cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Idea Nursing Journal
ISSN : 20872879     EISSN : 25802445     DOI : -
Core Subject : Health,
Idea Nursing Journal (INJ) adalah suatu media yang dapat digunakan untuk, mendiseminasi, dan mengarsipkan karya perawat peneliti di Indonesia. Karya yang dipublikasikan dalam jurnal ini secara tidak langsung diakui sebagai karya kecendekiawanan penulis dalam bidang keperawatan. Artikel antara lain meliputi sub bidang keperawatan dasar, keperawatan dewasa, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan jiwa, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga, keperawatan komunitas, manajemen keperawatan, dan pendidikan keperawatan.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2011): Idea Nursing Journal" : 10 Documents clear
PENERAPAN TERAPI KELOMPOK SUPORTIF PADA IBU HAMIL DENGAN ANSIETAS MELALUI PENDEKATAN TEORI MERCER DI KELURAHAN BALUMBANG JAYA, BOGOR BARAT Hasmila Sari
Idea Nursing Journal Vol 2, No 2 (2011): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.482 KB) | DOI: 10.52199/inj.v2i2.6375

Abstract

ABSTRAKKehamilan bagi seorang wanita merupakan salah satu periode kritis dalam kehidupan dan merupakan suatu keadaan yang dapat mempengaruhi kondisi psikologisnya. Ibu hamil merupakan salah satu kelompok khusus yang rentan mengalami berbagai masalah kesehatan terutama masalah psikososial. Masalah psikososial yang sering dialami oleh ibu hamil adalah ansietas. Asuhan keperawatan terhadap ibu hamil dengan ansietas dapat dilakukan di rumah sakit dan di komunitas. Ansietas pada ibu hamil adalah suatu kondisi psikologis yang mengancam individu selama kehamilan atau menjelang persalinan dimana objek kecemasan itu tidak jelasdikarenakan adanya perubahan-perubahan fisiologis yang menyebabkan ketidakstabilan kondisi psikologis sehingga diperlukan suatu intervensi untuk mengurangi ansietas tersebut. Karya ilmiah ini bertujuan untuk memaparkan penerapan Terapi Kelompok Suportif dalam manajemen kasus keperawatan spesialis pada ibu hamil dengan ansietas sedang melalui pendekatan konsep adaptasi stress Stuart dan teori Mercer. Jumlah ibu hamil yang dikelola sebanyak 13 orang. Hasil penerapan terapi ini menunjukkan bahwa terapi kelompoksuportif sangat efektif dilakukan pada ibu hamil yang mengalami ansietas sedang. Setelah mengikuti terapi, kelompok ibu hamil tersebut mampu mengontrol ansietas dan mampu memberikan dukungan positif terhadap ibu hamil yang lain serta mampu menyusun rencana tindak lanjut menghadapi persalinan.Kata Kunci: Karakteristik, Kecemasan, MenopauseABSTRACTPregnancy for a woman is one of the critical periods in life and is a condition that can affect the psychological condition. Pregnant women are one of the special groups that are susceptible to a variety of health problems, especially psychosocial problems. A psychosocial problem often experienced by pregnant women is anxiety. Nursing care for pregnant women with anxiety can be done in the hospital and in the community. Anxiety in pregnant women is a psychological condition that threatens individuals during pregnancy or before delivery where the object of anxiety is not clear because of the physiological changes that cause instability psychological condition that required an intervention to reduce the anxiety. This paper aims to describe the application of Supportive Group Therapy in specialist nursing case management in pregnant women with moderate anxiety through the Stuart concepts stress adaptation and theory of Mercer. Number of pregnant women (samples) who managed as many as 13 people. Results showed that the application of the supportive therapy group is very effective performed on pregnant women who experiencewith moderate anxiety. After the therapy, the group of pregnant women is able to control the anxiety and be able to provide positive support to other women who are able to plan and follow-up face of labor.Keywords: group therapy, pregnant women, anxiety
STUDI KASUS: PENDERITA HIV/AIDS YANG DIRAWAT DENGAN PENYULIT TUBERKULOSIS PARU Mulyadi, Mulyadi
Idea Nursing Journal Vol 2, No 2 (2011): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.176 KB) | DOI: 10.52199/inj.v2i2.6368

