Psychological Journal: Science and Practice
Aims and Scope Psychological Journal: Science and Practice (PJSP) is a scientific journal published by the Psychology Masters Program Directorate of Postgraduate Programs (DPPs), University of Muhammadiyah Malang. PJSP is a new face that continues Jurnal Sains dan Praktik Psikologi, which was published starting in 2013. PJSP is published two times a year May and October. Published in printed and electronic form. Articles can be complete research reports and brief reports. Scope Psychological Journal: Science and Practice (PJSP) is an open access scientific journal that specifically publishes research and practice reports in other fields of psychology. This journal welcomes the contributions of psychological scientists who are considering the following general topics: - assessment in psychology - intervention in psychology - instrumentation in psychology - clinical psychology - social psychology - educational psychology - industrial/organizational and development fields
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 3 No. 1 (2015)"
:
10 Documents
clear
Menyiapkan kesejahteraan masa depan bermula dengan perhatian pada remaja
Latipun Editor
Psychological Journal: Science and Practice Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Editorial:Menyiapkan kesejahteraan masa depan bermula dengan perhatian pada remajaLatipun Editor
Regulasi emosi, kecenderungan neurotik dan dukungan sosial terhadap kecemasan pada ibu hamil
Muamilah Ani Solichah
Psychological Journal: Science and Practice Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Banyak ibu hamil mengalami kecemasan. Kecemasan yang patologis dapat mengakibatkan dampak negatif baik bagi ibu maupun janinnya. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui hubungan regulasi emosi dan neurotik pada kecemasan ibu hamil yang dimoderasi oleh dukungan sosial. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif yang melibatkan 78 orang (usia 17-35 tahun, M= 26,769 tahun, S.D.=4,532) ibu yang hamil. Sebagian besar subjek memiliki tingkat pendidikan SMA atau SMK dan usia kehamilan pada trimester ketiga. Mereka memperoleh layanan peperiksaan di Pusat Kesehatan Masyarakat Dinoyo. Instrumen yang digunakan adalah Emotional Regulation Questionnaire (ESQ), Neuroticism Scale Questionnaire (NSQ), Social Support Behavior Scale (SSB) dan Pregnancy Anxiety Scale (PAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi emosi dan neurotik yang dimoderasi dukungan sosial berpengaruh secara signifikan, terhadap tingkat kecemasan ibu hamil (78 %, p=0,020). Kata kunci: regulasi emosi, neurotik, dukungan sosial, kecemasan pada ibu hami
Pengaruh dukungan orang tua dan kontrol diri terhadap sikap penyalahgunaan alkohol pada remaja
Baharuddin Baharuddin
Psychological Journal: Science and Practice Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penyalahgunaan alkohol pada remaja mengalami peningkatan setiap tahunnya akibat kurangnya kasih sayang, perhatian dan kepedulian orang tua khususnya kurangnya dukungan orang tua dan rendahnya kemampuan dalam mengontrol diri pada individu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh langsung dukungan orang tua terhadap sikap penyalahgunaan alkohol dan pengaruh tidak langsung dukungan orang tua terhadap sikap penyalahgunaan alkohol melalui kontrol diri. Subjek dalam penelitian ini yaitu mahasiswa semester II, IV dan VI sebanyak 274 orang. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh langsung dengan koefisien -0,187 dan tidak langsung dengan keofisien -0,276 memiliki pengaruh yang signifikan. Dukungan orang tua yang baik dapat membantu anak menghindarkan penyalahgunaan alkohol, namun akan lebih efektif jika orang tua membangun dan mempertahankan kontrol diri pada anak. Kontrol diri yang baik dapat memberikan pertimbangan dan kemampuan individu yang lebih baik untuk menghindari penyalahgunaan alkohol. Kata kunci: Dukungan orang tua, kontrol diri, dan sikap penyalahgunaan alkohol, remaja.
