cover
Contact Name
Agung Rorhi Prayudha
Contact Email
agungrorhiprayudha@usk.ac.id
Phone
+6281947933377
Journal Mail Official
agungrorhiprayudha@usk.ac.id
Editorial Address
Jl. Tgk Hasan Krueng Kalee, Darussalam, Banda Aceh.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
ISSN : -     EISSN : 26566060     DOI : https://doi.org/10.24815/jimpkk
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (JIMPKK) FKIP Universitas Syiah Kuala adalah jurnal elektronik yang berfungsi sebagai wadah untuk publikasi hasil penelitian mahasiswa S1 Pendidikan Kesejahteraan Keluarga FKIP Universitas Syiah Kuala. Artikel yang ditulis oleh mahasiswa bersama dosen pembimbingnya ini diterbitkan setelah melalui proses review oleh reviewer dan editor JIMPKK. JIMPKK Universitas Syiah Kuala ini diterbitkan 4 (empat) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2019): FEBRUARI" : 5 Documents clear
DAYA TERIMA KONSUMEN TERHADAP KUE SEUPET BIJI KLUWIH (Arthocarpus Communis) Wanu Suci Lestari; Izwani .; Laili Suhairi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 1 (2019): FEBRUARI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kluwih merupakan salah satu hasil alam yang banyak tumbuh di daerah Aceh, terutama di desa Air Sialang, Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan. biji kluwih belum dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar, padahal biji kluwih tinggi akan karbohidrat (52 gr) dan dapat diolah menjadi berbagai macam makanan, salah satunya kue seupet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resep standar, karakteristik organoleptik (warna, aroma, rasa dan tekstur), daya terima konsumen, kandungan gizi (karbohidrat, protein dan lemak), serta mutu simpan kue seupet biji kluwih. Metode yang digunakan yaitu eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ialah dengan uji pengamatan (Sensory Evaluation) yang dilakukan oleh 7 orang narasumber dan uji penerimaan (Hedonic Scale) kepada 30 orang panelis konsumen. Data uji pengamatan dianalisis dengan menentukan nilai rata-rata dari total nilai narasumber. Data uji penerimaan menggunakan analisis varian (anava) satu jalur dari narasumber dan konsumen. Hasil analisis data dari narasumber dan konsumen menunjukkan bahwa kue seupet biji kluwih (RA1) memperoleh nilai yang tinggi dengan nilai rata-rata dari segi warna (3,86), aroma (3,8), rasa (3,83) dan tekstur (3,56). Nilai gizi pada perlakuan pertama (RA1) yaitu Karbohidrat 65,30%, lemak 8,495%, dan protein 4,61%, dengan daya simpan 8 minggu. Hasil hipotesis diterima H1 karena ada perbedaan karakteristik organoleptik dan daya terima konsumen antara kue seupet kontrol dengan kue seupet penambahan biji kluwih. Resep standar kue seupet biji kluwih (RA1) yaitu 150 gr tepung beras, 100 gr tepung terigu, 50 gr biji kluwih, gula 100 gr, 350 ml santan, 30 gr telur, 3 gr garam, dan 2 gr vanili. Total kalori kue seupet biji kluwih (RA1) 315,375 kkal.Kata Kunci: daya terima konsumen, kue seupet, biji kluwih.
