cover
Contact Name
Hariyono
Contact Email
dharma@stkipnganjuk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dharma@stkipnganjuk.ac.id
Editorial Address
Jl. A.R. Saleh No.21, Kauman, Kec. Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur 64411
Location
Kab. nganjuk,
Jawa timur
INDONESIA
Dharma Pendidikan
Published by STKIP PGRI Nganjuk
ISSN : 19072813     EISSN : 28290267     DOI : https://doi.org/10.69866/dp.vXXi1.XX
Core Subject : Education,
Dharma Pendidikan is a journal contains publications from researches and scientific studies. The publications intended to contribute understanding and developing scientific theories and concepts, education and their application in education.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 13 No 2 (2018): Dharma Pendidikan" : 11 Documents clear
Analisis Kesulitan Mahasiswa Stkip Pgri Nganjuk Dalam Menyelesaikan Soal Aljabar Abstrak Berdasarkan Perbedaan Kemampuan Matematika agustin patmaningrum
Dharma Pendidikan Vol 13 No 2 (2018): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v13i2.58

Abstract

Kesulitan belajar merupakan suatu kondisi proses belajar yang mengalami hambatan-hambatan tertentu, seperti kesulitan dalam memahami konsep, kesulitan dalam memahami prinsip dan kesulitan dalam mengaplikasikan prinsip, sehingga siswa tersebut memperoleh prestasi belajar yang rendah atau dibawah rata-rata. Kesulitan belajar tersebut teletak pada penyelesaian soal. Penyelesaian soal merupakan inti dari pembelajaran matematika, bahkan dianggap bahwa isi ilmu pengetahuan hanyalah alat bagi penyelesaian soal yang aktif. Proses ini merupakan tindakan kreatif untuk mencoba mencapai sasaran khusus berdasarkan pada penemuan cara-cara baru dalam menggabungkan aturan-aturan yang ada (pengetahuan). Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan Kesulitan Mahasiswa STKIP PGRI Nganjuk Dalam Menyelesaikan Soal Aljabar Abstrak berdasarkan perbedaan Kemampuan Matematika. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, maka pendekatan penelitian ini memiliki ciri-ciri yang sama dengan penelitian kualitatif. Dari hasil penelitian didapat bahwa kesulitan mahasiswa dengan kemampuan tinggi dalam menyelesaikan soal Aljabar Abstrak, yaitu kesulitan dalam membuktikan syarat-syarat dari soal yang ditanyakan dalam bentuk umum. Sedangkan kesulitan mahasiswa dengan kemampuan rendah dalam menyelesaikan soal Aljabar Abstrak, yaitu kesulitan dalam memahami soal, kesulitan dalam proses penyelesaian, kesulitan dalam pembuktian, dan kesulitan dalam menentukan kesimpulan akhir karena dalam penyelesaian soal Aljabar Abstrak tidak dapat diselesaikan dengan benar.
Analyzed The Students Need to Reduce Ineffective Readers Through Scientific Books Caltira Rosiana; Sujono
Dharma Pendidikan Vol 13 No 2 (2018): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v13i2.71

Abstract

The target of goal in this study analyzed the instructional documents’ problem in teaching branch linguistic aspect such as morpheme, syntax, linguistic, semantic, sociolinguistic etc. The second target analyzed the lecturers’ complication to stimulate the students’ motivation in linguistic area. The last target is analyzed the students’ need to achieve their knowledge in all of linguistic area. The researchers conducted this research as Collaborative Classroom Action Research (CCAR) because the researchers do it in a team. This research is the revolution of English study toward Productive Reading Technique which combines all of the English skill such as reading, speaking, writing and listening. The researcher designed this technique based on the students’ need and the newest standard curriculum. The researchers selected the sample as purpossive technique sampling for the students who are taking the sociolinguistic subject. Getting the real information toward observations, spread out questionnaire paper and interview all of subject learning is the important instrument in this research. In this study, the researcher used some stages in collecting data, namely: collecting data from all aspect, tabulation, data analyzed, and making result based on the data collections. From the information above, the researchers got result that all of the branch of linguistic area still used old method such as speech form lecturer and boring discussion, the lecturer need renew their sources leaning based on the latest curriculum and students’ need, more than 70 % the students explain that they need the new book which relevance with the newest knowledge and method.
Modul Pembelajaran Berbasis Multi Representative Pada Mata Kuliah Geometri Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Nganjuk Erdyna Dwi Etika; Addin Zuhrotul 'Aini
Dharma Pendidikan Vol 13 No 2 (2018): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v13i2.73

