cover
Contact Name
Besti Novianda
Contact Email
bestinovianda@eb.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
edaj@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Economic Development Analysis Journal
ISSN : 22526560     EISSN : 25022725     DOI : -
Core Subject : Economy,
Focus and Scope Economic Development Analysis Journal is a scientific journal who published by Department of Economic Development, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang, Indonesia. this journal published four times per year on February, May, August, and November and start publishing since 2012. The journal scope is related to the research in developing countries such as a development studies, poverty adequate, inequality, unemployment studies, behavioural economics, human development problems and others economics issues. Economics Development Analysis Journal also publish an articles related to the branch of development studies, such as, industry economics, international trade, bank and financial institutions, agriculture economics, financial studies, digital economics, small and medium enterprises, and tourism economics. It also published the study of development policy such as monetary economics, public economics, macro economics, micro economics, and economics policy. Therefore, this journal also received an articles related to spatial studies such as Urban, Regional, Development planning and Rural economics. Base on the scope, Economics Development Analysis Journal welcome a multidicipline articles who related to the economics and development studies.
Articles 585 Documents
ANALISIS PENGARUH PMDN, PMA, DAN PDRB TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KABUPATEN PATI TAHUN 1982-2011 Ifan Restu Bagus Pamungkas
Economics Development Analysis Journal Vol 2 No 3 (2013): Economics Development Analysis Journal
Publisher : Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edaj.v2i3.1980

Abstract

Abstrak___________________________________________________________________Peneltian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penanaman modal dalam negeri , penanamanmodal asing , dan produk demostik regional bruto terhadap pendapatan asli daerah di KabupatenPati, menggunakan data skunder dari Badan Pusat Statistik, Dinas Pendapatan PengelolaanKekayaan Aset Daerah, dan Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah Kabupaten Patidengan periode pengamatan dari tahun 1982 sampai dengan tahun 2011. Penelitian inimenggunakan alat analisis regresi berganda dengan model double log, bentuk persamaan regresiOrdinary Least Squares (OLS). Hasil penelitian menunjukkan (1) variabel penanaman modal dalamnegeri berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan asli daerah di Kabupaten Pati. (2)variabel penanaman modal asing berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pendapatan aslidaerah di Kabupaten Pati. (3) variabel produk domestik regional bruto berpengaruh positif dansignifikan terhadap pendapatan asli daerah di Kabupaten Pati. (4) variabel penanaman modaldalam negeri, penanaman modal asing, dan produk domestik regional bruto secara bersama-samaberpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan asli daerah di Kabupaten PatiSWOT .Abstract__________________________________________________________________This research aims to look at the influence of domestic capital investment, foreign investment, and a grossregional product of demostik against the original revenue areas in Pati, using secondary data from the CentralBureau of statistics, the Department of Revenue wealth management Assets, and the investment CoordinatingBoard of Pati Regency with the observation period from 1982 until the year 2011. This study uses multipleregression analysis tool with double log model, a form of regression equations of Ordinary Least Squares(OLS). The results showed (1) the domestic capital investment variables affect positively and significantly to theoriginal income areas in Pati. (2) the variable foreign investment influential positive and insignificant to theoriginal income areas in Pati. (3) the variable gross regional domestic product of positive and significant effectto the original income areas in Pati. (4) variable domestic capital investment, foreign investment, gross regionaldomestic product and collectively influence positively and significantly to the original income areas in Pati.
STRATEGI DAN PERILAKU INDUSTRI PENGOLAHAN DI KOTA SEMARANG TAHUN 2007-2011 Khavidhurrohmaningrum Khavidhurrohmaningrum
Economics Development Analysis Journal Vol 2 No 3 (2013): Economics Development Analysis Journal
Publisher : Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edaj.v2i3.1981