PENERAPAN SULAMAN TIGA DIMENSI PADA HIASAN DINDING Rohani .; Fitriana .; Novita .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 1 (2019): FEBRUARI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sulaman tiga dimensi merupakan sulaman yang dikerjakan tangan dan bantuan alat berupa jarum sebagai pengait benang di atas permukaan kain dengan ukuran yang mencakup panjang, lebar, tinggi, dan ketebalan supaya sulaman tersebut memiliki volume pada setiap ruang yang ditepatinya. Sulaman tiga dimensi dapat diterapkan pada hiasan dinding. Penerapan sulaman tiga dimensi pada hiasan dinding merupakan salah satu upaya memperkenalkan kembali sulaman tiga dimensi yang tidak banyak diketahui oleh masyarakat, juga merupakan inovasi baru dalam memanfaatkan sebuah karya seni dan dapat menambah nilai keindahan dari hiasan dinding. Penerapan sulaman tiga dimensi juga dapat diterapkan diberbagai tempat, seperti pada pakaian, dan taplak meja, akan tetapi penerapan sulaman tiga dimensi pada selain media hiasan dinding memiliki sedikit kendala, yaitu dari bentuk sulaman yang timbul maka akan memberikan kesulitan pada saat penggunaan media tersebut, namun penerapan sulaman tiga dimensi pada media hiasan dinding dianggap lebih tepat karena hiasan dinding merupakan hiasan yang hanya akan dimanfaatkan untuk estetika mata yang diletakkan di dinding tanpa ada mobilitas penggunaannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendesain motif sulaman tiga dimensi untuk hiasan dinding dan menerapkan sulaman tiga dimensi pada hiasan dinding. Penerapan sulaman tiga dimensi pada hiasan dinding dapat menambah nilai keindahan pada hiasan dinding. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen terapan. Lokasi penelitian dilakukan di laboratorium Tata Busana Prodi PKK FKIP Unsyiah. Objek penelitian ini adalah sulaman tiga dimensi yang diaplikasikan pada media hiasan dinding. Hasil penelitian telah mendesain empat buah motif sulaman tiga dimensi dan menerapkan satu buah motif sulaman tiga dimensi dengan memadukan tusuk hias pipih, tusuk rantai, tusuk duri ikan, tusuk hias kereta, tusuk bullion dan tusuk batang sebagai hiasan dinding.Kata kunci : Penerapan, sulaman tiga dimensi, hiasan dinding.
MODEL BAJU KERJA LABORATORIUM UNTUK MAHASISWA TATA BUSANA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA (PRODI PKK) FKIP UNSYIAH Wahdina Ulfarisma; Mukhirah .; Fikriah Noer
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 1 (2019): FEBRUARI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baju kerja merupakan busana bagian atas yang dipakai untuk bekerja. Baju kerja selain berfungsi sebagai identitas suatu instansi juga berfungsi sebagai pelindung tubuh pekerja. Penggunaan baju kerja sudah diatur dalam UU No.1 Tahun 1970 tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Yang termasuk baju kerja seperti baju kantor, baju sekolah, baju laboratorium. Tujuan penelitian ini adalah untuk menciptakan baju kerja laboratorium yang tepat untuk mahasiswa Tata Busana Prodi PKK FKIP Unsyiah. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode eksperimen terapan. Lokasi penelitian dilakukan dilaboratorium Tata Busana Prodi PKK FKIP Unsyiah. Subjek dalam penelitian ini adalah membuat eksperimen baju kerja laboratorium mahasiswa Tata Busana Prodi PKK FKIP Unsyiah. Sedangkan objek dari penelitian ini adalah model baju kerja laboratorium untuk mahasiswa Tata Busana Prodi PKK FKIP Unsyiah. Penelitian ini akan mengeksperimenkan dua model baju kerja laboratorium dengan model yang berbeda dan bahan yang berbeda. Model pertama menggunakan kain linen dengan variasi menggunakan kain katun polkadot sedangkan model kedua menggunakan kain gabardin. Proses pembuatan kedua baju kerja laboratorium ini tidak jauh beda yang mana tahap pelaksanaannya meliputi, pemilihan desain baju kerja laboratorium tata busana, pemilihan bahan yang sesuai untuk baju kerja laboratorium tata busana, membuat pola sesuai desain, proses menggunting kain, menggunting vislin, menyetrika vislin, mengobras pinggiran kain, menjahit dan menyertika. Hasil dari penelitian ini berupa baju kerja laboratorium tata busana.Kata kunci: model, baju kerja laboratorium, mahasiswa Tata Busana.
