cover
Contact Name
Riva’atul Adaniah Wahab
Contact Email
redaksi.bpostel@kominfo.go.id
Phone
+6285255022751
Journal Mail Official
redaksi.bpostel@kominfo.go.id
Editorial Address
Building B Floor IV, Medan Merdeka Barat Street No. 9, Jakarta Pusat - 10110 Phone. (021) 3483 3640 Fax. (021) 34833640
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Buletin Pos dan Telekomunikasi
ISSN : 16930991     EISSN : 24431524     DOI : https://doi.org/10.17933/bpostel
Scientific work/Manuscript that can be published in the Buletin Pos dan Telekomunikasi is in the form of academic papers, research reports, surveys, research briefings, and degree theses, analysis of secondary data, thoughts, theoretical/conceptual/methodological reviews in the field of: Post: including policy, technology and standardization of postal equipments and services. Telecommunications: including policy, standardization, market, resources, security, infrastructure and technology either wireless or wired telecommunications, both voice and data communications.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2011): March 2011" : 5 Documents clear
PEMBERDAYAAN INFRASTRUKTUR TIK DALAM MENDORONG PEREKONOMIAN MASYARAKAT MISKIN DI PERDESAAN Marhum Djauhari
Buletin Pos dan Telekomunikasi Vol. 9 No. 1 (2011): March 2011
Publisher : Centre for Research and Development on Resources, Equipment, and Operations of Posts and I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17933/bpostel.2011.090101

Abstract

Sesuai dengan amanah Undang-Undang No. 36 tahun 1999, tentangtelekomunikasi serta pencapaian kesepakatan internasional World Summit on the Information Society (WSIS), untuk mewujudkan masyarakat informasi agar seluruh perdesaan, lembaga pendidikan, lembaga kesehatan, dan lembaga Pemerintahan terhubung dalam suatu jaringan sehingga seluruh aspek dapat diakses. Teknologi informasi adalah salah satu faktor yang sangat mempengaruhi dalam suatu kehidupan, Indonesia merupakan Negara kepulauan yang sangat luas, padat dan terdiri dari beragam suku bangsa, penduduk tersebar tidak merata, yang disebabkan oleh kesenjangan pelaksanaan pembangunan antar perdesaan dan perkotaan maupun antar kawasan, pembangunan sarana dan prasarana yang diupayakan untuk dapat menjangkau berbagai daerah dirasakan belum optimal, keterbatasan dana pemerintah dan luasnya wilayah yang harus dijangkau. Dalam kaitan dengan kemiskinan tersebut TIK dapat berperan sebagai alat bantu dalam mengoptimalkan upaya untuk mengatasi kemiskinan, sehingga akan berdampak terhadap semakin berkurangnya tingkat kemiskinan, yang disebabkan oleh masyarakat semakin banyak mendapatkan informasi, di bidang pekerjaan, pertanian, membudidayakan potensi daerah, sehingga masyarakat akan semakin cerdas dengan mendapatkan berbagai informasi yang diterimanya. Memperhatikan amanah Undang-Undang Telekomunikasi dan pencapaian masyarakat informasi sesuai kesepakatan WSIS maka, keberadaan insfrastruktur TIK yang telah tergelar, perlu dilakukan pemberdayaan guna mendorong ekonomi masyarakat miskin di perdesaan.
Implementasi Program USO Dalam Aspek Komunikasi Topohudoyo Topohudoyo
Buletin Pos dan Telekomunikasi Vol. 9 No. 1 (2011): March 2011
Publisher : Centre for Research and Development on Resources, Equipment, and Operations of Posts and I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17933/bpostel.2011.090102

