cover
Contact Name
Adhi Kusmantoro
Contact Email
elektro@upgris.ac.id
Phone
+6224-8316377
Journal Mail Official
elektro@upgris.ac.id
Editorial Address
https://journal2.upgris.ac.id/index.php/jeti/about/editorialTeam
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Elektro dan Teknologi Informasi
ISSN : -     EISSN : 29622093     DOI : 10.26877/jeti
Core Subject : Engineering,
scope of this journal is electrical and computer engineering, information systems, telecommunication, control, electronics and related field
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2024): APRIL" : 5 Documents clear
Clustering Status Pemberian Imunisasi Dasar Di Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen Menggunakan Metode K-Medoids NinaUlfauza; Zara Yunizar; Fajriana
JETI (Jurnal Elektro dan Teknologi Informasi) Vol. 1 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jeti.v1i1.386

Abstract

Abstrak— Imunisasi dasar merupakan salah satu upaya dalam mencegah penyakit menular pada anak-anak. Penelitian ini berfokus pada analisis status pemberian imunisasi di Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen. Metode yang digunakan adalah K-Medoids dengan data imunisasi dasar anak usia 0-5 tahun dari tahun 2020 hingga 2022. Hasilnya mengidentifikasi tiga cluster: Selesai, Belum Selesai, dan Tidak Selesai. Aplikasi berbasis web dirancang menggunakan DFD, JavaScript, Python, dan MySQL. Dari hasil penelitian, terlihat perbedaan status pemberian imunisasi dasar di Kabupaten Bireuen pada tahun-tahun tersebut. Informasi ini dapat menjadi dasar untuk merancang strategi peningkatan cakupan imunisasi dasar di wilayah tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini memberikan pandangan yang jelas tentang distribusi dan ketersediaan imunisasi dasar, yang dapat membantu Dinas Kesehatan dalam mengoptimalkan upaya pencegahan penyakit melalui imunisasi. Kata kunci: Imunisasi dasar, k-medoids, status pemberian imunisasi, clustering.
Internet of Things design to monitor street lights equipped with passive infrared motion sensors: Desain Internet of Things Untuk Monitoring Lampu Jalan Dilengkapi Dengan Sensor Gerak Passive Infra Red Ahmad Habib Maulana; Adhi Kusmatoro
JETI (Jurnal Elektro dan Teknologi Informasi) Vol. 1 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jeti.v1i1.525

Abstract

Setiap harinya lampu PJU menyala selama 12 jam sehingga menjadikan pemborosan listrik. Oleh kare itu dengan di buat lampu hemat energi menggunakan sesnor gerak PIR (Passive Infra Red) dapat menjadikan solusi penghematan energi listrik. Hasil dari penelitian ini sistem lampu otomatis menggunakan sensor PIR (Passive Infra Red) dapat bekrja dengan baik sehingga bisa di gunakan solusi penghematan daya. Jika ada kendaraan yang lewat maka lampu akan menyala secara otomatis, dan jika tidak ada kendaraan yang lewat maka lampu akan redup secara otomatis. Hal tersebut cukup menghemat energi. Pengendalian lampu PJU ini menggunakan arduino uno untuk program pengendali dan relay untuk pengendali lampu, di gunakan ESP node mcu untuk pengambilan data menggunakan IOT sehingga bisa memantau tegangan selama 12 jam.Dari data tersebut, rata-rata hasil dari penggunaan alat hemat energi menggunakan sensor PIR berhasil menghemat energi 41% untuk volt, 39% untuk amper, dan 39% untuk watt. Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan alat hemat energi menggunakan sensor PIR memiliki potensi dalam menghemat energi. Kata kunci: Hemat Energi; Lampu Otomatis; Sensor Gerak
PERANCANGAN ALAT PENYIRAMAN TANAMAN OTOMATIS BERBASIS PID DENGAN MONITORING PID Alfanur Fatkhiatur Rizqi Alfan; Adhi Kusmantoro; Margono
JETI (Jurnal Elektro dan Teknologi Informasi) Vol. 1 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jeti.v1i1.573

