cover
Contact Name
Muslimin
Contact Email
jurnalbdb@gmail.com
Phone
+6281243230260
Journal Mail Official
jurnalbdb@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra dan Budaya, Universitas Negeri Gorontalo, Jl. Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie, Desa Moutong, Kec. Tilongkabila, Kab. Bone Bolango Telepon (0435) 821125 Fax. (0435) 821752, email: jurnalbdb@gmail.com | http://ejurnal.ung.ac.id/index.php/JBSP/
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya
ISSN : 20886020     EISSN : 27765733     DOI : https://doi.org/10.37905/jbsb
Core Subject : Education, Social,
The aims of this journal is to provide a venue for academicians, researchers and practitioners for publishing the original research articles or review articles. The scope of the articles published in this journal deal with a broad range of topics, including: - Indonesian Language - Indonesian Literature - Indonesian Culture - Teaching Indonesian Language and Literature - Foreign Language and Literature - Language Acquisition
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2011): (Januari 2011)" : 6 Documents clear
PENGGUNAAN BAHASA GORONTALO PADA PESERTA DIDIK DI SD KOTA GORONTALO Yenni Pateda Pulubuhu
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 1, No 1 (2011): (Januari 2011)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.743 KB) | DOI: 10.37905/jbsb.v1i1.10179

Abstract

Masalah dalam penelitian ini, yakni bagaimanakah penggunaan BG oleh peserta didik SD di Kota Gorontalo yang subfokusnya, yakni (1) bagaimanakah penggunaan BG oleh peserta didik SD ketika berinteraksi di dalam kelas; (2) bagaimanakah penggunaan BG ketika bertanya; (3) bagaimanakah penggunaan BG ketika menjawab; (4) bagaimanakah penggunaan BG ketika menjelaskan; (5) bagaimanakah penggunaan BG ketika bercakap-cakap di luar kelas; dan (6) bagaimanakah penggunaan BG ketika bermain-main di luar kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mencari informasi mengenal hal-hal yang disebutkan di atas, dan jika penelitian ini mendapat jawaban “tidak” , maka tujuannya, yakni mencari penyebab dan mencari jawaban untuk upaya pembinaan dan pengembangan BG. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Gorontalo dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif seperti yang dikemukakan oleh Moleong (2004) yang mengumpulkan datanya dilaksanakan dengan cara wawancara dan pengamatan, sedangkan teknik analisisnya menggunakan teknik persentasi hasil wawancara dan pengamatan. Penelitian ini berhasil mengungkapkan bahwa peserta didik SD di Kota Gorontalo tidak mengenal dan tidak menggunakan bahasa Gorontalo sebagai alat komunikasi, ditemukan 28 butir penyebab mengapa bahasa Gorontalo tidak digunakan, dan menemukan 29  butir upaya yang dapat dilaksanakan untuk membina dan mengembangkan bahasa Gorontalo.
PENGGUNAAN BAHASA GORONTALO PADA PESERTA DIDIK DI SD KOTA GORONTALO Yenni Pateda Pulubuhu
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 1, No 1 (2011): (Januari 2011)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.743 KB) | DOI: 10.37905/jbsb.v1i1.10180

