cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
urnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
ISSN : -     EISSN : 29632188     DOI : 10.70570
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC) adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll), Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Manajemen, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Dan Bidang Ilmu Lainnya. Journal title Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 10 (2024)" : 6 Documents clear
Peningkatan Minat Baca Melalui Pendirian Taman Baca Di Desa Tarau Bangun Kampar Depriwana Rahmi; Annisah Kurniati; Suci Yuniati*; Teddy Purnamirza
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 10 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i10.1441

Abstract

Pada zaman sekarang ini, sangat mudah mengakses berbagai informasi melalui internet yang menyebabkan rendahnya minat baca. Padahal melalui membaca akan menghasilkan ide kreatif, wawasan dan pengetahuan. Kebiasaan dan minat baca masih rendah dan jauh dari harapan terutama di Indonesia, khususnya di Desa Tarai Bangun. Anak-anak lebih tertarik menghabiskan waktu dengan bermain gadget atau melakukan aktifitas yang kurang bermanfaat. Untuk mengurangi dampak tersebut tim pengabdi mendirikan taman baca dengan tujuan untuk menumbuhkan minat membaca anak-anak. Adapun metode yang digunakan adalah metode persuasif yang terdiri dari tiga tahapan yaitu persiapan, pendirian taman baca dan pelaksanaan kegiatan. Pelaksanaan dari setiap tahapan ini dijelaskan dengan metode deskripsi. Hasil dari kegiatan ini yaitu taman bacaan anak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan minat baca dan memberikan kemudahan dalam mendapatkan buku serta anak-anak dapat belajar sambil bermain melalui berbagai kegiatan yang ada di taman baca.
Peningkatan Peran Kader Dalam Pencapaian Indikator Pengobatan TBC Sesuai Standar Di Desa Ranah Singkuang Ardenny; Sakhnan; Falinda Oktariani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 10 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i10.1442

Abstract

Keterlibatan kader dalam program intervensi keluarga sehat merupakan salah satu upaya dalam pencapaian target pengobatan standar pada penderita TB Paru. Metode pelatihan dan pendampingan diberikan secara terprogram dibekali dengan modul pelatihan terkait dengan program pengobatan tuberkulosis agar mendapat pengobatan secara standar. Desa Ranah Singkuang merupakan wilayah kerja Puskesmas Air Tiris Kabupaten Kampar. Hasil kegiatan bahwa 56% kader selalu berperan dalamĀ  program pencapaian indikator pengobatan standar, dan 98,6% penderita tuberkulosis patuh dalam program pengobatan standar.
Penyuluhan Kesehatan Hipertensi Mennggunakan Metode Ceramah Dan Media Leafleat Pada Warga Dusun 2 Desa Ampera Nelky Suriawanto; Agnes Yulistia Hingkua; David Chandra Laoli; Dita Afrianilci; Fitra Tunnisa; Sri Susanti Hasan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 10 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i10.1443

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis dengan peningkatan tekanan pembuluh darah arteri. Hipertensi saat ini mengalami peningkatan prevelensi dan membutuhkan perawatan jangka Panjang. Hipertensi di definisikan sebagai tekanan darah sistolik 140 mmhg dan tekanan darah diastolic 90 mmhgKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan penyuluhan Kesehatan atau pendidikan kesehatan kepada Masyarakat Desa Ampera Dusun 2. Kegiatan penyuluhan Kesehatan menggunakan metode ceramah dengan media power point dan leaflet, pada tanggal 19 agustus 2024 bersama Masyarakat Desa Ampera Dusun 2. Hasil Kegiatan penyuluhan hipertensi ini berlangsung dengan baik dan lancar di kantor desa Ampera. Seluruh warga dusun 2 aktif mengikuti dengan baik dari awal hingga selesai penyuluhan,Pemahaman warga dusun 2 desa ampera mengenai hipertensi sebelum dan sesudah dilakukan edukasi kesehatan Tabel 1 menunjukan bahwa Tingkat pengetahuan yang kurang (39,1%) dan pengetahuan yang cukup sebelum dilakukan penyuluhan tentang hipertensi yaitu (60,8%)menunjukan bahwa sebanyak 23 (86,9 %) warga dusun 2 desa ampera dengan kategori baik dan kategori cukup 3 (13,0%) mengetahui pengetahuan tentang hipertensi. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian pada Masyarakat, penulis dapat menyimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan warga dusun 2 desa ampera tentang hipertensi dari 13,0% menjadi 86,9%. Penyuluhan hipertensi dengan menggunakan media leaftet membantu meningkatkan pengetahuan tentang hipertensi untuk menjaga pola makan sehat pada masyarakat.
Peningkatan Pengetahuan Dan Ketrampilan Kader Kesehatan Mencegah Stunting Dalam 1000 HPK Budi Astyandini; Ana Sundari; Rizqi Risqiya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 10 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i10.1448