Pengaruh pemaafan terhadap tingkat stres ditinjau dari lokus kendali pada perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga
Ayuning Atmasari
Psychological Journal: Science and Practice Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kekerasan dalam rumah tangga masih terus meningkat tiap tahunnya. Kekerasan dalam rumah tangga ini memiliki dampak baik fisik maupun psikologis, dan salah satu dampak psikologis yang dialami oleh korban kekerasan dalam rumah tangga ini adalah stres. Stres merupakan respon atau reaksi individu terhadap suatu kejadian atau stimulus lingkungan yang mengakibatkan individu merasa tegang, tertekan baik fisik maupun psikologis. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemaafan terhadap tingkat stres yang dimoderasi lokus kendali pada perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian melibatkan 130 perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga di Kabupaten Sumbawa Besar, NTB. Pengambilan data menggunakan instrumen Marital Offence-Specific Forgiveness Scale, Locus of Control Scale, dan Perceived Stress Scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaafan yang dimoderasi lokus kendali internal berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat stres pada perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga. Peran lokus kendali internal sebagai variabel moderator signifikan dalam mempengaruhi hubungan antara pemaafan dengan tingkat stres, yang ditandai dengan sumbangan efektifnya yang tinggi terhadap hubungan pemaafan dengan tingkat stres pada perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga. Kata kunci: Pemaafan, lokus kendali, stres, perempuan, korban kekerasan dalam rumah tangga
Hubungan kecerdasan emosional dan harga diri dengan kebahagiaan pada remaja
Achmad Faisal
Psychological Journal: Science and Practice Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kebahagiaan merupakan cita-cita tertinggi yang selalu ingin diraih oleh semua manusia dalam tindakannya. Remaja yang memiliki tingkat kebahagiaan yang tinggi menunjukkan keberfungsiaan yang baik dalam aspek intrapersonal, interpresonal dan akademik. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dan harga diri dengan kebahagian. Penelitian melibatkan 235 siswa SMA, pengambilan data menggunakan instrumen Trait Emotional Intelligence Questionnaire – Adolescent Short Form,Oxford Happiness Questionnaire,dan The Rosenberg Self – Esteem scale. Uji signfikansi memperlihatkan F hitung 45.654, model ini signifikan dan dapat digunakan memprediksi kebahagian melalui kecerdasan emosional dan harga diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional dan harga diri secara bersama-sama memiliki kontribusi sebesar 49,6% terhadap kebahagian.Kata kunci: kecerdasan emosional, harga diri, kebahagian
Faktor demografi, penyesuaian dan kebahagiaan perkawinan pada ibu rumah tangga
Edi Purwanto
Psychological Journal: Science and Practice Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tingginya angka perceraian harus menjadi evaluasi terhadap kualitas perkawinan di Indonesia. Penyesuaian perkawinan merupakan isu penting yang membutuhkan perhatian khusus untuk mencapai kebahagiaan perkawinan dalam rumah tangga. Penelitian ini menjelaskan hubungan antara faktor demografi terhadap penyesuaian perkawinan dan kebahagiaan perkawinan pada ibu rumah tangga. Subyek penelitian adalah wanita sebanyak 417 orang di Kota Malang usia 23-56 dengan lama perkawinan 1-35. Instrumen yang digunakan adalah Martal Adjusment Test dan Marital Happiness Test. Data dianalisis menggunakan korelasi, regresi dan t-test. Kesimpulan penelitian menyebutkan bahwa terdapat hubungan faktor demografi (pendidikan terakhir) terhadap penyesuaian perkawinan. Terdapat hubungan faktor (umur, pendidikan terakhir, dan penghasilan) terhadap kebahagiaan perkawinan. Terdapat hubungan penyesuaian perkawinan terhadap kebahagiaan perkawinan. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa faktor demografi mempengaruhi secara signifikan terhadap penyesuaian perkawinan dan kebahagiaan perkawinanKata kunci: Faktor demografi, penyesuaian perkawinan, kebahagiaan perkawinan, ibu rumah tangga