Abstract

ABSTRAKSeorang wanita 21 tahun dirawat dengan keluhan batuk lama, demam, penurunan berat badan yang drastis, diare kronis, nyeri telan, luka pada mulut dan labia mayora. Radiologi torak didapatkan infiltrat pada kedua paru. Penderita sebelumnya telah dirawat sebagai penderita HIV/AIDS dan Tuberkulosis (TB) paru (kasus drop out). Hasil laboratorium didapatkan CD4 absolut : 6; CD 4 % : 3 % , hasil sputum didapatkan bakteritahan asam (BTA), ulkus pada oral dan pada labia mayora. Penderita dirawat di ruang isolasi, diberikan : O2 3 – 4 liter/menit, infus RL / D5 / Aminofusin, dipasang nasogastric tube. Parasetamol 3x500 mg, tranfusi packet red cell (PRC), Kotrimoksazole 1x960 mg, Nystatin oral drops 4x2 cc, Fluconazole oral 1x100 mg, Fusidic cream pada labia mayora, Rifamfisin 450 mg, INH 300 mg, Ethambutol 1000 mg. Dalam 4 hari pertama keadaan umum membaik, diare berkurang. Hari berikutnya keadaan umum menurun diberikan tambahan antibiotika Ciprofloxacin 200mg/12jam. Penderita dirawat selama 12 hari dengan diagnosa kerja HIV/AIDS dan TB paru serta infeksi opportunis, penderita meninggal dunia setelah dirawat 12 hari.Kata Kunci: HIV/AIDS, TB, sepsis.ABSTRACTA woman 21 years old treated with complaints cough, fever, weight loss is drastic, chronic diarrhea, painfulswallowing, sores in the mouth and labia majora. Thoracic radiology obtained infiltrates in both lungs.Patients had previously been treated as people with HIV / AIDS and Tuberculosis (TB) lung (cases drop out).Laboratory results obtained absolute CD4: 6; CD 4%: 3%, the results obtained sputum acid-resistantbacteria (AFB), and oral ulcers on the labia majora. Patients treated in isolation, given: O2 3-4 liters / min,infusion of RL / D5 / Aminofusin, placed nasogastric tube. 3x500 mg paracetamol, packet red cell transfusion(PRC), Kotrimoksazole 1x960 mg, nystatin oral drops cc 4x2, 1x100 mg oral fluconazole, fusidic cream onthe labia majora, Rifamfisin 450 mg, 300 mg INH, Ethambutol 1000 mg. In the first 4 days the generalcondition improved, reduced diarrhea. The next day the general state of decline given additional antibioticCiprofloxacin 200mg/12 hours. Patients were treated for 12 days with a working diagnosis of HIV / AIDSand pulmonary tuberculosis and opportunistic infections, the patient died 12 days after being admitted.Keywords: HIV/AIDS, TB, sepsis.
HUBUNGAN TUBERKULOSIS DENGAN HIV/AIDS Mulyadi, Mulyadi; Yenny Fitrika
Idea Nursing Journal Vol 2, No 2 (2011): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.453 KB) | DOI: 10.52199/inj.v2i2.6376

