cover
Contact Name
Delsylia Ufi
Contact Email
ufidelsy@gmail.com
Phone
+6282133618259
Journal Mail Official
tariezra@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tajoin Tuan Kelurahan Naimata, Kecamatan Oebobo Kota Kupang -NTT
Location
Kab. kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Discreet: Journal Didache of Christian Education
ISSN : 27978591     EISSN : 27978583     DOI : 10.52960/jd.v2i1
Discreet contains the research results of lecturers, students, practitioners and alumni in the field of Christian Religious Education. Published twice a year namely; June and December
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2023): June" : 5 Documents clear
PENDIDIKAN NILAI-NILAI KRISTEN DALAM MEMBANGUN BUDAYA YANG MENGHORMATI KEBERAGAMAN BAGI MASYARAKAT PLURAL Diany Rita Pangapulon Saragih; John David Simatupang; Hotman Siagian
Discreet: Journal Didache of Christian Education Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52960/jd.v3i1.187

Abstract

Untreated diversity can be a trigger for tension and a source of conflict. Building a culture that respects diversity by strengthening Christian values instilled in families, schools and churches can become the foundation of life in a pluralistic society in Indonesia. Christian values should become the practice of faith in life. This research uses a descriptive qualitative approach by collecting references through literature studies so that this article produces explanations that are discussed systematically. Christian values education plays a role in building a culture that respects diversity. This research can be interpreted that Christian values contribute to caring for and maintaining diversity in Indonesian society.. but also the teaching of Christian values plays a role in building spirituality, integrity, loyalty in order to maintain Christian faith in the midst of plurality diversity.  
Analisis Penyebab Ketidaktersediaan Buku Ajar Pelayanan Anak dan Remaja Bagi Peserta Pelayanan Anak Dan Remaja Herlina Magdalena Baitanu; Maria Indriani Sesfao; Deviana Sibulo
Discreet: Journal Didache of Christian Education Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52960/jd.v3i1.217

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh ketidaktersediaan buku ajar Pelayanan Anak dan Remaja. Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah apa faktor penyebab ketidaktersediaan buku ajar Pelayanan Anak dan Remaja bagi peserta Pelayanan Anak dan Remaja?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab ketidaktersediaan buku ajar Pelayanan Anak dan Remaja bagi peserta Pelayanan Anak dan Remaja. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Data dan hasil penelitian yang di kumpulkan kemudian di analisis secara deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh adalah faktor penyebab ketidaktersediaan buku ajar Pelayanan Anak dan Remaja disebabkan kurangnya dana sehingga belum pengadaan buku ajar untuk ibadah PAR. Selain itu, kurikulum PAR dalam gereja belum diterapkan dengan baik dan pengajar PAR jarang mengikuti pelatihan PAR. Adapun dampak ketidaktersediaan buku ajar Pelayanan Anak dan Remaja adalah pengajar PAR kesulitan dalam mencari materi dan menyampaikan materi kepada anak PAR. Selain itu, kehadiran anak PAR semakin berkurang, pemahaman anak PAR menjadi rendah dan tujuan ibadah PAR tidak tercapai dengan baik.
Integritas Dan Mentalitas Ibu Gembala Dalam Pertumbuhan Jemaat Di Era Diskrupsi Gracpen Samiugi
Discreet: Journal Didache of Christian Education Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52960/jd.v3i1.233

Abstract

Kepemimpinan Gereja bukan sekedar tanggung jawab seorang Gembala saja melainkan ada Peran seorang Ibu Gembala dalam memberi pengaruh terhadap pertumbuhan Gereja, menjadi perbincangan antar kalangan Hamba Tuhan dan yang menjadi sorotan untuk menjawab persoalan dalam hal boleh tidaknya seorang Ibu gembala di pendetakan, ini adalah suatu keadaan di mana ada golongan denominasi gereja yang Pro dan golongan gereja yang kontra. Ini terjadi bahwa setiap denominasi gereja mempunyai aturan yang tertuang dalam AD/ART masing-masing. Namun di luar ini semua, menyingkapi peran penting Ibu Gembala dalam peningkatan pertumbuhan jemaat, bagaimana seorang Ibu Gembala dapat membawa suatu pengaruh atau dampak dalam pertumbuhan gereja, tentunya pertumbuhan yang lebih baik. Untuk mencapai suatu tujuan yang lebih baik maka integritas dan mentalitas seorang Ibu Gembala harus sejalan dengan firman Tuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh pengaruh keteladanan dan karakteristik seorang Ibu Gembala bagi pertumbuhan gereja di Era Disrupsi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengungkapkan data lapangan secara deskriptif dengan mengumpulkan data observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan masih banyak Ibu Gembala yang mempunyai integritas dan mentalitas yang kuat dalam mengembangkan pertumbuhan jemaatnya baik dalam menerapkan teladan kasih, perbuatan, kesetiaan dan kesucian. Ini semua sebagai model kepemimpinan yang efektif Di Era Disrupsi.
Efektivitas Penggunaan Media Dan Internet Of Things Dalam Mengajar Sekolah Minggu Masa Kini Tio Fanny Glorianna Murtikasari; Kristiani Kristiani
Discreet: Journal Didache of Christian Education Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52960/jd.v3i1.235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media dan internet of things dalam mengajar Sekolah Minggu dengan tetap memperhatikan nilai-nilai Alkitabiah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Penggunaan media dan internet of things dalam mengajar Sekolah Minggu harus melibatkan peran aktif dari orang dewasa, yaitu guru Sekolah Minggu, pendeta, dan orang tua. Namun peran yang paling penting dalam mendidik anak di gereja adalah guru-guru Sekolah Minggu, karena mereka memiliki tanggung jawab besar yang diberikan oleh gembala untuk memelihara iman anak-anak di gereja. Namun guru-guru Sekolah Minggu juga dituntut untuk kreatif, yaitu dengan mengikuti perkembangan zaman dalam mengajar anak-anak dengan menggunakan media pembelajaran dan bila perlu adanya internet of things yang dapat membantu dalam penyampaian materi Sekolah Minggu. Walaupun masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan, tetapi yang menjadi inti dari 2 hal tersebut adalah jangan sampai meninggalkan nilai-nilai Alkitabiah, atau bahkan tidak sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan.
Pendidikan Kristen Sebagai Upaya Mengatasi Degradasi Moralitas dan Mereduksi Sikap Acuh Generasi Penerus terhadap Agama Yonatan Alex Arifianto
Discreet: Journal Didache of Christian Education Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52960/jd.v3i1.238

Abstract

Weak religious education and parental negligence in educating children, as well as the influence of gadgets and sophisticated technology in the digital era. And fragile family resilience can trigger the moral degradation of the next generation. Using descriptive qualitative methods with a literature study approach, it can be concluded that Christian education as an effort to overcome the degradation of morality and reduce the indifferent attitude of the next generation towards religion, must be done seriously for Christian churches and families in packaging Christian education as the main curriculum or teaching to reduce moral decline. The family can provide a paradigm for future generations of the impact of moral degradation on the church and state. This can be identified from an indifferent attitude towards religion and positive law as an indicator of the degradation of morality and the importance of Christian education. So Christianity, namely the church and the family, must be able to actualize the principles and values of Christianity and the role of the church as part of overcoming massive moral degradation for the next generation who will carry on the baton of leadership

Page 1 of 1 | Total Record : 5