cover
Contact Name
Heryyanoor
Contact Email
journalofintannursing@gmail.com
Phone
+6285248198872
Journal Mail Official
journalofintannursing@gmail.com
Editorial Address
Jl. Samadi No.1 Rt.1 Rw.1 Kel. Jawa Martapura Kab. Banjar Kalimantan Selatan Telp./Fax : 0511-4721812
Location
Kab. banjar,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Journal of Intan Nursing
ISSN : 30313260     EISSN : 29619181     DOI : 10.54004
Join: Journal of Intan Nursing is a Stikes Intan Martapura journal with p-ISSN: 3031-3260 and e-ISSN: 2961-9181. This journal publishes original articles, reviews and case studies in the general and specific fields of nursing, including basic nursing, medical surgical nursing, emergency and critical care nursing, psychiatric nursing, community and family nursing, gerontic nursing, maternity nursing, pediatric nursing, Nursing Management, and others. This journal is published twice yearly, in March and September, starting in 2022 and continuing until now.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Intan Nursing" : 5 Documents clear
Analisis Faktor Gaya Hidup Keluarga dengan Kejadian Hipertensi pada Usia Dewasa Muda di Desa Sungai Paring Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Jambu Hilir Tahun 2023 Widniah, Any Zahrotul; Putri, Helmania
Journal of Intan Nursing Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Intan Nursing
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/join.v2i2.140

Abstract

Latar belakang : Hipertensi merupakan salah satu masalah Kesehatan yang cukup berbahaya diseluruh dunia karena hipertensi merupakan faktor resiko yang mempngaruhi penyakit kardiovaskuler. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis faktor gaya hidup dewasa muda di desa Sungai paring di wilayah UPTD PUSKESMAS jambu hilir Metode : Jenis Penelitian ini adalah korelasional cross sectional. Populasi berjumlah 82 orang. Pengambilan sampel dengan teknik total sampling, intrumen penelitian yang di gunakan adalah kuesioner. Hasil : Adanya hubungan pada gaya hidup seperti aktivitas fisik dengan nilai (p<0,32) pola makan dengan nilai (p<0,31), kebiasaan istirahat dengan nilai (p<,45), kebiasaan merokok dengan nilai (p<0,035) terhadap kejadian hipertensi pada usia dewasa muda dan pada kebiasaan konsumsi alkohol dengan nilai (p<0,399) karena <0,05 tidak terdapat hubungan Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik, pola makan, kebiasaan istirahat dan merokok dengan kejadian hipertensi sedangkan konsumsi alcohol tidak terdapat hubungan dengan kejadian hipertensi pada usia dewasa muda di desa Sungai paring
Penerapan Pendidikan Kesehatan Berbasis Video dalam Pemenuhan Kebutuhan Psikososial (Defisit Pengetahuan) Pada Pasien DM Tipe II Lamasahuddin, Lamasahuddin; Esti Handayani, Dwi; Supardi, Edy; Asdi, Much; Ainun, Nurfaidzah
Journal of Intan Nursing Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Intan Nursing
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/join.v2i2.152

Abstract

Pendahuluan: Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan perawatan jangka panjang. Satu- satunya pekerjaan yang paling menantang dan sulit dalam mengobati diabetes mellitus adalah perawatan diri. Salah satu tindakan yang bisa dilakukan untuk meningkatkan pemenuhan nutrisi pasien terkait tingkat pengetahuan yaitu dengan memberikan edukasi dalam bentuk media video. Tujuan: untuk mengetahui gambaran penerapan pendidikan kesehatan dengan media video terhadap tingkat pemenuhan kebutuhan psikososial (defisit pengetahuan tentang pemenuhan nutrisi) pada pasien Diabetes Mellitus II. Metode: metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Hasil: penerapan pendidikan kesehatan dengan media video pemenuhan nutrisi pada pasien diabetes mellitus yang dilakukan pada pagi hari dengan durasi video 15-20 menit selama 5 hari berturut-turut didapatkan hasil responden memahami cara pemenuhan nutrisinya, Kesimpulan: pemberian edukasi dengan media video dilakukan selama 5 hari berturut-turut dengan durasi 15-20 menit untuk meningkatkan pengetahuan pemenuhan nutrisi pada pasien diabetes mellitus tipe II. Saran: harapan pada penelitian selanjutnya menggunakan desain peneletian berbeda untuk mencari korelasi kuat pendidikan kesehatan dengan variabel yang berbeda.
Penerapan Terapi Bladder Training dalam Pemenuhan Kebutuhan Eliminasi Pada Pasien Post Operasi Benigna Prostate Hyperplasia Zakariyati, Zakariyati; Lamasahuddin, Lamasahuddin; Supardi, Edy; Iismayanti, Iismayanti; Hijrah Tiala, Nur; Karisma, Anggraeni
Journal of Intan Nursing Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Intan Nursing
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/join.v2i2.153

