cover
Contact Name
Marzuki
Contact Email
marzuki@pnl.ac.id
Phone
+6285260462751
Journal Mail Official
jmst@pnl.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Lhokseumawe Jl. Banda Aceh - Medan Km. 280,3, Buketrata, LHOKSEUMAWE 24301, Provinsi Aceh Tel : (0645) 427 85 Fax : (0645) 427 85 Surat-e : jmst@pnl.ac.id
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Mesin Sains Terapan
ISSN : -     EISSN : 25979140     DOI : Prefix 10.30811/jmst by Crossref
Jurnal Mesin Sains Terapan adalah publikasi ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian kolaboratif antara mahasiswa dan dosen dalam bidang teknik mesin dan sains terapan. Terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret dan September, jurnal ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi serta kontribusi ilmiah dalam berbagai topik seperti mekanika, manufaktur, pengelasan, dan pemeliharaan mesin, energi terbarukan, desain mesin, dan aplikasi sains terapan lainnya. Jurnal ini menjadi media dokumentasi dan berbagi pengetahuan yang bermanfaat bagi akademisi dan praktisi di bidangnya.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2018): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN" : 7 Documents clear
PEMBUATAN MESIN BENDING PIPA Maimun Maimun; Ilyas Yusuf; Dailami Dailami
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 2, No 2 (2018): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v2i2.532

Abstract

Konsep pembuatan mesin bendi ng pipa ini mengacu pada tahapan konsep perancangan Pahldan Beitzya itu:(1)perencanaan dan penjelasan tugas, (2) perancangan konsep produk, (3) perancangan bentuk pada produk,(4) perancangan rinci/detail. Alat-alat yang digunakan dalam membuat mesin bending pipa ini adalah: (1) kertas,(2) pensil, (3) komputer, (4) software catia, (5) printer. Langkah proses pembuatan mesin bending pipa ini adalah:(1)mencari produk jadi yang tersedia dipasaran, (2)memilih material dan teknik produksi, (3)mendalami keter batasan ruang, (4)mengidentifikasi komponen-komponen produk, (5)mengembangkan interface atau titik kontakantara dua buah komponen, (6)memberi bentuk, (7)evaluasi, (8)perbaikan material dan cara produksi, (9)perbaikan bentuk.Mesin bending pipa ini mempunyai spesifikasi antara lain: (1) berdimensi 700x500x700mm. (2) mempunyai dayapenggerak motor listrik 1 HP, (3) menggunakan sistim elektrik relay sebagai pembalik arah putaran motor listrik(4) sistim transmisi mengguna kan rantai dan kopel (5) menggunakan reduser 1:60. Proses bending pipamemerlukan waktu ±14 menit untuk 1xproses pengerolan. Taksiran harga jual yang ditawarkan adalah senilai Rp.4.614.950 ,-Katakunci:PembuatanMesinBendingPipa
RANCANG BANGUN ALAT SIMULATOR GEARBOX UNTUK PENGUJIAN KINERJA MINYAK PELUMAS Khairul Ikhsan; Mawardi Mawardi; Ali Jannifar; Zaimahwati Zaimahwati
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 2, No 2 (2018): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v2i2.528

Abstract

Gearbox merupakan suatu komponen dari suatu mesin yang terdiri dari rumah untuk roda gigi. Komponen iniharus memiliki konstruksi yang tepat agar dapat menempatkan poros-poros roda gigi pada sumbu yang benarsehingga roda gigi dapat berputar dengan baik dengan sedikit mungkin gesekan yang terjadi. Sistem PelumasanMesin adalah suatu sistem yang bertujuan memberikan lapisan film (oil film) untuk mencegah kontak langsungpada komponen-komponen yang bergesekan. Pembuatan alat simulator gearbox ini mempunyai ukuran panjang400 mm lebar 200 mm dan tinggi 115 mm. Dan untuk dapat menggerakkan alat gearbox di perlukan kekuatanmotor listrik dengan daya 125 watt atau 0,17 HP, menghasilkan torsi motor sebesar 0,525 n/m dengan putaran1700 rpm. Dari hasil penelitian ini maka didapatkan partikel pengujian penglihatan mikroskop dengan durasi 3jam dengan jarak antara roda gigi ada dua tahap yaitu Jarak roda gigi normal 1 mm, dan jarak roda gigi rapat0,5 mm maka akan di simpulkan semakin rapat jarak antara roda gigi maka akan semakin banyak partikel darikontaminasi dari gesekan roda gigi yang terjadi. Dari hasil perbandingan temperatur rata-rata antara minyakpelumas SAE 10 ketika proses pengujian selama tiga jam dalam dua tahap yaitu tahap pertama antara rodagigi dengan jarak 1 mm 33,45 °C dan tahap kedua dengan jarak 0,5 mm 38,17 °C. Temperatur jarak antararoda gigi 1 mm sangat rendah di bandingkan dengan jarak roda gigi 0,5 mm, semakin rapat jarak antara rodagigi maka akan sangat cepat terjadi nya keausan. Waktu proses pemesinan adalah 40 menit dan waktu prosesnon pemesinan 46 menit, total waktu adalah 105menit.Kata kunci : Gearbox, Pelumasan, pengujian minyak pelumas
KARAKTERISTIK KEBISINGAN PADA KOTAK RODA GIGI DENGAN SISTEM NIRKABEL Parno Raharjo
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 2, No 2 (2018): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v2i2.533