Abstract

Tujuan dari penelitian yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul pembelajaran geometri berbasis Multi Representative yang valid dan praktis sehingga dapat meningkatkan kreatifitas mahasiswa. Metode penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg and Gall dengan mengambil 5 dari 10 tahapan yang ada didalamnya. Data diambil melalui validasi ahli untuk uji produk berupa Modul berbasis Multi Representative dan validasi lapangan untuk uji terbatas. Hasil penelitian adalah: (1) Hasil kelayakan modul yang divalidasi oleh validator ahli dan respon yang diberikan oleh siswa setelah pembelajaran menggunakan modul didapatkan hasil bahwa modul dengan kategori sangat baik dan layak digunakan dalam pembelajaran. (2) Keefektifan modul dapat dilihat dari tingkat keterbacaan yang tinggi serta sesuai dengan kemampuan atau penguasaan pemahaman mahasiswa terhadap modul yang dikembangkan, dalam penelitian ini yang diuji adalah keefektifan modul terhadap kemampuan berpikir kreatif. (3) Keefektifan modul dapat dilihat dari rata-rata kemampuan kreatif: (a) pada kelas kontrol nilai rata-rata pretest sebesar 41,67 sedangkan nilai rata-rata posttest sebesar 50,04 masih lebih rendah dibandingkan kelas ekperimen, (b) pada kelas eksperimen nilai rata-rata pretest sebesar 41,48 sedangkan nilai rata-rata posttest sebesar 73,89 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, (c) rata-rata nilai postetest kelas ekperimen > kelas kontrol yaitu 73,89 > 50,04 yang berarti kreativitas kelas ekperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, pada uji paired t-test, hasil yang didapat yaitu sig.2 tailed sebesar 0,000 < 0,05 penggunaan modul geometri berbasis multirepresentasi lebih efektif.
Analisis Kesalahan Siswa Ditinjau Dari Kecerdasan Logis-Matematis Galih Kurniawan
Dharma Pendidikan Vol 13 No 2 (2018): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v13i2.75

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan kesalahan-kesalahan siswa dalam mengerjakan soal tes diagnostik materi bangun ruang sisi datar, baik kesalahan fakta, kesalahan keterampilan, kesalahan konsep, serta kesalahan prinsip pada pembelajaran Inkuiri pendekatan konstruktivisme. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 1 Dawe Tahun ajaran 2017/2018. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah proportional stratified random sampling. Dimana ditentukan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMPN 1 Dawe Kudus dengan jumlah 32 siswa. Sebanyak 32 siswa kelas VIIIA ditentukan klasifikasi kecerdasan logis-matematis nya berdasarkan hasil angket kecerdasan logis-matematis siswa. Setiap kelompok kecerdasan matematis siswa diambil 2 siswa yang dijadikan subjek penelitian. Siswa kelas VIII A diberikan pembelajaran Inkuiri pendekatan konstruktivis. Hasil penelitian menunjukkan bahwakelompok kecerdasan logis-matematis rendahmerupakan kelompok siswa yang paling membutuhkan bantuan dan arahan oleh guru, karena keempat jenis kesalahan terjadi pada kelompok ini. Untuk kelompok kecerdasan logis-matematis sedang paling dominan hanya terjadi pada kesalahan fakta dan prinsip. Sehingg pada kelompok ini hanya butuh sedikit bimbingan dan arahan agar kesalahan-kesalahan yang terjadi dapat diminimalisir. Sementara untuk kelompok kecerdasan logis-matematis tinggi, pada dasarnya sangat jarang dijumpai kesalahan, baik kesalahan fakta, kesalahan keterampilan, kesalahan konsep, maupun kesalahan prinsip, sehingga kelompok ini merupakan kelompok yang paling aman tanpa butuh perhatian khusus. Sehingga perlu diberikan suatu pengayaan materi sehingga siswa pada kelompok ini dapat lebih meningkatkan pengetahuannya
Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning (Pbl) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Aktivitas Belajar Mahasiswa Pendidikan Ipa Stkip Pgri Nganjuk Pada Mata Kuliah Ipa Terpadu Imega Syahlita Dewi
Dharma Pendidikan Vol 13 No 2 (2018): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v13i2.76

