cover
Contact Name
Asrar Aspia Manurung
Contact Email
ptibm66@gmail.com
Phone
+6287722311617
Journal Mail Official
ptibm66@gmail.com
Editorial Address
Sekretariat: Jalan Gambir Perumahan Grand Algeria Kec. Percut Sei Tuan Kab. Deli Serdang Sumatera Utara-20237
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Azkayra: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Sosial
ISSN : -     EISSN : 30470021     DOI : -
Core Subject : Social,
Azkayra: Journal of Community and Social Service is a journal published by PT Ibnu Baharuddin Manurung in partnership with Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Azkayra Journal has a focus and scope in the field of social and community service. Jurnal Azkayra is a forum for scholarly publications that focus on community service activities carried out by the academic community related to the application of innovations and solutions related to solving problems in society and also the field of social science which includes research related to human relations. In addition, Azkayra Journal also has a scope related to the field of human development, solving poverty problems based on local resources, managing rural and coastal areas based on local wisdom and strengthening community economy both from livestock, fisheries, forestry, economic development, entrepreneurship, cooperatives, creative industries, MSMEs and technology development sectors.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2025)" : 4 Documents clear
Peran UNESCO Terkait Perlindungan Terhadap BendaBenda Budaya Yang Mendapat Perlindungan Khusus Harahap, Muhammad Anwar Natama; Harisman, Harisman
Azkayra: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Sosial Vol 2, No 2 (2025)
Publisher : Azkayra: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55311/azkayra.v2i2.53

Abstract

Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui peran UNESCO terhadap perlindungan benda budaya yang mendapat perlindungan khusus dengan mengangkat rumusan masalah yaitu: bagaimana peran UNESCO dalam melindungi benda budaya yang mendapat perlindungan khusus? Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data sekunder. Analisis kualitatif dilakukan dengan titik tolak empiris. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih terdapat keterbatasan dalam pengamanan dan pengaturan warisan budaya. Pelestarian warisan budaya sangatlah penting. Hal ini dimaksudkan untuk melindungi nilai-nilai sejarah, budaya dan pengetahuan yang terkandung di dalamnya. Perbuatan ilegal sebenarnya tidak bisa ditoleransi, karena dapat mengancam keberadaan warisan budaya. Oleh karena itu, penulis meyakini saat ini dunia sangat membutuhkan bantuan keamanan dan regulasi yang jelas untuk menjaga keberadaan warisan budaya. Tentu saja hal ini bisa terwujud jika meratifikasi Konvensi UNESCO tahun 2003.
Penerapan Media Pop Up Book Pada Pelajaran Ppkn Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD Islam Setia Nurul Azmi T.A 2023/2024 Lidya, Cindy
Azkayra: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Sosial Vol 2, No 2 (2025)
Publisher : Azkayra: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55311/azkayra.v2i2.55

Abstract

enelitian ini dilakukan di Sekolah Islam Setia Nurul Azmi dan bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKN materi Keragaman Budaya melalui penggunaan media Pop-up Book. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus pembelajaran. Masalah utama yang ditemukan ialah rendahnya minat dan perhatian siswa terhadap pembelajaran, yang berdampak pada hasil belajar di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Media Pop-up Book dipilih karena mampu menghadirkan visualisasi tiga dimensi yang menarik, interaktif, dan kontekstual, sehingga menumbuhkan motivasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa, yaitudari 43,1% pada siklus I menjadi 90,9% pada siklus II, dengan selisih peningkatan 47,8%. Dengan demikian, penggunaan media Pop-up Book terbukti berpengaruh signifikan dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran PKN materi Keragaman Budaya.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) PadaMatapelajaran Pkn Untuk Menguatkan Literasi Kewargaan Dan Budaya Di Kelas X Sma Gema Buwana Amanda, Dea
Azkayra: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Sosial Vol 2, No 2 (2025)
Publisher : Azkayra: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55311/azkayra.v2i2.56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam proses pembelajaran mata pelajaran PKN di kelas X SMA Gema Buwana, serta (2) mendeskripsikan penggunaan model pembelajaran PBL dalam mata pelajaran PKN untuk menguatkan literasi kewargaan dan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penerapan model PBL dalam pembelajaran PKN mampu menguatkan literasi kewargaan dan budaya dengan mewujudkan nilai-nilai budaya, serta pemahaman terhadap hak dan kewajiban sebagai warga negara. Siswa menjadi sadar akan keberagaman budaya, ras, suku, dan kepercayaan di Indonesia, serta terdorong untuk bertanggung jawab dalam mengembangkan budaya nasional dan membangun identitas bangsa di tengah masyarakat global.(2) Penguatan literasi kewargaan dan budaya siswa dilakukan melalui pembelajaran PKN di sekolah dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat.
Pengajaran Bahasa Indonesia Melalui Pengenalan Kata Dasar Pada Siswa Muslim Suksa School Thailand harahap, zihan manja anggita; Yurnita, Syamsu
Azkayra: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Sosial Vol 2, No 2 (2025)
Publisher : Azkayra: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55311/azkayra.v2i2.54

Abstract

Pengajaran ini ditujukan kepada Muslim Suksa School Thailand. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Materi yang disampaikan bertujuan untuk mengenalkan kepada siswa bahwa BIPA Pengenalan kata dasar pengenalan kata dasar merupakan pengajaran bahasa Indonesiasebagai bahasa asing dan bukan bahasa kedua. Bahasa Indonesia diajarkan agar orang asing dapathidup dan sintas dalam alam dan budaya indonesia. Salah satu kerangka yang digunakan adalah CEFR (Common European Frame of Reference) for language, tapi saat ini sudah ada Standar Kompetensi Lulusan (SKL) BIPA Pengenalan kata dasar yang dirancang oleh Kemdikbud yang bisadi Gabungkan di Suksa School Thailand . Dalam pembelajaran BIPA Pengenalan kata dasar ada beberapa yang harus diperhatikan diantaranya strategi dan media pembelajaran BIPAPengenalan kata dasar melalui pengenalan kata dasar pada siswa. Metode diskusi juga digunakanuntuk tanya jawab dengan siswa terkait dengan pemahaman mereka terhadap materi yang telah disampaikan.

Page 1 of 1 | Total Record : 4