Abstract

ABSTRAKTuberkulosis (TB) merupakan salah satu infeksi paling sering pada penderita HIV/AIDS. Akibat kerusakancellular immunity oleh infeksi HIV menyebabkan berbagai infeksi oportunistic, seperti TB. Angka kematianakibat infeksi TB pada penderita HIV lebih tinggi, TB merupakan penyebab kematian tersering (30-50%)pada penderita HIV/AIDS. Mekanisme infeksi TB pada penderita HIV melalui : reaktivasi, infeksi baruyang progresif. Infeksi HIV mengakibatkan kerusakan luas pada sistem imunitas seluler sehingga terjadikoinfeksi. Infeksi TB mengakibatkan progresifitas perjalanan HIV/AIDS yang lebih cepat hingga kematian.Kata Kunci: Tuberkulosis, HIV/AIDS, infeksi oportunistikABSTRACTTuberculosis (TB) is one of the most common infections in people with HIV / AIDS. Due to damage tocellular immunity by HIV infection causes a variety of opportunistic infections, such as tuberculosis.Mortality due to TB infection is higher in patients with HIV, TB is the most common cause of death (30-50%)in patients with HIV / AIDS. Mechanisms of TB infection in people with HIV: reactivation, new infections areprogressive. HIV infection resulted in extensive damage to the immune system, causing cellular coinfection.TB infection resulting in progressive way HIV / AIDS is more rapid until death.Keywords: Tuberculosis, HIV / AIDS, opportunistic infections.
RENCANA NARAPIDANA WANITA MENGHADAPI KEBEBASAN DI LAPAS WANITA KELAS IIA SEMARANG: KONTEKS CORRECTIONAL NURSING Megah Andriany
Idea Nursing Journal Vol 2, No 2 (2011): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.716 KB) | DOI: 10.52199/inj.v2i2.6363

Abstract

ABSTRAKRencana napi wanita beragam dalam menghadapi kebebasan. Hasil studi pendahuluan dapat diperoleh databahwa terdapat napi yang berencana melakukan balas dendam kepada pihak yang menyebabkan napitersebut masuk penjara. Hal ini mengakibatkan residivisme. Terdapat pula napi yang berencana untukmengisolasi dirinya akibat stigma yang akan diperoleh. Kondisi napi wanita yang unik ini belummendapatkan perhatian khusus dalam sistem peradilan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan uraiantentang rencana narapidana wanita dalam menghadapi masa kebebasannya di Lapas Wanita Kelas IIASemarang. Desain penelitian yang digunakan adalah fenomenologi. Sampel adalah narapidana wanita yangmenghadapi masa kebebasannya. Jumlah sampel sebanyak 7 orang dengan teknik purposive sampling.Teknik pengambilan data adalah open-ended indepth interview. Analisis data menggunakan metode Collaizi.Teridentifikasi 7 tema sebagai hasil penelitian yang mencakup mengaplikasikan ketrampilan dari Lapas,rencana hukum, rencana fisik, rencana interaksi sosial, rencana mental spiritual, pemenuhan kebutuhanhidup, dan menjalani kehidupan seperti dulu. Perlu dilakukan skrining masalah kesehatan psikososial yangdialami oleh napi wanita menjelang masa kebebasannya agar dapat membantu perawat mengembangkanintervensi yang efektif. Juga perlu dikembangkan suatu model discharge planning yang sesuai bagi napiwanita.Kata Kunci: rencana, narapidana wanita, kebebasanABSTRACTFemale inmates have various plans in facing freedom. Previous interview showed that there was an inmatethat had a plan to make resentment toward a person who caused her put into jail. This could causerecidivism. There also was a plan to withdrawal from society because of the stigma she will get. This uniquecondition has not gotten a special attention yet in court system. This study aim was to know female inmate’splan in facing freedom in Female Inmate Correctional Setting Semarang. Research design isphenomenology. Samples were female inmates who facing release period. Sample size was sevenparticipants with purposive sampling method. Data collection technique was open-ended in depth interview.Data analyzing used Collaizi method. There were seven themes as the research result including applyingskills from prison, planning related to law, physical planning, social interaction planning, mental-spiritualplanning, life need fulfillment, and live like previous life. Mental health problem screening is needed forfemale inmates in facing release period. It will help nurse to develop effective intervention for femaleinmates. In addition, a discharge planning model should be developed for female inmates.Keywords: planning, female inmate, release period
MANAJEMEN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DIABETES MELITUS Devi Darliana
Idea Nursing Journal Vol 2, No 2 (2011): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.133 KB) | DOI: 10.52199/inj.v2i2.6371

