cover
Contact Name
Iyan Hardiana
Contact Email
iyanhardiana@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jpms.stikesbuleleng@gmail.com
Editorial Address
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Jl. Raya Air Sanih Km. 11 Bungkulan
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram
ISSN : -     EISSN : 3032128X     DOI : https://doi.org/10.52073/jpms
Core Subject : Health,
JPMS memiliki komitmen dalam menerapkan ilmu pengetahuan di bidang kesehatan. Adapun ruang lingkup pada jurnal ini adalah semua kegiatan pelayanan publik di bidang kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2024): JPMS" : 17 Documents clear
PENDIDIKAN KESEHATAN SEKOLAH UNTUK PENCEGAHAN PENYAKIT TIDAK MENULAR DI SEKOLAH DASAR KECAMATAN BANJAR, BULELENG, BALI Ni Kadek Diah Purnamayanti; Kadek Yudi Aryawan; I Komang Sukarata Adnyana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 2 No. 1 (2024): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v2i1.20

Abstract

Penyakit tidak menular merupakan gangguan kesehatan yang terjadi akibat gaya hidup yang tidak sehat. Tren penyakit tidak menular di Indonesia saat ini tidak hanya terjadi pada populasi dewasa dan lansia namun juga pada anak usia sekolah. Sebagai upaya penanggulangan, kontrol metabolic adalah kunci. Indikator metabolic yang paling sederhana adalah berat badan dan tinggi badan atau dikenal dengan ideks masa tubuh. Untuk anak usia sekolah perhitungan indkes masa tubuh berdasarkan usia berguna untuk mendiagnosis status gizi. Status gizi penting menjadi perhatian selama masa pertumbuhan dan perkembangan. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini pilar tatalaksana gizi yang diaplikasikan adalah edukasi pola makan, monitoring status gizi, dan asupan makanan sehat. Dari hasil kegiatan tampak sebagian besar anak sekolah dasar sangat kurus 58,87%, normal 38,8% , dan sebagian kecil kurus, berat badan lebih dan obesitas. Kondisi tubuh sangat kurus dalam hal ini memiliki risiko yang sama untuk meningkatkan penyakit tidak menular. Kondisi nutrisi kurang dari kebutuhan saat selama masa pertumbuhan mengganggu metabolism karbohidrat dan protein sehingga risiko penyakit kardiovaskular semakin besar. Pengabdi merekomendasikan diet tinggi kalori dan tinggi protein untuk anak yang sangat kurus, dan peningkatan aktivitas fisik untuk anak dengan berat badan lebih dan obesitas. Konsumsi protein minimal saat masa pertumbuhan menjadi penting sebagai kunci optimalisasi generasi muda sehat di masa mendatang.
MENGENAL SENTUHAN PADA ANAK USIA PRE SCHOOL DI TK WIDYA DHARMA BALI BERBASIS HINDU SINGARAJA Ni Ketut Putri Marthasari; Adhita Angga Pratama; I Dewa Ayu Rismayanti; I Made Sundayana; Putu Indah Sintya Dewi; Ni Made Dwi Yunica Astriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 2 No. 1 (2024): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v2i1.21

Abstract

Pendahuluan: Pentingnya pendidikan seks sejak dini pada usia pre-school sangatlah penting, karena anak-anak menjadi rentang terhadap kejahatan seksual. Hal yang memprihatinkan lagi adalah pelaku pelecehan dan kekerasan seksual itu bukan orang yang asing bagi anak-anak mereka adalah orang-orang yang dekat di dalam kehidupannya. Pendidikan seks yang diberikan harus menyesuaikan dengan umur dari anak-anak tersebut. Untuk anak yang masih duduk ditaman kanak-kanak, materi yang harus dipahami adalah memahami bagian tubuh yang boleh/tidak boleh disentuh oleh orang lain, ciri-ciri tubuh ketika merasakan ketidaknyamanan, dan tindakan yang harus dilakukan bila ada orang yang memaksa memegang bagian tubuh privasinya. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan Pendidikan kesehatan tentang bahaya kejatahan seksual. Metode Penelitian: Tahap pelaksanaannya adalah dengan memberikan penyuluhan yang di hadiri 18 Anak di TK Widya Dharma Bali. Kemudian tahap evaluasi dengan melihat pemahaman dan pengetahuan tentang Pendidikan seks dengan memberikan pertanyaan atau kuis dari semua informasi yang diberikan di tahap pelaksanaan. Hasil: bahwa seluruh anak dapat menjawab dan memahami tentang bahaya kejahatan seksual. Kesimpulan: Penyuluhan tentang mengenal sentuhan pada anak pre-school di TK Widya Dharma Bali Berbasis Bali Singaraja berjalan dengan baik.
KENALI DIABETES MELLITUS SECARA DINI PENYULUHAN DIABETES MELLITUS SEBAGAI UPAYA PENGENALAN PENYAKIT DIABETES MELITUS PADA REMAJA DI SMAN 3 SINGARAJA, BULELENG, BALI I Wayan Antarikswan; I Made Sundayana; I Dewa Ayu Rismayanti; Ni Made Dwi Yunica Astriani; Putu Indah Sintya Dewi; Kadek Yudi Aryawan; G. Nur Widya Putra; Mochamad Heri; Ni Ketut Putri Marthasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 2 No. 1 (2024): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v2i1.23