Abstract

Pendahuluan: Benigna Prostate Hyperplasia (BPH) merupakan suatu penyakit pembesaran prostat, yaitu pembesaran ukuran sel yang diikuti dengan penambahan jumlah sel. BPH dapat menyebabkan gangguan eliminasi urin sehingga lazimnya prosedur yang umum dilakukan pada pasien BPH adalah Transurethal Resection of The Prostate (TURP). Gangguan eliminasi merupakan salah satu keluhan yang sering dialami pada pasien pasca TURP sehingga perlu dilakukan terapi bladder training untuk membantu mengembalikan fungsi optimal kandung kemih. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran penerapan terapi bladder training dalam pemenuhan kebutuhan eliminasi pada pasien post operasi BPH. Metode: Metode penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dua partisipan mendapatkan penerapan bladder training, pengumpulan data melalui wawancara dan lembar observasi Hasil: Hasil pengkajian pada kedua pasien, ditemukan adanya keluhan yang sama seperti dribbling dan kurang mengenali sensasi berkemih. Setelah dilakukan penerapan bladder training didapatkan hasil kedua pasien mampu mengenali berkemih pada bladder training ketiga dan keempat. Kesimpulan: Terapi bladder training yang dilakukan selama 7 kali sehari dengan mengklem kateter selama 1 jam mampu memberikan efek yang positif pada kedua pasien karena pasien sudah mampu mengenali sensasi berkemih, Saran: diharapkan perawat untuk secara konsisten menerapkan latihan bladder training pada pasien pasca operasi BPH untuk meningkatkan fungsi kemih mereka
Penerapan Terapi Foot Massage Terhadap Penurunan Skala Nyeri pada Keluarga Hipertensi Ayu Rahayu S. Paneo, Sri; Hasbullah, Hasbullah; Zakariyati, Zakariyati; Sariama, Sariama; Muksin, Murniati
Journal of Intan Nursing Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Intan Nursing
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/join.v2i2.154

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang mengalami peningkatan tiap tahunnya. Gejalanya berupa nyeri pada kepala, pusing, pegal tengkuk, kelelahan yang menyebabkan gangguan kenyamanan. Kondisi ini ketika dibiarkan akan berpengaruh pada kehidupan klien. Sehingga diperlukan terapi untuk mengurangi tekanan darah dan skala nyeri. Terapi yang tepat untuk klien hipertensi adalah terapi foot massage karena selain menurunkan tekanan darah juga menurunkan skala nyeri sehingga dapat meningkatkan kualitas kehidupannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui foot massage dapat menurunkan skala nyeri pada keluarga hipertensi. Metode: Metode penelitian merupakan observasional deskriptif studi kasus dengan dua keluarga hipertensi. Pengambilan dilakukan dengan cara wawancara dan observasi. Hasil: Hasil penelitian didapatkan adanya perubahan tekanan darah dari 150/90 mmHg menjadi 120/70 dan skala nyeri pada kedua keluarga dengan skala nyeri 5 di hari pertama menjadi skala nyeri 1 di hari ketiga. Kesimpulan: penerapan terapi foot massage efektif terhadap penurunan tekanan darah dan skala nyeri pada klien hipertensi. Sehingga terapi ini dapat menjadi terapi komplementer dalam intervensi keperawatan di keluarga.
Kesejahteraan Psikologis Lansia yang Tinggal di Masyarakat Amalia, Khalisah; Pefbrianti, Diana
Journal of Intan Nursing Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Intan Nursing
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/join.v2i2.161

Abstract

Pendahuluan: Masa lanjut usia merupakan masa dimana seseorang mengalami masalah-masalah yang dikarenakan penurunan fisik, psikososial, maupun psikologis, sehingga menyebabkan lansia mengalami kerentanan psikologis yang menyebabkan lansia mengalami rendahnya kesejahteraan psikologis bagi lansia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran kesejahteraan psikologis lansia yang tinggal dimasyarakat Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian adalah lansia yang tinggal di Desa Batu Balian sebanyak 165 lansia. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling dengan menggunakan rumus Slovin 5% dengan jumlah sampel 118 responden. Pengambilan data menggunakan kuesioner Psychological Well-Being Scale (PSWB). Hasil: Kesejahteraan psikologis yang berada pada kategori tinggi sebanyak 44 responden (37,3%), kesejahteraan psikologis yang berada pada kategori sedang sebanyak 53 responden (44,9%), dan kesejahteraan psikologis yang berada pada kategori rendah sebanyak 21 responden (17,8%). Kesimpulan: Gambaran kesejahteraan psikologis lansia yang tinggal di masyarakat Desa Batu Balian berada pada kategori sedang sebanyak 53 responden (44,9%). Saran: penelitian selanjutnya bisa dilakukan dengan menerapkan intervensi dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis bagi lansia di komunitas

Page 1 of 1 | Total Record : 5