cover
Contact Name
Lathifaturrahmah
Contact Email
lathifaturrahmah@uin-antasari.ac.id
Phone
+6281288084740
Journal Mail Official
jpm@uin-antasari.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Matematika (PMTK) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Jl. A. Yani Km 4,5 Banjarmasin 70235
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 23549645     EISSN : 26210355     DOI : https://doi.org/10.18592/jpm.v1i2.7591
Core Subject : Education,
The focus and scope of JPM: Jurnal Pendidikan Matematika include various aspects of Mathematics Education, such as research and development, quantitative and qualitative studies, experimental research, correlation and regression analysis, application of theory, critical analysis studies, and Islamic studies related to Mathematics Education or Mathematical Science.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "VOLUME 3 NOMOR 1 DESEMBER 2015" : 6 Documents clear
KONTRIBUSI KEMAMPUAN KALKULUS I DAN KALKULUS II TERHADAP HASIL BELAJAR MATA KULIAH ANALISIS VEKTOR Sri Rejeki
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 3 NOMOR 1 DESEMBER 2015
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v3i1.1178

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) menguji signifikansi kontribusi kemampuan Kalkulus I terhadap hasil belajar mata kuliah Analisis Vektor, (2) menguji signifikansi kontribusi kemampuan Kalkulus II terhadap hasil belajar mata kuliah Analisis Vektor, (3) menguji signifikansi kontribusi kemampuan Kalkulus I dan Kalkulus II terhadap hasil belajar mata kuliah Analisis Vektor. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif assosiatif dengan populasi seluruh mahasiswa semester tiga Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Muhammadiyah Surakarta Tahun Akademik 2014/2015. Sampel dari penelitian ini adalah 25 mahasiswa yang diperoleh dengan teknik sampling kuota. Metode tes dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data penelitian. Data tersebut dianalisis menggunakan uji regresi linier ganda dengan tingkat signifikansi 5% dan dilakukan dengan menggunakan software SPSS. Berdasarkan analisis data tersebut, dapat disimpulkan bahwa: (1) tidak terdapat kontribusi yang signifikan dari kemampuan Kalkulus I terhadap hasil belajar Analisis Vektor, (2) terdapat kontribusi yang signifikan dari kemampuan Kalkulus II terhadap hasil belajar Analisis Vektor, (3) terdapat kontribusi yang signifikan dari kemampuan Kalkulus I dan Kalkulus II terhadap hasil belajar Analisis Vektor.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS MATEMATIS MAHASISWA PADA MATA KULIAH KAJIAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA MODERN MELALUI PEMBELAJARAN KOLABORATIF MURDER Nurma Izzati
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 3 NOMOR 1 DESEMBER 2015
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v3i1.1179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah perbedaan peningkatan kemampuan analisis matematis antara mahasiswa yang memperoleh pembelajaran kolaboratif MURDER dengan mahasiswa yang memperoleh pembelajaran konvensional pada mata kuliah Kajian Pembelajaran Matematika Modern, serta untuk mengetahui respon mahasiswa terhadap pembelajaran kolaboratif MURDER.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Quasi Eksperimen dengan desain penelitian yang digunakan adalah pretest posttest control group design. Kelas eksperimen memperoleh pembelajaran kolaboratif MURDER dan kelas kontrol memperoleh pembelajaran konvensional. Untuk mendapatkan data hasil penelitian digunakan instrumen berupa tes kemampuan analisis matematis dan angket respon mahasiswa. Penelitian dilakukan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada semester ganjil Tahun Akademik 2014/2015. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Jurusan Tadris Matematika IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan sampel penelitian adalah seluruh mahasiswa Jurusan Tadris Matematika yang mengambil mata kuliah Kajian Pembelajaran Matematika Modern, dengan kelas A sebagai kelas kontrol dan kelas C sebagai kelas eksperimen yang masing-masing berjumlah 38 orang mahasiswa. Analisis data dilakukan terhadap rerata gain ternormalisasi kedua kelompok sampel.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan analisis matematis mahasiswa yang memperoleh pembelajaran kolaboratif MURDER lebih tinggi dari pada peningkatan kemampuan analisis matematis mahasiswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Analisis data angket respon mahasiswa menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran kolaboratif MURDER.
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BARISAN DAN DERET DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED INSTRUCTION (PBI) DI KELAS IX B SMPN 3 PARINGIN TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Sau Dah; Agni Danaryanti
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 3 NOMOR 1 DESEMBER 2015
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v3i1.1180

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penerapan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) pada materi barisan dan deret. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika khususnya pada materi barisan dan deret  melalui model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI).Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus. Masing-masing  siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX B SMPN 3 Paringin yang terdiri dari 16 siswa. Instumen penelitian berupa lembar observasi aktivitas belajar siswa dan tes tertulis.Hasil penelitian menyatakan bahwa dengan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) dapat (1) Meningkatkan aktivitas belajar siswa mencapai kreteria aktif dari siklus 1 ke siklus 2 dengan kenaikan rata-rata tiap asfek sebesar 14,4%  (2) Meningkatkan hasil belajar siswa dari siklus 1 ke siklus 2 dengan ketuntasan individual dari 9 siswa menjadi 14 siswa dan ketuntasan klasikal dari 56 % menjadi 88% dengan kenaikan sebesar 32%. Hal ini berarti dengan model pembelajaran Problem Based Intruction (PBI) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL QUANTUM TEACHING DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL POKOK BAHASAN PECAHAN DI KELAS V TUNARUNGU SDLB NEGERI SUNGAI PARING MARTAPURA Pur Wanti
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 3 NOMOR 1 DESEMBER 2015
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v3i1.1181