Abstract

Kegiatan pengabdian Masyarakat ini mempunyai tujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja terkait dengan pencegahan dini, tanda dan gejala hingga faktor resiko yang terdapat pada kalangan remaja yang menunjang terjadinya Diabetes Mellitus (DM). Kegiatan dilaksanakan dengan memberikan penyuluhan, diklat dan pemberdayaan siswa di SMAN 3 Singaraja. Langkah awal yang dilakukan adalah melaksanakan penyuluhan dan diklat kepada siswa-siswi untuk meningkatkan pengetahuan siswa-siswi terkait dengan Diabetes Mellitus (DM). Target akhir dari pengabdian Masyarakat ini, siswa-siswi remaja di SMAN 3 Singaraja mampu melaksanakan upaya pencegahan dan menanggulangi faktor resiko di kalangan remaja sehingga mengurangi resiko terjadi Diabetes Mellitus (DM) pada usia dewasa.
PELATIHAN PEMBUATAN MINUMAN PROBIOTIK KEKINIAN SEHAT SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN IMUNITAS PADA KELOMPOK PKK DESA GITGIT KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG Luh Putu Desy Puspaningrat; Made Raningsih; Luh Yesi Angga Natalia Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 2 No. 1 (2024): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v2i1.24

Abstract

Minuman probiotik merupakan minuman yang baik untuk kesehatan dengan banyak mengandung sejumlah bakteri probiotik yaitu bakteri asam laktat (BAL) yang bermanfaat bagi saluran pencernaan untuk mneingkatkan keseimbangan di dalam mikroflora/scoby (Symbiotic Culture of Bakteri and Yeast), kefir, water kefir. Produk minuman probiotik kekinian nan sehat secara luas sudah dikenal oleh masyarakat, namun masih banyak yang belum mengetahui manfaat dan teknik pembuatan secara sederhana dalam skala rumah tangga oleh masyarakat. Padahal minuman tersebut memiliki nilai gizi yang tinggi untuk meningkatkan imun tubuh bagi kesehatan. Hal ini sebenarnya bisa dilakukan secara rumah tangga asalkan dibuat dalam teknologi yang benar dan nanttinya bisa dijadikan sebagai usaha untuk menambah pendapatan bagi kelompok ibu-ibu PKK. Penyampaian pengetahuan dan pelatihan minuman probiotik antara lain minuman kombucha, kefir, dan water kefir ini dapat direalisasikan melalui program Pengabdian Masyarakat yang dilakukan oleh Prodi S1 Farmasi Stikes Buleleng. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ibu-ibu PKK yang terletaknya di Desa Gitgit. Program ini dilaksanakan meliputi kegiatan sosialisasi dan pelatihan. Hasil yang diperoleh dari program ini adalah dapat meningkatkan pengetahuan soft skill dan hard skill ibu-ibu PPK dalam rangka meningkatan kualitas hidup, dan peluang kewirausahaan.
PENYALAHGUNAAN OBAT NAPZA UNTUK ANTIINFLAMASI DI MASYARAKAT Lestari Nugrahini; Eric Kurnia Abdillah; Reza Ismail Abdul Rahman; Luh Yesi Angga Natalia Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 2 No. 1 (2024): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v2i1.25

Abstract

Kasus penyalahgunaan narkotika di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya, sehingga hal tersebut dijadikan masalah nasional. Korban penyalahgunaan narkotika tidak saja merambah daerah perkotaan, wilayah pedesaan juga tidak luput menjadi sasaran. Peredaran narkotika juga tidak memandang usia, strata sosial bahkan jenis kelamin. Tidak jarang sasaran utama peredaran narkotika adalah para generasi muda, hal ini jelas menjadi persoalan bagi seluruh elemen yang ada di Indonesia, mengingat generasi muda adalah tonggak harapan suatu negara. Menanganai masalah penyalahgunaan narkotika diperlukan kerjasama dari pihak pemerintah dan masyarakat. Permasalahan penyalahgunaan narkotika saat ini menjadi momok yang menakutkan. Secara universal penyalahgunaan narkotika dapat mengancam dan merusak masa depan penggunanya, bahkan dapat menimbulkan kejahatankejahatan lainnya sebagai akibat sindroma ketergantungan terhadap zat kimia narkotika atau obat-obatan terlarang. Sebab secara sosiologis mereka dapat mengganggu masyarakat dengan melakukan perbuatan-perbuatan abnormal atau kriminalitas di luar kesadaran mereka. Dengan adanya penyalahgunaan ini akan berakibat memicu terjadinya tindak kejahatan baik itu pencurian, pemerasan, penipuan, penggelapan peredaran obatobat terlarang, penganiayaan dan lain sebagainya. Dengan kata lain, akan tergangggunya kelangsungan kehidupan bangsa
PENYULUHAN DAN PELATIHAN MINUMAN INSTAN DARI BAHAN DASAR JAHE (Zingiber Officinale Rosc.) DESA GITGIT KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG Ari Permana Putra; Rizka Aisyah; Boy Yunaidy; Silvia Anggraeni; Luh Yesi Angga Natalia Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 2 No. 1 (2024): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v2i1.26