Abstract

ABSTRAKDiabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia akibat kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Hiperglikemia dapat menyebabkan disfungsi beberapa organtubuh terutama mata, ginjal, saraf, jantung dan pembuluh darah. Penyakit DM tidak hanya menimbulkan dampak fisiologis dan psikologis namun juga dampak ekonomi akibat meningkatnya kebutuhan biayapengobatan dan perawatan di rumah sakit serta biaya pemulihan kesehatan selama pasien di rumah. Oleh karena itu, pengelolaan DM perlu kolaborasi yang baik antara dokter, perawat, ahli gizi, team kesehatan lainnya dalam mengatasi masalah yang dihadapi pasien.Kata Kunci: Diabetes mellitus, hiperglikemia, disfungsi organ.ABSTRACTDiabetes mellitus (DM) is a metabolic disease characterized by hyperglycemia due to defects in insulinsecretion, insulin action or both. Hyperglycemia can lead to dysfunction of multiple organs, especially theeyes, kidneys, nerves, heart and blood vessels. DM disease not only impacts the physiological andpsychological but also economic impacts due to rising medical costs and the need for hospitalization andconvalescence costs for patients in the home. Therefore, the management of diabetes mellitus needs goodcollaboration between physicians, nurses, nutritionists, and other health team in addressing problems facedby patients.Keywords: Diabetes mellitus, hyperglycemia, organ dysfunction.
MANAJEMEN NYERI PADA BAYI Sri Intan Rahayuningsih
Idea Nursing Journal Vol 2, No 2 (2011): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v2i2.6364

Abstract

ABSTRAKSepanjang tahun pertama kehidupannya, bayi akan mendapat imunisasi rutin. Imunisasi merupakan salah satuprosedur yang menimbulkan nyeri karena sebagian besar imunisasi diberikan melalui penyuntikan. Rasanyeri tersebut merupakan suatu masalah yang harus diatasi, karena rasa nyaman yang diterima bayi sangatpenting guna perkembangan rasa percaya, yang merupakan salah satu tugas perkembangan pada usia bayi.Menurut teori Erikson, pada fase pertama ini (lahir sampai 1 tahun) perkembangan rasa percaya ini adalahrasa percaya terhadap diri sendiri, orang lain dan dunia sekitarnya. Orangtua yang tidak berhasil memberikankenyamanan akan menyulitkan bayinya dalam mengembangkan rasa percaya. Dalam jangka panjang,keadaan ini akan mengakibatkan gangguan interpersonal dan menarik diri. Saat bayi merasa tidak nyaman,keberadaan orangtua bersama bayi akan meningkatkan rasa nyaman, membantu bayi mengembangkan rasapercaya dan belajar respons koping adaptif yang sehat. Hal ini memicu dilakukan studi-studi yang berkaitandengan upaya meningkatkan rasa nyaman selama masa bayi, diantaranya termasuk studi mengenai upayauntuk menurunkan nyeri akibat prosedur keperawatan yang dilakukan terhadap bayi. Dengan demikiandiperlukan peran perawat untuk menmberikan kenyamanan pada bayi dengan memilih manjemen nyeri yangtepat.Kata Kunci: nyeri, bayi, prosedur keperawatanABSTRACTThroughout the first year of life, infants will receive routine immunizations. Immunization is one of theprocedures that cause pain because most immunizations are given by injection. The pain is an issue that mustbe addressed, because the baby received a sense of comfort are very important to the development of trust,which is one of the developmental tasks at age infants. According to Erikson's theory, in this first phase (birthto 1 year) believe this is the development of a sense of self-confidence, others and the world around them.Parents who fail to comfort the baby will make it difficult to develop a sense of trust. In the long term, thissituation will result in impaired interpersonal and withdrew. When babies feel uncomfortable, the existenceparents with infants will increase the sense of comfort; help babies develop a sense of trust and adaptivelearning healthy coping responses. This triggers conducted studies related to efforts to improve comfortduring infancy, some involving the study of an effort to reduce pain related to nursing procedures areperformed on infants. Thus the role of nurses needed to provide comfort to the baby by choosing appropriatepain management.Keywords: pain, infants, nursing procedures
PENGARUH TERAPI AKUPRESUR TERHADAP MUAL MUNTAH AKUT AKIBAT KEMOTERAPI PADA PASIEN KANKER; A RANDOMIZED CLINICAL TRIAL Hilman Syarif
Idea Nursing Journal Vol 2, No 2 (2011): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.438 KB) | DOI: 10.52199/inj.v2i2.6372

