cover
Contact Name
Ririh Anggraini Setyahety
Contact Email
wiryakarya@unipma.ac.id
Phone
+6281231355643
Journal Mail Official
ririh@unipma.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas PGRI Madiun Jl. Setiabudi No. 85 Kota Madiun 63118
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat "Wiryakarya"
ISSN : -     EISSN : 28279336     DOI : 10.25273
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat "Wiryakarya" adalah jurnal pengabdian masyarakat di bidang ekonomi, sosial, dan kewirausahaan.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "vol. 5 no. 02 (2026)" : 9 Documents clear
Pendampingan Pengelolaan Keuangan Sederhana Berbasis Penguatan Sumber Daya Manusia pada UMKM Sambel Lumpang Abadi sebagai Strategi Keberlanjutan Usaha Robby Sandhi Dessyarti; Ayub Al Ansor; Anang Arief Kurniawan; Aprilia Nurul Rizky; Adinda Sefty Mardhatillah; Herlinda Chandra Nur Aisyah; Inayah Rahayu; Alvina Sandra Farera; Muhammad Arsyian Nur Rafi; Dody Bagus Nugroho; Denny Hardianto; Bimantara Gilang Ramadhan
Jurnal Pengabdian Masyarakat "Wiryakarya" Vol. 5 No. 02 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/wjpm.v5i02.24569

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki posisi yang sangat vital dalam struktur perekonomian Masyarakat karena mampu menjadi penopang stabilitas ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja, penguatan aktivitas ekonomi berbasis lokal, serta peningkatan pendapatan dan kesejahteraan pelaku usaha. Meskipun demikian, realitasi di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM masih dihadapkan kepada pada berbagai permasalahan internal, terutama yang berkaitan dengan tata kelola keuangan dan pengelolaan sumber daya manusia. Permasalahan tersebut antara lain tercermin dari praktik pencatatan keuangan yang belum teratur dan sistematis, lemahnya perencanaan keuangan usaha, serta pengelolaan tenaga kerja yang masih bersifat informal dan belum mengacu pada prinsip manajemen professional. Situasi serupa juga ditemukan pada UMKM Sambel Pecel Lumpang Abadi 2 yang bergerak dalam sektor kuliner tradisional, di mana ketidakkonsistenan dalam pencatatan keuangan menyebabkan kesulitan dalam mengontrol arus kas, menilai kinerja keuangan usaha secara akurat, serta melakukan pengawasan terhadap kinerja karyawan secara efektif. Oleh karena itu, diperlukan suatu upaya pendampingan yang terarah dan berkelanjutan, dengan menitikberatkan pada penerapan sistem pencatatan keuangan sederhana yang terstruktur dan terintegrasi dengan penguatan manajemen sumber daya manusia, sehingga mampu mendukung pengambilan Keputusan usaha yang lebih tepat, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas internal, serta mendorong keberlangsungan pengembangan UMKM secara berkelanjutan.
Pelatihan Inovasi dan Pengembangan Produk Lokal sebagai Upaya Peningkatan Daya Saing UMKM di Desa Pleset, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi Heny Sidanti; Hari Purwanto; Wiwin Juliyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat "Wiryakarya" Vol. 5 No. 02 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/wjpm.v5i02.24894

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Namun demikian, banyak pelaku UMKM yang masih menghadapi berbagai kendala, terutama dalam aspek inovasi dan pengembangan produk. Kondisi tersebut juga ditemukan pada UMKM di Desa Pleset, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi, yang sebagian besar masih mengandalkan produk konvensional dengan variasi dan nilai tambah yang relatif terbatas. Kurangnya pemahaman mengenai inovasi produk menyebabkan daya saing produk lokal menjadi kurang optimal di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan inovasi dan pengembangan produk lokal bagi pelaku UMKM Desa Pleset. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 12 November 2025 di Balai Desa Pleset dengan melibatkan pelaku UMKM setempat sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, studi kasus, dan sesi berbagi pengalaman terkait strategi inovasi produk yang dapat diterapkan sesuai potensi lokal desa. Materi pelatihan mencakup pentingnya inovasi dalam usaha, pengembangan nilai tambah produk, identifikasi peluang pasar, serta strategi peningkatan daya saing produk UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya inovasi dan pengembangan produk sebagai strategi mempertahankan serta meningkatkan daya saing usaha. Peserta juga memperoleh wawasan baru mengenai peluang pengembangan produk lokal yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong UMKM Desa Pleset untuk lebih kreatif dalam mengembangkan produk sehingga mampu meningkatkan nilai ekonomi dan keberlanjutan usaha.
Sosialisasi Pajak Penghasilan Badan di UD. New Tweety, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan Ahmad Nur Aziz; Sendy Dwi Haryanto; Rihan Mustafa Zahri
Jurnal Pengabdian Masyarakat "Wiryakarya" Vol. 5 No. 02 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/wjpm.v5i02.25001

