cover
Contact Name
Muhammad Siddik Hasibuan
Contact Email
mhdsiddikhasibuan@gmail.com
Phone
+6281263388627
Journal Mail Official
cosmicaira@gmail.com
Editorial Address
Jl Pukat Banting IV NO 41 Medan Kecamatan Medan Tembung Kode Pos 20224
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Cosmic Jurnal Teknik
ISSN : -     EISSN : 30634687     DOI : 10.55537/cosmic
Cosmic Jurnal Teknik muncul untuk memenuhi kebutuhan ilmiah di bidang ilmu teknik. Jurnal ini bertujuan menjadi wadah bagi para peneliti dan praktisi untuk berbagi temuan terbaru, inovasi, dan analisis mendalam dalam berbagai disiplin ilmu teknik. Dengan menerima artikel penelitian dari berbagai cabang ilmu teknik, Cosmic Jurnal Teknik berkomitmen untuk mendukung perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui publikasi hasil penelitian berkualitas tinggi Cosmic Jurnal Teknik adalah jurnal yang berfokus pada bidang ilmu teknik, yang menerima artikel penelitian terkait berbagai disiplin ilmu teknik. Jurnal ini diterbitkan empat kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Juni, September, dan November. Cosmic Jurnal Teknik berperan penting dalam memfasilitasi penyebaran pengetahuan dan informasi terbaru dalam komunitas teknik. Melalui proses seleksi dan review yang ketat, jurnal ini memastikan bahwa setiap artikel yang diterbitkan tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan teknologi dan inovasi. Dengan penerbitan secara berkala empat kali setahun. Jurnal ini juga berupaya untuk mendukung kolaborasi lintas disiplin dalam ilmu teknik, sehingga mendorong pertukaran ide dan solusi yang dapat diaplikasikan dalam berbagai konteks industri dan akademik. Dengan demikian, Cosmic Jurnal Teknik menjadi salah satu sumber utama bagi para ilmuwan, insinyur, dan praktisi yang mencari informasi terbaru dan relevan di bidang teknik
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 3 (2024): Agustus" : 5 Documents clear
Perancangan Video Iklan Kewirausahaan Bisnis Multi Level Marketing (MLM) Produk Leafhea Berbasis Animasi 3D Yudistira, Vashania; Rismayanti, Rismayanti; Sarudin, Sarudin
Cosmic Jurnal Teknik Vol 1 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Ali Institute or Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produk Leafhea merupakan produk rangkaian kecantikan yang belum lama ini ada dikalangan masyarakat. Produk Leafhea ini terdiri dari sabun dan serum yang bermanfaat untuk membersihkan wajah, untuk menghilangkan jerawat serta memudarkan garis halus. Leafhea Glutha Soap adalah sabun terapis dengan 7 bahan aktif premium untuk kesehatan kulit. Semua bahan ini telah melalui penelitian modern bidang kecantikan sehingga memberikan manfaat maksimal untuk kulit. Isi kandungan Leafhea mengandung 10 bahan aktif antara lain: Colagen, Glutathione, Spirilulina, Vitamin E, Niacinamide, Ceramide, Aloe vera, Jojoba oil, Olive oil, Tea tree oil. Kesepuluh bahan aktif tersebut mampu memberi manfaat ganda untuk kesehatan dan kecerahan kulit. Dan apabila masih memiliki permasalahan kulit dan membutuhkan perawatan yang lebih spesifik, seperti flek hitam dan wajah kusam, perlu menambahkan serum wajah di rutinitas perawatan wajah. Serum memiliki konsentrasi bahan aktif yang lebih tinggi sehingga bekerja lebih baik untuk memperbaiki kondisi kulit, serta dapat terserap sampai ke jaringan kulit terdalam. Dikarenakan produk ini belum lama beredar dimasyarakat, oleh sebab itu dilakukan perancangan video iklan bisnis multi level marketing (mlm) produk Leafhea berbasis animasi 3d, guna untuk memberitahukan informasi dan kegunaan yang ada di dalam produk leafhea juga lebih menarik minat pelanggan serta meningkatkan daya beli pada produk dan memperluas jangkauan dalam memasarkan produk leafhea.
