cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
journalnusantara130@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Ulil Albab
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28100581     DOI : 10.56799
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisplin menerbitkan artikel bidang multidisiplin, termasuk : Pendidikan, Hukum, Ekonomi, Agama, Pendidikan, Kesehatan, Teknik, Kebijakan Publik, Pariwisata, Sosial dan Politik, Budaya, Seni, Pertanian, Peternakan, Ilmu Komputer, ilmu humaniora dan bidang ilmu lainnya. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin terbit setiap bulan atau 12 kali dalam setahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 43 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 9: Agustus 2025" : 43 Documents clear
Dinamika Perang Ekonomi Amerika Serikat Dan Cina: Dampak Tarif Dan Strategi Balasan Di Era Globalisasi Tahun 2025 Doianto Kogoya
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 9: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i9.10343

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika perang ekonomi antara Amerika Serikat dan Cina yang memuncak pada tahun 2025 melalui eskalasi tarif impor yang sangat tinggi, dengan tarif AS mencapai 145% dan balasan Cina sebesar 125%. Studi ini menelaah dampak langsung dari kebijakan tarif tersebut terhadap perdagangan bilateral, sektor industri, dan rantai pasok global ditengah era globalisasi yang saling ketergantungan. selain itu, penelitian ini menganalisis strategi balasan yang diterapkan kedua negara dalam menghadapi konflik dengan semakin intens, serta implikasinya terhadap stabilitas ekonomi global dan negara - negara mitra dagan, termasuk Indonesia yang mengalami pukulan ganda akibat pelemahan ekonomi Cina dan tarif AS. Hasil kajian menunjukkan bahwa perang tarif ini tidak hanya memperlambat pertumbuhan ekonomi kedua negara, tetapi juga menimbulkan ketidakpastianyang signifikan dalam sistem perdagangan internasional. Penelitian ini merekomendasikan perlunya diplomasi dan kerja sama multilateral untuk meredam ketegangan serta mengembangkan strategi adaptasi ekonomi yang lebih resilien di era globalisasi.
Evaluasi Risiko Kesehatan Masyarakat Akibat Keberadaan Sampah Organik Terbuka dan Potensi Penularan Zoonosis di Kawasan Perkotaan Latif, Siti Mutia; Bancin, Tsalsiatun Najah
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 9: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i9.10880

Abstract

Keberadaan sampah organik terbuka di kawasan perkotaan menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat. Sampah yang tidak terkelola dengan baik dapat menjadi sumber perkembangbiakan vektor penyakit dan reservoir bagi patogen zoonotik. Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi risiko kesehatan masyarakat akibat paparan terhadap sampah organik terbuka dan mengkaji potensi penularan zoonosis di lingkungan perkotaan. Dengan pendekatan studi literatur dan analisis risiko lingkungan, ditemukan bahwa interaksi antara manusia, hewan liar, dan sampah organik menciptakan peluang besar bagi transmisi penyakit seperti leptospirosis, toksoplasmosis, dan salmonellosis. Penanggulangan memerlukan intervensi lintas sektor berbasis pendekatan One Health.
Deteksi Zoonosis pada Hewan Peliharaan Urban: Studi Risiko Toksoplasmosis di Kota Metropolitan Rostyana, Surya; H, Mike Aprillia; Ernyasih, Ernyasih
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 9: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i9.10881

Abstract

Peningkatan populasi hewan peliharaan di kawasan urban membawa tantangan baru dalam pengendalian penyakit zoonosis, salah satunya toksoplasmosis. Toksoplasmosis merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii, dengan kucing sebagai hospes definitif utama. Studi ini bertujuan mengevaluasi risiko toksoplasmosis pada hewan peliharaan di kota metropolitan serta menyoroti pentingnya deteksi dini dan upaya pencegahan berbasis komunitas. Metode penelitian menggunakan pendekatan campuran kuantitatif dan kualitatif, meliputi survei prevalensi pada kucing peliharaan, analisis faktor risiko, serta edukasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi toksoplasmosis pada kucing peliharaan di kawasan urban dapat mencapai 23%, dengan distribusi kasus yang merata di berbagai kecamatan. Faktor risiko utama meliputi pola pemeliharaan yang kurang higienis, interaksi dengan kucing liar, serta konsumsi daging mentah. Edukasi dan deteksi dini terbukti meningkatkan kesadaran pemilik hewan dan menurunkan risiko penularan ke manusia. Studi ini merekomendasikan penguatan kolaborasi lintas sektor, peningkatan fasilitas deteksi, serta edukasi berkelanjutan untuk mengendalikan risiko toksoplasmosis di lingkungan perkotaan.
Efektivitas Program Pengelolaan Sampah Terpadu dalam Menurunkan Risiko Paparan Vektor dan Zoonosis di Kota Metropolitan Winnia, Adinda Jilan Hikaru; Ristanto, Muhammad Virgi; Ernyasih, Ernyasih
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 9: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i9.10882

