cover
Contact Name
Lilin Rosyanti
Contact Email
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Phone
+6281241415239
Journal Mail Official
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Editorial Address
Ruang PPM, Gedung Rektorat Lt. 1, Jl. Jendral A.H. Nasution No.14 G, Andounohu, Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, 93231
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Stunting Pesisir dan Aplikasinya
ISSN : -     EISSN : 28284798     DOI : https://doi.org/10.36990/jspa.v3i1.1431
Core Subject : Health, Education,
The Journal of Coastal Stunting and its Applications is a publication medium for the results of scientific studies in the field of health sciences that focus on the theme of stunting. Scientific studies can take the form of research or community service. JSPA publishes research results, case studies and all forms of reviews. There is no publishing fee (free APC), and the publication copyright remains with the author with a Creative Commons Attribution-NonCommercial-Share Alike 4.0 license. The Journal of Coastal Stunting and its Applications published by Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Kendari since 2022.  e-ISSN: 2828-4798
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2022): Juli-Desember" : 5 Documents clear
Regurgitasi Gastroesofageal Bukan Faktor yang mempengaruhi Peningkatan Berat Badan Bayi Usia 0 sampai 6 Bulan: Penelitian Observasional Yanthi, Dwi; Samsuddin, Samsuddin; Nurjannah, Nurjannah; Rundu, Rundu
Jurnal Stunting Pesisir dan Aplikasinya Vol 1 No 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/jspa.v1i2.653

Abstract

Regurgitation after breastfeeding, if it occurs excessively for a long time can cause nutritional disorders in infants which prolonged inhibit the growth process. This study aims to identify the incidence of gastroesophageal regurgitation on weight gain in infants aged 0-6 months. The implementation of the study used an observational design, and was located at Puskesmas Lepo-Lepo in September-December 2020. The population was 150 infants, and a total sample of 60 infants as respondents. 88.11% of infants who had regurgitation <3 times per day experienced weight gain, as well as 11.6% who experienced regurgitation 3-5 times per day. The incidence of regurgitation did not affect the baby's weight gain.
Pemberdayaan Kelompok Ibu Hamil, Nifas, dan Menyusui dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan dengan Demonstrasi Gizi Lengkap dan MP-ASI sesuai Isi Piringku sebagai Upaya Cegah Stunting Podungge, Yusni; Hikmandayani, Hikmandayani; Igirisa, Yusni; Olii, Nancy; Tompunuh, Magdalena M; Harun, Desrianti; Indriyani, Putry
Jurnal Stunting Pesisir dan Aplikasinya Vol 1 No 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/jspa.v1i2.672

Abstract

The incidence of short toddlers or commonly referred to as stunting is one of the nutritional problems experienced by toddlers in the world and is a major nutritional problem faced by Indonesia. The first 1000 days of life is a golden period to form a healthy child. One way to prevent stunting is to fulfill nutrition and health services for pregnant women, postpartum mothers and breastfeeding mothers. This community service aims to increase the knowledge of pregnant women, postpartum mothers, breastfeeding mothers and mothers of children under five about nutritional needs and the correct method of processing MP-ASI. Implementation of community service using nutrition education methods, demonstrations of making MP-ASI, and health checks. The average post-test results showed that there was an increase in participants' knowledge after the implementation of community service.
Peran Makanan Laut Sumber Protein dan Anak Stunting di Wilayah Pesisir Nirmala, Intan Ria; Octavia, Lestari
Jurnal Stunting Pesisir dan Aplikasinya Vol 1 No 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/jspa.v1i2.707

Abstract

This paper explains the importance of using local food from sea catch fish in Southeast Sulawesi as a source of protein and its relation to reducing stunting prevalence in children. The article's source is a literature review related to seafood and stunting in children. This study explains the shift in children's eating patterns, barriers to consuming seafood as a protein source and promoting seafood as a protein source into a sustainable nutrition program. Multisectoral cooperation will aid in reducing the prevalence of malnutrition in vulnerable groups. Recognizing local resources that can be optimized as sources of food intake for vulnerable groups is also a must to be included in program preparation. This paper is confirmed by the results of ongoing studies and observations to help ensure the right program design to reduce stunting in coastal areas.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Gizi Ibu, Pola Asuh Gizi dan Pola Makan dengan Status Gizi Balita Gani, Kameriah; Rasmaniar, Rasmaniar; Putri, Intan Regina
Jurnal Stunting Pesisir dan Aplikasinya Vol 1 No 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/jspa.v1i2.787