Abstract

Masalah dalam penelitian ini, yakni bagaimanakah penggunaan BG oleh peserta didik SD di Kota Gorontalo yang subfokusnya, yakni (1) bagaimanakah penggunaan BG oleh peserta didik SD ketika berinteraksi di dalam kelas; (2) bagaimanakah penggunaan BG ketika bertanya; (3) bagaimanakah penggunaan BG ketika menjawab; (4) bagaimanakah penggunaan BG ketika menjelaskan; (5) bagaimanakah penggunaan BG ketika bercakap-cakap di luar kelas; dan (6) bagaimanakah penggunaan BG ketika bermain-main di luar kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mencari informasi mengenal hal-hal yang disebutkan di atas, dan jika penelitian ini mendapat jawaban “tidak” , maka tujuannya, yakni mencari penyebab dan mencari jawaban untuk upaya pembinaan dan pengembangan BG. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Gorontalo dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif seperti yang dikemukakan oleh Moleong (2004) yang mengumpulkan datanya dilaksanakan dengan cara wawancara dan pengamatan, sedangkan teknik analisisnya menggunakan teknik persentasi hasil wawancara dan pengamatan. Penelitian ini berhasil mengungkapkan bahwa peserta didik SD di Kota Gorontalo tidak mengenal dan tidak menggunakan bahasa Gorontalo sebagai alat komunikasi, ditemukan 28 butir penyebab mengapa bahasa Gorontalo tidak digunakan, dan menemukan 29  butir upaya yang dapat dilaksanakan untuk membina dan mengembangkan bahasa Gorontalo.
PENGARUH STIMULUS TERHADAP PEMEROLEHAN BAHASA Gumono Gumono
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 1, No 1 (2011): (Januari 2011)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.556 KB) | DOI: 10.37905/jbsb.v1i1.10174

Abstract

The present study was triggered by a variety of aspects in language education which need our urgent attention. One of these aspects is language acquisition that is related to the developmental stages of children. The pre-school phase is a critical period for the development of children. The research reported in this paper aims to determine whether stimulus are significant in language acquisition buaya pre-school children. The theory underlying the research is based on B. F. Skinner’s theory of behaviorism.
REALISME SOSIALIS DI RUSIA DAN INDONESIA Thera Widyastuti
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 1, No 1 (2011): (Januari 2011)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.847 KB) | DOI: 10.37905/jbsb.v1i1.10175

Abstract

Literature is an art that has the sama style like other art.  Writers produce works to satisfy readers. As a part of society, writer has bound with people, activities, and experiences.  The Russian has long history about its literature that made writters have known as the greatest writters in the world.  Realism is established in Russia in 19th and has well known as the golden age Russian.   Following the next,  realism socialism was born in 1934 at congress of Sovyet writer.  It has influence many writer and also Indonesian writer.  Mat (by Maxim Gorky) and Bumi Manusia (by Pramoedya Ananta Toer) are works that have concern about people life whose got suffer and abused by authority.
LA CONTRIBUTION DE L’APPROCHE SEMIOTIQUE DANS LA CLASSE DU FRANÇAIS LANGUE ETRANGERE Tengku Ratna Soraya
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 1, No 1 (2011): (Januari 2011)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.248 KB) | DOI: 10.37905/jbsb.v1i1.10177

Abstract

Sebagai ilmu yang mengkaji tanda, semiotik telah memberikan kontribusi pada pengajaran bahasa asing khususnya bahasa Prancis. Semiotik diaplikasikan pada iklan produk kecantikan sebagai materi ajar untuk meningkatkan kompetensi komunikatif mahasiswa. Proses interpretasi untuk mendapatkan makna dalam iklan dengan menggunakan pendekatan semiotik adalah sebuah upaya untuk memaknai lebih mendalam akan iklan yang ditampilkan dan bisa menjadi materi ajar pada kelas pengajaran bahasa Prancis sebagai bahasa Asing.
SUMBANGAN ANALISIS WACANA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA Fatmah AR Umar
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 1, No 1 (2011): (Januari 2011)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.237 KB) | DOI: 10.37905/jbsb.v1i1.10178

Abstract

Pembelajaran bahasa dan sastra selain ditujukan untuk mengembangkan kemampuan berbahasa dalam berbagai aspek serta kemampuan mengapresiasi sastra dalam berbagai bentuknya juga diorientasikan pada pengembangan daya keberwacanaan dalam bidang sosial budaya maupun dalam konteks perubahan ideologi. Pembelajaran bahasa Indonesia selain menjadi wahana penciptaan bentuk hubungan sosial juga menjadi sumber pengetahuan dan pemahaman. Pembelajaran bahasa Indonesia dan sastra bukan hanya dapat dijadikan medan pengembangan kemampuan menyimak, wicara, membaca, dan menulis, tetapi juga dapat dijadikan wahana pemberwacanaan bidang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, maupun dalam kehidupan sosial masyarakat pada umumnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 6