Abstract

Abstrak___________________________________________________________________Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana struktur dan perilaku industri pengolahandi Kota Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis rasio konsentrasi(CR) yaitu CR4, CR8 dan Indeks Herfindahl. Penelitian ini juga menggunakan MinimumEfficiency Scale untuk melihat bagaimana hambatan masuk pasar pada industri pengolahan. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa rasio konsentrasi (CR) tenaga kerja, CR bahan baku, dan CR nilaitambah mengalami peningkatan baik pada CR4 maupun CR8. Ini berarti struktur Industripengolahan di Kota Semarang memiliki tipe pasar oligopoli penuh dimana rata-rata nilai CR4 danCR8 sebesar 87%-99%. Rata-rata nilai Indeks Herfindahl tenaga kerja dengan 4 perusahaanterbesar selama 5 tahun sebesar 0,42% dan untuk 8 perusahaan terbesar 0,41%. Rata-rata nilaiIndeks Herfindahl bahan baku 4 perusahaan terbesar sebesar 0,36% dan untuk 8 perusahaanterbesar sebesar 0,40%. Nilai rata-rata Indeks Herfindahl nilai tambah 4 perusahaan terbesarsebesar 0,42% dan 8 perusahaan terbesar sebesar 0,42%. Nilai Indeks Herfindahl baik 4perusahaan terbesar maupun 8 perusahaan memiliki struktur perusahaan dominan. Hasilpenelitian juga menunjukkan nilai hambatan pasar pada industri pengolahan di Kota Semarangcukup tinggi yaitu dengan rata-rata nilai MES sebesar 30,18%.Abstract__________________________________________________________________This research is intended to describe how structure of industry manufacture and to analyze how conduct ofindustry manufacture in Semarang city. Method being used in this research is concentration ratio (CR) eitherCR4 or CR8 and Herfindahl Index. This research is also uses Minimum Efficiency Scale to see how barrier toentry of industry manufacture. The result of research are concentration ratio (CR) of total employment, CR ofraw material, CR of added value all of those are increase both CR4 and CR8. This means that structure ofindustry manufacture in Semarang city have a type oligopoly full with the CR4 and CR8 value an average of87%-99%. The average index value Herfindahl labor 4 companies over the next 5 years was 0,42% and for 8companies was 0,41%. An average index value Herfindahl raw material 4 companies was 0,36% and for 8companies was 0,40%. And an average index value Herfndahl of added value 4 companies was 0,42% and 8companies was 0,42%. Herfindahl Index value either 4 or 8 companies the company has a dominant companytype. The result of this research also indicate that barrier to entry of industry manufacture in Semarang city inhigh with a value of MES of 30,18 percent.
STRATEGI PENGEMBANGAN PERTANIAN PEPAYA DESA KEMIRI KECAMATAN MOJOSONGO KABUPATEN BOYOLALI Moh Nuruddin
Economics Development Analysis Journal Vol 2 No 3 (2013): Economics Development Analysis Journal
Publisher : Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edaj.v2i3.1982