Analisis Rute Distribusi Produk Menggunakan Metode Saving Matrix Dan Nearest Neighbor Sayekti, Abdi; Suseno, Suseno
Cosmic Jurnal Teknik Vol 1 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Ali Institute or Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM ABC bergerak di bidang produksi olahan makanan ringan kripik tempe, yang memproduksi 2 kwintal kripik tempe setiap harinya sekaligus sebagai distributor kripik tempe untuk memenuhi permintaan pelanggannya yang tersebar di wilayah Kota Yogyakarta, Bantul, dan Klaten. Masalah yang terjadi pada proses pendistribusian adalah tidak dimaksimalkannya kapasitas angkut armada dalam proses pendistribusian serta rute pendistribusian produk masing-masing armada pengiriman hanya berdasarkan kepada satu titik tujuan saja yang mengakibatkan biaya pengiriman meningkat 50%. Penelitian ini terfokus pada penentuan rute pendistribusian supaya mendapatkan total jarak tempuh dan biaya pendistribusian yang paling minimum. Sebelumnya, perusahaan memiliki 9 rute pendistribusian. Dari hasil penelitian, didapatkan 5 rute pendistribusian optimal tergantung dari banyaknya jumlah permintaan. Analisa dan perhitungan dengan metode saving matrix dan nearest neighbor menghasilkan total jarak tempuh dan total biaya pendistribusian yang lebih kecil dibandingkan dengan total jarak tempuh dan total biaya pendistribusian yang dihasilkan dengan kebijakan pemilik UMKM saat ini. Pada penelitian ini diketahui bahwa terjadi penghematan jarak tempuh pendistribusian sebesar 42,73% serta penghematan biaya pendistribusian sebesar 42,77% apabila dibandingkan dengan metode pendistribusian existing yang dilakukan perusahaan saat ini.
Analisis Postur Pekerja Pada Bagian Ekstraksi Dengan Metode Rapid Entire Body Assessment (Reba) Untuk Mengurangi Resiko Cidera Di PT XYZ Gilang, Gilang Muhamad Fatahyasin; Yuamita, Ferida
Cosmic Jurnal Teknik Vol 1 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Ali Institute or Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada proses produksinya PT XYZ masih menggunakan aktivitas MMH yang berperan dominan pemindahan barang secara manual.pekerja yang melakukan aktivitas barang dapat menyebabkan penyakit cidera terlebih jika pekerjaan tersebut tidak dilakukan dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi terjadinya terjadinya cidera pada pekerja, Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data keluhan pekerja menggunakan kuesioner Nordic Body Map, kemudian mengidentifikasi postur kerja pekerja menggunakan pendekatan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk mengetahui berapa level resikonya. Hasil dari penelitian menunjukkan terdapat adanya keluhan yang di rasakan oleh pekerja hasil kuesioner Nordic Body Map Xiaoxiao terdapat beberapa keluhan level agak sakit dengan nilai 22,96% , level sakit dengan nilai 12,6% dan level sangat sakit dengan nilai 3,15%. Hasil analisis penilaian postur pekerja yang tergolong kategori 2 berarti berbahaya level sedang, beresiko menyebabkan cidera pada pekerja, sehingga perlu dilakukan perbaikan yaitu pada aktivitas kerja pencucian simplisia, Pengambilan bahan baku yang telah di rebus dan memasukan kedalam mesin peras dan aktivitas kerja menekan simplsia agar lebih cepat terperas, sedangka postur pekerja yang masuk pada kategori 3 berarti berbahaya level tinggi, beresiko menyebabkan cidera pada pekerja dan perlu dilakukan perbaikan secepatnya yaitu, pada aktivitas kerja pengambilan hasil pemerasan dan memasukan hasil pemerasan kedalam mesin evavorasi