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan aktivitas belajar mahasiswa S1 Program Studi Pendidikan IPA pada mata kuliah IPA Terpadu di STKIP PGRI Nganjuk. Jenis Penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Langkah-langkah penelitian terdiri dari: 1) Perencanaan, 2) Pelaksanaan, 3) Observasi dan 4) Refleksi yang dilakukan sebanyak dua siklus. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif berdasarkan pada rerata persentase klasikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan pada siklus I dan siklus II, yakni pada siklus I kemampuan berpikir kritis mahasiswa sebesar 52,88 % dan pada siklus II sebesar 71,15 %. Aktivitas belajar mahasiswa dalam penelitian ini meliputi dua indikator yaitu berkomunikasi secara tertulis (membuat resume) dan berkomunikasi secara lisan (diskusi dan presentasi), menunjukkan bahwa berkomunikasi secara tertulis (membuat resume) pada siklus I sebesar 70,07% meningkat menjadi 81,84% pada siklus II, serta hasil peningkatan juga terjadi untuk indikator berkomunikasi secara lisan (diskusi dan presentasi) sebesar 2,61% pada siklus I meningkat menjadi 3,17% pada siklus II, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan aktivitas belajar mahasiswa. Implikasi hasil penelitian dapat digunakan sebagai acuan, masukan serta saran dalam melaksanakan pembelajaran.
Meningkatkan Pemahaman Operasi Aljabar Pada Siswa Kelas Viii Mts Negeri Termas Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk Dengan Strategi Belajar Belajar Student-Created-Case-Studies Semester 2 Tahun Pelajaran 2015-2016 Komari
Dharma Pendidikan Vol 13 No 2 (2018): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v13i2.78

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mendiskripsikan penggunaan pendekatan Strategi Belajar Studi Kasus Kreasi Siswa (student-Created Case Studes) secara efektif dapat meningkatkan pemahaman konsep Aljabar kelas 8 MTs Negeri Termas Baron Nganjuk. Penelitian ini menggunakan rancangan Classroom Action Research (Penelitian Tindakan Kelas),yang dilakukan secara kolaboratif, dimana Teman sejawat sebagai kolaborator sedangkan peneliti sekaligus sebagai guru Matematika yang dikenai perlakukan penggunaan metode mengajar, sebagai obyek penelitian, sedangkan peneliti sebagai pengamat, obsever namun seluruh rancangan penelitian didesain oleh peneliti. Penelitian ini dilaksanakan dikelas 8 MTS Negeri Termas Baron Nganjuk, Semester II Tahun pelajaran 2015/2016, dari tanggal 1 sampai dengan 30 maret 2016. Dengan jumlah siswa sebagai populasi dan sampel penelitian sebanyak 30 anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) dengan menggunakan pendekatan Strategi Belajar Studi Kasus Kreasi Siswa (student-centered case studes) siswa lebih menguasai dan memahami tentang konsep operasi aljabar. (2) Dengan menggunakan pendekatan Strategi Belajar Studi Kasus Kreasi Siswa (student-centered case studes)siswa lebih bergairah dan termotivasi dalam pembelajaran konsep operasi aljabar
Pengembangan Comic Strips Sebagai Media Pembelajaran Writing Berbasis Kearifan Lokal Untuk Siswa Sekolah Menengah Pertama Puput Zuli Ekorini; Caltira Rosiana
Dharma Pendidikan Vol 13 No 2 (2018): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v13i2.79