Abstract

Abstrak___________________________________________________________________Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan profil pertanian pepaya di Desa Kemiri, KecamatanMojosongo Kabupaten Boyolali, Serta kendala yang dihadapi dalam pengembangan pertanianpepaya dan strategi pengembangan pertanian pepaya. Alat analisis yang digunakan DeskriptifStatistik dan analisis SWOT. Petani pepaya di Desa Kemiri, Kecamatan Mojosongo, KabupatenBoyolali dilihat menurut umur responden mayoritas berusia 41-55 tahun. Jenis pepaya yangditanam MJ9, tanah mayoritas masih digarap sendiri, luas panen pepaya mayoritas 500-1000 m,kendala-kendala yang dihadapi dalam pengembangan pertanian pepaya antara lain kendalainternal meliputi pupuk, alat bertani, pemasaran, modal usaha kendala internal lainnya adalahkesulitan tenaga dan keterbatasan obat pembasmi hama tanaman pepaya. Kendala eksternal yaitucuaca, serangan hama tanaman pepaya, munculnya produk buah pepaya dari daerah lain, sertamenurunnya daya dukung lingkungan. Strategi pengembangan pertanian pepaya Desa KemiriKecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali adalah memperluas pemasaran yaitu dengan bekerjasama dengan industri pengolahan produk pertanian dan mengoptimalkan kualitas produk buahpepaya yang unggul sehingga bisa masuk kepasar modern, koordinasi yang baik antara pemerintahdan para petani pepaya, mengadakan pameran produk–produk daerah salah satunya pepaya MJ9dan mengoptimalkan peran Kelompok Usaha Tani (KUT) yang sudah ada.Abstract___________________________________________________________________The purpose this research is to know the profile of papaya farms Kemiri Village, district of Mojosongo, BoyolaliRegency knows the obstacles faced in agricultural development and agricultural development strategy papaya.The tools used in this analysis is the anaysis of Descriptive persentatif and SWOT analysis. papaya farmerKemiri Village, district of Mojosongo, Boyolali Regency respondents according to age in the village of Kemirimajority 41-55 years old. types of papayas grown MJ9, tilled soil, the majority of the land area of its ownproduction of papaya a majority of more than 300 m, constraints encountered in agricultural development,among others, the internal constraints of papaya include fertilizers, farming tools, marketing, venture capital,other internal constraint is the difficulty of power and the limitations of the papaya plant disinfectant. Andexternal constraints of weather, pests of papaya plants, emergence of papaya products from other regions, aswell as a decrease in the carrying capacity of the environment. Agricultural development strategy papayakemiri Village Mojosongo, Boyolali District is expanding its marketing by working with the agriculturalproducts processing industry and optimizing product quality fruit papaya is superior so it can get in the modernmarket a good coordination between the Government and the farmers of papaya, exhibiting regional productsincluding papaya MJ9 and optimizing the role of Farming Groups (KUT) that already exists
PENGARUH INVESTASI ASING, JUMLAH PENDUDUK DAN INFLASI TERHADAP PENGANGGURAN TERDIDIK DI JAWA TENGAH PERIODE TAHUN 1980-2011 Mukti Hadi Prasaja
Economics Development Analysis Journal Vol 2 No 3 (2013): Economics Development Analysis Journal
Publisher : Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edaj.v2i3.1983

Abstract

Abstrak___________________________________________________________________Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh investasi asing terhadap pengangguranterdidik di Jawa Tengah, menganalisis pengaruh jumlah penduduk terhadap pengangguranterdidik di Jawa Tengah, menganalisis pengaruh inflasi terhadap pengangguran terdidik di JawaTengah, menganalisis pengaruh investasi asing, jumlah penduduk, dan inflasi secara bersama-samaterhadap pengangguran terdidik di Jawa Tengah.Metode penelitian digunakan adalah metode kuantitatif dengan data time series. Data yangdigunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik(BPS) dan jurnal sebagai pendukung. Metode analisis regresi log linier dengan metode OrdinaryLeast Square (OLS). Pengujian secara parsial digunakan uji t-statistik dan pengujian secaraserempak digunakan uji F-statistik. Selain itu dilakukan uji asumsi klasik, dimana semua pengujiantersebut digunakan alat bantu program Eviews 6.0.Hasil dari penelitian ini adalah investasi asing berpengaruh negatif dan signifikan terhadappengangguran terdidik yaitu sebesar -0.321706. Meningkatnya investasi menciptakan permintaandan memperbesar kapasitas produksi maka menciptakan lapangan pekerjaan baru sehinggapengangguran dapat terserap. Jumlah penduduk berpengaruh positif dan signifikan terhadappengangguran terdidik yaitu sebesar 7.241755. Kenaikan jumlah penduduk yang terjadi di JawaTengah mengakibatkan lonjakan angkatan kerja, sempitnya lahan pekerjaan di Jawa Tengahmengakibatkan angkatan kerja tidak terserap sepenuhnya. Inflasi berpengaruh positif dan tidaksignifikan terhadap pengangguran terdidik di Jawa Tengah. Inflasi tidak sesuai dengan hipotesispenelitian ini karena inflasi yang terjadi di Jawa Tengah merupakan kenaikan harga-harga secaraumum bukan cerminan dari permintaan agregat. Variabel investasi asing, jumlah penduduk daninflasi secara bersama-sama berpengaruh secara nyata terhadap pengangguran terdidik di JawaTengah dengan probabilitas sebesar 0.000056.Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel investasi asing berpengaruh negatifdan signifikan terhadap pengangguran terdidik di Jawa Tengah, jumlah penduduk berpengaruhpositif dan signifikan terhadap pengangguran terdidik di Jawa Tengah, inflasi berpengaruh positifdan tidak signifikan terhadap pengangguran terdidik di Jawa Tengah. Variabel investasi asing,jumlah penduduk dan inflasi berpengaruh secara nyata terhadap pengangguran terdidik di JawaTengah.Abstract___________________________________________________________________The purpose of this study was to analyze the effect of foreign investment to educated unemployed in CentralJava, to analyze the effect on unemployment to educated population in Central Java, to analyze the effect ofinflation to educated unemployment in Central Java, to analyze the effect of foreign investment, population,and inflation simultaneously equal to the educated unemployed in Central Java.The research method used is a quantitative method of time series data. The data used in this study is asecondary data obtained from the Central Statistics Agency (BPS) and the journal as a supporter. Log linearregression analysis method with the method of Ordinary Least Square (OLS). Used partial test and t-teststatistics used simultaneously testing the F-test statistic. Besides the classical assumption test, where all the testing tools used Eviews 6.0 program.The results of this study are of foreign investment effect negative and significant to educated unemployment asbig as -0.321706. Increased investment creates demand and enlarge the production capacity of creating newjobs so that unemployment can be absorbable. The population effect positive and significant to educatedunemployment as big as 7.241755. Population increase that occurred in Central Java resulted in a increaselabor force, the limited land a job in Central Java resulted in the labor force is not fully absorbed. Inflation isnot a significant and positive effect on unemployment educated in Central Java. Inflation is not consistent withthe hypothesis of this study because of the inflation that occurred in Central Java is the increasing prices ingeneral is not a reflection of aggregate demand. Foreign investment variables, population and inflation jointlyinfluence on educated unemployment in Central Java with a probability of 0.000056.The conclusion of this study indicate that the variable foreign investment effect negative and significant toeducated unemployment in Central Java, the population effect positive and significant to educatedunemployment in Central Java, inflation effect positive and no significant to educated unemployment inCentral Java. Foreign investment variables, population and inflation influence on educated unemployment inCentral Java.
PENGARUH PENGANGGURAN, PERTUMBUHAN EKONOMI, DAN PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PEMBANGUNAN MANUSIA KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2007-2011 Nur Baeti
Economics Development Analysis Journal Vol 2 No 3 (2013): Economics Development Analysis Journal
Publisher : Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edaj.v2i3.1984

