cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Research Report - Engineering Science
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Research Report - Engineering Science merupakan kumpulan laporan penelitian yang dilakukan oleh para dosen Universitas Katolik Parahyangan, Bandung dalam bidang rekayasa. Penelitian tersebut didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Katolik Parahyangan. Bidang rekayasa mencakup berbagai disiplin ilmu, diantaranya Teknik Sipil, Arsitektur, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Informatika, Matematika dan Fisika. Research Abstract diterbitkan dua (2) kali setiap tahunnya.
Arjuna Subject : -
Articles 23 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 (2011)" : 23 Documents clear
ON NONRELATIVISTIC Q ¯Q POTENTIAL VIA THE WILSON LOOP IN GALILEAN SPACETIME Haryanto M Siahaan
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2011)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.162 KB)

Abstract

We calculate the static Wilson loop from string/gauge correspondence to obtain theQ¯Q potential in nonrelativistic quantum field theory, i.e. CFT with Galilean symme-try. We analyze the convexity conditions13 for Q¯Q potential in this theory, and obtainrestrictions for the acceptable dynamical exponent z.Keywords: Wilson loop; Galilean symmetry; Q¯Q pair; potential; holography.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENGUKURAN MUTU JASA PENDIDIKAN TINGGI Yogi Yusuf Wibisono; Marihot Nainggolan
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2011)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.487 KB)

Abstract

Pendidikan sudah menjadi kebutuhan dasar manusia yang berperan dalammembentuk manusia yang bermartabat. Pendidikan dibagi ke dalam beberapajenjang yaitu dasar, menengah, dan tinggi. Walaupun Indonesia masihmemfokuskan pada pemenuhan pendidikan dasar sampai menengah, tidakberarti pendidikan tinggi diabaikan. Ada ratusan perguruan tinggi di Indonesaibaik negeri maupun swasta yang mengemban tugas mulia sebagai ujung tombakdalam menghasilkan manusia yang berkualitas. Untuk menghasilkan manusiayang berkualitas dibutuhkan institusi pendidikan yang berkualitas pula. Perbaikanyang berkesinambungan menjadi suatu keharusan bagi institusi pendidikan agardapat menjadi institusi pendidikan yang berkualitas. Salah satu elemen kuncidalam perbaikan adalah pengukuran mutu yang didalamnya melibatkaninstrumen pengukuran. Dalam penelitian ini akan dikembangkan instrumenpengukuran mutu jasa yang dapat digunakan untuk mengukur mutu jasapendidikan tinggi dengan memperhatikan konteks dan budaya Indonesia.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 12 faktor yang digunakan dalammengukur mutu layanan pendidikan tinggi di TI-Unpar yaitu: Tata Usaha,Asisten, Perhatian Personal, Dosen, Fasilitas Perkuliahan, Fasilitas Pendukung,Lokasi, Pendaftaran Kuliah, Perkuliahan, Materi, Perpustakaan, danKenyamanan Gedung.
Spesikasi Sistem Multi Agen Berparameter Secara Formal dengan TLA+ Cecilia E Nugraheni
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2011)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.092 KB)

Abstract

Sebuah Sistem Multi Agen (SMA) adalah kumpulan agen cerdas yang berinteraksisatu dengan yang lain dan bekerja secara bersama-sama untuk mencapai suatu tu-juan. Pada penelitian SMA dipandang sebagai suatu sistem berparameter yaitusistem yang terdiri atas beberapa proses sejenis yang banyaknya ditentukan olehparameter masukan. Motivasi dari penelitian ini adalah dengan memandang SMAsebagai suatu sistem berparameter, maka proses spesikasi dan verikasi dapat di-lakukan dengan cara yang sama berapapun jumlah agen yang ada di dalam sistem.Permasalahan yang mungkin muncul dengan cara pandang ini adalah tidak se-mua SMA bersifat homogen, tidak semua agen mempunyai kapabilitas yang sama.Pada penelitian ini diusulkan sebuah solusi sederhana yaitu dengan menambahkanprekondisi pada aksi pada spesikasi SMA yang berbasis Temporal Logic of Actions(TLA). Hal ini untuk menjamin hanya agen tertentu yang dapat mengaktifkan aksitertentu. Pendekatan ini telah berhasil diterapkan pada SMA homogen maupunnon-homogen.Kata kunci: multi agent systems, parameterized systems, specication, TLA.

Page 3 of 3 | Total Record : 23