cover
Contact Name
SUCI FITRIANA PRAMUDYA WARDANI
Contact Email
sucipramudyawardani@gmail.com
Phone
+6281252961610
Journal Mail Official
sucipramudyawardani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Jatibarang KM 8 Janegara Jatibarang Brebes 52261
Location
Kab. brebes,
Jawa tengah
INDONESIA
JOMUSE: Journal of Health Community Services
ISSN : 30321158     EISSN : 30321158     DOI : -
Core Subject : Health,
The Institute for Research and Community Service (LPPM) STIKES Brebes has published JOURNAL OF HEALTH COMMUNITY SERVICES (JOMUSE), this journal is a form of publication from Tri Dharma College. The Journal of Community Service is published every year for 4 times which publish scientific articles for lecturers as academic material, health professional practice, and the latest science. This journal can be published from various secondary and primary data scientific articles, systematic reviews, literature reviews, quantitative and qualitative. JOURNAL OF HEALTH COMMUNITY SERVICES (JOMUSE) will decide on the publication of articles based on the reviewer and editorial stages. Editors will submit published or revised articles. The scope of the JOURNAL OF HEALTH COMMUNITY SERVICES (JOMUSE) can be seen based on the following aspects: Maternal and Child Health Reproductive Health Nutrition Health Services Management of Hospitals, Health Centers and Clinics Psychosocial Midwifery Pregnancy and Childbirth Mental Health
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2022): DESEMBER" : 5 Documents clear
PENDIDIKAN KESEHATAN DISMENORHEA PADA REMAJA PUTRI DI SMK BHAKTI HUSADA BREBES Tatirah Tatirah
JOMUSE : Journal of Health Community Services Vol 1 No 1 (2022): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Stikes Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenorhea adalah nyeri saat menstruasi atau kram menstruasi. Penyebab dismenorhea adalah ketika zat kimia yang disebut prostaglandin membuat rahim berkontraksi (mengencang) terlalu kuat, hal ini dapat menekan pembuluh darah di dekatnya, memotong suplai oksigen ke jaringan otot. Banyak perempuan yang menganggap nyeri haid sebagai hal yang biasa, padahal nyeri haid hebat bisa menjadi tanda gejala suatu penyakit seperti Endometriosis yang bisa mengakibatkan sulitnya punya keturunan. Pengetahuan remaja tentang dismenorhea yang masih kurang, sehingga remaja kurang mampu menangani masalah dismenorhe yang dialaminya. Upaya Peningkatan Pengetahuan tentang dismenorhea dilakukan dengan pemberian pendidikan kesehatan dengan metode ceramah dan evaluasi pre dan post-test. Setelah kegiatan pendidikan kesehatan selesai, diperoleh hasil peningkatan pengetahuan pada remaja putri tentang Dismenorhea.
PEMBERDAYAAN IBU BALITA DALAM PENANGANAN ISPA PADA ANAK DI DESA JANEGARA Dea Riskha Fitriliana
JOMUSE : Journal of Health Community Services Vol 1 No 1 (2022): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Stikes Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) di negara berkembang masih merupakan masalah kesehatan yang menonjol, terutama pada anak.Penyakit ini pada anak merupakan penyebab kesakitan (morbiditas) dan kematian (mortalitas) yang tinggi.Angka kematian ISPA di negara maju berkisar antara 10 -15 %, sedangkan di negara berkembang lebih besar lagi.Di Indonesia angka kematian ISPA diperkirakan mencapai 20 %. Hingga saat ini salah satu penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat adalah ISPA. Metode yang dilakukan dengan tahap persiapan, pelaksanaan kegiatan dan tahap evaluasi.
