cover
Contact Name
Muhammad Nazar
Contact Email
mnazar@usk.ac.id
Phone
+6285261619059
Journal Mail Official
kanapuspita@usk.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Kimia FKIP USK Kopelma Darussalam
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kimia
ISSN : -     EISSN : 26216132     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia (JIMPK) merupakan media publikasi artikel hasil karya tugas akhir/skirpsi mahasiswa Pendidikan Kimia strata satu (S1) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) USK guna untuk memenuhi kewajiban setiap mahasiswa sebagai salah satu syarat sidang dan yudisium sarjana. Artikel diterbitkan setelah diuji turnitin melalui website JIMPK.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 4 (2016): Oktober 2016" : 13 Documents clear
Uji Daya Serap Serbuk Gergaji Kayu Damar Laut (Shorea sp) Terhadap Logam Pb(II) . aristia; . zulfadli; Ibnu Khaldun
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 1, No 4 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguji daya serap serbuk gergaji kayu damar laut terhadap logam Pb(II). Limbah kayu damar laut (shorea sp) diperoleh dari panglung kayu di Lamgugob, Banda Aceh. Beberapa studi adsorpsi yang dilakukan untuk melihat daya serap adsorpsi serbuk gergaji kayu diantaranya pengaruh pH, pengaruh waktu kontak, pengaruh massa adsorben, pengaruh kecepatan pengadukan, pengaruh konsentrasi awal ion dan pengaruh aktivasi adsorben. Konsentrasi penyerapan ion logam Pb(II) diukur menggunakan AAS. Analisis data yang diperoleh dilakukan dengan menggunakan model isoterm Langmuir dan Freundlich. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa serbuk gergaji kayu damar laut (shorea sp) yang lolos ayakan 150 mesh dapat mengadsorpsi ion logam Pb(II) pada pH 4, waktu pengadukan 40 menit, massa adsorben 0,5 gram, kecepatan pengadukan 125 rpm, konsentrasi awal ion logam 300 ppm dan penggunaan adsorben yang teraktivasi oleh basa. Perhitungan menggunakan model isoterm Langmuir dan Freundlich diperoleh kapasitas adsorpsi berturut-turut yaitu 45,45 mg/g dan 1,2473 mg/g.Kata kunci : Serbuk gergaji, damar laut, ion logam Pb(II), adsorpsi, isoterm Langmuir dan Freundlich, AAS.AbstractThe purpose of research is to examine the absorption of woods sawdust of marine resin (Shorea sp) to the lead(II) metal. Woods sawdust of marine resin is taken from residue of furniture which is making in woods panglong around Lamgugob, Banda Aceh. The adsorption is experimented by varying pH, contact time, mass of absorbent, speed of stirring, and initial concentration of lead(II) ion and the influence of activated absorbent. The initial concentration of ion is analyzed by using AAS. The research indicated that woods sawdust of marine resinwith the size of 150 mesh can adsorb the lead(II) ion at pH of 4, contact time of 40 minutes, 0,5 grams of sawdust, and speed of stirring of 125 rpm, initial concentration of metal ion is 300 ppm and using of adsorbent which have been activated by base. Then, measuring by using model of Langmuirs isotherm and Freundlichs isotherm was obtained the capacities of adsorption are 45,45 mg/g and 1,2473 mg/g.Keywords : Sawdust, marine resin, metal ions Pb(II), adsorption, Langmuir and Freundlich isotherm, AAS.
