cover
Contact Name
Intan Juniarmi
Contact Email
nawalaedu@gmail.com
Phone
+6282281184080
Journal Mail Official
nawalaedu@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Yamin No.88 Desa/Kelurahan Telanaipura, kec.Telanaipura, Kota Jambi, Jambi Kode Pos : 36122
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Oshada
ISSN : -     EISSN : 3047017X     DOI : https://doi.org/10.62872/zjb3re50
The journal publishes original articles on current issues and trends occurring internationally in Nursing, Law Health, Nutrition, Midwifery, Environmental health, Public health, Reproductive Health, Education and Health Promotion
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2024): Oshada Journal - April" : 5 Documents clear
PROGRAM KESEHATAN KERJA UNTUK KELUHAN PENYAKIT JAMUR TINEA UNGUIUM PADA KUKU KAKI PEKERJA PABRIK TAHU DAN TEMPE DI KALIDERES JAKARTA BARAT RTS.Gita Putri Enindra
Oshada Vol. 1 No. 2 (2024): Oshada Journal - April
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/92kv6363

Abstract

dalam setiap aktivitas bisnis untuk mencegah risiko kecelakaan kerja dan penyakit. Namun, masih banyak pelaku usaha di Indonesia yang belum menerapkan manajemen K3 secara efektif. Kecelakaan kerja merupakan masalah serius di Indonesia, dengan tingkat kecelakaan yang cukup tinggi terutama di sektor industri kecil dan mikro seperti pabrik tahu dan tempe. Penyakit yang umum terjadi di antara pekerja pabrik tahu dan tempe termasuk luka luar, masalah pernafasan, dan masalah otot, yang sebagian besar disebabkan oleh kondisi lingkungan kerja yang tidak aman dan paparan bahan kimia. Di Indonesia, kondisi iklim tropis memfasilitasi perkembangan penyakit jamur, seperti tinea unguium, yang merupakan infeksi jamur pada kuku. Pekerja pabrik tahu rentan terkena infeksi ini karena kontaminasi jamur dalam lingkungan kerja yang lembap dan paparan zat kimia. Infeksi jamur kuku juga dapat disebabkan oleh kelembapan tinggi dan kebiasaan mencuci tangan berlebihan. Tinea unguium disebabkan oleh jamur dermatofita, non-dermatofita, dan jamur ragi. Penelitian ini dilakukan untuk menginvestigasi prevalensi dan karakteristik infeksi tinea unguium di kalangan karyawan industri kecil di Kalideres, Jakarta Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja pabrik tahu, tempe, dan oncom paling sering mengalami bahaya biologis dan risiko kecelakaan, terutama karena terpapar air dan kelembapan tinggi di lingkungan kerja. Dalam mengatasi masalah ini, diperlukan program K3 yang melibatkan pengawasan khusus oleh petugas K3, penyuluhan, dan pencegahan melalui poster di tempat kerja. Upaya ini bertujuan untuk memastikan keselamatan dan kesehatan pekerja serta menjaga lingkungan kerja yang aman dari bahaya biologis dan kecelakaan.
Evaluasi Efektivitas Penggunaan Hirarc (Hazard Identification, Risk Assessment, And Risk Control Dalam Mengurangi Kecelakaan Kerja Pada Bagian Prosuksi Di Pt. Pertamina Rokan Hulu, Duri, Riau Tahun 2023 RTS.Gita Putri Enindra
Oshada Vol. 1 No. 2 (2024): Oshada Journal - April
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/ndkp4c39

Abstract

Setiap tempat kerja memiliki risiko kecelakaan yang harus dikelola dengan cermat, bergantung pada sifat industri, teknologi yang digunakan, dan upaya pengendalian risiko yang diterapkan. Manajemen risiko K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) merupakan pendekatan sistematis untuk mengelola risiko K3 secara menyeluruh dan terstruktur. Kecelakaan kerja sering kali disebabkan oleh tindakan manusia yang tidak aman dan kondisi lingkungan yang tidak terkendali. Identifikasi risiko dan penilaian risiko merupakan langkah awal dalam mengelola risiko keselamatan kerja, dengan metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control) menjadi salah satu alat penting dalam proses ini. Penelitian ini menggambarkan evaluasi risiko keselamatan kerja di bagian produksi PT. Pertamina Rokan Hulu dengan menggunakan metode HIRARC. Melibatkan pekerja produksi dan informan kunci dari departemen SHE (Safety, Health, and Environment), pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen, dengan keabsahan data diverifikasi melalui triangulasi. Hasil evaluasi menyoroti pentingnya implementasi HIRARC yang tepat dan komprehensif dalam mengurangi kecelakaan kerja, sambil memperhitungkan respons dan tanggapan para pekerja terhadap penerapan metode ini. Faktor-faktor eksternal, seperti regulasi pemerintah dan kondisi lingkungan kerja, juga diperhitungkan dalam evaluasi. Data statistik menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah kecelakaan kerja setelah penerapan HIRARC, tetapi diperlukan komitmen yang berkelanjutan untuk memastikan keselamatan kerja di masa mendatang. Evaluasi ini menjadi landasan untuk upaya berkelanjutan dalam meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan karyawan di tempat kerja, dengan perbaruan kebijakan, prosedur, dan pelatihan menjadi kunci untuk mencapai tujuan ini.
Tantangan dan Peluang Pendidikan Kesehatan di Era Digital: Membangun Kesadaran Kesehatan Online Muhammad Hasyim
Oshada Vol. 1 No. 2 (2024): Oshada Journal - April
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/4kd2xy97