Abstract

Latar Belakang : Dari hasil pemantauan status gizi (PSG) tahun 2017 yang dilakukan Ditjen kesehatan Masyarakat (Kemenkes RI, 2019). Provinsi Sulawesi Tenggara pada tahun 2016 diperoleh persentase balita usia 6 -59 bulan menurut status gizi dengan indeks BB/U sebanyak 13,7% balita gizi kurang, dan pada tahun 2017 meningkat menjadi 17,30 balita gizi kurang, dan masuk dalam 10 besar provinsi yang memiliki cakupan persentase gizi kurang yang tinggi, dan pada tahun 2018 terjadi penurunan persentase cakupan balita yang menderita gizi kurang sebanyak 16,40% (Kementerian Kesehatan RI, 2018). Berdasarkan data dari Puskesmas Benu-benua Kota Kendari ditemukan anak balita Gizi Kurang yang berada di Kelurahan Benua-Benua dengan Prevalensi sebanyak 5,4% pada tahun 2020. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah study Observasional Analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah semua anak balita usia 1-5 tahun yang ada di Kelurahan Benu- Benua Kecamatan Kendari Barat Kota Kendari pada bulan Februari Tahun 2022 sebanyak 54 sampel. Hubungan antara variabel bebas dan terikat di uji menggunakan uji Chi-square. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa pengetahuan gizi ibu sebagian besar (81,5%) memiliki pengetahuan gizi kurang, pola asuh gizi sampel sebagian besar (57,4%) memiliki pola asuh gizi baik, pola makan sampel sebagian besar (75,9%) memiliki pola makan baik. Uji statistik menunjukan tidak terdapat hubungan pengetahuan gizi ibu dengan status gizi pada anak balita dimana p value (0.739), adanya hubungan pola asuh gizi dengan status gizi pada anak balita p value (0.004), serta adanya hubungan pola makan dengan status gizi pada anak balita p value (0.000). Kesimpulan : Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variabel yang berhubungan pada status gizi anak balita usia 1-5 tahun adalah pola asuh gizi, pola makan.
Penambahan Tepung Daging Ikan Pogo (Aluterus Monoceros) pada Kreakers Meningkatkan Kadar Protein dan Seng Israwati, Israwati; Wiralis, Wiralis; Fathurrahman, Teguh; Suwarni, Suwarni; Hariani, Hariani; Fatmawati, Fatmawati; Askrening, Askrening
Jurnal Stunting Pesisir dan Aplikasinya Vol 1 No 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/jspa.v1i2.799

Abstract

Latar belakang : Protein dan seng merupakan zat gizi yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan anak balita. Kreakers telah dikembangkan menggunakan berbagai jenis ikan yang dapat meningkatan kandungan gizi dan daya terimanya. Tujuan penelitian adalah untuk mengembangkan kreakers ikan Pogo (Aluterus monoceros) sebagai camilan tinggi protein dan seng.Metode : Jenis penelitian adalah kuantitatif. Pengembangan creakers menggunakan tepung ikan Pogo (Aluterus monoceros) dengan persentase 0%, 15% dan 20%. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 23-29 maret 2021 bertempat di Laboratorium ilmu teknologi pangan politeknik kendari jurusan gizi dan Universitas Haluoleo Kendari. Data yang dikumpulkan meliputi daya terima, kadar protein dan seng (Zn). Daya terima diukur dengan uji orgnoleptik menggunakan skala hedonik (1-5), protein kreakers diukur dengan metode Lowry, kadar seng diukur dengan metode Atomic Absorption Spektrophotometer (AAS). Data diolah secara deskriptif.Hasil : Dihasilkan formula creakers dengan penggunaan tepung ikan Pogo F1= 0%, F2 = 15% dan F3 = 20%. Uji daya terima menggambarkan penilaian panelis terhadap parameter warna kreakers dengan katagori sangat suka presentase tertinggi pada formula F2, katagori suka persen tertinggi memilih formula F2. Parameter aroma, menunjukan penilaian panelis dengan katagori sangat suka pada formula F2 dan suka F1. Parameter rasa, panelis menilai katagori sangat suka pada formula F2: 73% dan suka F3 : 90%. Parameter tekstur katagori sangat suka pada F2: 53,3% dan suka F1: 70%. Nilai rata-rata skor daya terima tertinggi adalah F2:3.7, selanjutnya F1: 3.1 dan F3: 3.0. Hasil analisis kadar protein tertinggi adalah pada formula F3: 41%, selanjutnya F2: 27% dan F1: 16%. Kadar seng tertinggi adalah formula F3: 4%, F2: 2% dan F1: 1%.KESIMPULAN: Penambahan tepung ikan Pogo 20% pada kreakres menghasilkan kadar protein dan seng paling tinggi. Daya terima kreakers formula F2 lebih diterima dengan skor 3.7 , dibandingkan F1 (3.1) dan F3 (3.0).

Page 1 of 1 | Total Record : 5