Abstract

Abstrak— Abstrak Petani saat ini rata rata masih menggunakan alat manual sehingga memebutukan waktu yang lama, tentunya menguras waktu, tenaga secara asal-asalan sehingga memungkinkan terjadinya kelebihan porsi air yang tidak seharusnya diterima oleh tanah. Hal tersebt tidak efesian maka dari itu penulis merancang alat penyiraman tanaman ototmatis berbasis PID bangun kotrol PID menggunakan mikrokontroler node mcu dan sensor YL – 69 dengan nilai tuning Kp = 0,1 Ki = 0,0 Kd =1 mendapatakan Rise Tme (Tr) pada waktu 121 detik dengan fedback kelembapan dan mendapatkan nilai settingtime (Ts) terlaksana pada waktu 197 detik dengan output nilai peaktime 139 detik 80% mendapatkan overshoot nya mendapatkan 3,7% (Proposional Integral Derivative) dengan monitoring IoT (Internet of Things).Metode PID (Proposional Integral Derivative) mengatur waktu menyalanya pompa sesuai nilai PID yang didapat dari nilai eror, jika mendapatkan nilai 0 kembali membaca dari awal, Node MCU sebagai alat untuk memonitoring pada aplikasi blynk yang terhubung pada koneksi internet, setalah itu pompa on sesuai PID yang sudah disetpoint 80% nilai kelembapan. Hasil dari penelitian alat bangun kotrol PID menggunakan mikrokontroler node mcu dan sensor YL – 69 dengan nilai tuning Kp = 0,1 Ki = 0,0 Kd =1 mendapatakan Rise Tme (Tr) pada waktu 121 detik dengan fedback kelembapan dan mendapatkan nilai settingtime (Ts) terlaksana pada waktu 197 detik dengan output nilai peaktime 139 detik 80% mendapatkan overshoot nya mendapatkan 3,7%.
PERANCANGAN PERANGKAT KERAS PENGERING PAKAIAN Fachrudin Udin; Adhi Kusmantoro; Amirudin
JETI (Jurnal Elektro dan Teknologi Informasi) Vol. 1 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jeti.v1i1.578

Abstract

Seiring berjalannya waktu, teknologi terus berkembang. Indonesia mempunyai dua musim, musim panas dan musim hujan. Di musim panas, sumber energi terbesar untuk menjemur pakaian adalah sinar matahari. Saat musim hujan tiba, sebagian orang mempunyai permasalahan atau kendala yang sama dalam menjemur pakaian. Menjemur pakaian merupakan salah satu contoh rutinitas sehari-hari yang biasa dilakukan di rumah. Dulu dan sekarang, pakaian kebanyakan dijemur di luar ruangan dan di bawah sinar matahari langsung. Dari permasalahan pengeringan pakaian tersebut maka di rancanglah sebuah alat lemari pengering pakaian dengan mengimplementasikan sistem kontrol menggunakan pemanas yang dihasilkan melalui burner LPG. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dan studi Pustaka. Hasil penelitian ini menghasilkan respon output suhu dari suhu ruangan kisaran 30℃ kemudian naik sampai keadaan tunak dengan Waktu awal naik sebesar 32 detik serta setlingtime sebesar 362 detik dan suhu tunak sebesar 109-110℃.
STUDI ANALISA PENGGUNAAN BATERAI LI-ION DAN LI-PO PADA SISTEM IOT HIDROPONIK Khalif Zusrifal Rifal; Adhi Kusmantoro; Imadudin harjanto
JETI (Jurnal Elektro dan Teknologi Informasi) Vol. 1 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jeti.v1i1.580

Abstract

Seiring berkembangnya teknologi modern, kebutuhan akan listrik menjadi kebutuhan yang semakin mendasar. Baterai merupakan perangkat yang sangat dibutuhkan bagi peralatan elektronik untuk menyimpan energi. Peran baterai sangat penting, salah satunya dalam penggunaan sistem IoT, terutama jika diaplikasikan di daerah yang memiliki keterbatasan energi listrik. Konsumsi daya listrik pada baterai dipengaruhi oleh desain dari sistem IoT tersebut. Pada penelitian ini penulis melakukan analisis ketahanan baterai pada sistem monitoring hidroponik dengan menggunakan dua jenis baterai yang berbeda: Baterai Lithium-polymer (Li-Po) dan Lithium-ion (Li-ion) dengan kapasitas masing-masing 12V 5000mAH. Pada pengujian ini baterai akan digunakan untuk menyuplai sistem pemantauan hidroponik berbasis Internet of Things (IoT). Dari penelitian tersebut diketahui nilai efisiensi baterai paling rendah yaitu baterai Li-Po dengan durasi pengiriman data 5 detik yaitu sebesar 8,9% dan nilai efisiensi baterai paling tinggi adalah baterai Li-Ion dengan durasi pengiriman data 15 menit yaitu sebesar 77%

Page 1 of 1 | Total Record : 5