Pembuatan Video Pembelajaran Praktikum Larutan Asam Basa Dan Uji Efektivitasnya Pada Kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 8 Banda Aceh Intan Maulida; . Adlim; Muhammad Nazar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 1, No 4 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian yang berjudul Pembuatan Video Pembelajaran Praktikum Larutan Asam Basa dan Uji Efektivitasnya pada Kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 8 Banda Aceh ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah pembuatan video pembelajaran praktikum sebagai media belajar dengan menggunakan software Corel Video Studio Pro, dan melihat minat dan aktivitas siswa dalam pembelajaran berbasis praktikum kimia dengan menggunakan media hasil pengembangan. Hasil produk akhir media belajar diuji kelayakan oleh validator ahli. Persentase rata-rata dari hasil penilaian kelayakan media diperoleh persentase 84,85%, nilai persentase tersebut tergolong dalam kategori sangat layak. Aktivitas siswa dan guru pada saat pembelajaran larutan asam basa dengan menggunakan video pembelajaran praktikum kimia di kelas XI MIPA 3 berturut-turut 89,60% dan 90,83% dengan kategori sangat baik. Sedangkan untuk Tanggapan siswa dalam penggunaan media diperoleh persentasenya 41,00% siswa yang menjawab sangat setuju serta 59,00% siswa yang menjawab setuju dan dikategorikan dengan baik, hal ini menunjukkan bahwa siswa memberikan respon positif terhadap media belajar yang dihasilkan dari pengembangan video. Jadi, dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan tanggapan siswa terhadap media video pembelajaran praktikum kimia tergolong sangat baik. Sehingga media video pembelajaran praktikum kimia dapat digunakan dalam proses pembelajaran.Kata Kunci: video, aktivitas, larutan asam basaAbstract:The research may mainly discussed about creating of Learning Video of Practicum of Acid and basic solution and test of its effectiveness in the classroom XI MIPA 3 at State Senior High School No.8 of Banda Aceh, this research aims to understand the steps of video making of learning media by using Corel Video Studio Pro, and to observe the interest and students activities in learning of practical chemistry by using developed media. The product of learning media was assessed the feasibility by expert validator. Test of feasibility showed that the product was categorized as very feasible with average percentage of 84.85%. Then, activities of students and teacher when the learning was conducted by using leaning video of practical chemistry in classroom XI MIPA 3 were very good with the percentage of 89.60% and 90.83%. in consequence, the students responses showed that they strongly agree percentage of 41.00% and agree with a percentage of 59.00%, it proved that students gave positive responses to the learning media which was produced from development of video. Therefore, it can be concluded that activities and responses of students to the learning video of practical chemistry were categorized as very good. Thus, the learning video of practical chemistry can be used in learning.Keywords: video, activities, acid and basic solution
Pembuatan Media Mind Mapping Menggunakan Mindjet Mindmanager pada Materi Konsep Mol di SMA Negeri 5 Banda Aceh Fatria Alfajar; M. Hasan; Muhammad Nazar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 1, No 4 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTelah dilakukan penelitian yang berjudul Pembuatan Media Mind Mapping Menggunakan Mindjet Mindmanager pada Materi Konsep Mol di SMA Negeri 5 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk membuat media mind mapping menggunakan software mindjet mindmanager pada materi konsep mol di SMA Negeri 5 Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. Modul yang telah divalidasi diberikan kepada siswa sebagai panduan dalam membuat media mind mapping. Persentase yang didapat setelah dilakukan validasi oleh dua validator ahli sebesar 79,95% dengan kategori sangat layak. hasil media yang telah dibuat oleh siswa dinilai dengan hasil yang didapatkan untuk kategori sangat terampil sebesar 20%; terampil sebesar 60%; cukup terampil sebesar 20%, dan tidak terampil sebesar 0%. Lembar tanggapan guru dan tanggapan siswa digunakan sebagai data pendukung dalam penelitian ini. Pengolahan data secara kualitatif dalam bentuk persentase. Persentase guru yang memberikan tanggapan positif sebesar 100%. Persentase siswa yang memberikan tanggapan positif sebesar 94,56% sedangkan yang memberikan tanggapan negatif sebesar 5,44%. Tanggapan negatif siswa dikarenakan siswa belum pernah menggunakan media mind mapping menggunakan software mindjet mindmanager. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa siswa telah mampu membuat media mind mapping menggunakan software mindjet mindmanager.Kata kunci : Mind Mapping, Mindjet Mindmanager, Konsep Mol.AbstractThe study on Mind Mapping Production Using Mindjet MindManager Concept Mole in SMAN 5 Banda Aceh has been conducted. This research aims to muestigate students ability in create A mind of mapping using Mindjet MindManager software on the concept of mole in SMAN 5 Banda Aceh. In order to guide student in create mind mapping using the software, module was prounded. The validation score was found to be 79.95% which is in the decent category. The media made by students was assessed using special instrument and the results obtained for the highly skilled category by 20%; skilled by 60%; enough skilled 20 %, and unskilled at 0%. Sheets responses of teacher and student are used as supportive data in this study. Processing of qualitative data in the form of a percentage. The percentage of teachers who responded positively by 100%. The percentage of students who responded positively by 94.56% while giving negative feedback at 5.44%. The negative responses of students because the students never used mind mapping media use Mindjet MindManager software. Based on the research results, it can be concluded that the students have been able to make media mind mapping using Mindjet MindManager software.Keywords: Mind Mapping, Mindjet Mindmanager, Concept Mole.
Hubungan Kemampuan Spasial dengan Kemampuan Konseptual dalam Menyelesaikan Soal-Soal Kimia Dasar II (Studi Kasus Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UNSYIAH Tahun Akademik 2015/2016) . Suzanna; m Nasir; Latifah Hanum
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 1, No 4 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTelah dilakukan penelitian dengan judul Hubungan Kemampuan Spasial dengan Kemampuan Konseptual dalam Menyelesaikan Soal-Soal Kimia Dasar II (Studi Kasus Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UNSYIAH Tahun Akademik 2015/2016). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan spasial dengan kemampuan konseptual dalam menyelesaikan soal-soal kimia dasar II. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UNSYIAH tahun akademik 2015/2016, dengan penentuan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah soal tes yang terdiri dari 10 soal kemampuan spasial dan 10 soal kemampuan konseptual. Soal tes yang diberikan berbentuk pilihan ganda biasa dan 4 pernyataan yang terdiri dari materi konsep spasial dan kimia dasar II. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik korelasi Product-Moment untuk data 30. Pada taraf signifikan 5% dan derajat kebebasan (db) 55, diperoleh nilai rxy = 0,162 dan rtabel = 0,220, sehingga rhitung rtabel. Maka hipotesis alternatif (Ha)ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara kemampuan spasial dengan kemampuan konseptual dalam menyelesaikan soal-soal kimia dasar II pada mahasiswa Pendidikan Kimia tahun akademik 2015/2016. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka disarankan untuk melakukan analisis lanjutan tentang hubungan kemampuan spasial dengan kemampuan konseptual pada mata kuliah kimia lainnya, dengan menggunakan metode expost facto. Selain itu, sebaiknya soal tes dipisahkan untuk kedua kemampuan, dengan materi soal konseptual pada tingkat submikroskopik.Kata kunci : Spasial, Konseptual, Soal-soal kimia dasar II.AbstractThe research has conducted entitled "Relationship between Spatial Ability and Conceptuall Ability in Solving Second General Chemistry Test Materials (Case Study Chemistry Education Student of FKIP UNSYIAH Academic Year 2015/2016)". This study aims to determine the relationship between spatial ability and conceptual ability in solving second general chemistry test materials. The type of research was correlational study with a quantitative approach. Subjects in this study were students of Chemistry Education of FKIP UNSYIAH academic year 2015/2016 by using purposive sampling technique. The instrument used was test that consists of 10 questions of spatial abilities and 10 questions of conceptual abilities. The tests given are regular multiple choices and 4 statements that consist of spatial and second general chemistry concepts. Data were analyzed by using the Product-Moment correlation technique for data 30. At the significance level 5% and degrees of freedom (df) 55, the value of rxy = 0.162 and rtabel = 0.220, so rhitung rtabel. Then the alternative hypothesis (Ha) was rejected, so it could be concluded that there was no relationship between spatial ability and conceptual ability in solving second general chemistry test materials on Chemistry Education student academic year 2015/2016. Based on the result, it is advisable to conducted further analysis of the relationship between spatial ability and conceptual ability in other chemistry subjects by using ex-post facto methode. In addition, the test should be separated for those two abilities with conceptual material at submicroscopic level.Keywords: Spatial, Conceptual, Second General Chemistry Test Material.