Abstract

Abstrak___________________________________________________________________Pengangguran yang tinggi menyebabkan masyarakat tidak dapat memaksimalkankesejahteraannya. Keberhasilan pembangunan ekonomi suatu daerah dapat dilihat daripertumbuhan ekonomi yang tinggi, dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi diharapkan jugadapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan pembangunan manusia denganindikator Indeks Pembanguann Manusia (IPM). Oleh karena itu dibutuhkan keseriusanpemerintah dalam menangani masalah peningkatan pembangunan manusia di Jawa Tengahmelalui pengeluaran pemerintah sektor pendidikan dan kesehatan. Penelitian ini menganalisisbagaimana pengaruh pengagguran, pertumbuhan ekonomi dan pengeluaran pemerintah sektorpendidikan dan kesehatan terhadap pembangunan mansuia yang diukur dengan IPM. Metodeanalisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis regresi data panelmodel efek tetap (FEM) dengan metode Generalized Least Square (GLS). Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa pengangguran, pertumbuhan ekonomi dan pengeluaran pemerintah baiksecara parsial maupun bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap IPM. Saran yangberkaitan dengan penelitian ini adalah diperlukan upaya dari pemerintah untuk mengurangijumlah pengangguran, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan alokasipengeluaran pemerintah khususnya sektor pendidikan dan kesehatan untuk meningkaktkankualitas pembangunan manusia yang diukur dengan IPM.Abstract___________________________________________________________________High unemployment cause people can not maximize their welfare. The success of the economic development ofan area can be seen from the high economic growth, with the increasing economic growth is also expected toimprove the welfare of society and improve human development with indicators the Human DevelopmentIndex (HDI). Therefore we need the government's seriousness in dealing problem with the increasing of humandevelopment in Central Java through government expenditures on education and health. This analyzed theinfluence of unemployment, economic growth and government expenditures on education and health to humandevelopment that measured by the HDI. The method of analysis used in this research is to use panel dataregression analysis of fixed effects model (FEM) with the method of Generalized Least Square (GLS). Theresults from this research indicate that unemployment, economic growth and government expenditures eitherpartially or jointly affect on HDI significantly. Suggestions relating to this research are the efforts thatgovernment need to reduce unemployment, increase the economic growth and improve the allocation ofgovernment expenditure on education and health especially to improve the quality of human development thatis measured by the HDI.
ANALISIS PENDAPATAN PETANI TEBU DI KECAMATAN JEPON KABUPATEN BLORA Pukuh Ariga Tri Yanutya
Economics Development Analysis Journal Vol 2 No 3 (2013): Economics Development Analysis Journal
Publisher : Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edaj.v2i3.1985