Abstract

Pendemi covid 19 yang terjadi telah memberikan kekhawatiran kepada ibu rumah tangga untuk menjaga kesehatan keluarga melalui konsumsi makan yang sehat dan sederhana sehigga meningkatkan imun tubuh. Salah satu jenis jenis minuman herbal yang diminati oleh masyarakat saat ini adalah jahe (Zingiber Officinale Rosc.). Jahe (Zinger officinale Roxb) merupakan jenis tanaman yang dimanfaatkan rimpangnya karena memiliki rasa dan aroma yang khas terutama aromaterapi sehingga berpotensi digunakan sebagai bahan dasar dalam membuat obat. Pada saat ini, sebagian besar pemanfaatan jahe oleh Masyarakat Banjar Pumahan Desa Gitgit sebagai bumbu masakan dan minuman herbal dengan cara merebus jahe. Rasa pedas yang dimiliki jahe menyebabkan rimpang ini digunakan sebagai campuran minuman dan dapat menghangatkan tubuh. Minuman jahe sering dikonsumsi dalam keadaan jahe segar tanpa adanya pengawetan. minuman jahe segar akan mengalami penurunan stabilitas bau dan warna dlam jangka waktu 1 hari dengan suhu 40 C. Penurunan kualitas disebabkan tidak adanya penambahan bahan pengawet sehingga memudahkan tumbuhnya mikroorganisme.
SWAMEDIKASI NYERI DI DESA GITGIT KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG Iyan Hardiana; Ivans Panduwiguna; Fransiskus Samuel Renaldi; Ahmad Sahlan Baniu; Retno Lisnawati; Luh Yesi Angga Natalia Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 2 No. 1 (2024): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v2i1.27

Abstract

Nyeri merupakan suatu kejadian yang tidak menyenangkan akibat adanya kerusakan jaringan atau yang berpotensi untuk rusak. Unsur utama yang harus ada untuk dikatakan nyeri adalah rasa tidak menyenangkan. Persepsi nyeri sangat bersifat subjektif yang ditentukan oleh pengalaman dan status emosional (Anesthesiologists 2012). Nyeri dapat dikategorikan sebagai tanda-tanda vital kelima oleh The American Pain Society. Berdasarkan hal tersebut dinyatakan bahwa keluhan nyeri harus dinilai pada semua pasien karena mereka mempunyai hak untuk dikaji dan diberikan penatalaksanaan nyeri secara tepat. Nyeri akut yang tidak berkurang dapat menyebabkan pasien mengalami debilitation (kelemahan tenaga/ kehilangan motivasi), dapat menghambat kualitas hidup, dan bahkan dapat menyebabkan depresi. Solusi permasalahan yang akan dilakukan yaitu sosialisasi swamedikasi yang aman dan efektif untuk mengobati nyeri. Adanya program edukasi kesehatan ini, masyarakat sangat mendukung dan antusias jika edukasi ini bisa terealisasikan, sehingga tingkat terjadinya penyakit nyeri di masyarakat bisa diatasi sendiri.
PELATIHAN PIJAT BAYI UNTUK MENGOPTIMALKAN TUMBUH KEMBANG SI KECIL Kadek Agustina Puspa Ningrum; Ketut Eka Larasati Wardana; Agus Ari Pratama; Indrie Lutfiana; Putu Monna Frisca Widiastini; Desak Ketut Sugiartini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 2 No. 1 (2024): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v2i1.28