Analisis Risiko Kesehatan Dan Keselamatan (K3) Dengan Metode Job Safety Analysis Pada Kegiatan Penimbunan (Disposal) PT X Muhammad Husein Abituta; Yuamita, Ferida
Cosmic Jurnal Teknik Vol 1 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Ali Institute or Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertambangan merupakan salah satu tempat kerja yang rawan kecelakaan, merupakan tempat pembuangan yang berisiko tinggi, jika merupakan tempat pembuangan di atas air atau lumpur, maka material yang disimpan rawan retak atau longsor. Penyimpanan di atas air biasanya dilakukan di tempat pembuangan material, yang biasanya sangat dalam (>20 meter). Akibatnya, kendaraan bisa jatuh ke tepi tanggul dan tenggelam ke kedalaman air. JSA (Analisis Keselamatan Kerja) adalah alat atau prosedur yang dipakai sebagai pertimbangan penting dalam menentukan atau menetapkan bahaya di tempat kerja dan menerapkan kontrol yang tepat untuk mencegah kecelakaan. Tergantung pada masing-masing pekerjaan tersebut, ada beberapa kemungkinan bahaya dalam kategori rendah (low), sedang (medium), tinggi (high) dan sangat tinggi (extremely). Setiap potensi bahaya membutuhkan penanganan yang berbeda. Kecelakaan kerja dapat di picu oleh kecerobohan manusia, kerusakan pada peralatan atau kondisi lingkungan. Human error merupakan faktor terpenting dalam kecelakaan industri. Pekerjaan rendah, sedang dan ekstrem dapat dinilai dengan mengikuti SOP yang ada. mulai dari tidak melebihi batas keselamatan diri, menggunakan alat pelindung diri, kontak positif, menjaga jarak aman, mengendalikan kendaraan dan lingkungan saat menambang, hingga mengikuti rambu-rambu.
Analisis Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Dengan Metode Hira Dan Scat (Studi Kasus: Pt.X) waluyo, aqib naufal widyadhana; Eka Apsari, Ayudyah
Cosmic Jurnal Teknik Vol 1 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Ali Institute or Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. X merupakan perusahaan yang bergerak dibidang penambangan pasir dan penjualan pasir, stone crusher, ready mix/batching plant, asphalt mixing plant, precast concrete, dan equipment rental. Permasalahan yang ada pada PT. X adalah kelalaian pada pekerja/karyawan yang dapat mengakibatkan terjadinya kecelakaan kerja. Untuk mengurangi adanya kecelakaan pada tempat kerja maka perusahaan perlu melakukan identifikasi potensi bahaya serta mencari akar penyebab terjadinya kecelakaan kerja. Maka dari itu metode yang digunakan adalah metode HIRA dan SCAT. HIRA adalah proses pencatatan kapasitas bahaya pekerjaan, yaitu dengan menggambarkan bahaya pekerjaan yang sedang berlangsung dan menilai risiko yang terlibat menggunakan grafik perhitungan risiko.. SCAT adalah suatu metode yang digunakan untuk mengevaluasi dan menginvestigasi kecelakaan dengan menggunakan SCAT chart (Grafik SCAT). Dapat di simpulkan bahwa faktor faktor yang menjadi penyebab kecelakaaan kerja antara lain tidak ada inspeksi dan evaluasi pada area kerja, kelalaian pekerja, tidak fokus, kurangnya alat bantu kerja, pekerja tidak menggunakan APD lengkap, kurangnya penataan area kerja yang aman. Pengendalian yang di berikan penataan tempat kerja, menggunakan APD lengkap. menggunakan forklift untuk memindahkan drum oli. Perusahaan harus menyediakan harnest (tali) bagi pekerja saat berada pada ketinggian, pembersihan yang rutin area kerja dan membuat kemiringan lantai agar air turun ke selokan. Menindak tegas pekerja yang tidak memakai APD lengkap, serta menumbuhkan kesadaran.

Page 1 of 1 | Total Record : 5