Abstract

Abstrak___________________________________________________________________Pembangunan pabrik gula di Kabupaten Blora membuat banyak petani yang sebelumnyamerupakan petani padi, jagung, maupun yang lain-lain mulai beralih menjadi petani tebu.Permasalahan yang dikaji yaitu pengaruh faktor-faktor diantaranya luas lahan, modal, biayatenaga kerja, pendidikan, umur dan harga dalam mempengaruhi pendapatan petani tebu diKecamatan Jepon. Tujuan penelitian ini Untuk memberikan sumbangan informasi danrekomendasi dalam kegiatan usahatani tebu di Kecamatan Jepon Kabupaten Blora. Populasipenelitian ini yaitu berjumlah 54 petani tebu di 4 desa, berdasarkan program peningkatan produksiusahatani tebu bantuan pemerintah di Kecamatan Jepon. Variabel Hasil penelitian diperolehmenunjukan bahwa secara bersama-sama luas lahan, modal, biaya tenaga kerja, tingkatpendidikan, umur, dan harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani tebudi Kecamatan Jepon dibuktikan dari hasil uji F sebesar 11,45156 dan nilai prob. F-hitung(0,000000) < alpha 10 %. Nilai R2 = 0,593809 berarti bahwa 59,3809 persen kemampuan variasihimpunan variabel bebas (independen) yang digunakan dalam model ini dapat menjelaskan variasipendapatan petani tebu di Kecamatan Jepon. Sedangkan sisanya 40,6191 persen dipengaruhivariasi variabel dependen dijelaskan oleh variabel lain di luar model yang digunakan dalampenelitian ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah secara parsial yaitu terdapat 3 variabelindependen yang digunakan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pendapatan petani tebudi Kecamatan Jepon Kabupaten Blora. Variabel tersebut yaitu luas lahan, biaya tenaga kerja, danumur. Sementara itu, terdapat 3 variabel independen lainnya yaitu modal, pendidikan, dan hargayang berpengaruh positif signifikan pada α = 10% terhadap pendapatan petani tebu di KecamatanJepon Kabupaten Blora.Abstract___________________________________________________________________Construction of a sugar factory in Blora Regency previously made many farmers are farmers of rice, corn, andothers began to move into sugarcane farmers. The problems studied is the influence of factors such as land,capital, labor costs, education, age and income affect the price of the sugarcane farmers in Sub district Jepon.For the purpose of this study contributes information and advice in sugarcane farming activities in the districtJepon Blora. Population is around 54 sugar cane farmers in 4 villages, based on increased production ofsugarcane farming program of government assistance in the Sub district Jepon. The results obtained show thatjointly land, capital, labor costs, level of education, age, and price positive and significant impact on the incomeof sugarcane farmers in Sub district Jepon evidenced from the results of the F test value of 11.45156 and prob.F-count (0.000000) <alpha 10%.R2 = 0.593809 means that 59.3809 percent of variation in the ability of theset of independent variables (independent) used in this model can explain the variation in the sugarcanefarmers' income Sub district Jepon. While the remaining 40.6191 percent variation influenced the dependentvariable is explained by other variables outside of the model used in this study. The conclusion from this studyis that there are three partially independent variables used do not have a significant effect on the income ofsugarcane farmers in Sub disrict Jepon Blora. These variables are land, labor costs, and age. Meanwhile, thereare 3 other independent variables, namely capital, education, and prices have a positive significant effect on α =10% of the sugarcane farmers' income in the Sub district Jepon Blora.
ANALISIS SEKTOR PERTANIAN DALAM STRUKTUR PEREKONOMIAN DI KABUPATEN KULON PROGO Shofwan Thohir
Economics Development Analysis Journal Vol 2 No 3 (2013): Economics Development Analysis Journal
Publisher : Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edaj.v2i3.1986