Pengembangan Handout Berbasis Guided Note Taking Pada Materi Koloid Kelas XI MAN Banda Aceh 1Tahun Pelajaran 2015/2016 rahmatul Ulya; sri adelila Sari; Ade Ismayani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 1, No 4 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengembangkan handout berbasis Guided Note Taking pada materi koloid kelas XI MAN Banda Aceh 1, (2) Mendeskripsikan tanggapan guru terhadap handout berbasis Guided Note Taking yang telah dikembangkan pada materi koloid kelas XI MAN Banda Aceh 1, dan (3) Mendeskripsikan tanggapan siswa terhadap handout berbasis Guided Note Taking yang telah dikembangkan pada materi koloid kelas XI MAN Banda Aceh 1. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian pengembangan atau Research and Development dengan tahap (1) pendefinisian (define), (2) perancangan (desain), (3) pengembangan (development), dan (4) penyebaran (dissiminate). Data penelitian yang diperoleh berupa handout berbasis Guided Note Taking, hasil tanggapan guru dan hasil tanggapan siswa terhadap handout yang dikembangkan pada materi koloid. Penelitian dilakukan di MAN Banda Aceh 1 dengan subjek penelitian 34 orang siswa-siswi kelas XI MIA 5. Handout yang dikembangkan memiliki kriteria penilaian dengan kategori sangat layak dengan persentase 85,41%. Penelitian dilakukan dengan menggunakan instrumen penelitian yang berupa angket tanggapan. Hasil tanggapan positif oleh guru kimia mengenai handout berbasis Guided Note Taking dengan peroleh skor penilaian 98% sedangkan hasil tanggapan siswa mencapai angka 80,26%. Simpulan penelitian ini adalah sebagian besar siswa-siswi pada MAN Banda Aceh 1 memberikan tanggapan positif terhadap handout yang dikembangkan dengan persentase 80,26%. Sehingga perlu adanya pengembangan handout pada materi lain.Kata kunci: handout, Guided Note Taking, koloidAbstractThis study has several purposes to: (1) Develop a handout-based Guided Note Taking on the colloid materials in the XI class of MAN 1 Banda Aceh, (2) Describe the teachers responses towards the handout-based Guided Note Taking that have been developed in the colloid materials in the XI class of MAN 1 Banda Aceh, and (3) Describe the students' responses towards the handout-based Guided Note Taking that have been expanded in the XI class of MAN 1 Banda Aceh. The study used research and development method to obtain (1) the definition, (2) the design, (3) the development and (4) the dissemination. The data were obtained in the forms that consist of the handouts-based guided note taking, the results of teachers and students' responses towards the handout developed in colloid materials. In addition, the study was conducted in MAN 1 Banda Aceh by using 34 research subjects namely students of XI MIA 5 class. The handouts have the assessment criteria that were categorized as very feasible with percentage i.e. 85.41%. The study was carried out by using research instruments namely questionnaire responses. The study shows that the results of the positive responses from chemistry teachers towards handout-based Guided Note Taking reached 98% votes, while the results of students responses reached 80.26%. To conclude, this study shows that mostly students in MAN 1 Banda Aceh give positive responses to the handouts that were developed with the percentage of 80.26%. Thus, it needs for the development of handouts on another matter material.Keywords: Handout, Guided Note Taking, ColloidKeywords: handout, Guided Note Taking, colloids.
Uji Daya Serap Serbuk Gergaji Kayu Merbau (Intsia sp) Terhadap Logam Timbal(II) Faucut Sarah; Ibnu Khaldun; Muhammad Nazar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 1, No 4 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya serap serbuk gergaji kayu merbau (Intsia sp) terhadap logam timbal(II). Sampel serbuk gergaji kayu merbau yang digunakan sebagai adsorben diambil dari sisa pembuatan perabotan rumah tangga pada panglung kayu yang berada di sekitar Kabupaten Aceh Timur. Studi adsorpsi dilakukan dengan memvariasikan pH, waktu kontak, massa adsorben, kecepatan pengadukan, dan konsentrasi awal ion logam timbal(II) yang dianalisis dengan menggunakan AAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serbuk gergaji kayu merbau (Intsia sp) dengan ukuran 150 mesh dapat mengadsorpsi ion logam timbal(II) dengan kondisi konsentrasi 300 ppm, pH 5, waktu kontak 40 menit, massa serbuk gergaji kayu merbau (Intsia sp) 3 gram, dan kecepatan pengadukan 250 rpm. Kapasitas adsorpsi dengan menggunakan adsorben yang telah diaktivasi basa lebih besar karena aktivator basa dapat melarutkan senyawa-senyawa yang menghambat proses adsorpsi. Proses adsorpsi ion timbal(II) oleh serbuk gergaji kayu merbau (Intsia sp) memenuhi