Terapi kelompok rational-emotive behavior untuk meningkatkan harga diri narapidana
Renita Krisdianti
Psychological Journal: Science and Practice Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Narapidana wanita yang berada di Lembaga Pemasyarakatan (LP) sering mengalami permasalahan harga diri rendah, yaitu dimana individu mengalami evaluasi diri negatif tentang diri sendiri disertai perasaan gagal mencapai keinginan dan mengakibatkan perasaan bersalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi grup Rational Emotive Behavior dalam meningkatkan harga diri narapidana. Desain penelitian ini adalah quasi experimental pre-post test with control group design. Sampel berjumlah 14 orang narapidana wanita dengan harga diri rendah, terdiri atas tujuh orang kelompok eksperimen (KE) dan tujuh orang kelompok kontrol (KK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi grup REBT dapat meningkatkan harga diri pada narapidana wanita yang diketahui berdasarkan perubahan skor harga diri KE yang lebih tinggi (M = 226,14, SD = 27,907) dibandingkan skor harga diri KK (M=183, SD=34,870), yang menunjukkan perbedaan secara signifikan (Z=-2,236; p=0,026).Kata kunci:Rational Emotive Behavior Terapi, narapidana wanita, grup terapi, harga diri
Hubungan orang tua-anak, penerimaan diri dan keputusasaan pada remaja dari keluarga broken home
Novita Dwi Aryani
Psychological Journal: Science and Practice Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Keputusasaan merupakan salah satu prediksi seseorang melakukan bunuh diri. Fenomena kasus bunuh diri saat ini marak terjadi di Indonesia, terutama dilakukan oleh remaja. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui pengaruh hubungan orang tua anak dan penerimaan diri terhadap keputusasaan pada remaja. Penelitian melibatkan 150 remaja dari keluarga broken home. Pengambilan data menggunakan instrumen Parent Child Relationship Scale, Unconditional Self Acceptance Questionnaire, dan Beck Hopelessness Scale (BHS). Uji signifikansi memperlihatkan F hitung 36.708 (sig. 0,000<0,05), kesimpulannya model ini signifikan dan dapat digunakan memprediksi keputusasaan melalui hubungan orang tua anak dan penerimaan diri sebagai moderator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusasaan pada remaja dari keluarga broken home dapat dijelaskan secara bersama-sama antara hubungan orang tua anak sebagai variabel independen dan penerimaan diri sebagai moderator sebesar 41,8%.Kata kunci: Orang tua, anak, penerimaan diri, keputusasaan, remaja broken home
Pengembangan modul pelatihan rawat diri anak pada spektrum gangguan autisme
Fifie Indayani
Psychological Journal: Science and Practice Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Orang tua yang memiliki anak autis spectrum disorder (ASD) membutuhkan modul untuk mengajarkan ketrampilan merawat diri di rumah, sehingga diharapkan nanti kedepannya anak menjadi individu yang mandiri. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan orang tua dalam memandu rawat diri pada anak ASD dirumah. Jenis penelitian ini adalah eksperimen yang menggunakan satu kelompok subjek ( one grup pre and posttest design).. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 9 orang. Setelah dilakukan pelatihan pada orang tua, kemudian dilakukan analisis statistik , terdapat peningkatan yang sangat signifikan pada pemahaman, ketrampilan dan kemampuan anak dalam merawat diri di rumah. Untuk kedepannya diharapkan modul ini dapat dikembangkan lebih lanjut sehingga terdapat modul untuk meningkatkan ketrampilan adaptif yang lainnya.Kata kunci: latihan rawat diri, orang tua, applied behavior analysis, anak, autis spectrum disorder
Jurnal Sains & Praktik Psikologi
Muh Hasyim Musthofa
Psychological Journal: Science and Practice Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar