cover
Contact Name
Dony Ahmad Ramadhani
Contact Email
redaksialmuhith@gmail.com
Phone
+6285347523062
Journal Mail Official
almuhith@stiq-amuntai.ac.id
Editorial Address
Jl. Rakha Pakapuran Rt. III. Komplek Ponpes Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai. Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al-Muhith : Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits
ISSN : 29634016     EISSN : 29634024     DOI : http://dx.doi.org/10.35931/AMH
Focus and Scope Jurnal Al-Muhith Jurnal Ilmu Quran dan Hadits adalah Tafsir Quran Exegesis Ilmu Hadits Hadith Studies Studi Al-Quran dan Kontekstualisasi Quranic Studies and Contextualization Metode Penafsiran dalam Tradisi Islam Methods of Interpretation in Islamic Tradition Sejarah Kebudayaan Islam History of Islamic Civilization Perbandingan Agama Comparative Religion Hermeneutika Islam Islamic Hermeneutics Filologi Qurani Quranic Philology Etika Islam Islamic Ethics Studi tentang Sunnah Nabi Studies on the Prophets Tradition
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Al-Muhith Vol. 3, No. 1 (2024)" : 5 Documents clear
Implementasi Tahsin Alquran dalam Meningkatkan Kualitas Bacaan Alquran Ibu-Ibu di Majlis Ta’lim Al-Hikmah Peruri Ramadhani, Ainur Rahmah; Ritonga, Matnur
Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits Al-Muhith Vol. 3, No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v3i1.3732

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh kurangnya kualitas bacaan Al-Quran pada ibu-ibu majlis talim Al-Hikmah yang terletak di komplek Peruri Kelurahan Sudimara Timur Kecamatan Ciledug Kota Tangerang. Dalam belajar membaca Al-Qur’an tentunya ada metode untuk mengajarkan dengan cara menyesuaikan kemampuan peserta yang sedang diajarkan.  Penelitian ini bertujuan, pertama, untuk mengetahui bagaimana kondisi objektif kemampuan membaca Al-Quran pada ibu-ibu Majllis ta’lim. Kedua, untuk mengetahui bagaimana implementasi metode tahsin untuk meningkatkan kualitas membaca Al-Quran pada ibu-ibu majlis Ta’lim Al-Hikmah. Ketiga, untuk mengetahui implementasi tahsin memiliki pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan kualitas bacaan Al- Qura’an pada ibu-ibu majlis Ta’lim Al-Hikmah. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif narrative dengan menggunakan metode eksperimen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Tahsin al-Quran memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas bacaan Al-Qur’an pada ibu-ibu majlis ta’lim Al-Hikmah.
Implementasi Q.S. Al-Maidah Ayat 35 dalam Praktik Tawasul di Pondok Pesantren Ar-Raudhah Mahda, Mahda; Bashori, Bashori
Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits Al-Muhith Vol. 3, No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v3i1.3686

Abstract

Tawasul dalam praktiknya kadang tak selaras dengan aturan syari’at agama Islam, sehingga membuat para pelaku tawasul terjatuh ke dalam kesyirikan. Terlepas dari itu, pada dasarnya tawasul merupakan suatu perkara yang diperintahkan oleh Allah swt., kepada setiap hambanya sebagaimana terdapat dalam Q.S. al-Maidah ayat 35. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman para mu’allim di Pondok Pesantren Ar-Raudhah terhadap Q.S. al-Maidah ayat 35 dan bagaimana implementasi dari pemahaman tersebut dalam praktik tawasul di Pondok Pesantren Ar-Raudhah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dipakai yaitu observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil yang diperoleh yaitu Q.S. al-Maidah ayat 35 menurut para mu’allim di Pondok Pesantren Ar-Raudhah berisi tentang perintah Allah swt., untuk mendekatkan diri kepada-Nya yang disebut dengan tawasul. Sedangkan implementasi dari pemahaman tersebut dalam praktik tawasul di Pondok Pesantren Ar-Raudhah adalah dengan cara membaca syair tawasul sammaniyah yang dilaksanakan setiap satu pekan sekali. Sehingga implementasi tersebut merupakan bentuk tawasul kepada orang shaleh yakni Syeikh Samman. Berdasarkan hal ini, penting kiranya bagi kita untuk mengetahui pengetahuan dasar sebelum menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Al-Amanah Fil Quran Rusydi, Akhmad; Sauqi, Muhammad; Mahmudin, Mahmudin
Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits Al-Muhith Vol. 3, No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v3i1.3793