Abstract

Inspeksi kebisingan merupakan teknik predictive maintenance yang dapat digunakan untukmenentukan kondisi mesin. Inspeksi kebisingan dapat dilakukan secara off line dan secara on line.Inspeksi kebisingan secara on line dilakukan di pusat kendali yang letaknya jauh dari mesin yangdiinspeksi, sehingga diperlukan jaringan kabel yang panjang dan rumit dalam perakitannya.Penerapan inspeksi kebisingan nirkabel, kerumitan instalasi dapat diatasi. Penerapan inspeksikebisingan nirkabel dengan menggunakan wireless microphone dapat dilakukan, namun diperlukanInspeksi lebih jauh. Obyek inspeksi adalah kotak roda gigi. Inspeksi dan pengambilan data dilakukandengan sistem nirkabel dan dijastifikasi dengan sistem kabel yang dilengkapi dengan sistem data akuisisi. Analisa amplitude, time domain, frequency domain dengan MathlabTMmengetahui karakteristik kebisingan pada mesin tersebut karena pengaruh perubahan kecepatan.Sinyal (time domain) dan spektrum (frequency domain) kebisingan telah sesuai dengan standard.Semakin tinggi kecepatan, semakin tinggi amplitude yang terjadi. Amplitudo tertinggi terletak pada12-13ff. Keywords: kebisingan, predictive maintenance, offline, online, nirkabel.digunakan untuk
MODIFIKASI KONSTRUKSI MESIN PENGUPAS KULIT ARI KOPI DENGAN DAYA 5 HP Muzammir Muzammir; Indra Mawardi; Samsul Bahri
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 2, No 2 (2018): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v2i2.524

Abstract

Perkembangan areal perkebunan kopi rakyat cukup pesat di Indonesia, Salah satunya di Takengon yangmerupakan ibu Kota Kabupaten dan terletak di Aceh Tengah. Didasari oleh hal tersebut penulis ingin membuatinovasi baru mesin pengupas kulit ari kopi sistem berjalan dengan daya 5 HP. Mesin ini merupakan modifikasidari rancangan mesin yang telah ada. Konstruksi mesin ditambahkan roda hingga mesin nantinya akan mudahdi pindah-pindahkan dari satu tempat ke tempat yang lain.tujuan dari penulisan ini Membuat mesin pengupaskulit ari kopi dengan daya 5 HP, Memodifikasi mesin pengupas kulit ari kopi menjadi sistem bergerak,Menganalisa hasil pengupasan kulit ari kopi dengan memvariasikan putaran mesin, Mampu memilih materialatau bahan yang tepat untuk komponen-komponen mesin pengupas kulit ari kopi yang akan di buat dari hasilpembuatan mesin ini mendapatkan variasi putaran Dari hasil yang ditabel 4.3 dapat di analisis hasil daripenguji biji kopi. Pada pengujian 1 x dengan putaran 600 rpm biji kopi tidak teklupas dengan sekitar 60 persen.Pada pengujian 2 x dengan putaran 600 rpm biji kopi tidak teklupas juga dengan baik sekitar 70 persen. Padapengujian 1 x dengan putaran 800 rpm biji kopi tidak teklupas dengan baik sekitar 75 persen. Pada pengujian 2x dengan putaran 800 rpm biji kopi tidak teklupas dengan Baik juga sekitar 80 persen. Pada pengujian 1 xdengan putaran 1000 rpm biji kopi teklupas dengan baik sekitar 90 persen. Pada pengujian 2 x dengan putaran1000 rpm biji kopi teklupas dengan sangat baik sekitar 95 persen.
RANCANG BANGUN CRANE DENGAN KAPASITAS ANGKAT MAKSIMAL 1 TON Fendi Wahyudi Siregar; Hasrin Lubis; Ramli Usman
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 2, No 2 (2018): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v2i2.529

