cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Scriptura
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2016): JULY 2016" : 5 Documents clear
PROSES KOMUNIKASI KELOMPOK - ANTARPRIBADI - VERBAL -NONVERBAL YANG TERDAPAT DALAM STUDI KASUS PROSES PENDAMPINGAN MASYARAKAT KELURAHAN SIWALANKERTO Asthararianty, Asthararianty
Scriptura Vol 6, No 1 (2016): JULY 2016
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2393.159 KB) | DOI: 10.9744/scriptura.6.1.42-47

Abstract

Kelurahan Siwalankerto Surabaya merupakan salah satu kelurahan yang tidak kalah berkembangnya dengan kelurahan lainnya. Bertolak dari pemberitaan di media massa mengenai kemajuan wilayah-wilayah lainnya, membuat kelurahan Siwalankerto Surabaya berkeinginan untuk lebih maju lagi baik dari SDM maupun dari lingkungannya. Kelurahan Siwalankerto Surabaya mengikuti setiap pelatihan atau pemberitahuan informasi yang diadakan oleh pihak-pihak tertentu seperti pemerintah dan lainnya, yang salah satunya adalah UK Petra. Beberapa bidang yang ditekuni oleh kelurahan Siwalankerto Surabaya antara lain, bercocok tanam dirumah, pelatihan batik, jahit menjahit dll. Diantara hal-hal tersebut yang menarik perhatian adalah minat masyarakat kelurahan Siwalankerto Surabaya terhadap jahit menjahit. Fokus pendampingan diawali dengan memperkenalkan bahwa dalam jahit menjahit tidak hanya teknik ataupun bahan yang dapat mendukung kesuksesan sebuah jahitan itu, namun pengetahuan tentang desain dan warna pun juga diperlukan. Dalam proses pengenalan inilah komunikasi yang baik dan dapat dengan sukses tercapai antara satu dengan yang lain sangat dibutuhkan. Pentingnya sebuah komunikasi yang terjadi antar satu orang dengan orang lain yang berada didalam sebuah kelompok, baik secara verbal ataupun nonverbal sangat berpengaruh dalam proses belajar mengajar dalam fokus pendampingan ini. Metode yang dipergunakan adalah studi kasus. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan penerimaan dalam proses berkomunikasi berdasarkan dari hambatan-hambatan yang berkaitan yang terjadi di dalam kelompok.
PENGALAMAN PARA PIONER HARIAN JAWA POS ERA KEMBANG JEPUN 1982 DALAM MEMBANGUN KEJAYAAN JAWA POS (Studi Fenomenologis Masa Awal Perkembangan Jawa Pos) Abror, Dhimam
Scriptura Vol 6, No 1 (2016): JULY 2016
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.029 KB) | DOI: 10.9744/scriptura.6.1.33-41

Abstract

Dari sebuah bangunan tua di Jl Kembang Jepun, sebuah daerah bagian utara Surabaya yang kumuh, sekelompok wartawan pada awal 1982 mulai membuat sejarah. Harian Pagi Jawa Pos Surabaya, yang semula dimiliki oleh pengusaha Cina The Cung Sen, beralih kepemilikan setelah diakusisi oleh PT Grafitti Pers, penerbit majalah mingguan Tempo. Dahlan Iskan, kepala biro Tempo di Jawa Timur ditugasi menjadi pemimpin redaksi Jawa Pos. Bersama beberapa wartawan lama Jawa Pos, Dahlan mulai membangun Jawa Pos hampir dari nol untuk kemudian, dalam waktu dua puluh tahun menjadi konglomerasi surat kabar terbesar di Indonesia. Penelitian ini akan mengungkap masa-masa awal periode Kembang Jepun (kantor pusat Jawa Pos) 1982 di mata delapan wartawan pioner Jawa Pos. Studi fenomenologis ini akan fokus pada makna pengalaman mereka pada masa-masa awal perjuangan itu. Dari pengalaman fenomenologis para pioner itu terungkap bahwa sejak era Kembang Jepun itu ‘’Rukun Iman Jawa Pos’’, enam prinsip nilai berita Jawa Pos, dimunculkan, ditanamkan, dan terus-menerus diinternalisasikan. Rukun Iman Jawa Pos  inilah yang menjadi ciri khas redaksional Jawa Pos dan diyakini menjadi resep rahasia keberhasilan Jawa Pos menjadi koran terbesar di Jawa Timur dan kemudian konglomerasi media terbesar di Indonesia.
SOCIAL MEDIA AND EFFORT TO COAX YOUNG VOTERS IN JAKARTA, INDONESIA Astuti, Prida Ariani Ambar; Hangsing, P.
Scriptura Vol 6, No 1 (2016): JULY 2016
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.278 KB) | DOI: 10.9744/scriptura.6.1.1-13