Abstract

Kader Kesehatan merupakan komponen masyarakat yang tinggal dekat disekitar masyarakat dan memiliki kemampuan untuk menjadi bagian dari transformasi layanan primer di mastyarakat. Angka kejadian stunting di Indonesia telah mengalami penurunan pada tahun 2023 dibandingkan dari tahun sebelumnya. Namun angka tersebut masih perlu terus didorong untuk lebih cepat turun. Berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah dengan berbagai unsur termasuk kader kesehatan telah dilaksanakan. Terutama pada 1000 hari pertama kehidupan . Untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader kesehatan perlu dilakukan penyuluhan dan pelatihan ketrampilan untuk mendeteksi status gizi pada wanita pra konsepsi agar dapat mencegah stunting. Pengabdian masyarakat ini di lakukan di Desa Sumbererejo Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal dilaksanakan pada bulan Juni samapai dengan Agustus 2024 pada 30 orang kader kesehatan. Hasil dari kegiatan ini peningkatan ketrampilan kader untuk mendeteksi kesehatan masyarakat pra konsepsi meningkat terutama pada pengukuran Lingkar lengan atas sebagai salah satu indikator status gizi. Untuk selanjutnya ketrampilan dan pengetahuan kader kesehatan perlu ditingkatkan dengan menggunakan aplikasi yang mudah dilakukan kader sebagai media penyuluhan.
Pemberian Air Rebusan Daun Kelor Untuk Menurunkan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Di Desa Banyu Urip Gerung Lombok Barat Ernawati; Raudatul Jannah; Istianah; Baik Heni Rispawati; Hapipah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 10 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i10.1457

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi dimana terjadi peningkatan tekanan darah pada seseorang yaitu sistolik dan diastolik diatas normal yang dapat diketahui saat seseorang itu melakukan pemeriksaan menggunakan pengukur tekanan darah. Pengobatan non farmakologi dapat dilakukan dengan pola hidup sehat, salah satunya dengan terapi herbal menggunakan tanaman, salah satunya yaitu daun kelor. Untuk menurunkan tekanan darah penderita diberikan rebusan daun kelor. Pengabdian masyarakat ini di lakukan di Desa Banyu Urip Gerung Lombok ABM yang dilaksanakan pada bulan Agustus 2024. Hasil dari kegiatan ini didapatkan rata-rata tekanan darah penderita hipertensi mengalami penurunan dengan rata-rata tekanan darah sebelum diberikan air rebusan daun kelor sistole 135,3 mmHg dan rata-rata diastole 94,1 mmHg sedangkan rata-rata tekanan darah setelah diberikan air rebusan daun kelor didapatkan tekanan darah systole 122,5 mmHg dan rata-rata diastole 84,6 mmHg. Kegiatan ini perlu ditindak lanjuti oleh kader kesehatan untuk selalu memberikan edukasi pada penderita hipertensi akan pentingnya untuk selalu mengkonsumsi air rebusan daun kelor untuk mengontrol tekanan darah.
Sosialisasi Penyusunan Rencana Kegiatan Dan Anggaran Sekolah (Arkas) Pada Sekolah Dasar Negeri Donggala Kodi Kota Palu Muhammad Ilham Pakawaru; Muhammad Afdhal S; Ernawaty Usman; Sugianto; M. Sahrul Saleh; Yuldi Mile; Muhammad Darma Halwi; Nurhayati Haris
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 10 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i10.1459

Abstract

Penyelenggaraan pendidikan di SDN Donggala Kodi telah berjalan dengan baik, dan telah memanfaatkan sumber daya yang ada. Proses kegiatan belajar mengajar cukup kondusif, didukung kondisi lokasi yang tenang dan terbebas dari pusat keramaian dan kesibukan ekonomi, namun hasil outputnya belum seperti yang diharapkan. Kegiatan akademik dan non akademik belum mencapai prestasi yang optimal. Bentuk kebijakan itu berupa pembuatan perencanaan terpadu, sumber, dan penggunaan dana yang dituangkan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS), hal tersebut dimungkinkan sebab pendidikan merupakan tanggung jawab pemerintah, masyarakat, dan orangtua peserta didik. Bentuk kebijakan itu berupa pembuatan perencanaan terpadu, sumber, dan penggunaan dana yang dituangkan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS), hal tersebut dimungkinkan sebab pendidikan merupakan tanggung jawab pemerintah, masyarakat, dan orangtua peserta didik. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa secara umum kegiatan ini memberikan peningkatan pemahaman dan pengetahuan mengenai penyusunan rencana kegiatan dan anggaran sekolah (ARKAS). Pemahaman dasar pengelolaan dana BOS yang belum optimal sehingga diperlukan sosialisasi kembali secara berkala.

Page 1 of 1 | Total Record : 6