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi tantangan dan peluang dalam pendidikan kesehatan di era digital, dengan fokus pada membangun kesadaran kesehatan online. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada pemahaman mendalam tentang tantangan dan peluang pendidikan kesehatan di era digital. Tantangan utama yang diidentifikasi adalah fluktuasi informasi kesehatan yang tidak akurat di platform online, memerlukan pengawasan yang lebih ketat dan peningkatan literasi kesehatan masyarakat. Selain itu, kesenjangan akses teknologi juga menjadi perhatian, menunjukkan perlunya solusi untuk memastikan akses yang merata terhadap pendidikan kesehatan online. Namun, ada peluang signifikan dalam interaktivitas dan personalisasi konten kesehatan, serta kolaborasi antara profesional kesehatan dan teknologi untuk mengembangkan solusi inovatif. Dengan langkah-langkah strategis yang terkoordinasi, pendidikan kesehatan di era digital memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat secara luas dan efektif.
Gambaran Kejadian Bakteriuria Asimtomatik Pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Prodi Pendidikan Dokter Universitas Baiturrahmah Latifah Azzahra; Bun Yurizali; Maryeti Marwazi
Oshada Vol. 1 No. 2 (2024): Oshada Journal - April
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/znnb8j85

Abstract

Tingginya gambaran kejadian ISK pada wanita dibanding pria, serta adanya ISK dengan bakteriuria asimtomatik yang menyebabkan seseorang tidak menyadari bahwa mereka mengalami bakteriuria asimtomatik. Namun data yang menunjukkan gambaran bakteriuria asimtomatik masih sedikit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian bakteriuria asimtomatik pada mahasiswi Fakultas Kedokteran prodi Pendidikan Dokter. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional menggunakan data primer dengan jumlah sampel 81 responden. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil yang mengalami leukosituria sebanyak 20 (24,7 %) responden dan yang normal 61 (75,3 %) responden. Bakteri pada urin positif sebanyak 22 (27,2 %) responden dan negatif sebanyak 51 (72,8%) responden. Kebiasaan menahan kemih sebanyak 20 (24,7 %) responden dan tidak menahan kemih sebanyak 61 (75,3 %) responden. Kebersihan genitalia setelah BAK/BAB didapatkan hasil yang membersihkan genitalia setelah BAK/BAB dari depan ke belakang sebanyak 69 (85,2 %) responden dan yang membersihkan dari belakang ke depan sebanyak 12 (14,8 %) responden. Kebersihan genitalia sebelah BAK didapatkan hasil yang membersihakan genitalia setelah BAK sebanyak 79 (97,5 %) responden dan yang tidak membersihkan genitalia setelah BAK sebanyak 2 (2,5 %) responden. Kebersihan genitalia setelah BAB didapatkan hasil yang membersihkan genitalia setalah BAB sebanyak 80 (98,8 %) responden dan yang tidak membersihkan genitalia setelah BAB sebanyak 1 (1,2 %) responden. Jumlah minum harian didapatkan hasil yang minum kurang dari 8 gelas dalam sehari sebanyak 47 (58,0 %) responden dan lebih dari 8 gelah dalam sehari sebanyak 34 (42,0 %) responden. Kebersihan diri saat menstruasi didapatkan hasil yang mengganti pembalut 2-3 kali dalam sehari sebanyak 75 (92,6 %) responden dan kurang dari 2 kali dalam sehari sebanyak 6 (7,4 %) responden. Sebanyak 20 (24,7 %) responden mangalami leukosituria dan 22 (27,2 %) responden terdapat bakteri di dalam urin serta berbagai faktor risiko yang dapat menyebabkan bakteriuria asimtiomatik.
Pengabdian Masyarakat: Upaya Pencegahan dan Pengelolaan Penyakit Asam Urat di Komunitas Dr. Rika Amran; Dr. Nurwiyenni; Dra. Sri Wahyuni, M.Pd
Oshada Vol. 1 No. 2 (2024): Oshada Journal - April
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/egzd2y53

Abstract

Artritis Gout atau penyakit asam urat adalah kondisi yang disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat di dalam sendi, yang dapat menyebabkan nyeri, pembengkakan, dan peradangan pada sendi. Penyakit ini merupakan salah satu masalah kesehatan yang semakin meningkat prevalensinya di masyarakat. Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah dalam upaya mengatasi masalah kesehatan tersebut. Melalui kegiatan ini, dilakukan diseminasi dan sosialisasi hasil penelitian kepada masyarakat tentang penyakit asam urat, serta memberikan informasi mengenai pencegahan, pengelolaan, dan akses terhadap layanan kesehatan yang relevan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan penyakit asam urat serta mempromosikan tindakan medis, penyuluhan, dan pemeriksaan kesehatan yang diperlukan. Diharapkan bahwa melalui kegiatan ini, dapat tercapai penurunan angka kejadian penyakit asam urat dan peningkatan kesehatan masyarakat secara keseluruhan

Page 1 of 1 | Total Record : 5