cover
Contact Name
Yogi Setiawan
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+62851733700892
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran
ISSN : 27752585     EISSN : 27752593     DOI : https://doi.org/10.51878/educational.v4i4
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pedidikan dan pengajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 4 (2021)" : 5 Documents clear
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI MAWARIS MELALUI PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DWI ARI SETIAWATI
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v1i4.689

Abstract

This study aims to determine the increase in student learning outcomes after using the Contextual Teaching and Learning learning model. Based on student learning outcomes in the previous school year, it was seen that the learning outcomes were low, especially on Mawaris material. Therefore, the authors conducted classroom action research by changing the learning model that previously used lectures and discussions into Contextual Teaching and Learning. CTL (Contextual Teaching and Learning) learning is a learning concept that emphasizes the relationship between learning materials and the real world of students' lives, so that students are able to connect and apply learning outcomes competencies in everyday life. This study uses two cycles of action research consisting of four steps, namely: planning, implementing, observing and reflecting. The subjects of this study were students of class XII.IPA.1 for the academic year 2020/2021. Data were obtained from formative test results, activity observation sheets, and interview sheets. From the results of the analysis, it was found that the learning outcomes of Mawaris material increased from 69.23% in cycle 1 to 92.30% in cycle 2. The conclusion of this study is that Contextual Teaching and Learning learning can improve student learning outcomes. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah penggunaan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning. Berdasarkan hasil belajar siswa pada tahun pelajaran sebelumnya terlihat rendahnya hasil belajar terutama pada materi Mawaris. Oleh karena itu penulis melakukan penelitian tindakan kelas dengan mengganti model pembelajaran yang tadinya menggunakan ceramah dan diskusi menjadi Pembelajaran Contextual Teaching and Learning. Pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning) merupakan konsep pembelajaran yang menekankan pada keterkaitan antara materi pembelajaran dengan dunia kehidupan siswa secara nyata, sehingga siswa mampu menghubungkan dan menerapkan kompetensi hasil belajar dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan sebanyak dua siklus yang terdiri dari empat langkah yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII.IPA.1 tahun pelajaran 2020/2021. Data diperoleh dari hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan, dan lembar wawancara. Dari hasil analisis didapatkan bahwa hasil belajar materi mawaris mengalami peningkatan ketuntasan belajar dari 69,23% pada siklus 1 menjadi 92,30% pada siklus 2. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembelajaran Contextual Teaching and Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL GROUP TO GROUP EXCHANGE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN SENYAWA HIDROKARBON ANIK ANDRIYANI
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v1i4.700

Abstract

This classroom action research generally aimed to improve the quality of learning for 11th grade students of SMAN 2 Jember in the 2018-2019 school year, and especially aimed to improve student learning results through cooperative learning with Group to Group Exchange model on the Hydrocarbon Compounds subject. This research is conducted in two cycles, which each cycle composed of planning, implementation, observation, and reflection. The results of affective value of students were taken from observation sheet, while data of student’s learning outcomes were taken from learning outcomes test. The results of this research showed that (l) The results of affective value of class XI MIPA 4 SMAN 2 Jember on the Hydrocarbon Compounds in cycle 2 experienced an increase, (2) The student learning outcomes of students in 11th grade (XI MIPA 4) SMAN 2 Jember on the Hydrocarbon Compounds increased if compared to the previous year after Group to Group Exchange model was applied. ABSTRAKPenelitian tindakan kelas ini secara umum bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran siswa kelas XI SMAN 2 Jember tahun pelajaran 2018-2019, dan secara khusus untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan pembelajaran kooperatif model Group to Group Exchange pada pokok bahasan Senyawa Hidrokarbon. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dimana masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data nilai afektif siswa digali dengan lembar observasi, sementara data nilai hasil belajar siswa diambil dari tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil nilai afektif dari siswa kelas XI MIPA 4 pada pokok bahasan Senyawa Hidrokarbon pada siklus 2 mengalami peningkatan, (2) nilai hasil belajar siswa kelas XI MIPA 4 pada pokok bahasan Senyawa Hidrokarbon mengalami peningkatan dibanding tahun pelajaran sebelumnya setelah menggunakan pembelajaran kooperatif model Group to Group Exchange.
PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PKN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW RATNANINGSIH RATNANINGSIH
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v1i4.701

