cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+62857-3233-1291
Journal Mail Official
pengabdianmasyarakatmentari@gmail.com
Editorial Address
Jalan Terusan Mergan Raya No. 11 Tanjungrejo Sukun Kota Malang Telp : 0857-3233-1291 email : pengabdianmasyarakatmentari@gmail.com
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari
ISSN : -     EISSN : 30637066     DOI : https://doi.org/10.59837/jpmm
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari publishes articles every month (12 times a year). It disseminates thoughts and ideas based on the results of research and the use of technology implemented in the public sector. The fields of study include but are not limited to Mathematics and Natural Sciences, Social Sciences, Law, Cultural Studies, Economics, Health, Food and Agriculture, Education, Information Technology, etc.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 3 (2024): Oktober" : 5 Documents clear
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (Mencuci Tangan) Pada Siswa TK Al Husnayain Kotabaru Bekasi Marlina, Endah Dian; Aticeh, Aticeh
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 1 No. 3 (2024): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v1i3.9

Abstract

Usia 4-6 tahun merupakan usia yang rentan terhadap penyakit karena pada usia inilah motorik anak mulai aktif. Tanpa disadari, apa yang anak-anak lakukan seringkali dekat dengan kuman-kuman yang dapat menyebabkan penyakit seperti flu, batuk, diare. Penyakit-penyakit tersebut kadang dianggap sepele oleh para orang tua, padahal menurut WHO diare sudah membunuh dua ribu anak per tahun. Mencuci tangan merupakan proses membuang kotoran dan debu secara mekanisme dari permukaan kulit dan mengurangi jumlah mikroorganisme. Tujuan cuci tangan adalah untuk menghilangkan jumlah mikroorganisme. Salah satu perilaku hidup sehat yang dilakukan anak usia pra sekolah diantaranya adalah mencuci tangan dengan sabun. Perilaku cuci tangan ini pada umumnya sudah di perkenalkan pada anak-anak sejak kecil, tidak hanya oleh orang tua di rumah, bahkan menjadi salah satu kegiatan rutin yang di ajarkan para guru di Taman Kanak-Kanak sampai ke Sekolah Dasar. Jika cuci tangan ini dibiasakan sejak dini, diharapkan nantinya mereka akan menjadi generasi yang sadar akan pentingnya kebersihan, tidak hanya kebersihan diri sendiri, tapi juga kebersihan lingkungan. Tidak hanya itu, dengan hal sederhana yang dilakukan secara rutin dan terarah ini nantinya anak-anak akan belajar untuk melakukan kebiasaan-kebiasaan lain dengan benar. Salah satu cara untuk mencegah anak-anak terserang penyakit tersebut adalah dengan mencuci tangan. Kebiasaan mencuci tangan ini seharusnya memang ditanamkan sejak dini.
Pentingnya Membangun Perpustakaan Mini Keagamaan Untuk Meningkatkan Minat Baca Anak-Anak TPQ Di Musholla Al-Amin Desa Pasinan Salsabilla, Amalia; Wanti, Maria Widya; Qudsi, Ishtifaiyyatul; Masnawati, Eli; Umroh, Umroh; Fitriyah, Eting Ida; H. D, Ajeng Alfiyani; Yuliastutik, Yuliastutik; Aliyah, Nelud Daraajatul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 1 No. 3 (2024): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v1i3.11

Abstract

Membaca buku merupakan aktivitas penting untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan literasi, terutama di masa pandemi ketika pembelajaran dilakukan secara daring. Namun, kemajuan teknologi dan kebiasaan menggunakan gadget telah mengurangi minat membaca, khususnya di kalangan anak-anak. Untuk mengatasi masalah ini, mahasiswa Universitas Sunan Giri Surabaya di Desa Pasinan, Kecamatan Lekok, telah berhasil mendirikan perpustakaan mini di Musholla Al-Amin. Melalui metode Participatory Action Research (PAR), kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan sarana yang mendukung peningkatan literasi dan minat baca, serta berkontribusi pada perubahan sosial di masyarakat. Perpustakaan mini ini diharapkan menjadi pusat edukasi dan pengembangan spiritual bagi anak-anak dan masyarakat sekitar, memberikan akses mudah terhadap berbagai jenis buku, dan memotivasi mereka untuk terus membaca dan berdiskusi. Tahapan kegiatan dimulai dari perencanaan yang melibatkan observasi dan koordinasi dengan ta’mir musholla, hingga pelaksanaan yang dilakukan secara bertahap selama lima hari. Perpustakaan ini dibangun dengan tujuan menjadikan musholla sebagai pusat edukasi dan pengembangan spiritual, selain tempat ibadah. Setelah perpustakaan selesai, buku-buku diidentifikasi dan disusun sesuai jenisnya untuk memudahkan pencarian. Launching perpustakaan mini dilakukan dengan melibatkan anak-anak TPQ, yang diharapkan dapat meningkatkan minat baca dan kemampuan diskusi mereka. Perpustakaan ini menjadi sarana penting dalam memotivasi dan mendukung literasi di kalangan santri.
Pelatihan Pengisian SPT Formulir 1770 Rachmawati, Nurul Aisyah; Efendri, Efendri; Farina, Khoirina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 1 No. 3 (2024): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v1i3.15