Abstract

Abstrak___________________________________________________________________Kabupaten Kulon Progo memiliki PDRB yang paling rendah di Provinsi D.I.Yogyakarta. Dengankeadaan seperti itu, Kabupaten Kulon Progo mempunyai sektor yang bisa diandalkan yaitu sektorpertanian. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis sektor dan sub sektor pertanian dalamstruktur perekonomian Kabupaten Kulon Progo, serta menganalisis perubahan sub sektorpertanian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis location quotient,dynamic location quotient, dan shift share. Hasil dari penelitian ini adalah sektor pertanianmenjadi sektor basis di Kabupaten Kulon Progo. Sub sektor pertanian yang memiliki keunggulankomparatif dan keunggulan kompetitif yaitu tanaman perkebunan, peternakan, dan kehutanan.Untuk sub sektor pertanian yang mengalami perubahan yaitu tanaman pangan dan perikanandiperkirakan mengalami perubahan peranan pada masa mendatang. Saran dalam penelitian iniadalah pemerintah Kabupaten Kulon Progo dapat mengandalkan sektor pertanian yang menjadibasis dengan cara memberikan penyuluhan dan memberikan wawasan, serta memberikanpelatihan kepada para petani untuk dapat mengembangan usaha yang mereka kelola.Abstract___________________________________________________________________Kulon Progo Regency has the lowest Gross Regional Domestic Product in the province of D.I.Yogyakarta.With such circumstances, Kulon Progo Regency has a reliable sector of the agricultural sector. The purpose ofthis research is to analyze sectors and sub sectors of the agricultural economy structure in Kulon Progo Regency,as well as analyzing changes in sub sectors. The methods used in this research was the location quotientanalysis methods, dynamic location quotient, and shift share. The results of this research is the agriculturalsector be sector base in Kulon Progo Regency. The Sub sectors of agriculture which has a comparativeadvantage and competitive advantage of plantation crops, livestock, and forestry. For the agricultural sectorthat is experiencing a change of food crops and fisheries is expected to experience a change of role in the future.The advice in this research is the Government of Kulon Progo Regency can count on agriculture which are thebase by giving guidance and provides an insight, as well as provide training to farmers to be developing thebusinesses they manage.
PENGARUH PARITAS DAYA BELI PADA KURS DOLLAR AMERIKA, DOLLAR SINGAPURA, YEN TERHADAP RUPIAH PERIODE TAHUN 2005- 2012 Tegar Diwi Ananta
Economics Development Analysis Journal Vol 2 No 3 (2013): Economics Development Analysis Journal
Publisher : Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edaj.v2i3.1987

Abstract

Abstrak___________________________________________________________________Teori purchasing power parity (paritas daya beli) adalah teori yang menjelaskan hubungandiantara inflasi dan nilai tukar. Penelitian ini menguji pengaruh teori paritas daya beli pada dollarAmerika, dollar Singapura dan yen Jepang terhadap rupiah Indonesia. Penelitian menggunakanalat analisis Error Correction Model Engle-Granger periode 2005-2012. Variabel dependen dalampenelitian ini adalah nilai tukar, sedangkan untuk variabel independen adalah inflasi, suku bunga,pertumbuhan ekonomi, serta money supply. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk megujipengaruh teori PPP antara dollar Amerika, dollar Singapura dan yen Jepang dengan rupiahIndonesia pada jangka pendek dan jangka panjang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwadalam jangka panjang teori paritas daya beli di Indonesia terhadap ketiga mata uang asing berlaku,serta dalam jangka pendek teori PPP Indonesia terhadap dua mata uang asing berlaku, kecualiuntuk Singapura.Abstract___________________________________________________________________The theory of Purchasing Power Parity is a theory that explains the relationship between inflation andexchange rate. This study examines the effect of the theory of Purchasing Power Parity of the United Statesdollar, Singapore dollar and Japanese yen against Indonesian rupiah. This study is using an analysis tool thatcalls Error Correction Eagle-Granger Model, period 2005-2012. Dependent variable in this study is theexchange rate, while the independent variables are inflation, interest rates, economic growth, and the moneysupplay. The purpose of this study is to examining the influence of the theory of Purchasing Power Paritybetween United States dollar, Singapore dollar, and Japanese yen against Indonesian rupiah in the short andlong term. The result of this study indicated that in the long term the theory of Purchasing Power Parity inIndonesia against third of foreign currencies is applicable. And in the short term the theory of PurchasingPower Parity in Indinesia against two foreign currency is applicable, except for Singapore..
ANALISIS EFISIENSI PRODUKSI KOMODITAS UDANG WINDU DI KABUPATEN PATI DENGAN PENDEKATAN FUNGSI PRODUKSI FRONTIER STOCHASTIC Teguh Widyarto
Economics Development Analysis Journal Vol 2 No 3 (2013): Economics Development Analysis Journal
Publisher : Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edaj.v2i3.1988

