cover
Contact Name
Yusmaniarti
Contact Email
yusmaniarti8@gmail.com
Phone
+6281368411554
Journal Mail Official
jurnaljdedte@gmail.com
Editorial Address
Perum Taman Asri 1 Blok C2 RT 31 RW 06 Palembang South Sumatra 30149
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Journal of Development Economics and Digitalization, Tourism Economics (JDEDTE)
ISSN : -     EISSN : 30326036     DOI : https://doi.org/10.59407/jdedte.v1i2
ournal of Development Economics and Digitalization, Tourism Economics (JDEDTE) is a national journal for scientific research: Development Economics, Economic and Digitalization, Monetary and Fiscal Policy, Economic and Public Policy, Environment and Natural resource, Industrial Organization, Regional and Urban Economics, Big Data Economy, Tourism and Hospitality Development , Sharia Compliant Tourism, Human Resource Management in Tourism, Sustainability Tourism, Tourist Behaviour, Marketing-Tourism, Economic Development, Technological Change, and Growth Industrial and Energy Policy, Economic Policy, Financial Economics and Banking, International Trade and Monetary Economics, Finance and Financial Markets, Environmental Economics, Public and Business Economics, Public administration of tourism development, safety and security in tourism,
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2026): Januari" : 6 Documents clear
SAFEGUARDING FINANCIAL STABILITY, PROMOTING TRADE: THE ROLE OF THE INDONESIA DEPOSIT INSURANCE CORPORATION IN INDONESIA’S EXPORT–IMPORT PERFORMANCE Syilvana Dwi Novianti; Andri Soemitra; Anggi Pratiwi Sitorus
Journal of Development Economics and Digitalization, Tourism Economics Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jdedte.v3i1.3409

Abstract

This study examines the role of the Indonesia Deposit Insurance Corporation in safeguarding financial stability and its implications for Indonesia’s export–import performance. While deposit insurance schemes are primarily designed to maintain confidence in the banking system, their broader macroeconomic effects particularly on international trade remain underexplored. This research addresses this gap by analyzing the transmission mechanism from deposit insurance policy to trade performance through financial stability channels. Using a Structural Vector Autoregression (SVAR) framework, the study employs five key variables: the guaranteed interest rate set by the deposit insurance authority as a proxy for deposit insurance policy, the non-performing loan ratio as an indicator of banking sector stability, the policy interest rate, the exchange rate, and export performance. Quarterly time-series data for Indonesia are utilized to capture dynamic interactions and structural shocks among policy, financial, and real-sector variables.The impulse response analysis reveals that shocks to deposit insurance policy contribute to improvements in banking stability, reflected in lower non-performing loan ratios, which subsequently support export performance over the medium term. These findings suggest that deposit insurance institutions play a broader macroeconomic role beyond financial safety nets, indirectly fostering trade performance by enhancing financial system resilience. The study provides important policy insights by highlighting the strategic contribution of deposit insurance to financial stability and international trade, reinforcing the need for coordinated financial and trade policies in emerging economies.    
PENGARUH EXPERIENTIAL MARKETING, KUALITAS PELAYANAN DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN KFC KEDATON BANDAR LAMPUNG Elmi Esalia; Lestari Wuryanti; Euis Mufahamah
Journal of Development Economics and Digitalization, Tourism Economics Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jdedte.v3i1.3219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh experiential marketing, kualitas pelayanan, dan kualitas produk terhadap loyalitas pelanggan KFC Kedaton Bandar Lampung. Fenomena persaingan bisnis yang semakin ketat serta perubahan preferensi konsumen menuntut perusahaan untuk mampu menghadirkan pengalaman yang bermakna, pelayanan berkualitas, dan produk unggul guna meningkatkan loyalitas pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian sebanyak 400 responden yang merupakan pelanggan KFC Kedaton Bandar Lampung, dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program IBM SPSS Statistic versi 20. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel. Hasil pengujian secara parsial (uji t) menunjukkan bahwa experiential marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan (thitung = 8,905; sig = 0,000), kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan (thitung = 3,040; sig = 0,003), dan kualitas produk juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan (thitung = 2,145; sig = 0,031). Secara simultan (uji F), ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan (Fhitung = 91,013; sig = 0,000). Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 6,983 + 0,751X1 + 0,702X2 + 0,584X3 + e. Temuan ini menunjukkan bahwa experiential marketing merupakan faktor yang paling dominan dalam meningkatkan loyalitas pelanggan.  
KOMITMEN ORGANISASI, MOTIVASI KERJA, LINGKUNGAN KERJA DAN KOMPENSASI TERHADAP KEPUASAN KERJA PADA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN PRINGSEWU Dinda Laurenza; Lestari Wuryanti; Euis Mufahamah
Journal of Development Economics and Digitalization, Tourism Economics Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jdedte.v3i1.3230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komitmen organisasi, motivasi kerja, lingkungan kerja, dan kompensasi terhadap kepuasan kerja pegawai pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Pringsewu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif, menggunakan sampel sebanyak 38 responden dan dianalisis melalui regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial komitmen organisasi, motivasi kerja, lingkungan kerja, dan kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, serta secara simultan keempat variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dengan kontribusi sebesar 52,4%. Simpulan, bahwa peningkatan komitmen organisasi, motivasi kerja, lingkungan kerja yang kondusif, serta pemberian kompensasi yang tepat dapat meningkatkan kepuasan kerja pegawai.  
PERILAKU INVESTOR GENERASI Z: STUDI EMPIRIS PADA KEPUTUSAN INVESTASI SAHAM DIGITAL Resthi Amandaputri; Dwi Apriliani Ningsih; Hafizah Al Munawwaroh
Journal of Development Economics and Digitalization, Tourism Economics Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jdedte.v3i1.3357

