cover
Contact Name
Vebri Sugiharto
Contact Email
jurnalmabisya@gmail.com
Phone
+6282283641091
Journal Mail Official
jurnalmabisya@gmail.com
Editorial Address
Jln. Prof. Dr. Andi Hakim Nasution Panyabungan 22978 Email : jurnalmabisya@gmail.com
Location
Kab. mandailing natal,
Sumatera utara
INDONESIA
J-Mabisya
ISSN : 27469123     EISSN : 27469131     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal J-Mabisya adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal. Jurnal mabisya merupakan jurnal yang diterbitkan secara berkala dalam bidang keilmuan Islamic Business, Enterpreneur, Marketing Management, Finance Management, Operation Management, Human Resource Management, Management Accounting, Economic, E-Business, Social Business, Business Ethics and Sustainable, Syaria Economic dan Islamic Banking. Artikel yang memenuhi syarat dan prosedur akan diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember setiap tahunnya. Jurnal ini diterbitkan sjak tahun 2021 hingga sekarang
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2021): J-Mabisya" : 10 Documents clear
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP UMKM ( STUDI KASUS TERHADAP PENJUAL SEAFOOD DI KOTA MUARO SIJUNJUNG) Arwin, Arwin
J-MABISYA Vol. 2 No. 2 (2021): J-Mabisya
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/j-mabisya.v2i2.649

Abstract

This paper focuses on the impact of Covid-19 on Micro Enterprises and the strategies used by Seafood business actors to increase sales turnover during the Covid-19 pandemic. The research method used in this study is a qualitative research method, with data collection techniques in the form of direct interviews with Seafood business owners and from several other journal sources. The results of this study indicate that the impact of the Covid-19 pandemic on Micro Seafood Enterprises is quite high, namely an increase in sales turnover of 60 percent during the Covid-19 pandemic. This is because Seafood sellers use digital marketing to promote their product sales through social media and direct promotions to buyers directly at their Seafood tent. There are several ways that Seafood-selling Micro Businesses can do to survive and increase sales turnover during the pandemic, including e-commerce, digital marketing, improving product quality and service to consumers.
PENGETAHUAN WAWASAN AL-QUR’AN TENTANG KEPEMIMPINAN PADA YAYASAN DARUL ISTIQOMAH HIDAYATULLOHMOMPANG JULU PANYABUNGAN UTARA MANDAILING NATAL Harahap, Ade Khadijatul; Rahmat, Rahmat
J-MABISYA Vol. 2 No. 2 (2021): J-Mabisya
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/j-mabisya.v2i2.650

Abstract

The occurrence of disputes in choosing and determining leaders during the khulafā' al-rāsyidūn period, and this continued until the Islamic dynasties, was due to differences in conceptions in understanding the criteria for leaders alluded to by the Qur'an. As an initial illustration, the criteria for leadership that are understood in the Shi'a and Sunni communities are different. This research is in the form of library research. In this research, the researcher uses descriptive analysis method, descriptive analysis is a method by collecting data, compiling or classifying, analyzing and interpreting it to examine the criteria of leadership according to the Qur'an a study of maudhu`iy interpretation. The criteria for a leader according to the Qur'an are faith, fairness, trustworthiness, and apostolic personality with strict conditions, namely experienced, able to eradicate falsehood, can be imitated and obeyed, tolerant, siddiq, patient, fathanah, tablg, underlined, physically and mentally healthy, not physically disabled, knowledgeable, have solidarity, and have great influence in society.
TELAAH KONSEP PERDAGANGAN DALAM TAFSIR AL-AZHAR KARYA BUYA HAMKA Affandi, Faisal
J-MABISYA Vol. 2 No. 2 (2021): J-Mabisya
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/j-mabisya.v2i2.785

Abstract

Perdagangan sebagai salah satu sendi kehidupan manusia tidak luput dari nilai-nilai Qur’ani.Guna memahami konsep perdagangan yang terdapat di dalam Al-Qur’an tentunya dibutuhkan ilmu tafsir.Salah satu kitab tafsir pada masa kontemporer adalah Tafsir Al-Azhar karya Buya HAMKA.Tafsir Al-Azharpenuh dengan sentuhan problematika umat Islam di Indonesia dan juga menzahirkan upaya pentafsir dalam mengetengahkan corak pemikiran dan pentafsiran yang kontemporer.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perbandingan pemikiran Buya HAMKA tentang perdagangan dalam Tafsir Al-Azhar dengan kitab tafsir lainnya dan bagaimana relevansi pemikiran Buya HAMKA tentang perdagangan dalam Tafsir Al-Azhar dengan kondisi perekonomian Indonesia saat ini. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan kajian kepustakaan (library research), yaitu mengkaji sumber-sumber tertulis dari berbagai rujukan pustaka, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data, kemudian menelaah dan menganalisis data yang diperoleh dari berbagai sumber tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, konsep perdagangan yang dituliskan Buya HAMKA dalam Tafsir al-Azhar masih relevan dengan kondisi perekonomian saat ini, dimana globalisasi ekonomi menuntut manusia untuk bergerak cepat dalam setiap gerak langkah perekonomian dengan tidak melanggar batas-batas, norma, aturan, hukum yang berlaku. Sehingga interaksi sosial ekonomi yang berlangsung di masyarakat tetap mengedepankan sisi kemanusiaan, etika dan akhlak
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHA (STUDI KASUS: UNIT USAHA IKAN NILA SISTEM KERAMBA JARING APUNG DI DANAU MANINJAU, KECAMATAN TANJUNG RAYA, KABUPATEN AGAM) SARAWIT, UTARI
J-MABISYA Vol. 2 No. 2 (2021): J-Mabisya
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/j-mabisya.v2i2.862