Abstract

ABSTRAKAkupresur merupakan salah satu terapi komplementer pada pasien yang mengalami mual muntah akut akibat kemoterapi. Tindakan tersebut dapat menurunkan mual muntah akut akibat kemoterapi, tetapi di Indonesia belum diapilkasikan untuk menurunkan mual muntah akibat kemoterapi. Tujuan riset ini untuk mengidentifikasi pengaruh akupresur terhadap mual muntah akut pada pasien kanker di RSUPN Cipto Mangunkusumo dan RSUP Fatmawati Jakarta. Penelitian ini merupakan randomized clinical trial dengan metode single blind. Pengambilan sampel dengan cara concecutive sampling dan penentuan kelompok intervensi dan kontrol menggunakan randomisasi alokasi subjek sederhana. Sampel penelitian berjumlah 44 orang responden, terdiri dari 22 responden sebagai kelompok intervensi yang dilakukan terapi akupresursebanyak tiga kali sehari, dan 22 responden sebagai kelompok kontrol. Pengujian perbedaan penurunan ratarata skor mual, muntah dan mual muntah akut pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol menggunakan uji T test. Hasil penelitian menunjukkan penurunan rata- rata mual muntah akut setelah akupresur pada kelompok intervensi signifikan lebih besar dibanding dengan kelompok kontrol (p value=0,000). Kesimpulan secara signifikan akupresur dapat menurunkan mual muntah akut akibat kemoterapi pada pasien kanker yangdilakukan akupresur dibandingkan dengan kelompok kontrol. Disarankan kepada manejemen rumah sakit terutama manajemen keperawatan agar menerapkan akupresur sebagai bagian dari intervensi keperawatan dalam pemberian asuhan keperawatan pada pasien yang mengalami mual muntah akut akibat kemoterapi.Kata Kunci: Akupresur, Kemoterapi, Mual Muntah AkutABSTRACTAcupressure is one of the complementary theraphies for patients with acute chemotherapy-induced nauseaand vomiting (CINV). The objective the study was to identify the effect of acupressure to acute CINV onpatients with cancer at RSUPN Cipto Mangunkusumo and RSUP Fatmawati in Jakarta This research was arandomized clinical trial with single blind method. A concecutive sampling was used as the samplecollection method and simple randomization allocation subject used to identify sampel in intervention orcontrol group. The number of samples was 44 respondents, consisted of twenty two subjects who were givenan acupressure theraphy, three times a day; and the remaining was as the control group.. A t-test wasemployed to examine the differences of the mean nausea scores and vomiting scores. Also, to examine thenausea and vomiting scores between the intervention and the control groups. Further, result also showedthat there is a signifant decrease of the mean acute nausea and vomiting scores after acupressure betweenthe two groups (p value=0,000). The conclusion was that the acupressure can decrease acute CINV onpatients with cancer significantly in intervention group if compared with control group. Based on thefindings, recommendation is directed to hospital management especially nursing management to applyacupressure as a nursing intervention to patients with acute CINV.Keywords: Acupressure, Chemotherapy, Acute Nausea and Vomiting.
HUBUNGAN PERUBAHAN ELIMINASI URINE DENGAN GANGGUAN TIDUR PADA LANSIA DI GAMPONG LAMBARO SUKON, DARUSSALAM, ACEH BESAR Khairani, Khairani
Idea Nursing Journal Vol 2, No 2 (2011): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.763 KB) | DOI: 10.52199/inj.v2i2.6365