Abstract

Pajak selalu menjadi sumber utama dukungan keuangan negara. Pembayaran pajak tersebut dilakukan untuk kepentingan negara dan bukan merupakan suatu kompensasi langsung untuk wajib pajak orang pribadi maupun badan usaha namun ditujukan untuk seluruh warga negara guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. UD. New Tweety merupakan UMKM yang berada di wilayah Takeran Kabupaten, yang bergerak dalam bidang agrowisata dan juga produksi kuliner. Masalah utama yang menjadi kendala UD. New Tweety adalah kurangnya pemahaman tentang Pajak Penghasilan Badan yang dimana sebelumnya UD. New Tweety ini masih terhitung sebagai pajak UMKM dan tatkala dianalisis harus sudah mulai beralih ke Pajak Penghasilan Badan. Pengabdian masyarakat ini memberikan sosialisi tentang Pajak Penghasilan Badan guna memberikan pemahamam umum serta konsep perhitungannya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep Pajak Penghasilan Badan dan pentingnya kepatuhan perpajakan bagi keberlangsungan usaha.
Pelatihan dan Pendampingan Implementasi PBJT atas Jasa Makanan dan Minuman dalam Meningkatkan Kepatuhan Perpajakan pada RM. Griyo Keprabon Erma Wulan Sari; Aliffianti Safiria Ayu Ditta; Yolanda Dhamayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat "Wiryakarya" Vol. 5 No. 02 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/wjpm.v5i02.25017

Abstract

The Regional Tax on Certain Goods and Services (PBJT) for food and beverage services is one of the important sources of Regional Original Revenue (PAD) that plays a significant role in supporting regional development. Since the enactment of Law Number 1 of 2022 concerning Fiscal Relations between the Central Government and Regional Governments (HKPD), many restaurant business operators have continued to face challenges in understanding the mechanisms for tax calculation, collection, recording, and reporting. This community service activity aimed to enhance tax knowledge and compliance at RM. Griyo Keprabon through tax management training and assistance. The methods employed included observation, counseling, training, discussion, and hands-on assistance in implementing PBJT management for food and beverage services. The results demonstrated an improvement in the partner's understanding of restaurant tax regulations, tax calculation procedures, transaction recording, and tax reporting in accordance with applicable regulations. The program also contributed to the establishment of more organized tax administration practices, thereby supporting increased business tax compliance. Therefore, the training and assistance provided were effective in helping the partner achieve more efficient, transparent, and accountable tax management.
Peningkatan Daya Saing Ekonomi Desa: Sosialisasi dan Pendampingan Digitalisasi Pemasaran dan Branding bagi UMKM Kreatif di Desa Pohkonyal Dwi Murniyati; Metik Asmike; Sulthan Misbahul Ghifaari; Apriyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat "Wiryakarya" Vol. 5 No. 02 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/wjpm.v5i02.25019

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola pemasaran produk dan jasa pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Rendahnya literasi digital menjadi tantangan utama bagi pelaku UMKM di wilayah pedesaan dalam mengadopsi perubahan tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas pelaku UMKM kreatif di Desa Pohkonyal, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi dalam digitalisasi pemasaran dan penguatan branding produk. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi interaktif, pendataan kebutuhan UMKM, serta pendampingan awal berupa pembuatan titik lokasi usaha pada Google Maps dan pemasangan banner usaha. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya branding dan identitas usaha sebagai fondasi pemasaran digital. Tingginya antusiasme peserta mengindikasikan kesiapan adaptasi teknologi yang baik, sehingga memberikan dampak berkelanjutan berupa peningkatan visibilitas usaha mereka secara digital.
Pelatihan Branding dan Strategi Promosi Digital untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Lokal pada UMKM UMARA Kota Madiun Juli Murwani; Nik Amah; M. Agus Sudrajat; Richo Diana Aviyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat "Wiryakarya" Vol. 5 No. 02 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/wjpm.v5i02.25120

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in supporting regional economic growth. However, many MSMEs still face challenges in developing strong brand identities and implementing effective promotional strategies. Limited knowledge of branding and digital marketing has reduced the competitiveness of local products. This condition was also experienced by members of UMARA MSMEs in Madiun City, whose businesses include processed food, beverages, and handicrafts. Therefore, this community service program aimed to enhance participants’ knowledge and understanding of branding and digital promotion strategies to improve the competitiveness of local products. The program was implemented through several stages, including needs assessment, preparation, training, interactive discussions, and evaluation. The training involved 19 MSME participants from the UMARA community and was conducted through face-to-face learning sessions. The materials covered brand identity development, brand storytelling, packaging design, social media utilization, digital marketing strategies, and marketplace optimization. The results indicated that participants showed high enthusiasm throughout the training activities. They gained a better understanding of the importance of consistent branding, attractive product presentation, effective use of social media, and appropriate digital marketing strategies according to their business characteristics. Interactive discussions also increased participants’ awareness of product legality, halal certification, and the importance of maintaining brand consistency to strengthen consumer trust. Overall, this community service program contributed positively to improving the capacity of MSMEs in developing branding and digital promotion strategies. Continuous mentoring is recommended to ensure that the acquired knowledge can be effectively implemented, thereby enhancing the competitiveness and sustainability of local MSMEs.
Household Accounting sebagai Upaya Pencegahan Jeratan Pinjaman Online bagi Ibu-Ibu PKK Desa Banyukambang Kabupaten Madiun Anny Widiasmara; Apriyanti Apriyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat "Wiryakarya" Vol. 5 No. 02 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/wjpm.v5i02.25128