Abstract

Danau Maninjau daerah penghasil produksi ikan dengan sistem KJA terbesar di Kabupaten Agam. Dampak usaha KJA bagi masyarakat, diantaranya peningkatan pendapatan, kesempatan kerja, dan peluang usaha. Keterbatasan ilmu dalam mengetahui kelayakan usaha yang dijalankan sesuai dengan pendapatan usaha, menjadi masalah utama yang ditemukan sehingga perlu dilakukannya Analisis pendapatan dan kelayakan usaha budidaya ikan sistem KJA. Penelitian ini bertujuan untuk 1).Menganalisis berapa besaran pendapatan yang diperoleh pengusaha budidaya Ikan Nila sistem KJA, 2). Mendeskripsikan usaha budidaya Ikan Nila sistem KJA layak dikembangkan. Penelitian dilakukan di Jorong Rambai, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Metode pengumpulan sampel yang digunakan adalah dengan sengaja (purposive) berdasarkan kriteria yang dipilih dari 5 unit usaha KJA. Metode analisis yang digunakan adalah analisis biaya, penerimaan, pendapatan, BEP dan kelayakan usaha. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa: 1).Pendapatan terkecil dari 5 unit usaha KJA adalah keramba Nuh sebesar Rp.378.086.625, sementara pendapatan terbesar adalah keramba Muhammad sebesar Rp.2.487.874.375 2). Analisis BEP penerimaan, BEP produksi dan BEP harga 5 unit usaha KJA sudah mengalami tidak untung dan tidak rugi 3).Berdasarkan R/C Ratio yang didapatkan, usaha yang layak dijalankan dari 5 unit usaha KJA ini adalah keramba Isa karena memiliki R/C Ratio tertinggi yaitu 3,00, 4). Berdasarkan produktivitas modal usaha yang layak dijalankan adalah keramba Isa yaitu 200%, 5). Berdasarkan produktivitas tenaga kerja, usaha yang layak dijalankan adalah keramba Muhammad yaitu Rp.13.268.663/HKO.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN REVOLUSI INDUSTRI 4.0 SEBAGAI MEDIA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PETERNAK AYAM MENDUKUNG INDONESIA EMAS 2045 Nuha, Fadli Ulin
J-MABISYA Vol. 2 No. 2 (2021): J-Mabisya
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/j-mabisya.v2i2.863

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan kekayaan sumber daya yang banyak, mulai dari sektor industri, pertanian, pariwisata dan aspek lain. Aspek pertanian khususnya peternakan yang saat ini memberikan manfaat namun ternyata memiliki masalah baru. Masalah tersebut berupa rendahnya harga jual hasil ternak khususnya ayam. Saat ini, harga ayam dipasar sangat rendah bahkan baru-baru ini menteri perdagangan Enggartiasto Lukita menghimbau kepada peternak ayam untuk membagikan ayam gratis karena tidak layaknya harga jual ayam. Masalah ini dapat diatasi melalui budidaya dengan baik dan menentukan pasar yang optimal. Salah satu caranya adalah dengan pemanfaatan teknologi untuk memberikan informasi harga diantara peternak dan meningkatkan kualitas ayam untuk meraih pemasaran, serta memutuskan rantai pemasaran agar peternak lebih bisa mendapatkan harga jual yang tinggi. Hal ini didukung dengan peran mahasiswa yang memberikan edukasi mengenai penjelasan menggunakan informasi untuk memperkenalkan produk dan bagaimana membuat produk yang dimiliki mempunyai kelebihan. Tulisan ini diperoleh dari pengumpulan data sekunder dari berbagai sumber. Data dari Kementerian Komunikasi dan Informasi, bahwa telah diperkirakan pada 2018 jumlah pengguna aktif smartphone di Indonesia lebih dari 100 juta orang. Peluang besar ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pendapatan melalui informasi yang diperoleh dari media sosial tersebut. Karena pada saat ini jika mengikuti alur pemasaran yang pernah ada yaitu dari peternak ke pengecer terus baru ke konsumen, harga jual untuk peternak kecil jika dihitung dari produksi yang dilakukan. Jadi dengan pemanfaatan teknologi, alur pemasaran lebih pendek sehingga peternak bisa langsung menjual ke pelanggan tanpa perantara dengan harga yang lebih tinggi.
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP UMKM ( STUDI KASUS TERHADAP PENJUAL SEAFOOD DI KOTA MUARO SIJUNJUNG) Arwin, Arwin
J-MABISYA Vol. 2 No. 2 (2021): J-Mabisya
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/j-mabisya.v2i2.649