Abstract

Abstrak___________________________________________________________________Komoditas unggulan perikanan darat Kabupaten Pati adalah bandeng dan udang windu. Produksikomoditas bandeng dari tahun ke tahun selalu mengalami kenaikan, namun komoditas udangwindu pada tahun dua tahun terakhir yaitu 2010 dan 2011 produksi udang windu mengalamipenurunan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis efisiensi produksi komoditas udangwindu di Kabupaten Pati.Hasil penelitian menunjukan nilai efisiensi teknis masih dibawah 1 yaitu 0,79. Artinya usahabudidaya udang windu di Kabupaten Pati yang dilakukan tidak efisien secara teknis. Nilai efisiensiharga sebesar 6,28 yaitu lebih dari 1 artinya belum efisien secara harga. Sedangkan nilai efisiensiekonomi sebesar 4,96 yaitu lebih dari 1 artinya belum efisien ini menunjukan bahwa usahabudidaya komoditas udang windu di Kabupaten Pati belum efisien secara ekonomi. R/C ratiomenunjukan nilai 2,73 yaitu perhitungan lebih dari 1, artinya usaha budidaya udang windu diKabupaten Pati menguntungkan.Abstract___________________________________________________________________Commodities seed fishery land regency Pati is a bandeng and shrimp windu. The production of commoditiesbandeng from year to year always increased, but commodities shrimp windu in the last two years is 2010 and2011 production shrimp windu decrease. The purpose of this research is to analyze the efficiency of commodityproduction tiger prawns in regency Pati.Research results showed the value of technical efficiency is still under 1 is 0.79. That is the business ofcultivating shrimp windu regency Pati is not efficient is technically. Value pricing efficiency of 6,28 is morethan 1 it means not efficient in price. While value economic efficiency of 4,96 is more than 1 it means notefficient this shows that the business of cultivating commodities shrimp windu in thousand starch not efficienteconomically. R/C ratio showed value 2,73 the calculation of more than 1 it means the business of cultivatingshrimp windu in thousand starch profitable.
PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2007-2011 Tommy Prio Haryanto
Economics Development Analysis Journal Vol 2 No 3 (2013): Economics Development Analysis Journal
Publisher : Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edaj.v2i3.1989

