Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan
Jurnal ilmiah hasil-hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan (kesehatan masyarakat, ilmu kedokteran, keperawatan, kebidanan, farmasi, gizi, dan ilmu kesehatan lainnya)
Articles
22 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024"
:
22 Documents
clear
Optimalisasi Pencegahan Dampak Hospitalisasi Melalui Terapi Mewarnai Pada Anak Usia Prasekolah di Rumah Sakit Umum Yarsi Pontianak
Sari, Lintang;
Safitri, Dewin;
Florensa, Florensa;
Masmuri, Masmuri;
Juliana, Diena;
Yousriatin, Fajar
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Menara Science Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70109/jupenkes.v1i3.20
Anak usia prasekolah memiliki imunitas yang masih rendah sehingga rentan terserang penyakit yang mengharuskan mereka untuk dirawat. Hospitalisasi merupakan kondisi krisis bagi anak karena anak berada dalam situasi asing dan kadang-kadang harus berpisah dari keluarga dan teman-temannya. Respon yang sering muncul akibat hospitalisasi adalah stres dan kecemasan. Salah satu intervensi yang sudah terbukti efektif mengatasi dampak hospitalisasi adalah terapi bermain mewarnai. Dengan melakukan terapi bermain mewarnai, anak lebih fokus untuk mewarnai gambar yang mereka suka dan memilih warna yang mereka sukai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengurangi dampak hospitalisasi melalui terapi mewarnai. Metode yang digunakan terdiri dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat dilakukan pada tanggal 07 Oktober 2024 terhadap 10 anak di ruang anak Rumah Sakit Umum Yarsi Pontianak. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada Masyarakat yang telah dilakukan yaitu anak-anak terlihat lebih tenang dan kooperatif. Anak-anak juga antusias memilih buku mewarnai sesuai dengan karakter yang disukai. Setelah diberikan crayon dan buku mewarnai, anak-anak mengisi waktunya dengan mewarnai sehingga tidak merasa stres karena dirawat. Disarankan bagi perawat untuk dapat meneruskan intervensi terapi mewarnai pada anak yang dirawat untuk mengurangi dampak hospitalisasi.
Peningkatan Pengetahuan Pasien melalui Penyuluhan Tentang Gagal Ginjal Kronik di Ruang Dahlia RSUD RAA Soewondo Pati
Putri, Devi Setya;
Setiyadi, Achmad;
Putri, Dwi Anggraeni;
Lailiyah, Intan Nur;
Ningtiyas, Santi Wahyu;
Istikomah, Silfia
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Menara Science Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70109/jupenkes.v1i3.21
Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan penyakit akibat ginjal tidak mampu menjalankan fungsinya, maka diperlukan penatalaksanaan komprehensif bagi kelangsungan hidup penderita. Tingginya prevalensi penderita gagal ginjal kronik disebabkan beberapa faktor resiko, salah satunya adalah pengetahuan. Penderita yang mempunyai pengetahuan baik terdorong melakukan peran perawatan untuk mencegah komplikasi. Berdasarkan fenomena di lapangan yaitu di RSUD Soewondo Pati, didapatkan banyaknya pasien yang menderita gagal ginjal kronik serta adanya permasalahan terkait pengetahuan penderita gagal ginjal kronik. Sehingga, menjadi dasar untuk melakukan pengabdian masyarakat kepada pasien serta keluarga pasien gagal ginjal kronik dengan tujuan meningkatkan pengetahuan pasien beserta keluarga tentang gagal ginjal kronik di RS Soewondo Pati. Tujuan program pengabdian ini setelah dilakukan penyuluhan selama 30 menit, pasien beserta keluarga pasien dengan gagal ginjal kronik khususnya di Ruang Dahlia dapat menjelaskan kembali tentang gagal ginjal kronik. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah ceramah, diskusi interaktif. Hasil yang didapatkan pasien dan keluarga pasien mampu menjelaskan kembali materi yang tentang gagal ginjal kronik. Simpulannya, penyuluhan tentang gagal ginjal kronik dapat meningkatkan pengetahuan pada pasien serta keluarga pasien gagal ginjal kronik.