Abstract

This paper focuses on the impact of Covid-19 on Micro Enterprises and the strategies used by Seafood business actors to increase sales turnover during the Covid-19 pandemic. The research method used in this study is a qualitative research method, with data collection techniques in the form of direct interviews with Seafood business owners and from several other journal sources. The results of this study indicate that the impact of the Covid-19 pandemic on Micro Seafood Enterprises is quite high, namely an increase in sales turnover of 60 percent during the Covid-19 pandemic. This is because Seafood sellers use digital marketing to promote their product sales through social media and direct promotions to buyers directly at their Seafood tent. There are several ways that Seafood-selling Micro Businesses can do to survive and increase sales turnover during the pandemic, including e-commerce, digital marketing, improving product quality and service to consumers.
PENGETAHUAN WAWASAN AL-QUR’AN TENTANG KEPEMIMPINAN PADA YAYASAN DARUL ISTIQOMAH HIDAYATULLOHMOMPANG JULU PANYABUNGAN UTARA MANDAILING NATAL Harahap, Ade Khadijatul; Rahmat, Rahmat
J-MABISYA Vol. 2 No. 2 (2021): J-Mabisya
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/j-mabisya.v2i2.650

Abstract

The occurrence of disputes in choosing and determining leaders during the khulaf?' al-r?syid?n period, and this continued until the Islamic dynasties, was due to differences in conceptions in understanding the criteria for leaders alluded to by the Qur'an. As an initial illustration, the criteria for leadership that are understood in the Shi'a and Sunni communities are different. This research is in the form of library research. In this research, the researcher uses descriptive analysis method, descriptive analysis is a method by collecting data, compiling or classifying, analyzing and interpreting it to examine the criteria of leadership according to the Qur'an a study of maudhu`iy interpretation. The criteria for a leader according to the Qur'an are faith, fairness, trustworthiness, and apostolic personality with strict conditions, namely experienced, able to eradicate falsehood, can be imitated and obeyed, tolerant, siddiq, patient, fathanah, tablg, underlined, physically and mentally healthy, not physically disabled, knowledgeable, have solidarity, and have great influence in society.
TELAAH KONSEP PERDAGANGAN DALAM TAFSIR AL-AZHAR KARYA BUYA HAMKA Affandi, Faisal
J-MABISYA Vol. 2 No. 2 (2021): J-Mabisya
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/j-mabisya.v2i2.785

Abstract

Perdagangan sebagai salah satu sendi kehidupan manusia tidak luput dari nilai-nilai Qur’ani.Guna memahami konsep perdagangan yang terdapat di dalam Al-Qur’an tentunya dibutuhkan ilmu tafsir.Salah satu kitab tafsir pada masa kontemporer adalah Tafsir Al-Azhar karya Buya HAMKA.Tafsir Al-Azharpenuh dengan sentuhan problematika umat Islam di Indonesia dan juga menzahirkan upaya pentafsir dalam mengetengahkan corak pemikiran dan pentafsiran yang kontemporer.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perbandingan pemikiran Buya HAMKA tentang perdagangan dalam Tafsir Al-Azhar dengan kitab tafsir lainnya dan bagaimana relevansi pemikiran Buya HAMKA tentang perdagangan dalam Tafsir Al-Azhar dengan kondisi perekonomian Indonesia saat ini. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan kajian kepustakaan (library research), yaitu mengkaji sumber-sumber tertulis dari berbagai rujukan pustaka, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data, kemudian menelaah dan menganalisis data yang diperoleh dari berbagai sumber tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, konsep perdagangan yang dituliskan Buya HAMKA dalam Tafsir al-Azhar masih relevan dengan kondisi perekonomian saat ini, dimana globalisasi ekonomi menuntut manusia untuk bergerak cepat dalam setiap gerak langkah perekonomian dengan tidak melanggar batas-batas, norma, aturan, hukum yang berlaku. Sehingga interaksi sosial ekonomi yang berlangsung di masyarakat tetap mengedepankan sisi kemanusiaan, etika dan akhlak
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHA (STUDI KASUS: UNIT USAHA IKAN NILA SISTEM KERAMBA JARING APUNG DI DANAU MANINJAU, KECAMATAN TANJUNG RAYA, KABUPATEN AGAM) SARAWIT, UTARI
J-MABISYA Vol. 2 No. 2 (2021): J-Mabisya
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/j-mabisya.v2i2.862

