ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk meningkatkan penerimaan negara, namun menimbulkan kekhawatiran terhadap dampaknya bagi pelaku usaha dan masyarakat. Kajian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey lewati penyebaran kuesioner ke 100 wajib pajak di wilayah KPP Pratama Belawan. Data yang terhimpun dianalisis memakai perangkat lunak SPSS versi 25 dengan metode analisis regresi linier sederhana untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kenaikan tarif terhadap kepatuhan wajib pajak. Hasil kajian memperlihatkan bahwasanyasanya kenaikan tarif PPN dari 11% jadi 12% berpengaruh secara signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan kontribusi sebesar 33%, khususnya dalam aspek persepsi terhadap beban pajak dan niat untuk melaporkan serta membayar pajak dengan benar serta tepat waktu. Sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti pelayanan fiskus, kesadaran pajak, dan kondisi ekonomi. Berdasarkan temuan ini, direkomendasikan agar otoritas pajak, khususnya KPP Pratama Belawan, mengedepankan strategi sosialisasi dan pelayanan yang proaktif kepada wajib pajak untuk menjaga dan meningkatkan kepatuhan di tengah perubahan kebijakan tarif pajak. This study aims to analyze the impact of the Value Added Tax (VAT) rate increase from 11% to 12% on taxpayer compliance at the Belawan Pratama Tax Office (KPP Pratama). This rate change is part of the government's policy to increase state revenue, but raises concerns about its impact on businesses and the public. This study uses a quantitative approach with a survey method through the distribution of questionnaires to 100 taxpayers in the Belawan Pratama Tax Office area. The data collected were analyzed using SPSS version 25 with a simple linear regression analysis method to determine the extent of the rate increase's impact on taxpayer compliance. The results of the study show that the VAT rate increase from 11% to 12% significantly impacts taxpayer compliance, with a contribution of 33%, particularly in aspects of perception of the tax burden and the intention to report and pay taxes correctly and on time. The remaining influence is influenced by other factors such as tax authorities' services, tax awareness, and economic conditions. Based on these findings, it is recommended that the tax authorities, particularly the Belawan Pratama Tax Office, prioritize proactive socialization and service strategies for taxpayers to maintain and improve compliance amidst changes in tax rate policies.
Pengaruh Harga Biaya Bahan Baku Terhadap Harga Jual Produk di PT. Aerofood Indonesia Kurniawan, Dhea Salsabila; Sofa, Devi Maya
Nusantara Entrepreneurship and Management Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Entrepreneurship and Management Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/24hq4v63

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menganalisa dan menguji terhadap pengaruh biaya total (Total Cost) dengan harga jual (Price) produk di PT Aerofood Indonesia menggunakan metode kuantitatif dan juga pendekatan regresi linier sederhana. Pada penelitian ini, semua data berupa data sekunder sebanyak 20 observasi nilai Total Cost dan Price yang diperoleh dari catatan internal perusahaan. Penelitian ini menganalisis datanya dengan perangkat lunak SPSS yang bertujuan untuk mengukur kekuatan dan signifikansi hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. Hasil analisis memberikan penjelasan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara biaya total terhadap harga jual produk dengan koefisien regresi sebesar 0,974 dan nilai signifikansi < 0,05. Koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,860 mengindikasikan bahwa 86% variasi harga jual bisa dijelaskan oleh variasi biaya total, sedangkan sisanya dipengaruhi dari faktor lain di luar model. Temuan ini memberikan penjelasan bahwa biaya bahan baku dan biaya produksi merupakan faktor utama pada penentuan harga jual produk di PT Aerofood Indonesia. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk mengoptimalkan pengelolaan biaya bahan baku, menerapkan sistem pengendalian biaya yang terintegrasi, dan juga dapat mempertimbangkan faktor-faktor lain yaitu kondisi pasar dan persaingan dalam strategi penetapan harga yang berguna untuk meningkatkan efisiensi serta daya saing perusahaan. Penelitian ini dapat memberikan dasar empiris yang kuat bagi pengambilan keputusan manajerial pada pengelolaan biaya dan penetapan harga produk. This study aims to analyze and test the effect of total cost (Total Cost) on the selling price (Price) of products at PT Aerofood Indonesia using quantitative methods and a simple linear regression approach. In this study, all data are secondary data of 20 observations of Total Cost and Price values obtained from the company's internal records. This study analyzes the data with SPSS software, which aims to measure the strength and significance of the relationship between independent variables and dependent variables. The results of the analysis explain that there is a positive and significant effect between total costs and product selling prices, with a regression coefficient of 0.974 and a significance value <0.05. The coefficient of determination (R Square) of 0.860 indicates that 86% of the variation in selling prices can be explained by variations in total costs, while the rest is influenced by other factors outside the model. This finding explains that raw material costs and production costs are the main factors in determining the selling price of products at PT Aerofood Indonesia. Therefore, companies are advised to optimize the management of raw material costs, implement an integrated cost control system, and also consider other factors, namely market conditions and competition in pricing strategies that are useful for increasing the efficiency and competitiveness of the company. This study can provide a strong empirical basis for managerial decision-making on cost management and product pricing.
Pengaruh Penerapan Standar Prosedur Operasional Terhadap Pengendalian Internal Persediaan Obat Pada Apotek Mitra Husada Cisaat Yoesoef, Ardiana; Sofa, Devi Maya
Nusantara Entrepreneurship and Management Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Entrepreneurship and Management Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/tv9w2r13