Abstract

Tujuan dari Pengabdian Kepada Masyarakat adalah untuk memberikan bantuan kepada wajib pajak dalam melaksanakan pelaporan pajak mereka, khususnya terkait dengan SPT Formulir 1770. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi. Ceramah memungkinkan penyaji untuk memberikan informasi secara terstruktur dan jelas kepada audiens dalam waktu yang singkat. Diskusi memungkinkan peserta terlibat secara langsung dalam proses pembelajaran, berbagi ide, dan memperdalam pemahaman Berdasarkan pelaksanaan kegiatan ini, para wajib pajak menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam melaporkan pajaknya. Melalui program ini, diharapkan pengetahuan pajak dapat disebarluaskan kepada wajib pajak, sehingga mereka juga dapat membantu wajib pajak lain dalam proses pelaporan. Ke depannya, diharapkan para wajib pajak semakin patuh dalam memenuhi kewajiban perpajakan mereka.
Pemberdayaan UMKM Melalui Pelatihan Manajemen dan Keuangan Syariah di Tanjung Gusta Hanafi, Abdullah; Ginting, Nurman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 1 No. 3 (2024): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v1i3.17

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis dampak pelatihan manajemen dan keuangan syariah terhadap pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Tanjung Gusta. Pelatihan ini difokuskan pada peningkatan pemahaman manajemen usaha dan pengelolaan keuangan berbasis prinsip syariah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei terhadap pelaku UMKM yang telah mengikuti pelatihan  Pendekatan survei merupakan salah satu metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengumpulkan data dari sejumlah besar responden dengan tujuan memahami pandangan, pendapat, atau perilaku mereka terkait suatu fenomena atau isu tertentu. Survei yang dilakukan dengan menggunakan  wawancara terstruktur, di mana responden menjawab serangkaian pertanyaan yang telah dirancang sebelumnya Data yang dikumpulkan dari survei  dianalisis menggunakan teknik deskriptif , tergantung pada tujuan penelitian. Teknik deskriptif memberikan gambaran umum mengenai data, seperti frekuensi, rata-rata, atau persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini secara signifikan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam menyusun rencana bisnis, mengelola sumber daya secara efisien, serta memisahkan keuangan pribadi dan usaha. Pelaku usaha juga menunjukkan peningkatan akses terhadap pembiayaan berbasis syariah, yang membantu mereka memperluas usaha dan meningkatkan pendapatan. Namun, tantangan masih ada, terutama dalam adopsi teknologi dan keterbatasan modal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelatihan manajemen dan keuangan syariah berkontribusi positif terhadap pemberdayaan UMKM, namun diperlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan lembaga keuangan untuk memastikan keberlanjutannya.
Penanaman Budaya Religius Melalui Shalat Dhuha Berjamaah Untuk Membentuk Karakter Siswa Di MI Al Islamiyah Karanganyar Paiton Probolinggo Septantiningtyas, Niken; Amanah, Ilfatul; Fadilah, Agustin Nur; Maulidah, Ni’matul Izza; Ningtyas, Ismi Ali
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 1 No. 3 (2024): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v1i3.18

Abstract

Penanaman budaya religius melalui shalat dhuha berjamaah di MI Al Islamiyah Karanganyar Paiton Probolinggo merupakan fenomena yang semakin krusial dalam konteks pendidikan karakter siswa. Aspek budaya religius ini penting untuk diperhatikan, mengingat tantangan yang dihadapi oleh generasi muda saat ini, termasuk pengaruh negatif dari lingkungan sekitar dan perkembangan teknologi yang dapat mengurangi nilai-nilai moral dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana praktik shalat dhuha berjamaah dapat berkontribusi dalam pembentukan karakter siswa, serta menjawab pertanyaan mengenai sejauh mana kegiatan ini dapat meningkatkan disiplin dan empati siswa. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menggabungkan metode observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Data dikumpulkan dari 100 siswa yang terlibat dalam shalat dhuha berjamaah, serta wawancara dengan guru dan orang tua siswa. Metode ini memungkinkan peneliti untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang dampak positif dari aktivitas religius terhadap karakter siswa, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung keberhasilan program ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85% siswa melaporkan peningkatan disiplin dan empati setelah terlibat dalam shalat dhuha berjamaah. Rata-rata nilai karakter siswa meningkat dari 6,0 sebelum mengikuti shalat menjadi 8,5 setelahnya. Temuan ini menegaskan bahwa penanaman budaya religius melalui shalat dhuha berjamaah tidak hanya berfungsi sebagai rutinitas spiritual, tetapi juga berkontribusi pada perkembangan karakter positif siswa, meningkatkan kualitas hubungan sosial mereka, dan memperkuat ikatan antara siswa dan lingkungan sekitarnya. penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai religius. Hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar untuk mereformasi kurikulum pendidikan di madrasah, dengan memasukkan lebih banyak praktik religius dalam aktivitas sehari-hari siswa. Saran tindak lanjut dari penelitian ini adalah perlunya studi lebih lanjut mengenai praktik religius lainnya yang dapat memberikan dampak serupa, serta evaluasi berkelanjutan terhadap program shalat dhuha berjamaah untuk memastikan efektivitas dan keberlanjutannya dalam pembentukan karakter siswa. Dengan demikian, diharapkan bahwa praktik ini dapat terus diperkuat dan diintegrasikan dalam pendidikan karakter di berbagai institusi pendidikan lainnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 5