Abstract

Pendahuluan: Pertumbuhan bayi dan anak merupakan bagian penting dari pengawasan kesehatan anak. Berat badan bayi yang baru lahir saat lahir adalah penting penanda kesehatan ibu dan janin dan nutrisi. Mereka yang bertahan lebih mungkin menderita dari pertumbuhan terhambat dan IQ yang lebih rendah. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk dapat memberdayakan orang tua dalam pelaksanaan dan keikutsertaan pemantauaan pertumbuhan bayi. Metode: Pengabdian masyarakat ini dilakukan di ruang SBCC Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng. Responden dalam pengabdian ini sebanyak 10 orang. Hasil pengabdian dapat diketahui bahwa terdapat peningkatan Berat Badan Bayi sesudah dilakukannya pijat bayi pada bayi 3-12 bulan. Pemantauan pertumbuhan bayi sebaiknya dilaksanakan secara berkelanjutan untuk meningkatkan Kesehatan anak, dan diharapkan adanya tindak lanjut yang dilakukan oleh dosen STIKes Buleleng dengan temuan gangguan pertumbuhan pada bayi. Pengabdian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai sumber informasi bagi STIKes Buleleng bahwa ada hasil “evidence based” tentang salah satu intervensi kebidanan yang dapat digunakan untuk meningkatkan berat badan bayi melalui pemberian teknik pemijatan, sehingga menjadi pedoman dalam memberikan asuhan pada bayi secara profesional, memberikan pendidikan kesehatan pada ibu bayi untuk perawatan kesehatan bayi dan mencegah masalah-masalah Kesehatan bayi lainnya yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bayi melalui teknik pijat bayi
EDUKASI DALAM RAYA UPAYA PENURUNAN STIGMA TERHADAP PENDERITA HIV/AIDS DI DESA AMBENGAN Luh Yenny Armayanti; Agus Ari Pratama; Karlina Sumiari Tangkas
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 2 No. 1 (2024): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v2i1.29

Abstract

Stigma masyarakat terhadap penderita HIV/AIDS sampai saat ini berpengaruh besar terhadap kualitas hidup penderita HIV yang berdampak juga terhadap akses ke pelayanan kesehatan dan keteraturan minum obat. Pengetahuan yang kurang mengenai HIV/AIDS dapat menyebabkan seseorang memberikan stigma negative kepada penderita HIV/AIDS. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk dapat memberikan edukasi tentang HIV/AID yang diharapkan dapat menurunkan stigma. Jumlah sasaran mitra yaitu 35 orang masyarakat perempuan dan laki-laki. Kegiatan ini dievaluasi menggunakan kuesioner yang meliputi identitas dan pertanyaan seputar pengetahuan dan stigma. Bahan yang disiapkan adalah LCD, proyektor, materi yang disampaikan secara bergantian oleh dosen pelakasana. Metode yang dilaksanakan dimulai dengan tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan. Hasil pengabdian ini tampak bahwa terdapat perbedaan rata-rata pengetahuan dan stigma sebelum diberikan edukasi dan sesudah diberikan edukasi dinilai dari pengetahuan sebelum dengan rata-rata 60,21 dan pengetahuan sesudah diberikan edukasi meningkat menjadi 80,46. Sedangkan rerata skor stigma juga mengalami peningkatan dari 56,72 menjadi 82,31. Simpulannya bahwa edukasi efektif dilakukan sebagai upaya untuk menurunkan stigma negative terhadap penderita HIV/AIDS
UPAYA PENINGKATAN KESADARAN AKAN KESEHATAN PADA GENERASI Z UNTUK AKTIF HIDUP SEHAT Iftah Mahfuroh; Masita Sari Dewi; Anisa Arbalia Putri; Elsah Dwiyanti; Nazwa Alaidarahman; Novia Maharani; Nuzul Gyanata Adiwisastra; Salma Hilmy Rusydi Hashim
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 2 No. 1 (2024): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v2i1.32

Abstract

Kesadaran akan kesehatan pada remaja penting untuk mencegah terjadinya penyakit dan masalah kesehatan di masa yang akan datang, namun kesadaran akan kesehatan pada remaja masih cukup rendah terkhususnya di Indonesia. Oleh karena itu, dilakukannya kegiatan sosialisasi penyuluhan tentang kesadaran akan kesehatan yang dilakukan pada siswa/i SMP Islam Al-Amin. Tujuan dilakukan penyuluhan ini untuk meningkatkan pengetahuan pada siswa/i SMP Islam Al-Amin terkait pentingnya kesehatan. Metode yang digunakan berupa peyuluhan dengan cara ceramah merupakan salah satu bentuk metode yang sering digunakan agar terdapat adanya interaksi antara sasaran penyuluhan dengan pemberi informasi. Kegiatan dilaksanakan selama 120 menit dan jumlah peserta yang hadir 30 siswa/i dari SMP Islam Al-Amin. Berdasarkan hasil evaluasi menggunakan metode pretest sebelum melaksanakan kegiatan nilai rata-rata keseluruhan yang diperoleh oleh para siswa/i sebesar 39,33% dan berdasarkan hasil posttest setelah melaksanakan kegiatan nilai rata-rata keseluruhan yang diperoleh oleh para siswa/i sebesar 81,33%. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan peserta yang sangat signifikan.

Page 1 of 2 | Total Record : 17