Abstract

Makalah ini merupakan sebuah refleksi pengalaman penulis ketika ikut dalam tim penelitian Internet Perdesaan (USO) yang diselenggarakan BPPKI Yogyakarta di beberapa daerah penerima fasilitas program kontribusi pelayanan universal telekomunikasi beberapa waktu lalu. Di semua daerah yang kami kunjungi penulis melihat kegagalan program dalam mencapai sasaran. Ada permasalahan yang cukup mendasar tentang proses pelaksanaan/pembangunan infrastruktur USO yang kurang sesuai dengan aturan main sehingga menjadi awal kegagalan program USO. Melihat strategisnya program ini bagi upaya pemberdayaan masyarakat melalui teknologi komunikasi dan informatika, maka penulis mencoba menuliskan pengalaman tersebut, dengan harapan karya tulis dapat memberikan pengkayaan terhadap persoalan USO, syukur-syukur makalah ini bisa menjadi masukan bagi implementor buat perbaikan pelaksanaan program USO ke depan.
Studi Kesiapan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Serta Implementasi E-Goverment dengan Kerangka Kerja Cobit Ahmad Budi Setiawan
Buletin Pos dan Telekomunikasi Vol. 9 No. 1 (2011): March 2011
Publisher : Centre for Research and Development on Resources, Equipment, and Operations of Posts and I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17933/bpostel.2011.090103

Abstract

Studi ini bertujuan untuk melihat tentang kesiapan pemanfaatan TeknologiInformasi dan Komunikasi (e-readiness) pada Kementerian Komunikasi danInformatika dalam rangka implementasi tata kelola pemerintahan secaraelektronis atau e-government. Dalam studi ini juga dibahas mengenai strategi implementasi e-government menggunakan kerangka kerja COBIT. Hasil dari studi ini menyimpulkan bahwa dengan menggunakan kerangka kerja COBIT sangat membantu dalam menentukan target kinerja proses-proses TI dalam proses implementasi e-government.
Penelitian Perilaku Pengguna Internet Pada Desa Pinter Hasil Pembangunan USO dengan Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) di Provinsi Jawa Tengah Lasni Julita Siahaan
Buletin Pos dan Telekomunikasi Vol. 9 No. 1 (2011): March 2011
Publisher : Centre for Research and Development on Resources, Equipment, and Operations of Posts and I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17933/bpostel.2011.090104

Abstract

Fasilitas internet yang dibangun dengan proyek USO adalah suatu teknologi baru yang dapat menimbulkan reaksi pada penggunanya, baik reaksi menerima maupun reaksi menolak. Oleh karena itu, perlu diketahui model penerimaan teknologi tersebut serta factor-faktor yang berpengaruh terhadap penerimaanya. Salah satu model penerimaan pemakai terhadap teknologi yang paling sesuai sampai sekarang adalah technology acceptance model (TAM) yang dikemukakan oleh Davis dan Khosrow-Pour (2006: 209). Bagaimana kecocokan model TAM dalam menilai penerimaan pengguna terhadap fasilitas internet tersebut dianalisis dengan structural equation modeling (SEM). Pendekatan dalam penelitian ini adalan kuantitatif dengan melakukan survey kepada masyarakat di sekitar lokasi pembangunan proyek USO di Propinsi Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model TAM dapat digunakan menilai perilaku masyarakat di sekitar lokasi pembangunan proyek USO dalam menerima dan memanfaatkan fasilitas Internet.
Jaringan Radio Kognitif Sebagai Solusi Optimalisasi Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio Iman Sanjaya; Azwar Aziz
Buletin Pos dan Telekomunikasi Vol. 9 No. 1 (2011): March 2011
Publisher : Centre for Research and Development on Resources, Equipment, and Operations of Posts and I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17933/bpostel.2011.090105

Abstract

Teknologi telekomunikasi nirkabel berkembang demikian pesatnya dandiperkirakan akan meningkatkan kebutuhan akan spektrum radio dalambeberapa dekade mendatang. Solusi dari permasalahan ini harus diatasimelalui teknologi dan regulasi yang mendukung efisiensi dalam penggunaanspektrum. Jaringan radio kognitif diidentifikasi sebagai suatu teknologi yangmenjanjikan harapan tersebut dan akan memainkan peranan penting untuksistem komunikasi di masa mendatang. Studi ini bertujuan untukmengidentifikasi konsep utama dari teknologi jaringan radio kognitif tersebut, serta peluang-peluang penelitian yang bisa dikembangkan terkait dengan teknologi tersebut.

Page 1 of 1 | Total Record : 5