Abstract

ABSTRAKInkontinentia urine merupakan Geriatric Giant yaitu masalah yang sering diderita oleh lansia dan akanmengganggu kenyamanan lansia termasuk gangguan tidur. Penelitelitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungan perubahan eliminasi urine dengan gangguan tidur pada lansia di Gampong Lambaro Sukon. Desainpenelitian adalah cross sectional study. Teknik pengambilan sampel dengan simple random sampling denganjumlah sampel 62 orang lansia. Pengumpulan data dilaksanakan pada tanggal 18-25 September 2010 diGampong Lambaro Sukon Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar. Alat pengumpulan datamenggunankan kuesioner dengan 23 item pertanyaan dengan teknik wawancara terpimpin . Analisa datadengan menggunakan rumus chi square dengan confidence interval 95% dan α (0,05). Hasil analisis datamenunjukkan bahwa sebanyak 30 (48,3%) lansia mengalami perubahan eliminasi urine dan sisanya 13 lansia(20,9%) tidak mengalami perubahan eliminasi urine. Lansia yang mengalami gangguan tidur (insomnia)sebanyak 43 orang (69,4%) dan sebanyak 19 lansia (30,6%) tidak mengalami insomnia. Terdapat hubunganantara perubahan eliminasi urine dengan gangguan tidur pada lansia di Gampong Lambaro Sukon KabupatenAceh Besar. Keluarga agar dapat mengoptimalkan dukungan dalam perawatan lansia dengan perubahaneliminasi.Kata kunci: Gangguan tidur, lansia, eliminasi urine.ABSTRACTInkontinentia urine is a problem that often affects the elderly and would interfere with the elderly includingsleep disorders. This study aims to determine the relationship changes with the urinary elimination of sleepdisorders in the elderly in Gampong Lambaro Sukon. The study design was a cross sectional study. Samplingtechnique with simple random sampling with a sample of 62 elderly people. Data collection was conductedon 18 to 25 September 2010 at Gampong Lambaro Sukon Darussalam Aceh Besar district. Means of datacollection using a questionnaire with 23 items with questions guided interview technique. Data analysisusing chi square formula with 95% confidence interval and α (0,05). Results of data analysis showed that 30(48.3%) elderly experience changes urinary elimination and the remaining 13 elderly (20.9%) did notchange urinary elimination. The elderly who experience sleep disturbances (insomnia) as many as 43 people(69.4%) and as many as 19 elderly (30.6%) did not experience insomnia. There is a relationship betweenchanges in urinary elimination with sleep disorders in the elderly in Gampong Lambaro Sukon Aceh Besardistrict. Family support in order to optimize the care of the elderly with the change of elimination.Keywords: Sleep disorders, elderly, urinary elimination.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK WANITA PREMENOPAUSE DENGAN TINGKAT KECEMASAN DALAM MENGHADAPI MENOPAUSE DI BANDA ACEH Dewi Hermawati
Idea Nursing Journal Vol 2, No 2 (2011): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.291 KB) | DOI: 10.52199/inj.v2i2.6373

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik wanita premenopause dengan tingkatkecemasan dalam menghadapi menopause di Gampong Lambaro Skep Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh.Desain penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional dengan populasi wanitaberumur 40-50 tahun dan belum mengalami menopause. Teknik pengambilan sampel menggunakan metodepurposive sampling pada 63 sampel. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 8-19 Desember 2010 di Gampong Lambaro Skep Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh. Alat pengumpulan data berupa lembaran angket yang terdiri dari data demografi serta kuesioner untuk mengukur tingkat kecemasan dengan skala likert yang dilakukan dengan metode wawancara terpimpin. Data dianalisis dengan menggunakan statistik Chi-square dengan confidence interval 95% dan alpha (α) 0,05. Pengujian hipotesa jika p-value nilai α maka hipotesa null (Ho) diterima. Hasil analisa bivariat menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara umur dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi menopause (P=0,145, Pα), dan tidak ada hubungan antara status perkawinan dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi menopause (nilai P=1,000, Pα). Hasil penelitian juga menunjukkan ada hubungan antara pendidikan dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi menopause (nilai P=0,021, P≤α), ada hubungan antara pekerjaan dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi menopause (P=0,047, P≤α), ada hubungan antara pendapatan dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi menopause (P=0,018, P≤α). Berdasarkan hasil penelitian, peningkatan wawasan tentang perubahan yang terjadi menjelang menopause menjadi sangat penting untuk di terapkan pada wanita pramenopause. Hal ini dapat menurunkan kecemasan terhadap menopauase serta dapat meningkatkan penerimaan terhadap menopause menjadi lebih baik.Kata Kunci: Karakteristik, Kecemasan, MenopauseABSTRACTThis study aimed to determine the relationship of the characteristics of premenopausal women with levels ofanxiety in the face of menopause in Gampong Lambaro Skep, Kuta Alam district, Banda Aceh. The study design is descriptive correlative with cross sectional approach to the female aged 40-50 years and have not experienced menopause. Sampling technique that used was purposive sampling to gain 63 samples. Data were collected on December 8 to 19, 2010 in Gampong Lambaro Skep, Kuta Alam District, BandaAceh. Data collection tool in the form of questionnaire that consists of: demographic data and a set questionnaire to measure the level of anxiety by using Likert scale and by interviewing guided. Data were analyzed by using Chi-square with 95% confidence interval and alpha (α) of 0.05. The hypothesis test determined if p-value value α then the null hypothesis (Ho) is accepted. The results of bivariate analysisshowed that there was no relationship between age and level of anxiety in the face of menopause (P = 0.145, P α), and there was no association between marital status to the level of anxiety in the face of menopause (P = 1.000, P α). The results also showed no relationship between education and the level of anxiety in the face of menopause (P = 0.021, P ≤ α), there is a relationship between work and the level of anxiety in the face of menopause (P = 0.047, P ≤ α), and there is a relationship between income the level of anxiety in theface of menopause (P = 0.018, P ≤ α). Based on the results, increasing insight into the changes that occur during perimenopause is essential to be applied for premenopausal women. It can reduce anxiety about menopauase and increase acceptance of menopause.Keywords: Characteristics, Anxiety, Menopause
PERBANDINGAN PERSEPSI SISWA SMA NEGERI 15 ADIDARMA BANDAACEH TENTANG DUKUNGAN KELUARGA DAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU MEROKOK Rachmalia, Rachmalia; Putri Indriyana
Idea Nursing Journal Vol 2, No 2 (2011): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.313 KB) | DOI: 10.52199/inj.v2i2.6367

Abstract

ABSTRAKPerilaku merokok merupakan perilaku yang dipelajari dan dilakukan oleh banyak orang diantaranya adalah remaja yang pada fase perkembangannya merupakan fase pencarian identitas diri sesuai keinginan dan persepsinya. Perilaku merokok yang dilakukan remaja dalam kehidupan sehari-hari bukan hanya disebabkan oleh faktor dalam diri tetapi juga disebabkan oleh faktor dukungan keluarga dan dukungan teman sebaya. Tujuan penelitian untuk membandingkan persepsi siswa SMA Negeri 15 Adidarma Banda Aceh tentangdukungan keluarga dan teman sebaya terhadap perilaku merokok. Desain penelitian deskriptif komparatif, dengan pendekatan cross sectional study dan cara pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling. Sampel penelitian ini adalah dependent sampel dengan 30 responden yang merokok. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 26 April 2011 dengan kuisioner dalam bentuk dichotomous choice. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan 63.3 % siswa mempersepsikan dukungan keluarga terhadap perilaku merokok berada dalam kategori rendah sedangkan 56.7 % siswa mempersepsikan dukungan teman sebaya terhadapperilaku merokok berada dalam kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa pada masa remaja, pola interaksimereka lebih banyak dihabiskan dengan teman-teman sebayanya daripada keluarga, dan melalui uji t-test dependent diperoleh mean dukungan teman sebaya lebih tinggi daripada dukungan keluarga terhadap perilaku merokok (34.1 versus 25.8, p 0.05), maka jelas terlihat ada perbandingan persepsi siswa SMA Negeri 15 Adidarma tentang dukungan keluarga dan teman sebaya terhadap perilaku merokok. Diharapkan kepada remaja khususnya siswa SMA Negeri 15 Adidarma Banda Aceh agar tidak mudah menerima pengaruh yang bersifat negatif dan harus lebih bisa selektif dalam mepersepsikan dan menerima pengaruh apapun dari lingkungan sekitarnya.Kata Kunci: Perilaku merokok, RemajaABSTRACTSmoking behavior is a learned behavior done by many people; many of them are teenagers who are indevelopment phase and looking for self-identity as their wish and perception. The smoking behavior done bythe teenagers in their daily life is not only caused by internal factors, but it is also caused by family and peersupport factors. The purpose of this research was to compare the perception of State Senior High School 15(SMA Negeri 15) Adidarma Banda Aceh about the family and peers supports towards the smoking behavior.The research design was comparative design by using cross sectional study approach, and samplingtechnique used in this research was dependent sample with 30 smokers as respondents. The data werecollected on April 26, 2011 by using questionnaire in dichotomous choice form. Based on the researchresults, 63.3% of the students perceived that the family support towards the smoking behavior was in lowcategory level; meanwhile 56.7 % of the students perceived that the peer support towards the smokingbehavior was in high category level. This meant that interaction pattern of the teenagers was spent morehours interacting with their peers than family, and from dependent T-test was obtained that the mean scoresfor peer support were significantly higher than family support towards the smoking behavior (34.1 versus25.8, p 0.05), thus it was clear that there were the comparison of perception of SMA Negeri 15 Adidarmastudents about the family and peer support towards the smoking behavior. It is expected to teenagers,especially the SMA Negeri 15 Adidarma Banda Aceh students do not accept negative influence easily andthey should be more selective in giving perception and accepting any influences from their surroundings.Keywords: Smoking Behavior, Teenager

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2011 2011


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2022): Idea Nursing Journal Vol 12, No 3 (2021): Idea Nursing Journal Vol 12, No 2 (2021): Idea Nursing Journal Vol 12, No 1 (2021): Idea Nursing Jurnal Vol 11, No 3 (2020): Idea Nursing Journal Vol 11, No 2 (2020): Idea Nursing Journal Vol 11, No 1 (2020): Idea Nursing Journal Vol 10, No 3 (2019): Idea Nursing Journal Vol 10, No 2 (2019): Idea Nursing Journal Vol 10, No 1 (2019): Idea Nursing Journal Vol 9, No 1 (2018): Vol 9, No 1 (2018) Idea Nursing Jurnal Vol 9, No 3 (2018): Idea Nursing Journal Vol 9, No 2 (2018): Idea Nursing Journal Vol 8, No 3 (2017): Idea Nursing Journal Vol 8, No 2 (2017): Idea Nursing Journal Vol 8, No 1 (2017): Idea Nursing Journal Vol 7, No 3 (2016): Idea Nursing Journal Vol 7, No 2 (2016): Idea Nursing Journal Vol 7, No 1 (2016): Idea Nursing Journal Vol 6, No 3 (2015): Idea Nursing Journal Vol 6, No 2 (2015): Idea Nursing Journal Vol 6, No 1 (2015): Idea Nursing Journal Vol 5, No 3 (2014): Idea Nursing Journal Vol 5, No 2 (2014): IDEA NURSING JOURNAL Vol 5, No 1 (2014): Idea Nursing Journal Vol 4, No 3 (2013): Idea Nursing Journal Vol 4, No 2 (2013): Idea Nursing Journal Vol 4, No 1 (2013): Idea Nursing Journal Vol 3, No 3 (2012): Idea Nursing Journal Vol 3, No 2 (2012): Idea Nursing Journal Vol 3, No 1 (2012): Idea Nursing Journal Vol 2, No 3 (2011): Idea Nursing Journal Vol 2, No 2 (2011): Idea Nursing Journal Vol 2, No 1 (2011): Idea Nursing Journal Vol 1, No 1 (2010): Idea Nursing Journal More Issue