Abstract

The method applied by the teacher in Civics learning is still conventional, tends to use the verbalistic lecture method, resulting in passive students, lack of enthusiasm, and low student learning outcomes. To improve the learning process and results, the teacher responded by applying the Jigsaw cooperative learning model and applying it in the form of Classroom Action Research (CAR). The purpose of this Classroom Action Research is to increase the activeness and learning outcomes of Civics. The action is carried out through three cycles. Each cycle includes four activities, namely (1) Planning, (2) Acting, (3) Observing, and (4) Reflection. One cycle is carried out in two to three meetings. Based on the results of data analysis, findings, and discussions that have been carried out, it can be concluded that the actions taken in class VIIIA to increase the activity and learning outcomes of Civics through the Jigsaw cooperative learning model were successful because the research performance indicators were met. Before the action using the Jigsaw cooperative learning model, the activeness of class VIIIA students was 73.43 in the active category and at the end of the third cycle of 79.10 in the very active category, an increase of 5.67 (an increase of 8%). Before the action, the KKM achievement in the class was 10%, after the first cycle of action it became 54.33% (an increase of 43.33%), after the second cycle of action it became 76.67% (an increase of 23.34% from the first cycle), and after the third cycle of action it increased to 93.33% (an increase of 16.66% from cycle II). ABSTRAKMetode yang diterapkan guru dalam pembelajaran PKn masih bersifat konvensional, cenderung menggunakan metode ceramah yang verbalistik, sehingga mengakibatkan siswa pasif, kurang bersemangat, dan hasil belajar siswa rendah. Untuk memperbaiki proses dan hasil belajar disikapi guru dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif Jigsaw dan mengaplikasikannya dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tujuan Penelitian Tindakan Kelas ini yaitu untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar PKn. Tindakan dilaksanakan melalui tiga siklus. Setiap siklus meliputi empat kegiatan yaitu (1) Perencanaan (Planning), (2) Pelaksanaan (Acting), (3) Pengamatan (Observing), dan (4) Refleksi (Reflection). Satu siklus dilaksanakan dalam dua sampai tiga kali pertemuan. Berdasarkan hasil análisis data, temuan, dan pembahasan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa tindakan yang dilakukan pada kelas VIIIA untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar PKn melalui model pembelajaran kooperatif Jigsaw berhasil karena indikator kinerja penelitian terpenuhi. Sebelum tindakan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif Jigsaw, keaktifan siswa kelas VIIIA sebesar 73.43 dalam katagori aktif dan pada akhir siklus III sebesar 79.10 dalam katagori sangat aktif, meningkat sebesar 5.67 (meningkat 8%). Sebelum dilakukan tindakan ketercapaian KKM pada kelas tersebut adalah 10%, setelah tindakan siklus I menjadi 54.33% (meningkat 43.33%), setelah tindakan siklus II menjadi 76.67% (meningkat 23.34% dari siklus I), dan setelah tindakan siklus III meningkat menjadi 93.33% (meningkat 16.66% dari siklus II).
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATERI REAKSI REDOKS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING PADA SISWA KELAS X MIPA 3 SMAN I KEMBANGBAHU LAMONGAN ENI PURWANTI
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v1i4.702