Abstract

Peneliatian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Standar Prosedur Operasional (SPO) Terhadap Pengendalian Internal Persediaan Obat pada Apotek Mitra Husada Cisaat yang berlokasi di Kabupaten Sukabumi. Metode penelitian yang di gunakan adalah kualitatif deskriptif, pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara dengan penanggung jawab apotek, staf keuangan, dan staf yang terlibat, serta dokumentasi SPO Apotek Mitra Husada Cisaat. Hasil penelitian menunjukan bahwa Apotek Mitra Husada Cisaat telah melakukan kegiatan aktual sesuai dengan SPO namun dalam praktiknya terdapat kendala yang disebabkan oleh pihak eksternal yaitu Perusahaan Besar Farmasi (PBF) yang tidak dapat di prediksi Ketika ada perubahan harga, kekosongan obat, dan keterlambatan pengiriman obat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan adanya kesepakatan antara PBF dengan Apotek Mitra Husada Cisaat untuk menanggulangi masalah keterbatasan ketersediaan obat sehingga kebutuhan pelanggan dapat terpenuhi. This study aims to analyze the implementation of Standard Operating Procedures (SOP) on the Internal Control of Drug Inventory at Mitra Husada Cisaat Pharmacy located in Sukabumi Regency. The research method used is descriptive qualitative; data collection is done through observation, interviews with the pharmacy manager, financial staff, and staff involved, as well as documentation of the SOP of Mitra Husada Cisaat Pharmacy. The results of the study show that Mitra Husada Cisaat Pharmacy has carried out actual activities in accordance with the SOP, but in practice, there are obstacles caused by external parties, namely Large Pharmaceutical Companies (PBF), that cannot be predicted when there are price changes, drug shortages, and delays in drug delivery. This study concludes that an agreement is needed between PBF and Mitra Husada Cisaat Pharmacy to overcome the problem of limited drug availability so that customer needs can be met.
Peran Akuntansi Digital dalam Meningkatkan Akurasi Laporan Keuangan Pada IDI Cabang Lamongan Ervitasari, Devi; Sofa, Devi Maya
Nusantara Entrepreneurship and Management Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Entrepreneurship and Management Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/qbgf5514

Abstract

Perkembangan teknologi informasi, khususnya akuntansi digital, telah mengubah cara organisasi mengelola dan menyajikan laporan keuangan. Akuntansi digital yang memanfaatkan perangkat lunak dan sistem otomatisasi terbukti meningkatkan efisiensi serta ketepatan pencatatan transaksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran akuntansi digital dalam meningkatkan akurasi laporan keuangan pada IDI Cabang Lamongan.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap pengelola keuangan, serta studi dokumentasi terhadap laporan keuangan yang telah disusun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi digital meningkatkan akurasi, mempercepat proses pencatatan, dan meminimalkan kesalahan manusia. Selain itu, sistem digital mempermudah proses audit karena data lebih terstruktur dan transparan. Dengan demikian, akuntansi digital berperan penting dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pengelolaan keuangan organisasi. The development of information technology, particularly digital accounting, has transformed the way organizations manage and present financial reports. Digital accounting, which utilizes software and automation systems, has been shown to improve the efficiency and accuracy of transaction recording. This study aims to analyze the role of digital accounting in improving the accuracy of financial reports at the IDI Lamongan Branch. The method used in this study is a qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews with financial managers and documentation studies of prepared financial reports. The results show that the implementation of digital accounting improves accuracy, accelerates the recording process, and minimizes human error. In addition, the digital system simplifies the audit process because the data is more structured and transparent. Thus, digital accounting plays a crucial role in supporting transparency, accountability, and efficiency in organizational financial management.
Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen Digital Generasi Z Pada Penggunaan Aplikasi Belanja Online di Yogyakarta Ilham Raharjo, Danu; Raditya Pratama, Bintang
Nusantara Entrepreneurship and Management Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Entrepreneurship and Management Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/b3fx3g57