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku dan keputusan investasi saham digital pada Generasi Z, khususnya terkait literasi keuangan, adopsi fintech, pengaruh media sosial, serta bias dalam perspektif behavioral finance. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji 41 artikel ilmiah yang relevan, dilengkapi dengan analisis stakeholder untuk memahami peran aktor dalam ekosistem investasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan, penggunaan fintech, serta pengaruh media sosial dan bias perilaku seperti overconfidence, herding, dan FOMO secara signifikan memengaruhi keputusan investasi Generasi Z. Fintech berperan sebagai katalisator yang meningkatkan akses dan minat investasi, sementara literasi keuangan berfungsi sebagai pengendali dalam pengambilan keputusan yang lebih rasional. Selain itu, faktor emosional dan persepsi risiko turut menentukan perilaku investasi, di mana ketidakmampuan mengelola emosi dapat memicu keputusan impulsif seperti panic selling dan overtrading. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa keputusan investasi Generasi Z tidak hanya dipengaruhi oleh faktor rasional, tetapi juga oleh aspek psikologis dan sosial, sehingga diperlukan penguatan literasi keuangan, pengembangan fitur edukatif dalam fintech, serta peningkatan kemampuan pengendalian emosi untuk mendukung keputusan investasi yang lebih bijak dan berkelanjutan.  
TRANSPARANSI SEBAGAI FONDASI: TINJAUAN SISTEMATIS TENTANG PERAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE DALAM MENCEGAH MANIPULASI LAPORAN KEUANGAN Sarifudin; Ikhlasul Iman; Raul Kurniawan; Suhra Wardin; M. Sifri Hamsah
Journal of Development Economics and Digitalization, Tourism Economics Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jdedte.v3i1.3366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis peran Good Corporate Governance (GCG) dan transparansi dalam mencegah manipulasi laporan keuangan. Dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) yang dipandu kerangka PRISMA, 25 artikel terbaru yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025 dari basis data Scopus, ScienceDirect, SSRN, Google Scholar dan ResearchGate dianalisis. Fokus kajian mencakup mekanisme governance, efektivitas audit committee, independensi dewan komisaris, kepemilikan institusional, sistem pelaporan internal, serta integrasi teknologi digital seperti blockchain dan artificial intelligence dalam meningkatkan transparansi pelaporan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa mekanisme GCG yang efektif secara signifikan menekan praktik earnings management dan fraudulent reporting. Independensi dewan dan audit committee terbukti sebagai fondasi pengawasan utama, sementara sistem whistleblowing dan teknologi digital mendukung deteksi dini dan meningkatkan integritas laporan keuangan. Studi ini menekankan bahwa kombinasi antara governance tradisional, transparansi, dan teknologi merupakan strategi utama untuk mencegah manipulasi laporan keuangan, dengan efektivitas yang bergantung pada konteks industri, ukuran perusahaan, dan regulasi lokal. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan kebijakan governance, peningkatan kualitas pelaporan, serta penguatan kepercayaan stakeholder.
THE ROLE OF DEDOLLARIZATION AND BRICS EXPANSION IN STRENGTHENING ECONOMIC RESILIENCE IN DEVELOPING COUNTRIES: (A Study of Brazil, Russia, India, Indonesia, and Egypt) Muhamad David; Erni Achmad; Putri Intan Suri
Journal of Development Economics and Digitalization, Tourism Economics Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jdedte.v3i1.3616

Abstract

The dominance of the United States dollar in the global financial system has persisted for decades and has influenced the economic stability of developing countries. Dependence on the dollar makes developing countries vulnerable to exchange rate fluctuations, United States monetary policy, and global economic pressures. Therefore, the phenomenon of dedollarization has emerged as an effort to reduce dependence on the dollar through the use of local currencies in international trade and the diversification of foreign exchange reserves. In this context, the BRICS group plays an important role in promoting the dedollarization agenda and expanding economic cooperation among developing countries. This study aims to analyze the development of dedollarization and the expansion of BRICS in strengthening the economic resilience of developing countries, particularly Brazil, Russia, India, Indonesia, and Egypt. The research method employed is a qualitative descriptive approach using secondary data in the form of foreign exchange reserves, Gross Domestic Product (GDP), exchange rates, and international trade indicators during the 2015-2024 period. Data were obtained from various official sources such as the International Monetary Fund, the World Bank, and publications from the central banks of each country. The results indicate that dedollarization policies and the expansion of BRICS contribute to strengthening the economic resilience of developing countries through increased foreign exchange reserves, diversification of international trade, and stronger regional economic cooperation. Russia and India demonstrate relatively stronger economic resilience due to their large foreign exchange reserves and substantial economic capacity. Meanwhile, Indonesia and Egypt still face various structural challenges in improving economic stability and global trade capacity.

Page 1 of 1 | Total Record : 6