cover
Contact Name
Ivo Christiana Siregar
Contact Email
mattheosagala@gmail.com
Phone
+6281376650009
Journal Mail Official
operator@sttpaulusmedan.ac.id
Editorial Address
Jl. Kapiten Purba 1, Mangga, Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Theologia dan Pendidikan Agama Kristen
ISSN : -     EISSN : 26853493     DOI : https://doi.org/10.47166/sot.v2i1
SOTIRIA (Jurnal Theologia dan Pendidikan Agama Kristen) merupakan wadah untuk memublikasi hasil penelitian bidang Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, baik bagi para dosen di lingkungan Sekolah Tinggi Theologia Paulus, Medan maupun STT dan institusi lain yang terkait dalam rumpun ilmu Teologi Kristen, di seluruh Indonesia, bahkan luar negeri. Lingkup penelitian di SOTIRIA adalah: Teologi Biblikal (Perjanjian Lama dan Baru) Teologi Sistematika Teologi dan Kontekstual Pendidikan Agama Kristen SOTIRIA menerima artikel dari dosen dan para praktisi teologi yang ahli di bidangnya, dari segala institusi teologi yang ada, baik dari dalam maupun luar negeri. Artikel yang telah memenuhi persyaratan akan dinilai kelayakannya oleh reviewer yang ahli di bidangnya melalui proses double blind-review.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1: Juni 2020" : 6 Documents clear
Memahami Hukuman Salib dalam Perspektif Intertestamental sampai dengan Perjanjian Baru Yonatan Alex Arifianto; Joseph Christ Santo
SOTIRIA (Jurnal Theologia dan Pendidikan Agama Kristen) Vol 3, No 1: Juni 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Paulus Medan, Sumatra Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47166/sot.v3i1.20

Abstract

The crucifixion of Jesus in Golgotha is an event that has an important significance in Christianity. But little is known about how crucifixion could have taken place in a Jewish environment where the matter of crucifixion was never mentioned expensively in the Old Testament. This paper intends to answer questions about the history of the penalty of the cross from the Intertestamental era to the crucifixion experienced by Jesus during the New Testament. Through literature studies, it was revealed that the punishment of the cross came from Persia adopted by the Greeks, and the Romans continued it as a punishment for the rebels by making the prisoners suffered greatly before his death. For Christianity, the punishment of the cross experienced by Jesus has more meaning than the punishment carried out by innocent people, that is as a substitute punishment that should be experienced by sinful humans. Abstrak Penyaliban Yesus di Golgota merupakan peristiwa yang memiliki makna penting dalam kekristenan. Namun tidak banyak diketahui bagaimana penyaliban bisa terjadi di lingkungan bangsa Yahudi yang mana hal penyaliban tidak pernah disebut secara ekspilis dalam kitab Perjanjian Lama. Tulisan ini bermaksud menjawab pertanyaan mengenai sejarah hukuman salib sejak era Intertestamental hingga penyaliban yang dialami oleh Yesus pada masa Perjanjian Baru. Melalui studi pustaka dikemukakan bahwasanya hukuman salib berasal dari Persia yang diadopsi oleh bangsa Yunani, dan bangsa Romawi meneruskannya sebagai hukuman bagi para pemberontak dengan membuat pesakitan sangat menderita sebelum kematiannya. Bagi kekristenan, hukuman salib yang dialami Yesus memiliki makna lebih dari sekadar hukuman yang ditangung oleh orang yang tidak bersalah, yaitu sebagai hukuman penganti yang seharusnya dialami oleh manusia yang berdosa.
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match dalam Pendidikan Agama Kristen Rinto Hasiholan Hutapea
SOTIRIA (Jurnal Theologia dan Pendidikan Agama Kristen) Vol 3, No 1: Juni 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Paulus Medan, Sumatra Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47166/sot.v3i1.16

Abstract

This study aims to determine the concept of using a make a match type of cooperative learning model in learning Christian Religious Education. The method used in this research is descriptive qualitative method. The study results obtained illustrate that the use of a make a match type of cooperative learning models in classroom learning, can increase learning motivation and student learning outcomes. In dealing with the problem of low Christian Religious Education teachers and students’ learning motivation towards Christian Religious Education subjects, the use of a make a match type of cooperative learning model is an alternative choice in teaching. Using this learning model in overcoming these problems, Christian Religious Education teachers need some effort so that its implementation can be effective. These efforts are: first, a Christian Religious Education teacher needs to increase creativity. Second, Christian Religious Education teacher need to pay attention to their competence in teaching. Third, Christian Religious Education teacher have the principle of continuing to learn and develop themselves according to current needs. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe make a match dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Kajian hasil penelitian diperoleh gambaran bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe make a match dalam pembelajaran di kelas, dapat meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar peserta didik. Guru PAK dalam menghadapi masalah rendahnya minat dan motivasi belajar peserta didik terhadap mata pelajaran PAK, penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe make a match menjadi alternatif pilihan dalam mengajar. Penggunaan model pembelajaran ini dalam mengatasi persoalan tersebut, guru PAK memerlukan beberapa upaya agar pelaksanaannya menjadi efektif. Upaya tersebut adalah: pertama, seorang guru PAK perlu meningkatkan kreativitas. Kedua, guru PAK perlu untuk memperhatikan kompetensi diri dalam mengajar. Ketiga, guru PAK memiliki prinsip untuk terus belajar dan mengembangkan diri sesuai kebutuhan pada masa kini.
Menerapkan Kelompok Sel Virtual di Masa Pandemi Covid-19 Irwanto Berutu; Harls Evan R. Siahaan
SOTIRIA (Jurnal Theologia dan Pendidikan Agama Kristen) Vol 3, No 1: Juni 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Paulus Medan, Sumatra Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47166/sot.v3i1.18

Abstract

Cell groups are important services in church service because they can have implications for the spiritual growth of the congregation. During the Covid-19 pandemic, all worship activities were restricted, including all programs and services at the local church. In order to maintain the continuity of the worship process, the worship space was created virtually through the use of video streaming technology. This article aims to show that virtual services can also be applied in groups of cells. By using literature studies, and descriptive methods, it was concluded that the Covid-19 pandemic period had virtually stimulated cell group service. Abstrak Kelompok sel merupakan pelayanan yang penting dalam pelayanan gereja, karena dapat berimplikasi pada pertumbuhan rohani jemaat. Di masa pandemi Covid-19 ini semua kegiatan ibadah telah mengalami pembatasan, termasuk semua program dan pelayanan di gereja lokal. Demi mempertahankan keberlangsungan proses ibadah, maka ruang ibadah pun dibuat secara virtual melalui penggunaan teknologi video streaming. Artikel ini bertujuan untuk menunjukkan pelaya-nan virtual pun dapat diterapkan dalam kelompok sel. Dengan menggunakan studi literatur, dan metode deskriptif, maka disimpulkan bahwa masa pandemi Covid-19 ini telah menstimulasi pela-yanan kelompok sel secara virtual.
Metode Pembelajaran untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen: Studi Meta Analisis Priskila Issak Benyamin
SOTIRIA (Jurnal Theologia dan Pendidikan Agama Kristen) Vol 3, No 1: Juni 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Paulus Medan, Sumatra Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47166/sot.v3i1.17

Abstract

This research aims to find alternative learning methods to improve student's learning outcomes in Christian education subjects. This research was generalized 20 previous classroom action research. Those classroom action researches collected using google scholar search. The results of those classroom actions research generalized by meta-analysis technique. Based on the result of this research, there are 4 best learning methods to improve student's learning outcomes in Christian education subject, namely: make a match, Paikem, Q&A grouping, and Contextual Teaching and Learning. Based on the research, Christian education teachers suggested using those 4 learning methods to improve students learning outcomes. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan alternatif metode pembelajaran untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen. Penelitian ini merupakan generalisasi dari 20 Penelitian Tindakan Kelas sebelumnya. Hasil-hasil Penelitian terdahulu dikumpulkan melalui pencarian dengan menggunakan Google Scholar. Hasil-hasil penelitian kemudian digeneralisasi dengan teknik meta analisis. Hasil generalisasi menunjukkan bahwa terdapat 4 metode pembelajaran yang paling mampu meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen, yaitu: make a match, Paikem, kelompok dan tanya jawab, serta Contextual Teaching and Learning. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka disarankan kepada guru Pendidikan Agama Kristen untuk menggunakan metode-metode pembelajaran tersebut apabila memerlukan peningkatan prestasi belajar siswa.
Menerapkan Profil Daud Sebagai Pemimpin di Gereja Orthodox Evangelismos Pargambiran Sumbul, Dairi Parluhutan Manalu
SOTIRIA (Jurnal Theologia dan Pendidikan Agama Kristen) Vol 3, No 1: Juni 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Paulus Medan, Sumatra Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47166/sot.v3i1.19

Abstract

The purpose of this research is to create a leader who is humble and sincere in leading God's people and who is responsible for his people. A leader is very important in an organization, group or in a church so he is required to be truly responsible for leading or directing the people he leads, this can be done by understanding David's profile as a leader. After conducting research by asking 8 questions with 8 respondents, the cumulative percentage of 72.665% was obtained, which means that the church leaders in the Orthodox Church Evangelismos Pargambiran, Sumbul, Dairi implemented David's leadership well in leading and carrying out tasks that had entrusted by God to him. The author's hopes for the future can be emulated: David's profile as a leader so as to realize leaders who are truly humble and responsible in leading their people. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mewujudkan pemimpin yang rendah hati dan dan tulus dalam memimpin umat Allah dan yang bertangung-jawab atas umatnya. Seorang pemimpin sangat penting dalam sebuah organisasi, kelompok ataupun dalam sebuah gereja sehingga dia dituntut untuk sungguh-sunguh bertanggung-jawab dalam memimpin atau mengarahkan orang-orang yang dipimpinnya, hal ini dapat dilakukan dengan memahami profil Daud sebagai Pemimpin. Setelah dilakukan penelitian dengan mengajukan 8 buah pertanyaan dengan 8 orang responden diperoleh hasil akumulatif presentase sebesaar 72,65625% yang artinya bahwa pemimpin gereja yang ada di Gereja Orthodox Evangelismos Pargambiran, Sumbul, Dairi menerapkan dengan baik kepemimpinan Daud dalam memimpin dan dalam melaksanakan tugas yang telah dipercayakan oleh Allah kepadanya. Harapan penulis ke depan bisa diteladani: Profil Daud sebagai pemimpin sehingga dapat mewujudkan pemimpin-pemimpin yang benar-benar rendah hati dan bertanggungjawab dalam memimpim umatnya.
Reducing Plagiarism among the Students’ Essays in the Light of Ethical Perspective Halim Wiryadinata; Jootje Musa Pankey
SOTIRIA (Jurnal Theologia dan Pendidikan Agama Kristen) Vol 3, No 1: Juni 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Paulus Medan, Sumatra Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47166/sot.v3i1.15

Abstract

An essay is one of the assignments that have been given by the lecturers to the students involved in the subject. However, the given essay is done by the undergraduate students of Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa contained as the plagiarism work, which is analyzed by the Turnitin tool. Plagiarism is committed among 27% - 35% as found through the Turnitin tool and it seems to increase gradually every semester. This “criminal work” needs to be minimalized, where the standard of Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa is being set up and must be met by the Word of God which says, “Do not steal.” If the problem is not sorted out then the increasing number of plagiarisms threatens the academic standard of academicians at ST Pelita Bangsa. Therefore, this research must be conducted through careful analysis via qualitative methodology by interviewing the students and the lecturers. The finding is that students don't know how to write an essay due to the lack of practicing from the beginning of the new academic year and the limited number of books at the library is the motive for the students doing it. The latter recommendation must be done to prevent the increase of plagiarism.

Page 1 of 1 | Total Record : 6