Edukasi Keluarga Berencana pada Pasangan Usia Subur di Desa Oelomin Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang
Pratiwi, Endah Dwi;
Jumetan, Mili Arthanedi
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Menara Science Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70109/jupenkes.v1i3.22
Keluarga berencana merupakan tindakan yang membantu individu atau pasangan suami istri untuk untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, mendapatkan kelahiran yang memang diinginkan, mengatur interval diantara kelahahiran. , Pasangan Usia Subur sangat mudah dalam memperoleh keturunan, dikarenakan keadaan kedua pasangan tersebut normal. Hal ini lah yang menjadi masalah bagi Pasangan Usia Subur yaitu perlunya pengaturan tingkat kelahiran, perawatan kehamilan dan persalinan aman. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi keluarga berencana pada pasangan usia subur.Populasi pada pengabdian masyarakat pasangan usia subur berjumlah 18 responden. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini yang pertama melakukan pengenalan, Pre-tes terlebih dahulu kemudian memberikan materi setelah itu melakukan post-tes untuk mengukur pengetahuan pasangan usia subur. Hasil dari pengabdian masyarakat ini saat Pre-tes tingkat pengetahuan pasangan usia subur hampir seluruhnya berpengetahuan kurang sebanyak 11 responden 61%, sedangkan pada saat Post-test pasangan usia subur sebagian besar tingkat pengetahuan ibu baik sebanyak 15 responden 83%. Berdasarkan pembahasan data, dapat disimpulkan bahwa edukasi ini berhasil meningkatkan pengetahuan pasangan usia subur terhadap pentingnya penggunaan alat kontrasepsi. Maka dengan ini menyarankan kepada bidan untuk sering memberikan edukasi kepada pasangan usia subur tentang alat kontrasepsi.
Peningkatan Pengetahuan tentang Gaya Hidup Sehat sebagai Upaya Pencegahan Infertilitas pada Remaja Putri di Desa Leminggir Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto
Purwati, Heni
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Menara Science Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70109/jupenkes.v1i3.23
Infertilitas pada wanita disebabkan oleh berbagai faktor risiko yang meningkat, terutama terkait dengan life style yang tidak terkendali sejak usia remaja. life style adalah cara hidup yang dapat mempengaruhi kesejahteraan dan kesehatan, termasuk kesehatan reproduksi. Remaja yang mengalami obesitas dan kelebihan gizi umumnya melakukan aktivitas fisik yang ringan . Hal ini menyebabkan risiko infertilitas dimasa mendatang. Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang gaya hidup sehat sebagai upaya pencegahan infertilitas pada remaja putri di Desa Leminggir Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto. Desain Kegiatan ini menggunakan quasi-eksperimental dengan pendekatan one group pretest posttest desaign. Populasi dalam penelitian ini seluruh remaja putri di Desa Leminggir Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah remaja putri di Desa Leminggir Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto yang memenuhi kriteria inklusi dan Eksklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji simple paired t-test untuk melihat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi health education. Hasil penelitian menunjukkan p value (0,001) < α (0.05) sehingga ada pengaruh health education terhadap pengetahuan life style untuk pencegahan infertilitas. Media Informasi yang menarik seperti slide Power Point, video, dan leaflet, serta kegiatan kuis interaktif meningkatkan pemahaman remajai, selain itu usia dan akses informasi dari sumber yang kredibel seperti tenaga kesehatan juga memainkan peran penting dalam peningkatan pengetahuan ini.
Pengolahan Limbah Minyak Goreng Menjadi Lilin Aromaterapi Sebagai Produk Yang Berdayaguna di Desa Cranggang Dawe Kudus
Ismah, Kadar;
Handayani, Yanulia;
Riyanto, Bagus;
Safitri, Elsa Maulida;
Regita, Elvira Dian;
Zahra, Fatimah Azz
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Menara Science Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70109/jupenkes.v1i3.25
Minyak jelantah (JGO) merupakan limbah yang berasal dari rumah tangga. Berdasarkan jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNSIQ, banyak masyarakat yang belum mengetahui bagaimana cara mengolah JGO menjadi suatu produk yang bermanfaat dan memiliki nilai jual. Sasaran yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah mengajak masyarakat untuk mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat. Untuk mencapai sasaran tersebut, metode yang akan digunakan dalam kegiatan ini adalah praktik pengolahan minyak jelantah menjadi lilin. Dalam kegiatan ini, masyarakat akan mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan tentang dampak limbah terhadap kesehatan dan lingkungan.