Abstract

Danau Maninjau daerah penghasil produksi ikan dengan sistem KJA terbesar di Kabupaten Agam. Dampak usaha KJA bagi masyarakat, diantaranya peningkatan pendapatan, kesempatan kerja, dan peluang usaha. Keterbatasan ilmu dalam mengetahui kelayakan usaha yang dijalankan sesuai dengan pendapatan usaha, menjadi masalah utama yang ditemukan sehingga perlu dilakukannya Analisis pendapatan dan kelayakan usaha budidaya ikan sistem KJA. Penelitian ini bertujuan untuk 1).Menganalisis berapa besaran pendapatan yang diperoleh pengusaha budidaya Ikan Nila sistem KJA, 2). Mendeskripsikan usaha budidaya Ikan Nila sistem KJA layak dikembangkan. Penelitian dilakukan di Jorong Rambai, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Metode pengumpulan sampel yang digunakan adalah dengan sengaja (purposive) berdasarkan kriteria yang dipilih dari 5 unit usaha KJA. Metode analisis yang digunakan adalah analisis biaya, penerimaan, pendapatan, BEP dan kelayakan usaha. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa: 1).Pendapatan terkecil dari 5 unit usaha KJA adalah keramba Nuh sebesar Rp.378.086.625, sementara pendapatan terbesar adalah keramba Muhammad sebesar Rp.2.487.874.375 2). Analisis BEP penerimaan, BEP produksi dan BEP harga 5 unit usaha KJA sudah mengalami tidak untung dan tidak rugi 3).Berdasarkan R/C Ratio yang didapatkan, usaha yang layak dijalankan dari 5 unit usaha KJA ini adalah keramba Isa karena memiliki R/C Ratio tertinggi yaitu 3,00, 4). Berdasarkan produktivitas modal usaha yang layak dijalankan adalah keramba Isa yaitu 200%, 5). Berdasarkan produktivitas tenaga kerja, usaha yang layak dijalankan adalah keramba Muhammad yaitu Rp.13.268.663/HKO.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN REVOLUSI INDUSTRI 4.0 SEBAGAI MEDIA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PETERNAK AYAM MENDUKUNG INDONESIA EMAS 2045 Nuha, Fadli Ulin
J-MABISYA Vol. 2 No. 2 (2021): J-Mabisya
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/j-mabisya.v2i2.863

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan kekayaan sumber daya yang banyak, mulai dari sektor industri, pertanian, pariwisata dan aspek lain. Aspek pertanian khususnya peternakan yang saat ini memberikan manfaat namun ternyata memiliki masalah baru. Masalah tersebut berupa rendahnya harga jual hasil ternak khususnya ayam. Saat ini, harga ayam dipasar sangat rendah bahkan baru-baru ini menteri perdagangan Enggartiasto Lukita menghimbau kepada peternak ayam untuk membagikan ayam gratis karena tidak layaknya harga jual ayam. Masalah ini dapat diatasi melalui budidaya dengan baik dan menentukan pasar yang optimal. Salah satu caranya adalah dengan pemanfaatan teknologi untuk memberikan informasi harga diantara peternak dan meningkatkan kualitas ayam untuk meraih pemasaran, serta memutuskan rantai pemasaran agar peternak lebih bisa mendapatkan harga jual yang tinggi. Hal ini didukung dengan peran mahasiswa yang memberikan edukasi mengenai penjelasan menggunakan informasi untuk memperkenalkan produk dan bagaimana membuat produk yang dimiliki mempunyai kelebihan. Tulisan ini diperoleh dari pengumpulan data sekunder dari berbagai sumber. Data dari Kementerian Komunikasi dan Informasi, bahwa telah diperkirakan pada 2018 jumlah pengguna aktif smartphone di Indonesia lebih dari 100 juta orang. Peluang besar ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pendapatan melalui informasi yang diperoleh dari media sosial tersebut. Karena pada saat ini jika mengikuti alur pemasaran yang pernah ada yaitu dari peternak ke pengecer terus baru ke konsumen, harga jual untuk peternak kecil jika dihitung dari produksi yang dilakukan. Jadi dengan pemanfaatan teknologi, alur pemasaran lebih pendek sehingga peternak bisa langsung menjual ke pelanggan tanpa perantara dengan harga yang lebih tinggi.

Page 1 of 1 | Total Record : 10