Abstract

This study aims to determine the application of problem solving learning models in improving chemistry learning outcomes in redox reaction material for students of Class X MIPA 3 SMA Negeri 1 Kembangbahu Lamongan, East Java province. The research was carried out in the even semester of the 2019/2020 school year. This type of research is classroom action research (CAR) which consists of four stages, namely planning, implementing actions, observing and reflecting. This study uses 2 cycles of action. Data collection techniques used: observation, tests, field notes and documentation. Problem solving learning model is applied in a way, students are faced with a problem, then asked to solve it in groups. Students' ability to understand lessons through problem solving models can be seen from the test results. The test was administered in two stages, namely the first cycle test and the second cycle test. Based on the results of student tests, classical completeness was 75% in the first cycle and 85% in the second cycle. Based on the results of the study, it can be concluded that using a problem solving learning model can improve chemistry learning outcomes for Class X MIPA 3 students at SMA Negeri 1 Kembangbahu Lamongan in the even semester of the 2019/2020 school year on redox reaction material. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran problem solving dalam meningkatkan hasil belajar kimia pada materi reaksi redoks siswa Kelas X MIPA 3 SMA Negeri 1 Kembangbahu Lamongan provinsi Jawa Timur. Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini menggunakan 2 siklus tindakan. Teknik pengumpulan data menggunakan: observasi, tes, catatan lapangan dan dokumentasi. Model pembelajaran Problem solving diterapkan dengan cara, siswa dihadapkan pada suatu masalah, kemudian diminta untuk memecahkannya secara berkelompk. Kemampuan siswa dalam memahami pelajaran melalui model problem solving dapat dilihat dari hasil tes. Pemberian tes dilakukan dua tahap yaitu tes siklus I, dan tes siklus II. Berdasarkan hasil tes siswa diperoleh ketuntasan secara klasikal sebesar 75% pada siklus I dan 85% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran problem solving dapat meningkatkan hasil belajar kimia siswa Kelas X MIPA 3 SMA Negeri 1 Kembangbahu Lamongan semester genap tahun pelajaran 2019/2020 pada materi reaksi redoks.
PENGGUNAAN METODE DRILL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENGHAFAL AYAT-AYAT AL-QUR’AN SUHARTA SUHARTA
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v1i4.703

Abstract

Memorizing the verses of the Qur'an is a difficult competency for students to achieve in public schools, unattractive learning methods trigger students' difficulties in mastering this competency. This research focuses on the study of the application of the drill model in an effort to improve students' memorization skills of selected verses. This Classroom Action Research was conducted in two cycles, and it appears that the increase in the scores of the variables studied was quite significant in the second cycle. The average score of student activities that are relevant to learning has increased from the first cycle of 80.00% to 90.77%, an increase of 10.77%. While the average score of student activities that are less relevant to learning has decreased by 9.40%, in the first cycle the average score is 17.09%, while in the second cycle it is 7.69%. The ability of students to memorize surah an-Nisa verse 59 in the first cycle was 74.03 and in the second cycle was 83.36, classified as good, as well as mastery learning in the first cycle was 58.97% and in the second cycle was 87.18%. Based on the findings of this study, it can be concluded that the drill model can improve students' ability to memorize Surah an-Nisa verse 59 in Islamic Religious Education lessons for students in class XI IPA 1 SMA Negeri 1 Cikande Serang. ABSTRAKMenghafalkan ayat-ayat al-Qur’an adalah kompetensi yang sulit untuk dicapai para siswa di sekolah umum, metode pembelajaran yang tidak menarik menjadi pemicu kesulitan siswa dalam menguasai kompetensi ini. Penelitian ini fokus pada kajian penerapan model drill dalam upaya meningkatkan kemampuan hafalan siswa terhadap ayat-ayat pilihan. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan dalam dua siklus, dan tampak kenaikan skor variabel yang diteliti cukup signifikan pada siklus kedua. Skor rata-rata aktivitas siswa yang relevan dengan pembelajaran mengalami peningkatan dari siklus pertama sebesar 80,00 % menjadi 90,77 %, mengalami kenaikan sebesar 10,77%. Sedangkan skor rata-rata aktivitas siswa yang kurang relevan dengan pembelajaran mengalami penurunan sebesar 9,40%, pada siklus pertama rata-rata skor 17,09%, sedangkan pada siklus kedua sebesar 7,69%. Kemampuan siswa menghafal surah an-Nisa ayat 59 pada siklus pertama sebesar 74,03 dan pada siklus kedua sebesar 83,36, tergolong baik, demikian juga ketuntasan belajar pada siklus pertama 58,97% dan pada siklus kedua menjadi 87,18%. Berdasarkan temuan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model drill dapat meningkatkan kemampuansiswa dalam menghafal surah an-Nisa ayat 59 pada pelajaran Pendidikan Agama Islam pada siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Cikande Serang.

Page 1 of 1 | Total Record : 5