model isoterm Langmuir dan Freundlich karena nilai R2 yang didapatkan keduanya mendekati 1. Namun, Isoterm Freundlich lebih cocok digunakan pada proses adsorpsi ion timbal(II) oleh serbuk gergaji kayu merbau (Intsia sp) karena nilai R2 isoterm Freundlich lebih besar dari isoterm Langmuir.Kata kunci : Ion logam timbal(II), serbuk gergaji, merbau (Intsia sp), aktivasi, adsorpsi, Isoterm Langmuir dan FreundlichAbstract The purpose of research is to understand the absorption of woods sawdust of merbau (Intsia sp) to the lead(II) metal. Woods sawdust of meubau is taken from residue of furniture which is making in woods panglong around the district of east Aceh. The adsorption is conducted by varying pH, contact time, mass of absorbent, speed of stirring, and initial concentration of lead(II) ion which is analyzed by using AAS. The research showed that woods sawdust of merbau with the size of 150 mesh can absorb the lead(II) ion with the concentration of 300 ppm, pH of 5, contact time of 40 minutes, 3 grams of sawdust, and speed of stirring of 250 rpm. The, capacity of absorption used activated adsorbent is greater because it can dissolve the compounds which are inhibit the adsorption. The adsorption of lead(II) ion by woods sawdust of merbau is qualified as models of Langmuirs isotherm and Freundlichs isotherm because of the R2 value of both were closed to 1. In case, isotherm of Freundlich is more suitably used to the adsorption of lead(II) ion by woods sawdust of merbau because of R2 values of Freundlichs isotherm is more greater than Langmuirs isotherm.Keywords : Lead(II) ion, sawdust, merbau (Intsia sp), activation, adsorption, Isotherm of Langmuir and Freundlich
Penerapan Model Pembelajaran Think Talk Write (TTW) Pada Materi Hukum-Hukum Dasar Kimia Di Kelas X Sman 1 Krueng Barona Jaya . fanilawati; . Rusman; Zarlaida Fitri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 1, No 4 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTelah dilakukan penelitian yang berjudul Pembelajaran Think Talk Write (TTW) Pada Materi Hukum-hukum Dasar Kimia di Kelas X SMAN 1 Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar Tahun Ajaran 2015/2016. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil belajar, aktitivitas, dan respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran TTW. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPA-3 SMAN 1 Krueng Barona Jaya yang berjumlah 18 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi aktivitas siswa, tes hasil belajar, dan angket respon siswa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa persentase ketuntasan belajar siswa secara klasikal adalah 89%. Persentase keaktifan siswa pada pertemuan pertama 86%, sedangkan pada pertemuan kedua persentase keaktifan siswa adalah 93%. Hasil tanggapan positif siswa terhadap penerapan model pembelajaran TTW adalah sebesar 90%. Berdasarkan hasil analisis data aktivitas, hasil belajar, dan tanggapan siswa, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran TTW dapat meningkatkan hasil belajar siswa SMAN 1 Krueng Barona Jaya pada materi Hukum-hukum Dasar Kimia.
Penerapan Model ARCS Untuk Meningkatkan Ketuntasan Belajar Siswa Pada Materi Hidrokarbon SMAN 1 Baitussalam Retno Wiljeng; . Rusman; M. Nasir
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 1, No 4 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan ketuntasan belajar siswa pada materi hidrokarbon ditinjau dari segi motivasi dan minat belajar siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif model one group pretest posttest design. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA2 SMAN 1 Baitussalam yang berjumlah 21 siswa yang terdiri dari 7 orang laki-laki dan 14 orang perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi aktivitas, pemberian angket dan tes. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi, lembar angket dan soal tes pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa meningkat dari pertemuan I sebesar 87%, pertemuan II sebesar 87,50%, hingga pertemuan III sebesar 89,16%. Berdasarkan hasil angket, motivasi siswa tergolong baik dengan persentase sebesar 78,96% dan persentase minat siswa sebesar 82,37% tergolong baik sekali. Hasil belajar siswa dengan menerapkan model ARCS memiliki ketuntasan sebesar 80,95%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model ARCS hasil belajar siswa cukup tinggi, motivasi dan minat siswa terhadap pembelajaran juga tergolong baik.Kata Kunci: ARCS, Ketuntasan Belajar, Hidrokarbon, Motivasi, Minat AbstractThe purpose of research was to improve mastery of students learning on material of hydrocarbon in termmotivation and interest. Quantitative approach with type of descriptive was chosen