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku konsumen digital Generasi Z dalam penggunaan aplikasi belanja online di wilayah Yogyakarta. Variabel yang diteliti meliputi persepsi nilai, kepercayaan, pengaruh sosial, pengalaman pengguna, dan kemudahan penggunaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei dan pengolahan data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima variabel tersebut secara simultan berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumsi digital Generasi Z. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis terhadap kajian perilaku konsumen digital serta implikasi praktis bagi pengembang platform e-commerce. This study aims to analyze the factors influencing Generation Z digital consumer behavior in using online shopping applications in the Yogyakarta region. The variables studied include perceived value, trust, social influence, user experience, and ease of use. The method used is a quantitative approach with survey techniques and data processing using multiple linear regression analysis. The results show that these five variables simultaneously have a significant influence on Generation Z's digital consumption behavior. These findings provide theoretical contributions to the study of digital consumer behavior as well as practical implications for e-commerce platform developers.
Digitalisasi Laporan Keuangan dan Dampaknya Terhadap Kinerja UMKM Berbasis Ekonomi Biru Dikawasan Pesisir Surabaya Sofa, Devi Maya; Wicaksono, Achmad
Nusantara Entrepreneurship and Management Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Entrepreneurship and Management Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/a4g1jr55

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak implementasi digitalisasi laporan keuangan terhadap kinerja UMKM berbasis ekonomi biru di kawasan pesisir Surabaya, dengan fokus pada UMKM Panorama Laut Kenjeran. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi triangulasi data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen selama periode Mei-Juli 2025, penelitian ini mengkaji transformasi dari sistem pencatatan manual menuju digitalisasi komprehensif. Temuan menunjukkan bahwa digitalisasi berhasil mengatasi permasalahan fundamental berupa inkonsistensi pencatatan hingga 15-20% transaksi harian pada sistem manual. Implementasi digitalisasi menghasilkan peningkatan kinerja operasional yang signifikan, dengan efisiensi waktu penyusunan laporan meningkat dari 4-5 jam menjadi 1-2 jam per minggu dan tingkat error menurun menjadi kurang dari 5%. Dampak finansial menunjukkan peningkatan omzet sebesar 18% dan margin keuntungan 12% dalam tiga bulan implementasi. Digitalisasi juga mengubah paradigma pengambilan keputusan dari intuitive-based menjadi data-driven, memungkinkan analisis tren pasar, dynamic pricing, dan predictive analytics untuk seasonal demand. Faktor keberhasilan utama meliputi komitmen kepemimpinan, kapasitas adaptasi SDM, dukungan infrastruktur teknologi, dan integrasi ekosistem bisnis. Penelitian menghasilkan model digitalisasi yang mengintegrasikan prinsip flexibility, sustainability, dan scalability yang sesuai dengan karakteristik unik UMKM ekonomi biru. Model ini dapat menjadi blueprint untuk transformasi digital sektor ekonomi biru Indonesia yang lebih luas. This study analyzes the impact of financial reporting digitalization implementation on the performance of blue economy-based SMEs in the coastal area of Surabaya, focusing on Panorama Laut Kenjeran SME. Using a qualitative approach with a data triangulation strategy through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis during May-July 2025, this research examines the transformation from manual recording systems to comprehensive digitalization. Findings indicate that digitalization successfully addresses fundamental problems of recording inconsistencies up to 15-20% of daily transactions in manual systems. Digitalization implementation resulted in significant operational performance improvements, with report preparation time efficiency increasing from 4-5 hours to 1-2 hours per week and error rates decreasing to less than 5%. Financial impact shows an 18% increase in turnover and 12% profit margin improvement within three months of implementation. Digitalization also transforms decision-making paradigms from intuitive-based to data-driven, enabling market trend analysis, dynamic pricing, and predictive analytics for seasonal demand. Key success factors include leadership commitment, human resource adaptation capacity, technological infrastructure support, and business ecosystem integration. The research produces a digitalization model that integrates flexibility, sustainability, and scalability principles suitable for the unique characteristics of blue economy SMEs. This model can serve as a blueprint for broader digital transformation of Indonesia's blue economy sector.