Edukasi Pemenuhan Nutrisi dengan Menggunakan Media Leaflet pada Ibu Hamil di Desa Oben Kecamatan Nekamese
Naingalis, Angela Lovendra;
Juwa, Maria M. Mue
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Menara Science Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70109/jupenkes.v1i3.26
Pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi sejak masa kehamilan adalah salah satu tindakan yang diambil oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk mencegah stunting. Edukasi dan konseling nutrisi sangat penting bagi ibu hamil, untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan ibu dan janin. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu ibu hamil agar meningkatkan pengetahuan serta kesadaran mereka tentang pentingnya asupan nutrisi pada ibu hamil. Metode pengabdian yang dilakukan adalah dalam bentuk penyuluhan kesehatan tentang nutrisi ibu hamil bertempat di Desa Oben. Sasaran dari kegiatan pengabdian ini adalah ibu hamil. Jumlah ibu hamil yang mengikuti kegiatan pengabdian ini sebanyak 20 orang. Hasil dari pengabdian ini adalah materi penyuluhan yang diberikan sudah cukup baik untuk menambah pengetahuan dan pemahaman ibu, terbukti dari peningkatan nilai rata-rata setelah dilakukan post test. Untuk nilai rata-rata pre test yaitu 40,0 % dan nilai rata-rata post-test 90,0 %. Perlu mengadakan penyuluhan yang serupa dilaksanakan kepada ibu balita.
Pelatihan Pembuatan Balsam Jahe sebagai Alternatif dalam Penanganan Masalah Nyeri Sendi di Kelurahan Menuran, Baki, Sukoharjo
Andriani, Disa;
Amin, Muhammad Saiful;
Sabrina, Salsa;
Rikaningsih, Ervin Wahyu;
Pratiwi, Fauziyah Rima;
Tesalonika, Fieretsa Viska;
Nofiyanti, Fitri
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Menara Science Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70109/jupenkes.v1i3.27
Radang sendi merupakan penyakit degeneratif yang dianggap dapat dicegah dan diobati. Radang sendi banyak dialami oleh lansia. Jumlah lansia di Kelurahan Menuran Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo terhitung cukup banyak yaitu sekitar 20% dari total penduduk. Berdasarkan survei terhadap lansia di Kelurahan Menuran ini banyak yang menderita radang sendi, pengobatan yang dilakukan pun hanya sebatas mengkonsumsi obat anti radang dan tidak ada penanganan yang lebih lanjut lagi. Banyaknya lansia yang menderita radang sendi pada Desa Menuran sehingga dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di daerah ini. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui penyuluhan dengan metode ceramah dan diskusi, kemudian dilanjutkan dengan workshop pembuatan balsam jahe. Antusiasme peserta penyuluhan cukup tinggi dilihat dari pertanyaan yang diajukan saat sesi diskusi dan tanya jawab. Kemampuan peserta dalam menjawab soal pretest dan post test mengalami kenaikan, hal ini terlihat pada rata rata pre-test adalah 3,95 sedangkan rata-rata post-test adalah 7,67. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat dikatakan bahwa kegiatan dapat meningkatkan pengetahuan peserta tentang patofisiologi atau gambaran umum penyakit, terapi farmakologi, dan fisioterapi pada nyeri otot dan sendi, workshop pembuatan balsam dari jahe untuk mengurangi nyeri sendi..