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui produk pengembangan media comic strips sebagai media pembelajaran writing berbasis kearifan lokal untuk siswa sekolah menengah pertama.Strip komik (Comic Strips) merupaka media pembelajaran yang dapat digunakan untuk berbagai macam skill, salah satunya adalah Writing. Strip Komik berbahasa inggris banyak sekali dibuat oleh para native atau orang-orang asli pengguna Bahasa Inggris sehingga bahasa yang digunakan cenderung kompleks dan sulit dipahami oleh Siswa yang masih dalam proses belajar. Strip komik yang dalam pembelajaran Writing digunakan untuk menstimulasi Siswa agar dapat mempelajari grammar (tata bahasa), mechanics (cara penulisan), content (pengembangan ide/ isi), organization (urutan/ kronologi ide), dan vocabulary (penggunaan kata yang efektif).Dalam penelitian pengembangan ini, peneliti mencoba memenuhi kekurangan-kekurangan yang belum dapat dipenuhi oleh media strip komik yang sudah ada dengan menggunakan metode penelitian Research and Development (R n D). Ada sepuluh langkah yang dilakukan dalam penelitian RnD ini berdasarkan pada teori Borg dan Gall (1989: 783-795). Pada tahap penelitian pendahuluan dan pengumpulan informasi peneliti melakukan observasi dan dan wawancara terhaap guru dan siswa untu mengungkap kebutuhan guru dan siswa dalam kegiatan writing. Selain itu peneliti juga melakukan kajian terhadap hasil penelitian terdahulu yang pernah dilakukan terkait dengan penggunaan comic strips sebagai media pembelajaran writing. Dari hasil observasi dan wawancara maka didapat sebuah perencanaan untuk mengembangkan comic strips berbasis kearifan lokal sebagao media pembelajaran writing untuk siswa sekolah menengah pertama. Dalam tahap pengembangan, peneliti membuat konsep comic strips yang kemudian diilustrasikan ke dalam panel-panel yag berisi tokoh dan dialog. Setelah draft selesai maka diakukan penilaian atau validasi oleh ahli materi dan ahli media. Adapun hasil uji kelas kecil menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test yang ditujukkan dari nilai signifikan 0.00< 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan comic strips bebasis kearifan local ini efektif untuk pembelajaran writing di sekolah menengah pertama.
Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Taksonomi Trends In International Mathematics And Science Study (Timss) Sebagai Upaya Meningkatkan Penalaran Matematis Siswa Bidang Aljabar Sherly Mayfana Panglipur Yekti; Reza Dimas Pravangasta Perdana
Dharma Pendidikan Vol 13 No 2 (2018): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v13i2.82

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah menghasilkan lembar kerja siswa yang dikembangkan menggunakan taksonomi TIMSS pada materi aljabar. Metode penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg dan Gall dengan mengadopsi 8 dari 10 tahapan yang ada. Uji coba akan dilakukan kepada beberapa responden yang terdiri dari ahli materi, ahli bahan ajar, dan para siswa. Hasil dari penelitian menunjukkan (1) pelaksanaan pembelajaran matematika di SMPN 1 Ngronggot masih menggunakan metode ceramah dan diskusi, sementara bahan ajar yang digunakan belum melatih siswa menggunakan penalaran matematisnya. (2) Guru memerlukan suatu bahan ajar yang dapat melatih dan mengembangkan kemampuan penalaran matematis siswa dalam pemecahan masalah. (3) 82,8% siswa merasa kesulitan pada materi aljabar dan 84,4% siswa menyatakan bahwa LKS yang ada kurang membuat mereka paham dalam pembelajaran sehingga siswa mendukung pengembangan LKS berbasis taksonomi TIMSS. (4) Pembelajaran matematika pada materi aljabar dengan menggunakan LKS berbasis taksonomi TIMSS efektif dalam meningkatkan penalaran matematis siswa.
Metode Discovery Terbimbing Dalam Menemukan Rumus Luas Permukaan Bangun Ruang Sisi Lengkung Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas Ix D Smp Negeri 2 Pace Supini
Dharma Pendidikan Vol 13 No 2 (2018): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v13i2.83