PEMELIHARAAN BAHAN TEKSTIL BUSANA DI JASA PENATU PEUNAYONG-BANDA ACEH Dian Fitriana; Fitriana .; Novita .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 1 (2019): FEBRUARI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemeliharaan adalah proses perawatan yang dilakukan pada suatu baranguntuk menjaga keutuhan dan keaslian barang tersebut agar tetap bagus dan tahan lama. Bahan tekstil busana adalah semua jenis serat tekstil seperti katun, wol, sutra, dan serat poliester yang sudah di jahit atau di produksi menjadi busana dengan model dan tujuan tertentu.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses pemeliharaan bahan tekstil busana standar laundry sehingga dapat mempertahankan kualitas bahan tekstil busana dalam jangka waktu yang lama. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu suatu metode penelitian yang lebih menekankan pada aspek pemahaman secara mendalam terhadap suatu masalah. Data dalam penelitian ini diperoleh dari studi kepustakaan dan juga dari hasil observasi, dokumentasi, dan wawancara. Sabjek dari penelitian ini sebanyak 4 orang yang terdiri dari petugas kasir, pencuci, pengepresan dan petugas penyetrikaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat dikemukakan bahwa jasa penatu Mr. Clean menerima semua jenis bahan tekstil busana untuk dicuci dan disetrika. Mr. Clean menawarkan jasa mencuci basah (laundry) dan juga mencuci kering (dry cleaning). Proses penjemuran/pengeringan di jasa penatu Mr. Clean semua dilakukan dengan mesin pengeringan tidak terkena sinar matahari langsung. Proses pengepresan juga dilakukan untuk menjaga bahan tekstil supaya tidak mudah pudar dan mengkilap. Proses penyetrikaan hanya dilakukan pada bagian-bagian yang tidak terjangkau pada saat proses pengepresan. Proses pengemasan bertujuan untuk menjaga pakaian agar tidak dipengaruhi oleh suhu ruangan dan tidak dimakan rayap untuk pakaian yang disimpan lama. Kesimpulan dari penelitian ini ialah Pemeliharaan atau perawatan bahan tekstil busana dapat dilakukan dari berbagai segi, diantaranya: Proses pencucian, proses pengeringan, proses penyetrikaan dan juga proses penyimpanan. Disarankan, Kepada Mr. Clean Laundry, terus tingkatkan kualitas pelayanan dan terus konsisten untuk memberikan yang terbaik untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.Kata Kunci: Pemeliharaan, Bahan Tekstil Busana, Jasa Penatu
KREASI SULAMAN SISIR PADA TAS SANTAI Ismayani .; Rosmala Dewi; Fitriana .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 1 (2019): FEBRUARI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sulam sisir merupakan sebuah karya yang sangat menarik dan unik yang bisa menjadi salah satu warisan budaya. Namun, seiring berjalannya waktu sulam sisir sudah jarang dihasilkan dan hampir hilang dari kerajinannya karena penerapan hiasan sulam sisir kurang berkembang. Hal ini diketahui dari sedikitnya karya yang dihasilkan dari sulam sisir hingga pada kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap keberadaan sulam sisir. Hal ini tentu sangat memprihatinkan, karena sulam sisir merupakan warisan yang patut dilestarikan. Sulam sisir ini dapat dilakukan pada berbagai media baik untuk hiasan, pakaian, sovenir hingga tas.Tujuan penelitian adalah mendesain tas santai dengan kreasi sulam sisir dan menerapkan sulaman sisir pada tas santai. Penelitian yang dilakukan adalah metode eksperimen terapan. Lokasi penelitian dilakukan di laboratorium Tata Busana Prodi PKK FKIP Unsyiah. Objek dalam penelitian ini adalah tas santai yang dikreasikan sulam sisir. Adapun model pertama menggunakan kain katun toyobo dan model kedua menggunakan kain tapeta dengan model yang berbeda. Proses pembuatan sulam sisir pada tas santai adalah mendesain model tas dan motif, menjahit sulaman datar dan sulam sisir pada media kain, proses menjahit tas yaitu menggunting kain yang sudah disulam sesuai pola tas, melekatkan bahan pengisi pada kain, menjahit badan tas dan lapisan, menjahit resleting dan tali tas. Hasil penelitian telah mendesain empat model tas dengan penerapan sulaman sisir dan menghasilkan dua buah tas santai dengan aplikasi sulam sisir.Kata kunci: kreasi, sulaman sisir, tas santai

Page 1 of 1 | Total Record : 5