Abstract

Peralatan pengangkat dewasa ini sangat beragam baik bentuk model alatnya maupun fungsinya. Prosespemindahan barang dari suatu tingkat ke tingkat lainnya yang relative tinggi masih langsung di angkat denganmenggunakan katrol manual, sehingga hanya akan memperlambat proses produksi dan bisa menimbulkanrawan kecelakaan. Maka dari kendala yang ada direncankanlah alat yang lebih simpel dan sederhana dengankapasitas yang tidak terlalu besar dengan nama crane dengan kapasitas angkat maksimal 1 ton. Alat inidioperasikan dengan motor sebagai penggerak drum dengan transmisi gearbox dan tali yang digunakan sebagaimedia angkat adalah tali baja. sangat mudah digunakan dan alat ini juga dapat dibongkar pasang.Perencanaan crane ditujukan pada komponen pengangkat utama yang meliputi Tali Baja, Drum, Kait, MotorPenggerak.Kata Kunci : Crane Portable, Pesawat Angkat, Komponen Utama
PENGARUH VARIASI KUAT ARUS, WAKTU DAN PEWARNAAN TERHADAP KEKERASAN PERMUKAAN PADA PROSES ANODISASI ALUMINIUM 1100 Dalis Ikbal; Jufriadi Jufriadi; Yuniati Yuniati
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 2, No 2 (2018): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v2i2.525

Abstract

Penggunaan aluminium yang telah dianodisasi banyak dilakukan pada dunia industri, terutama industriotomotif.Melapisi aluminium yang telah di anodisasi bertujuan untuk mendapatkan sifat aluminium yang lebihbaik.Terutama sifat mekanik seperti kekerasan, laju korosi dan memperbaiki penampilan permukaan. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kuat arus dan waktu perendaman pada proses anodisasi. Prosesanodisasi dilakukan dengan memvariasikan kuat arus pada 0,5, 1 dan 1,5 ampere dan memvariasikan waktupelapisan 5, 10 dan 15 menit. Setelah proses anodisasi dilakukan pengujian kekerasan permukaan menggunakanindentasi microvickers dengan pembebanan 25 g.f. Nilai kekerasan yang tertinggi terjadi pada variasi kuat arus1,5 ampere dan waktu 15 menit dengan nilai kekerasan 313,2 VHN, dan nilai kekerasan terendah terjadi padavariasi kuat arus 0,5 ampere dan waktu 5 menit dengan nilai kekerasan 223,6 VHN.
MODIFIKASI PISAU PEMARUT PADA RANCANG ULANG MESIN PEMARUT SAGU DENGAN DAYA 0,5 DAN PUTARAN 1420 RPM Abdul Azis; Sariyusda Sariyusda; Fakhriza Fakhriza
Jurnal Mesin Sains Terapan Vol 2, No 2 (2018): JURNAL MESIN SAINS TERAPAN
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jmst.v2i2.530

Abstract

Alat parut sagu yang telah dihasilkan pada perencanaan dan perancangan ini adalah alat parut sagu bertenagamotor listrik dengan putaran 1420 dengan daya 0.5 HP, dengan diameter silinder parut 55 mm, panjang 20 mmdan kecepatan putar 1420 rpm. Dengan adanya pabrikasi dan aplikasi teknologi alat pemarut sagu padaindustri di pedesaan, akan medorong pengembangan industri dengan peran utama adalah petani. secaralangsung akan bermanfaat bagi pemberdayaan masyarakat, perbaikan pendapatan dan kesejahteraan,penyedian bahan pangan karbohidrat dengan mutu yang memadai serta meningkatkan bahan bakuindustri.Karena bahan-bahan yang dibutuhkan untuk proses pembuatan alat ini masih bisa didapatkan denganmudah dan terjangkau. Serta karena pemodifikasian pemarut sagu ini dirancang supaya bisa bergerak danmudah dioperasikan maka berarti alat ini layak diterapkan pada industri-industri kecil didesa yang digunakanuntuk pengolahan sagu.Kata Kunci : Modifikasi, Pisau Pemarut Sagu, Sagu, Putaran 1420 RPM

Page 1 of 1 | Total Record : 7