PROMOSI KESEHATAN MENU GIZI SEIMBANG DI PONDOK PESANTREN ASSALAFIYAH KABUPATEN BREBES Suci Utami; Ismi Arianal Haq; Silpi Silpi
JOMUSE : Journal of Health Community Services Vol 1 No 1 (2022): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Stikes Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia menjadi permasalahan gizi yang kerap dihadapi oleh para remaja, yang sebagian besar diakibatkan oleh kekurangan zat besi.  Anemia pada remaja berdampak buruk terhadap penurunan imunitas, konsentrasi, prestasi belajar, kebugaran remaja dan produktivitas.   Remaja mengalami masalah gizi mikronutrien karena sejumlah faktor, seperti kesadaran akan pemenuhan gizi pada remaja putri masih kurang, kesadaran untuk mengadopsi pola makanan gizi seimbang masih kurang, masih rendahnya konsumsi buah dan sayur, belum terpenuhinya kecukupan protein hewani, dan kurang aktivitas fisik. Terkait anemia, lebih dari 50 persen kasus anemia disebabkan karena rendahnya daya serap zat besi.Perlunya melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Promosi Kesehatan menu gizi seimbang di Pondok Pesantren Assalafiyah”. Metode pelaksanaan pada program pengabdian kepada masyarakat ini disusun secara sistematis melalui tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan pembuatan laporan. Dari 80 orang peserta yang diundang berdasarkan arahan ke semuanya (100%) dapat menghadiri kegiatan pelatihan. Semua materi pelatihan dapat disampaikan dengan waktu yang terbatas. Materi yang telah disampaikan adalah pengetahuan pengertian Gizi seimbang, Isi piringku, kandungan nutrisi pada tiap makanan, dan makanan dan minuman yang menghambat penyerapan nutrisi. Kemampuan peserta dalam penguasaan materi dapat dikatakan baik (75%). Penyampaian materi dengan metode ceramah dan menggunakan leaflet mendukung kemampuan peserta dalam menguasai materi yang disampaikan oleh tim pengabdi.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG ANEMIA TERHADAP REMAJA DI DESA SIGAMBIR KABUPATEN BREBES Dela Melia Inggriani
JOMUSE : Journal of Health Community Services Vol 1 No 1 (2022): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Stikes Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa Remaja adalah masa peralihan atau perpindahan dari masa anak-anak hingga menjadi dewasa, hal ini dapat ditandai dengan terjadinya beberapa perubahan fisik dan juga mental. Mulai Berfungsinya alat reproduksi seperti mentruasi merupakan salah satu tanda perubahan fisik biasanya terjadi pada umur 10 – 19 tahun. Adapun tujuan dari kegiatan yang dilakukan adalah untuk mengetahui pengetahuan remaja putri sebelum dilakukan edukasi tentang anemia, dan untuk mengetahui pengetahuan remaja putri setelah dilakukan edukasi tentang anemia. Metode pendekatan yang dilakukan ialah mulai dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tindak lanjut serta Tindakan evaluasi. Hasil pelaksanaan kegiatan PPM secara garis besar dapat dilihat berdasarkan komponen sebagai Keberhasilan target jumlah peserta pelatihan. Keberhasilan target jumlah peserta pelatihan dapat dikatakan sangat baik. Dari 56 orang peserta yang diundang berdasarkan arahan Ketua Karang Taruna kesemuanya (100%) dapat menghadiri kegiatan penyuluhan.
EDUKASI PEMILIHAN KB PASCA SALIN PADA IBU NIFAS DI DESA KARANGLO Ziyadatul Chusna Almabruroh Yuni Alfi; Siti Nurafifah; Ismi Arianal Haq
JOMUSE : Journal of Health Community Services Vol 1 No 1 (2022): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Stikes Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan KB Pasca Persalinan sangat penting karena kembalinya kesuburan pada ibu setelah melahirkan tidak dapat diketahui secara pasti dan dapat terjadi sebelum datangnya siklus haid bahkan pada wanita menyusui. Hal ini menyebabkan pada masa menyusui,wanita mengalami kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) atau unwanted pregnancy. Kontrasepsi sebaiknya sudah digunakan sebelum kembali beraktivitas seksual. Oleh karena itu sangat penting untuk menggunakan kontrasepsi seawal mungkin setelah persalinan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi, demonstrasi, penugasan dan pendampingan. Metode ceramah untuk menjelaskan jenis – jenis KB pasca salin untuk membantu ibu nifas dapat memilih KB pasca salin yang sesuai dengan kebutuhannya. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat: Dari 50 orang peserta yang diundang berdasarkan arahan bidan Desa, 38 orang (76%) dapat menghadiri kegiatan. Ketercapaian tujuan pelatihan dapat dikatakan baik (80%). Ketercapaian target materi yang telah direncanakan dapat dikatakan baik (80%). Kemampuan peserta dalam penguasaan materi dapat dikatakan baik (75%). Penyampaian materi dengan metode ceramah dan menggunakan leaflet mendukung kemampuan peserta dalam menguasai materi yang disampaikan oleh tim pengabdi. Secara keseluruhan kegiatan “Edukasi pemilihan KB pasca Salin” dapat dikatakan baik dan berhasil, yang dapat diukur dari keempat komponen di atas.

Page 1 of 1 | Total Record : 5