Abstract

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang diajarkan pada setiap jenjang pendidikan dan mempunyai peranan sangat penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun sering dianggap oleh siswa sebagai mata pelajaran yang sulit untuk dipahami penerapannya, baik teori maupun konsep-konsepnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) peningkatan aktivitas belajar siswa kelas V SDLBN Sungai Paring Martapura dalam pembelajaran pecahan menggunakan model quantum teaching dengan pendekatan kontekstual, (2) hasil belajar siswa kelas V SDLBN Sungai Paring dalam pembelajaran pecahan menggunakan model quantum teaching dengan pendekatan kontekstual, dan (3) partisipasi siswa kelas V SDLBN Sungai Paring terhadap penggunaan model quantum teaching dengan pendekatan kontekstual pada pembelajaran pecahan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian dilaksanakan di SDLBN Sungai Paring Martapura tahun pelajaran 2015-2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDLBN Sungai Paring dengan jumlah 5 siswa dengan objek penelitian adalah pembelajaran matematika dengan menggunakan model quantum teaching dengan pendekatan kontekstual pada pecahan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: (1) penggunaan model quantum teaching dengan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dengan kategori baik sekali, (2) penggunaan model quantum teaching dengan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan kategori baik sekali, dan (3) partisisipasi siswa baik terhadap penggunaan model quantum teaching dengan pendekatan kontekstual.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN DAN TANPA MENGGUNAKAN ALAT PERAGA DALAM MEMAHAMI KONSEP SEGITIGA DI KELAS VII MTS SITI MARIAM BANJARMASIN TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Muhammad Alfhi R.; Rahma Wati
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 3 NOMOR 1 DESEMBER 2015
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v3i1.1182

Abstract

Taraf berpikir dari siswa MTs baru mulai mampu memahami hal-hal abstrak, maka dalam pengajaran matematika di MTs perlu dibantu suatu alat peraga, sehingga pelajaran menjadi lebih menarik, menjadi konkrit, dan mudah dipahami, serta diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (i) hasil belajar siswa yang diajar menggunakan alat peraga dalam memahami konsep segitiga di kelas VII MTs Siti Mariam tahun pelajaran 2013/2014 (ii) hasil belajar siswa yang diajar tanpa menggunakan alat peraga dalam memahami konsep segitiga di kelas VII MTs Siti Mariam tahun pelajaran 2013/2014. (iii) terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan alat peraga dengan hasil belajar siswa tanpa menggunakan alat peraga dalam memahami konsep segitiga di kelas VII MTs Siti Mariam Tahun Pelajaran 2013/2014.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dengan populasi seluruh kelas VII MTs Siti Mariam Banjarmasin dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampel acak. Sebagai sampel yaitu kelas VIIA berjumlah 37 orang dan kelas VII B berjumlah 37 orang. Teknik pengumpulan data dengan cara tes, dokumentasi, observasi serta wawancara, analisis data dilakukan dengan uji statistik yaitu uji normalitas, uji homogenitas, uji t dan uji U.Hasil penelitian ini menunjukkan hasil belajar siswa di kelas eksperimen mempunyai nilai rata-rata adalah 78,28 dan hasil belajar siswa di kelas control mempunyai nilai rata-rata adalah 72,32. Berdasarkan hasil uji t dimana thitung = 2,09 lebih besar dari ttabel = 1,968. maka H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa kelas eksperimen yang diajarkan dengan menggunakan alat peraga dengan hasil belajar siswa kelas kontrol yang diajarkan tanpa menggunakan alat peraga dalam memahami konsep pada materi segitiga.
PENGGUNAAN MEDIA TANGRAM DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA MATERI KESEBANGUNAN DI KELAS IX MTs SITI MARIAM BANJARMASIN Sa Rah; Lathifatur Rahmah
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 3 NOMOR 1 DESEMBER 2015
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v3i1.1183

Abstract

Materi kesebangunan secara teoritis dianggap sulit karena siswa kurang memahami apa perbedaan antara kesebangunan dan kekongruenan suatu bangun datar. Selain materinya memang sulit, dalam menyajikan materi guru jarang menggunakan media  yang dapat menarik minat siswa dan bersifat konkrit terhadap pelajaran matematika. Oleh karena itu perlu diciptakan suatu kondisi pembelajaran yang dapat mengakrabkan matematika dengan anak, diantaranya melakukan suatu pembelajaran dengan menggunakan media tangram. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media tangram dalam pembelajaran matematika pada materi kesebangunan dan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi penggunaan media tangram dalam pembelajaran matematika pada materi kesebangunan di kelas IX MTs Siti Mariam Banjarmasin tahun pelajaran 2014/2015.Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif kualitatif.  Subjek dalam penelitian ini adalah 1 orang guru yang mengajar matematika di kelas IX.B dan seluruh siswa kelas IX.B yang berjumlah 25 orang. Objek dalam penelitian ini adalah media tangram yang digunakan dalam pembelajaran matematika materi kesebangunan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media tangram pada pembelajaran matematika pada materi kesebangunan guru membagi siswa yang berjumlah  25 siswa menjadi 5 kelompok yang terdiri 5 siswa. Hasil belajar siswa pada saat berkelompok mencapai 83 dengan kategori amat baik. Faktor-faktor yang mempengaruhi media tangram dalam pembelajaran matematika pada materi kesebangunan seperti faktor siswa yaitu minat dan keaktifan siswa, faktor guru, serta faktor sarana prasarana dan fasilitas sekolah, sudah dikatakan cukup baik karena sudah memenuhi 4 faktor tersebut.

Page 1 of 1 | Total Record : 6