Abstract

Abstrak___________________________________________________________________Pertumbuhan ekonomi yang tinggi menandakan bahwa suatu daerah memiliki kesejahteraanmasyarakat yang baik. Untuk memperoleh pertumbuhan ekonomi yang tinggi tersebut diperlukanperan pemerintah, yaitu dengan melakukan pengeluaran pemerintah. Namun, masih banyakkabupaten/kota di Jawa Tengah yang belum bisa memanfaatkan pengeluaran pemerintah yangdimiliki untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisisbagaimana pengaruh pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi. Variabelindependen yang digunakan belanja tidak langsung dan belanja langsung, sedangkan variabeldependennya adalah pertumbuhan ekonomi. Hasil dari penelitian ini adalah koefisien positif daribelanja tidak langsung adalah 0.291399 yang berarti jika belanja tidak langsung naik 1 % makapertumbuhan ekonomi naik 0.291399%. Koefisien positif dari belanja langsung sebesar 0.117470yang berarti jika belanja langsung naik 1 % maka pertumbuhan ekonomi naik sebesar 0,117470%.Belanja tidak langsung dan belanja langsung secara bersama-sama berpengaruh terhadappertumbuhan ekonomi.Abstract___________________________________________________________________The high economic growth indicates that an area has good public prosperity. To get the high economic growthrequired the maximum role of government, by government expenditure. However, there are still manyregencies/cities in Central Java that can not take the advantages of government expenditure to increaseeconomic growth. Purpose of this research is to analyzed the influence of government expenditure on economicgrowth. The independent variable used are is indirect expenditure and direct expenditure, while the dependentvariable is economic growth. The results of this research are positive coefficients of indirect expenditure is0.291399 which means that if the indirect expenditure rose 1%, economic growth rose 0.291399%. Positivecoefficients of direct expenditures of 0.117470, which means if direct expenditure rose 1%, the economyexpanded at 0.117470%. Indirect expenditures and direct expenditures jointly effect economic growth.

Page 9 of 59 | Total Record : 585


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 2 (2024): Economics Development Analysis Journal Vol 13 No 1 (2024): Economics Development Analysis Journal Vol 12 No 4 (2023): Economics Development Analysis Journal Vol 12 No 3 (2023): Economics Development Analysis Journal Vol 12 No 2 (2023): Economics Development Analysis Journal Vol 12 No 1 (2023): Economics Development Analysis Journal Vol 11 No 4 (2022): Economics Development Analysis Journal Vol 11 No 3 (2022): Economics Development Analysis Journal Vol 11 No 2 (2022): Economics Development Analysis Journal Vol 11 No 1 (2022): Economics Development Analysis Journal Vol 10 No 4 (2021): Economics Development Analysis Journal Vol 10 No 3 (2021): Economics Development Analysis Journal Vol 10 No 2 (2021): Economics Development Analysis Journal Vol 10 No 1 (2021): Economics Development Analysis Journal Vol 9 No 4 (2020): Economics Development Analysis Journal Vol 9 No 3 (2020): Economics Development Analysis Journal Vol 9 No 2 (2020): Economics Development Analysis Journal Vol 9 No 1 (2020): Economics Development Analysis Journal Vol 8 No 4 (2019): Economics Development Analysis Journal Vol 8 No 3 (2019): Economics Development Analysis Journal Vol 8 No 2 (2019): Economic Development Analysis Journal Vol 8 No 1 (2019): Economics Development Analysis Journal Vol 7 No 4 (2018): Economics Development Analysis Journal Vol 7 No 3 (2018): Economics Development Analysis Journal Vol 7 No 2 (2018): Economics Development Analysis Journal Vol 7 No 1 (2018): Economics Development Analysis Journal Vol 6 No 4 (2017): Economics Development Analysis Journal Vol 6 No 3 (2017): Economics Development Analysis Journal Vol 6 No 2 (2017): Economics Development Analysis Journal Vol 6 No 1 (2017): Economics Development Analysis Journal Vol 5 No 4 (2016): Economics Development Analysis Journal Vol 5 No 3 (2016): Economics Development Analysis Journal Vol 5 No 2 (2016): Economics Development Analysis Journal Vol 5 No 1 (2016): Economics Development Analysis Journal Vol 4 No 4 (2015): Economics Development Analysis Journal Vol 4 No 3 (2015): Economics Development Analysis Journal Vol 4 No 2 (2015): Economics Development Analysis Journal Vol 4 No 1 (2015): Economics Development Analysis Journal Vol 3 No 4 (2014): Economics Development Analysis Journal Vol 3 No 3 (2014): Economics Development Analysis Journal Vol 3 No 2 (2014): Economics Development Analysis Journal Vol 3 No 1 (2014): Economics Development Analysis Journal Vol 2 No 4 (2013): Economics Development Analysis Journal Vol 2 No 3 (2013): Economics Development Analysis Journal Vol 2 No 2 (2013): Economics Development Analysis Journal Vol 2 No 1 (2013): Economics Development Analysis Journal Vol 1 No 2 (2012): Economics Development Analysis Journal Vol 1 No 1 (2012): Economics Development Analysis Journal More Issue