cover
Contact Name
Ahmad Rayhan
Contact Email
ahmadrayhan@untirta.ac.id
Phone
+6285695133714
Journal Mail Official
beleidjalpp@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Palka Km 3 Sindangsari, Pabuaran, Kab. Serang Provinsi Banten
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Beleid : Journal of Administrative Law and Public Policy
ISSN : 30314100     EISSN : 30312515     DOI : http://dx.doi.org/10.62870/beleid
Core Subject : Humanities, Social,
Beleid Journal is a journal published by the Faculty of Law, Sultan Ageng Tirtayasa University which aims to be a source and place to present the results of research on state administrative law and public policy. This journal is published twice a year (May and November) with open access. The Beleid Journal focuses on the field of state administrative law and public policy at local, regional, national and international levels. The issues raised are regarding Environmental Law, Licensing Law, Tax Law, Tourism Law, Spatial Planning Law, Energy and Mining Law, Public Service and Information Law, Personnel Law, as well as other issues that are still within the scope of State Administrative Law. and Public Policy. The Beleid Journal accepts contributions in the form of writings that contain the novelty of each problem studied. All manuscripts are submitted through the OJS system and sending via email is not permitted.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 1 Documents
Search results for , issue "vol 4, no 2 (2026)" : 1 Documents clear
Optimalisasi Foreign Direct Investment sebagai Alternatif Pembiayaan dalam Mendukung Percepatan Transisi Energi di Indonesia Iren Sudarya
Beleid Vol 4, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51825/beleid.v4i2.41985

Abstract

Pemanfaatan energi fosil secara terus menerus dapat mengakibatkan permasalahan secara sosial, ekonomi, maupun kerusakan terhadap lingkungan. Meskipun berbagai regulasi telah diterbitkan, realisasi bauran energi terbarukan masih belum mencapai target nasional. Salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah keterbatasan pembiayaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Foreign Direct Investment (FDI) sebagai alternatif pembiayaan serta mengevaluasi urgensi penguatan pengaturannya dalam Rancangan Undang-Undang tentang Energi Baru dan Energi Terbarukan (RUU EBT). Penelitian ini menggunakan metode hukum normative yang bertumpu pada pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Bahan hukum diperoleh melalui penelurusan kepustakaan dan dikaji secara kualitatif. FDI merupakan instrumen pembiayaan yang strategis. Meskipun demikian, efektivitas pemanfaatannya masih dipengaruhi oleh belum optimalnya kepastian hukum dan kompleksitas perizinan pada sektor EBT. Berdasarkan temuan tersebut, penguatan substansi RUU EBT perlu diarahkan pada pembentukan kerangka regulasi yang mampu mengakomodasi peran FDI sebagai bagian dari sistem pembiayaan transisi energi sehingga dapat meningkatkan kepastian hukum, memperkuat kepercayaan investor, dan mempercepat pencapaian target bauran energi nasional.

Page 1 of 1 | Total Record : 1