to the research by modeling of one group pretest posttest design. The subject of the research was 21 students in classroom XI IPA 2 at State Senior High School Baitussalam, which is 7 of male students and 14 of female students. Data were collected by observed the activities, giving of questionnaire and holding of test. In consequence, instrumentations used for the research were observation sheet, questionnaire, and multiple choice questions. The result showed that activities was slightly increased from meeting I with a percentage of 87%, meeting II with a percentage of 87.05% and meeting III with a percentage of 89.16%. According to questionnaire, students motivation was good with a percentage of 78.96% and students interest was very good with a percentage of 82.37%. Then, learning outcomes of students by using model of ARCS have mastery with a percentage of 80.95%. Therefore, it can be concluded that using of ARCS can improve not only learning outcomes, but also motivation and interest of students.Keywords: ARCS, mastery of learning, hydrocarbon, motivation, interest
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Assisted Individualization (TAI) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Konsep Mol Kelas X SMA Negeri 8 Banda Aceh Tahun Ajaran 2015/2016 Syahrul Hamdi; M. Hasan; . Erlidawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 1, No 4 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTelah dilakukan penelitian dengan judul Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Assisted Individualization (TAI) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Konsep Mol Kelas X SMA Negeri 8 Banda Aceh Tahun Ajaran 2015/2016, tujuan penelitian ini untuk menentukan hasil belajar, aktivitas belajar dan tanggapan peserta didik kelas X IPA 2 SMA Negeri 8 Banda Aceh setelah mempelajari materi konsep mol dengan model pembelajaran kooperatif tipe TAI. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Data penelitian diperoleh melalui soal pilihan ganda dan lembar penilaian sikap untuk mengukur hasil belajar peserta didik, lembar aktivitas untuk mengukur keaktifan peserta didik, dan angket untuk mengetahui tanggapan peserta didik terhadap model pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik setelah penerapan model TAI adalah sebesar 91,7, persentase keaktifan peserta didik sebesar 93,2 dengan kategori sangat baik dan peserta didik memberi tanggapan positif terhadap penerapan model pembelajaran TAI dengan persentase tanggapan positif sebesar 83,8. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran TAI dapat diterapkan pada pembelajaran materi konsep mol dengan hasil belajar tuntas secara klasikal, aktivitas peserta didik berada pada kategori sangat baik dan mendapatkan tanggapan positif dari peserta didik dengan kategori baik.Kata Kunci: Teams
Analisis Kualitas Butir Soal Ujian Semester Genap Mata Pelajaran Kimia Kelas X MAN Model Banda Aceh Tahun Pelajaran 2014/2015 Menggunakan Program Proanaltes . martunis; Ibnu khaldun; . zulfadli
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 1, No 4 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Telah dilakukan penelitian dengan analisis kualitatif dan kuantitatif soal pilihan ganda UAS kimia di MAN Model Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas soal evaluasi UAS ditinjau dari aspek materi, konstruksi, bahasa/budaya, validitas, reliabilitas, daya pembeda, tingkat kesukaran, efektifitas kunci dan efektifitas pengecohnya. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 1, X MIA 2, X MIA 3, X MIA 4, X MIA 5, X MIA 6, X MIA 7 yang ada di MAN Model Banda Aceh. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes. Analisis kualitatif dilakukan oleh tim ahli, sedangkan analisis kuantitatif dilakukan dengan menggunakan Program Proanaltes yang telah dibekali dengan rumus statistik, sedangkan hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa soal-soal tersebut memiliki reliabilitas tinggi, yaitu 0,738 menggunakan rumus Flanagan,0,738 menggunakan rumus Rulon dan 0,74 menggunakan rumus Spearman-Brown. Validitas soal sudah 75% valid dan 25% tidak valid. Daya pembeda soal 42% dikategorikan baik, 10% dikategorikan terima dan perbaiki, 18% dikategorikan perbaiki, dan 30% dikategorikan buang atau tolak. Tingkat kesukaran adalah 25% termasuk kategori sulit, 55% termasuk kategori sedang, dan 20% termasuk kategori mudah. Efektifitas kunci jawaban dan pengecoh, kunci jawaban 37% yang telah berfungsi dengan sangat baik, 25% berfungsi dengan baik, 22% berfungsi cukup, 13% berfungsi kurang baik, dan 3% berfungsi tidak baik. Hasil analisis secara kualitatif dapat disimpulkan bahwa seluruh soal sudah memenuhi kriteria.

Page 1 of 2 | Total Record : 13