cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Kasihan, Bantul
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Manajemen Pelayanan Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 30631270     DOI : https://doi.org/10.47134/mpk
Core Subject : Health,
MPK is a scientific journal with the following focus and scope: Strategic Management of Health Services, Technological Innovation in Health Services, Service Quality Management, Leadership and Human Resource Development, Performance Evaluation and Improvement, Health Economics, Public Health Science, Information Technology, Health Policy, Health Education, Human Resources Management.
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2025): January" : 3 Documents clear
Evaluation of the Implementation of the Occupational Safety Management System (SMK3) at Naibonat Hospital, Kupang Regency in 2024 Elfeto, Josua Eredienst; Ratu, Jacob Matheos; Salmun, Johny R.
Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2025): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/mpk.v2i1.3332

Abstract

Occupational Health and Safety (K3) is one of the important issues in the world of work today, including in the hospital environment. Work accidents are one of the critical problems in the hospital environment. This is because the hospital is a health service unit that provides services in all fields and types of diseases. The purpose of this study is to evaluate the implementation of occupational safety management system (SMK3) at RSUD Naibonat Kupang Regency. This research design uses a descriptive method with a qualitative approach. Descriptive research is a research method that aims to obtain the results of a description of a situation objectively. The population in this study is all K3RS workers working at Naibonat Hospital totaling 10 people. While the number of samples in this study were all SMK3 workers at Naibonat Hospital amounting to 10 people. From the results of research conducted based on 10 evaluation indicators of the implementation of the occupational safety management system at Naibonat Hospital, it was obtained that there were 9 indicators with the "very good" category where the percentage was in the range (81% to 100%), and 1 other indicator was included in the "good" category with a percentage (61% to 80%). So it was concluded that the implementation of the work safety system at Naibonat Hospital had gone well.
Kajian Aktivitas Kader dalam Pelaksanaan Kegiatan Posyandu Balita (Studi Kasus di Puskesmas Binaus Kabupaten TTS) Koy, Triyanto Yohanis; Sinaga, Masrida; Dodo, Dominirsep O
Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2025): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/mpk.v2i1.3433

Abstract

Kader Posyandu memiliki peran yang signifikan dalam setiap kegiatan posyandu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aktivitas kader dalam pelaksanaan kegiatan posyandu. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang dilakukan pada Puskesmas Binaus Kabupaten Timor Tengah Selatan. Informan penelitian ini adalah 19 kader posyandu di Puskesmas Binaus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam. Analisis data dilakukan dengan proses analisis isi dan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kader memiliki tugas sebelum pelaksanaan posyandu, saat pelaksanaan posyandu dan setelah pelaksanaan posyandu. Sebelum posyandu, kader melakukan beberapa kegiatan seperti mempersiapkan gedung, meja, buku register, alat penimbangan, dan melakukan pembersihan pada tempat posyandu. Aktivitas kader saat pelaksanaan posyandu sudah mengacu pada sistem lima meja yaitu melakukan pendaftaran, melakukan penimbangan bayi, memindahkan hasil penimbangan balita ke KMS, menjelaskan hasil KMS kepada ibu dan melakukan pelayanan sektor yang dilakukan oleh petugas kesehatan. Aktivitas kader setelah pelaksanaan posyandu, kader tidak melakukan tugas dengan baik seperti tidak menilai/mengevaluasi hasil kegiatan dan merencanakan kegiatan posyandu pada bulan berikutnya serta tidak melakukan kunjungan rumah. Disarankan perlu adanya peningkatan pembinaan terhadap kader agar kader melaksanakan semua peran dan tugas-tugasnya meliputi peran kader pra posyandu, peran kader pada pelaksanaan posyandu dan peran kader pasca posyandu, agar pencapaian suatu target dapat tercapai dan bagi kader baru yang belum pernah mengikuti pelatihan agar dapat mengikuti pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan pengetahuannya sehingga pada meja 4 (penyuluhan) dapat dimanfaatkan dengan baik.
Pola Komunikasi Persuasif Puskesmas Gunung Kemala dalam Pencegahan Virus HIV/AIDS di Desa Gunung Kemala Kecamatan Prabumulih Barat Zhila Jannati; Manalullaili; Safana Chairunnisa El – Zahra
Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2025): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/mpk.v2i1.4159

Abstract

Penyebaran HIV/AIDS di Indonesia masih menjadi masalah kesehatan yang mendesak. Di Desa Gunung Kemala, Kecamatan Prabumulih Barat, Puskesmas Gunung Kemala berperan aktif dalam memberikan edukasi mengenai pencegahan HIV/AIDS. Penelitian ini dilakukan untuk memahami bagaimana pola komunikasi persuasif yang diterapkan oleh Puskesmas Gunung Kemala dapat mempengaruhi kesadaran dan pengetahuan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi persuasif yang digunakan oleh Puskesmas Gunung Kemala dalam upaya pencegahan HIV/AIDS, serta untuk mengevaluasi efektivitas dari pola komunikasi tersebut dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap bahaya dan pencegahan HIV/AIDS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tenaga kesehatan di Puskesmas Gunung Kemala, observasi langsung, serta pengumpulan dokumen terkait program pencegahan HIV/AIDS yang dilakukan oleh puskesmas. Selain itu, dilakukan juga survei terhadap warga Desa Gunung Kemala untuk mengukur tingkat kesadaran dan pengetahuan mereka sebelum dan sesudah mengikuti program edukasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Puskesmas Gunung Kemala menggunakan berbagai strategi komunikasi persuasif, seperti ceramah, penyebaran brosur, pelatihan, dan konsultasi langsung. Program edukasi yang dilakukan terbukti meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang HIV/AIDS secara signifikan. Selain itu, terdapat perubahan perilaku yang positif di kalangan masyarakat dalam hal pencegahan dan pengurangan risiko penularan HIV/AIDS. Pola komunikasi persuasif yang diterapkan oleh Puskesmas Gunung Kemala efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pencegahan HIV/AIDS. Pendekatan yang bersifat personal dan berkelanjutan, serta penggunaan berbagai media komunikasi, menjadi kunci keberhasilan program edukasi ini

Page 1 of 1 | Total Record : 3