Abstract

Poor household financial recording and planning skills can make it difficult for families to control expenses, differentiate between needs and wants, and make them vulnerable to online loan offers that are not in line with their repayment capacity. This community service activity aims to improve the understanding and skills of household accounting for PKK mothers in Banyukambang Village, Wonoasri District, Madiun Regency, as an effort to prevent the trap of illegal online loans and the use of unplanned consumer debt. The activity methods include initial observation, coordination with the village government and PKK administrators, counseling, household cash flow recording practices, monthly budgeting simulations, education on checking the legality of online loans, case discussions, and evaluations through pre- and post-tests. The main materials include recording daily income and expenses, separating needs and wants, setting priorities, emergency funds, safe debt limits, and steps to check the legality of financial services. The results of the activity show that participants [fill in actual results: for example, increased from a pre-test average of 35 to a post-test average of 75] and are able to prepare a simple family budget worksheet. This activity is expected to become a model for family financial education based on the PKK community which can be continued through regular mentoring at the Banyukambang Village level, Wonoasri District, Madiun Regency.
Penguatan Kompetensi Mahasiswa Melalui Program Pendampingan Sahabat Daya: Model Pembelajaran Experiental Learning Pemberdayaan Ibu Prasejahtera Produktif Heidy Paramitha Devi; Dea Nanda Putri Natsaya; Moh. Ubaidillah
Jurnal Pengabdian Masyarakat "Wiryakarya" Vol. 5 No. 02 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/wjpm.v5i02.25129

Abstract

Productive underprivileged mothers as ultra-micro entrepreneurs in Ponorogo Regency play a crucial role in supporting their families' finances. However, they still face various challenges, such as poor financial management skills, the lack of separation between business and household finances, dependence on daily capital, low digital media utilization, the lack of informative business profiles, and low awareness of business legality. This community service activity aims to increase business capacity through the BTPN Syariah Sahabat Daya Program using a participatory mentoring approach. The program was implemented from August to December 2024 at one BTPN Syariah center in Ponorogo Regency, involving 10 productive underprivileged mothers, one student as a facilitator, and one lecturer as a mentor. Mentoring is carried out through needs identification, education, practice, monitoring, and evaluation with a minimum frequency of four visits per partner. The results of the activity showed an increase in partner capacity: 80% were able to maintain simple financial records, 70% began separating business and household finances, 60% began managing business capital more systematically, 90% were proficient in utilizing digital media for promotion, 70% had informative business profiles, and 40% were willing to apply for a Business Identification Number (NIB). This program also strengthened students' competencies in community mentoring and served as a model for university-industry collaboration that supports the sustainable empowerment of ultra-micro businesses
Penguatan Resiliensi Keuangan UMKM melalui Edukasi Perencanaan dan Pengendalian Keuangan Usaha di Desa Pleset Ngawi Liliek Nur Sulistiyowati Liliek; Ririh Anggraini Setyahety Setyahety; Hendra Setiawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat "Wiryakarya" Vol. 5 No. 02 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/wjpm.v5i02.25144

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat, namun masih banyak pelaku usaha yang menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan, khususnya terkait perencanaan dan pengendalian keuangan usaha. Kondisi tersebut juga ditemukan pada pelaku UMKM di Desa Pleset, Kabupaten Ngawi, yang sebagian besar masih melakukan pengelolaan keuangan secara sederhana dan belum menerapkan pencatatan serta perencanaan keuangan secara sistematis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam melakukan perencanaan dan pengendalian keuangan usaha sebagai upaya penguatan resiliensi keuangan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, edukasi, diskusi interaktif, pendampingan praktik, dan evaluasi kegiatan. Materi yang diberikan mencakup pentingnya perencanaan keuangan, pengelolaan arus kas, pengendalian pengeluaran usaha, pemisahan keuangan usaha dan pribadi, serta konsep resiliensi keuangan UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang terencana dan berkelanjutan. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti kegiatan serta memiliki kesadaran yang lebih baik mengenai pentingnya pengendalian keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan usaha. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM untuk mengelola keuangan usaha secara lebih efektif sehingga mampu mendukung keberlangsungan dan ketahanan usaha di masa mendatang.

Page 1 of 1 | Total Record : 9