Abstract

Dalam usaha meningkatkan mutu pendidikan, guru berperan dalam pengembangan dan peningkatan mutu pembelajaran. Guru wajib berkreasi dan berinovasi untuk menciptakan suasana pembelajaran yang nyaman, aman, menarik dan menumbuhkan motivasi dan daya kreasi siswa dalam belajar dan menghasilkan hasil belajar yang diharapkan. Sebagai bentuk kreativitas dan daya inovasi maka peneliti memilih sebuah strategi maupun model pembelajaran yang lebih efektif dalam pembelajaran Matematika. Penelitian ini memaparkan tentang metode Discovery Terbimbing dalam pembelajaran Matematika sebagai upaya meningkatkan motivasi, aktivitas dan hasil belajar siswa melalui materi menemukan rumus luas permukaan bangun ruang sisi lengkung kelas IX SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 2 Pace dan sebagai objek penelitiannya adalah kelas IX D yang berjumlah 28 siswa yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Pada siklus I terdiri dari dua pertemuan. Pada siklus II hanya terdiri dari satu pertemuan Setelah siklus II didapatkan hasil bahwa 1) motivasi siswa menjadi sangat baik dengan skor perhitungan 4,01. Ini artinya bahwa metode belajar yang disajikan membuat siswa belajar lebih nyaman, bersemangat, lebih bermotivasi untuk mencapai prestasi yang lebih baik lagi; 2) aktivitas siswa mencapai rata-rata 80,61 % dengan kategori sangat aktif, seperti yang diharapkan , suasana belajar hidup, interkasi antara siswa dengan siswa dan interaksi siswa dengan guru sangat menyenangkan, siswa lebih banyak yang mampu menyelesaikan permasalahannya secara sistematis dan memiliki manfaat yang lebih banyak; 3) hasil belajar siswa meningkat lagi yakni rata-rata 82,50, Pembelajaran klasikal tuntas mencapai angka 89%, nilai tertinggi 100 dan nilai terendah 70. Hal ini tampak jelas bahwa metode Discovery terbimbing yang diterapkan dalam pembelajaran ini mampu meningkatkan motivasi belajar siswa yang secara kuantitatif ditunjukkan oleh hasil belajar siswa, khususnya pada materi luas permukaan bangun ruang kelas IX di SMP Negeri 2 Pace. Berdasarkan kesimpulan di atas disarankan hal-hal sebagai berikut. 1) Bagi siswa hendaknya berusaha lebih giat belajar baik secara berkelompok, sendiri-sendiri maupun bertanya pada guru sehingga tidak mengalami kesulitan dalam mempelajari Matematika; 2) Bagi Guru dalam melaksanakan pembelajaran hendaknya lebih aktif dan kreatif dalam memilih metode serta media pembelajaran agar siswa siswa dapat termotivasi dalam belajar; dan 3) Bagi Sekolah hendaknya berusaha memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana yang dibutuhkan semua guru dalam proses belajar mengajar jika pembelajaran ingin dicapai.
Pengembangan Modul Fisika Dasar Berbasis Scientific untuk Meningkatkan Higher Order Thinking Skill (HOTS) dan Kemampuan Kognitif Yulia Dewi Puspitasari; Triana Wuri Cahyanti
Dharma Pendidikan Vol 13 No 2 (2018): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v13i2.84

Abstract

Tujuan penelitian yaitu: (1) mengembangkan dan menghasilkan modul fisika dasar berbasis scientific, (2) meningkatkan higher order thinking skill (HOTS) setelah mengikuti proses pembelajaran menggunakan modul fisika dasar berbasis scientific.Metode penelitian yang digunakan Research and Development (R&D). pengembangan dilaksanakan dengan mengacu pada model pengembangan ADDIE dengan tahapan Analyse, Design, Development, Implementation, Evaluation. Pengembangan modul ini dinilai berdasarkan kelayakan isi, penyajian, dan bahasa oleh validator ahli, dosen, dan peer review. Uji validitas yang dilakukan adalah validasi kelayakan isi, penyajian, dan bahasa modul kemudian direvisi dan diimplementasikan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA dalam mata kuliah fisika dasar. Higher order thinking skill (HOTS) mahasiswa dianalisis dengan uji prasyarat untuk mengetahui normalitas dan homogenitas data. higher order thinking skill (HOTS) dianalisis dengan uji parametrik dengan uji t test menggunakan software SPSS.Hasil dari Penelitian ini yaitu: (1) kelayakan pengembangan modul fisika dasar berbasis scientific dikategorikan baik; (2) higher order thinking skill (HOTS) mahasiswa meningkat; (3) dari empat Aspek higher order thinking skill (HOTS) kemampuan logika dan penalaran mengalami peningkatan tinggi diikuti kemampuan analisis, kemampuan evaluasi, dan kemampuan kreasi. Kemampuan kognitif mahasiswa meningkat sebesar 70%.

Page 1 of 2 | Total Record : 11