Abstract

Political information is often regarded as a topic that is too heavy and not appealing to young voters and this makes them become apathetic. They also considered that there was no point in participating in politics because whatever they do can not change the situation. However, these conditions change with the emergence of social media. Social Media is a new media, which have different characteristics from previous media. It also has the potential to maximize the interactivity and two-way communication that allows users to engage and participate actively. However, with the presence and advantages of social media, can this media change the interest of young voters to political information, which in turn encourages them to participate in the election? By using a survey of students in departments that are accredited 'A' in Jakarta, the research concluded that the ability to convey information, the opportunity to connect directly with the candidate, as well as the opportunity to actively participate contained in social media, had an impact on the level of interest in political information and decision-making to select a candidate for young voters in elections
EVOLUSI IDENTITAS BRAND DI TENGAH ARUS GLOBALISASI Ratriyana, Ina Nur
Scriptura Vol 6, No 1 (2016): JULY 2016
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.067 KB) | DOI: 10.9744/scriptura.6.1.14-20

Abstract

Dalam konteks komunikasi, globalisasi bisa kita pahami sebagai sebuah relasi sosial dalam sebuah kesatuan ruang dan waktu. Ada dua kubu berbeda dalam memahami globalisasi dan pengaruhnya pada identitas yakni, pertama, kubu yang berfikir globalisasi sebagai sesuatu yang positif karena mampu membentuk identitas brand yang bersifat global dengan tetap membawa keyakinan dan nilai budaya lokal di tingkat dunia. Kedua, pihak yang melihat globalisasi sebagai sesuatu yang negatif dan menganggap globalisasi sebagai ancaman identitas. Dengan menggunakan metode literature review, tulisan ini mencoba menggali fenomena evolusi identitas brand di tengah nilai global dan lokal. Berdasar pada Teori Imperialisme Budaya (cultural imperialism theory) terdapat penegasan bahwa sistem ekonomi global didominasi oleh negara maju. Sebuah brand harus memiliki identitas yang kuat dalam membangun positioningnya di tengah pasar global dengan unique value menjadi modal utama untuk bersaing sehingga mampu memenangkan pasar. Di tengah maraknya perdebatan mengenai globalisasi kemudian muncul konsep project identity dan hybrid brand dan menegaskan bahwa sebenarnya brand lokal bisa bangkit dan bersaing dengan produk global.
IDEOLOGI DALAM IKLAN KELUARGA BERENCANA PERIODE 2004-2014 Sari, Yustisia Ditya; Indrayani, Inri Inggrit; Vidyarini, Titi Nur
Scriptura Vol 6, No 1 (2016): JULY 2016
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.814 KB) | DOI: 10.9744/scriptura.6.1.21-32

Abstract

Program Keluarga Berencana (KB) yang diluncurkan oleh pemerintah sejak tahun 1960an merupakan sebuah pendekatan kegiatan komunikasi dan informasi kepada khalayaknya atau masyarakat Indonesia dalam peningkatan kependudukan yang berkualitas. Perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaaan dan pengendalian program KB merupakan upaya pengoptimalan keluarga yang sehat baik untuk ibu maupun anak. Upaya ini diwujudkan dalam bentuk pelayanan keluarga berencana melalui program kesehatan baik berupa pemilihan alat kontrasepsi dan pengkomunikasian program melalui media massa seperti cetak ataupun elektronik, misalnya iklan keluarga berencana. Pada tahun 2004 hingga 2014 di masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono telah melakukan revitalisasi program kesehatan keluarga berencana berupa praktik-praktik iklan. Praktik ideologi yang terjadi dalam iklan-iklan program KB merupakan bagian dari salah satu kegiatan komunikasi kesehatan melalui media kampanye. Dalam penelitian penulis melakukan penelitian berupa praktek ideologi dalam iklan keluarga berencana periode 2004-2014 sebagai semiotika dalam sebuah studi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat keterkaitan media promosi iklan dalam praktek ideologi pemerintah. Di era kepemimpinan SBY, bersifat melanggengkan serta meneruskan saja kebijakan Orde Baru. Keluarga modern kemudian di era SBY digambarkan sebagai keluarga dengan dua anak. Ibu tetap menjalani peran sebagai penguasa domestik yang bertanggung jawab pada pertumbuhan anak

Page 1 of 1 | Total Record : 5