Penyuluhan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Pada Wanita Usia Subur
Olla, Sinta Inriani;
Nenogasu, Yeri Delsia;
Naingalis, Angela Lovendra
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Menara Science Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70109/jupenkes.v1i3.28
Salah satu upaya pemerintah untuk mengatasi masalah meningkatnya jumlah penduduk ini adalah dengan program keluarga berencana (KB). Diantara salah satu program keluarga berencana yang dapat dipilih adalah dengan menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP). MKJP memiliki tingkat kegagalan yang rendah, lebih aman dan juga hemat biaya serta dapat mencegah kehamilan lebih dari satu tahun dalam satu tindakan tanpa persyaratan prosedur berulang. MKJP memiliki tingkat keefektifan yang tinggi dengan tingkat kegagalan yang rendah serta komplikasi dan efek samping yang lebih sedikit dibandingkan metode kontrasepsi yang lain. Jika ada lebih banyak Wanita Usia Subur (WUS) memilih untuk menggunakan kontrasepsi MKJP, maka program untuk mengatasi masalah kependudukan di Indonesia akan terarasi. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pemahaman dan edukasi serta mengindentifikasi sejauh mana pengetahuan WUS tentang MKJP. Metode dalam kegiatan ini adalah ceramah interaktif dan tanya jawab kepada WUS tentang manfaat MKJP. Teknik pengumpulan data melalui pretest untuk mengetahui pemahaman WUS sejauh mana terkait MKJP. Analisis data pretest dan posttest untuk mengetahui ada tidaknya perubahan pemahaman serta pengetahuan mengenai Manfaat MKJP. Hasil pengabdian Masyarakat tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Pada Wanita Usia Subur (WUS) di Desa Oben Kecamatan Nekamese bahwa terjadi peningkatan pengetahuan WUS sesudah dilaksanakan penyuluhan. Disarankan kepada semua WUS untuk lebih aktif mencari informasi tentang MKJP sedangkan untuk petugas Kesehatan terutama bidan agar lebih dapat lebih meningkatkan pembinaan pada para kader agar dapat lebih aktif dalam mempromosikan program KB dan MKJP di masyarakat.
Penyuluhan Pentingnya Kesehatan Mental bagi Siswa Siswi di SMP Negeri 5 Sentani
Makualaina, Fenska Narly;
Mesa, Nofita Dewi Kok;
Sembiring, Lisma Natalia Br
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Menara Science Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70109/jupenkes.v1i3.29
Orang yang sehat mentalnya adalah orang yang dapat menggunakan potensi yang dimilikinya secara maksimal, mampu mengatasi masalah yang datang, serta mampu bekerja secara produktif. Kesehatan mental sebagai pengupayan secara penuh fungsi mental hingga dapat bekerja secara produktif, menjalin koneksi secara baik dengan lingkungan, cepat beradaptasi dan mampu menyelesaikan semua masalah secara baik. Sedangkan gangguan kesehatan mental dapat di deskripsikan dengan suatu hal yang mempengaruhi suasana hati (emosi) seseorang hingga menggangu kegiatan kesehariannya dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Sekolah merupakan suatu lembaga yang sangat populer untuk membentuk perkembangan anak-anak selaian di rumah bersama dengan keluarga dan orang tua. Masalah mental emosional semakin tinggi pada kelompok usia sekolah di atas 15-18 tahun, yang berdampak pada masalah perilaku saat dewasa. Masalah perkembangan anak disekolah sangat berbeda-beda hal ini terbentuk dari berbagai macam faktor antaralain lingkungan keluar, sosial budaya, ekonomi, dan teman sebaya. Berkaca dari fenomena tentang kesehatan mental serta dampaknya terhadap perkembangan anak maka, diperlukan sebuah kajian yang membahas tentang “Pentingnya Kesehatan Mental Bagi Anak di Sekolah”.
Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Masyarakat tentang HIV AIDS melalui Penyuluhan Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Harapan
Makualaina, Fenska Narly
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Menara Science Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70109/jupenkes.v1i3.30
Human Immunodefiency Virus (HIV) merupakan kelompok retrovirus yang mempunyai kemampuan dalam menduplikasi, mencetak dan memasukkan materi genetik sehingga menyebabkan Acquired Immunodeficiency Syndrom (AIDS) yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh seseorang dan merupakan penyebab infeksi ikutan (oportunistik). Penyakit HIV/ AIDS saat ini tidak hanya diderita oleh usia produktif atau orang dewasa, namun bisa mengenai anaka-anak maupun remaja. Dampak HIV dan AIDS sangat mengkhawatirkan, karena virus ini telah menyebabkan peningkatan angka kesakitan dan kematianpenduduk di usia produktif. Epidemi ini tumbuh seiring dengan penggunaan narkoba baik narkoba injeksi yang tidak steril maupun narkoba hisap, hubungan seks berisiko dengan tidak menggunakan kondom juga merupakan penyebab tingginya angka kejadian HIV dan AIDS. Sebagai langkah pencegahan maka perlu dilakukannya edukasi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penting HIV AID.