Abstract

Al-Qur'an, sebagai sumber hidayah dan tuntunan bagi umat yang beriman mengandung berbagai panduan dan petunjuk dalam kehidupan, salah satunya adalah tentang menjaga amanah, karena di era yang penuh dengan tipu muslihat ini, sudah mulai banyak manusia yang mulai kendor dalam menjaga amanah yang dipercayakan kepadanya dan justru berkhianat. Al-Quran datang dengan menjelaskan apa itu amanah dan bagaimana makna serta implementasinya dalam kehidupan. Metode penelitian kepustakaan digunakan untuk menjelajahi makna dan tujuan dari amanah yang disebutkan dalam Al-Qur'an. Analisis terperinci terhadap ayat-ayat yang berbicara tentang amanah memungkinkan penafsiran lebih luas dengan membandingkan komentar, tafsir, dan riset sebelumnya. Selain itu, penelitian juga menyoroti konteks sejarah, budaya, dan linguistik Al-Qur'an. Pendekatan ini mengungkap bagaimana makna Amanah itu baik secara kebahasaan, ataupun secara terminologi dari berbagai sudut pandang. Hasil penelitian menggambarkan bahwa Amanah tidak terdapat hanya pada kepercayaan orang lain kepada seseorang. Tapi juga mencakup amanah dalam profesi, amanah dalam menjaga jasad titipan Allah dalam kehidupan, amanah dalam menjaga ilmu, serta amanah dalam jual beli. Dengan demikian, penggunaan metode penelitian kepustakaan berhasil mengungkap rmakna Amanah dalam Al-Qur'an, memberikan wawasan mendalam tentang pentingnya pemahaman yang benar tentang Amanah bagi semua orang yang beriman.
Implementasi Turunnya Al-Qur’an Secara Beransur-Ansur dalam Pendidikan dan Pengajaran Hamli, Haji
Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits Al-Muhith Vol. 3, No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v3i1.3720

Abstract

Ayat-ayat Al-Qur'an tidak diturunkan secara keseluruhan sekaligus, melainkan secara bertahap. Surat-suratnya memiliki variasi panjang dan pendek, kadang-kadang diturunkan sepenuhnya dan kadang-kadang hanya sebagiannya. Berdasarkan kajian pustaka, kesimpulan artikel adalah bahwa Al-Qur'an diturunkan secara bertahap. Manfaat dari proses ini termasuk menguatkan hati Nabi Muhammad SAW, menjadi mukjizat bagi Nabi untuk menanggapi tantangan dari orang-orang kafir, memudahkan untuk dihafal dan dipahami, memberikan kesempatan bagi umat Islam untuk meninggalkan tradisi jahiliyah secara bertahap, menjawab masalah yang muncul dalam masyarakat dengan bertahap menetapkan hukum, mengetahui perubahan dan pembatalan hukum dalam Al-Qur'an, memberikan pengaruh besar dalam proses dakwah, dan meringankan beban Nabi dalam menerima wahyu. Turunnya Al-Qur'an secara bertahap dapat meningkatkan mutu pendidikan bagi umat Islam dengan memperbaiki jiwa manusia, meluruskan perilaku, membentuk kepribadian, dan menyempurnakan eksistensi mereka. Selain itu, manfaat dari penurunan Al-Qur'an secara bertahap dalam bidang pendidikan dan pengajaran adalah mempermudah proses menghafal, mempelajari, dan mengajarkan Al-Qur'an, serta memberikan inspirasi dalam menentukan sistem pembelajaran.
Tafsir Era Modern Dan Kontemporer Study Tafsir Al-Bayani Lil Qur’an Al-Karim Karya Aisyah Bint Syathi Mumfangati, Mumfangati; Nurshopa, Sheni; Rahayu, Fitri; Gesyani, Helma
Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits Al-Muhith Vol. 3, No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v3i1.3189

Abstract

Seorang mufassir perempuan yang dikenal dengan Bintu Syathi’ mewarnai dunia penafsiran di era kontemporer. Karya terbaiknya tafsir Al-Bayani lil Qur’an Al-Karim salah satu kontribusinya untuk dunia Islam. Menggunakan metode yang diperoleh dari gurunya sekaligus suaminya yaitu Amin Al-Khulli dengan metode tematik (maudhu’i) karna terfokus pada satu tema pembahasan dan terkandung banyak unsur sastra, sesuai corak yang dipakai. Binthu Syathi’ menafsirkan hanya sampai 14 surat saja dan belum sempat menyelesaikannya karna terkena serangan jantung mendadak. Salah satunya karakteristik tafsirnya mengungkap makna dibalik sinonim kata, yang mana prinsip yang dipegang bahwa kata-kata dalam al-Quran tanpa sinonim. Apabila orang mencoba untuk menggantikan kata dari Al-Qur’an dengan kata lain, maka Al-Qur’an bisa kehilangan efektifitasnya, ketepatannya, keindahannya, serta esensinya. Bintu Syathi’ banyak menuai kritik sebab tidak konsisten dengan metode yang dikemukakannya, walaupun metode tematik yang ditawarkan sangat bagus dan kompleks.

Page 1 of 1 | Total Record : 5