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk di kota metropolitan menimbulkan tantangan besar dalam pengelolaan sampah, yang secara langsung berdampak terhadap peningkatan risiko paparan vektor penyakit dan zoonosis. Tumpukan sampah, terutama organik dan anorganik yang tidak terkelola, menjadi habitat ideal bagi vektor seperti nyamuk, lalat, dan tikus. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program pengelolaan sampah terpadu dalam menurunkan risiko paparan vektor penyakit di Kota Tangerang. Metode yang digunakan adalah campuran kuantitatif dan kualitatif, melalui evaluasi data timbulan sampah, pelaksanaan program 3R, partisipasi masyarakat, serta dampak intervensi berbasis komunitas. Hasil studi menunjukkan bahwa program pengelolaan sampah terpadu mampu menurunkan volume sampah ke TPA hingga 224.141 ton pada 2024 dan mengurangi habitat vektor secara signifikan di wilayah permukiman yang aktif menjalankan program tersebut. Edukasi lingkungan dan pelibatan masyarakat terbukti meningkatkan kesadaran dan praktik pengelolaan sampah mandiri. Meskipun demikian, tantangan masih dihadapi berupa keterbatasan infrastruktur, minimnya armada angkut, dan belum optimalnya partisipasi masyarakat. Studi ini merekomendasikan peningkatan fasilitas pendukung, penguatan edukasi berkelanjutan, serta sinergi lintas sektor untuk memastikan keberlanjutan program pengelolaan sampah terpadu yang efektif dalam mengendalikan risiko penyakit berbasis lingkungan.
Hubungan Pengelolaan Sampah Basah dengan Peningkatan Populasi Lalat sebagai Vektor Potensial Penyakit Zoonotik di Pasar Tradisional Kota Rohma, Revalin Yosinta; Sofiani, Martshiva Huditia; Ernyasih, Ernyasih
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 9: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i9.10883

Abstract

Lalat merupakan serangga dari ordo Diptera yang berperan sebagai vektor mekanik dan biologi dalam penularan berbagai penyakit, seperti diare, disentri, kolera, dan lain-lain. Lalat cenderung hinggap di tempat-tempat kotor yang mengandung makanan, sehingga berisiko tinggi membawa mikroorganisme patogen ke makanan yang dikonsumsi manusia. Keberadaan lalat sering dikaitkan dengan sanitasi lingkungan yang buruk, dan tingginya jumlah lalat dapat menjadi indikator rendahnya kebersihan lingkungan. Tempat umum, khususnya pasar, menjadi lokasi berisiko tinggi dalam penularan penyakit karena sering dikunjungi masyarakat dan berpotensi terjadi penurunan kualitas kebersihan. Penelitian ini merupakan studi literatur yang bertujuan untuk menganalisis Hubungan Pengelolaan Sampah Basah dengan Peningkatan Populasi Lalat sebagai Vektor Potensial Penyakit Zoonotik di Pasar Tradisional Kota. Penelitian ini menggunakan situs elektronik sebagai sumber data. Adapun melalui dari berbagai website seperti google scholar, pubmed, dan sebagainya. Berdasarkan kajian dari lima jurnal, diketahui bahwa keterbatasan sarana dan tenaga kerja menyebabkan keterlambatan pengangkutan sampah, sehingga sampah organik menumpuk tanpa penanganan memadai. Kondisi ini menciptakan lingkungan yang lembap dan kaya bahan organik, sangat disukai lalat untuk bertelur dan berkembang biak. Selain itu, kurangnya fasilitas pemilahan dan pewadahan turut mempercepat pembusukan sampah dan siklus hidup lalat.
Tinjauan Literatur: Peran Tempat Sampah Rumah Tangga sebagai Habitat Perindukan Nyamuk Aedes Aegypti di Wilayah Perkotaan Padat Penduduk Effendi, Muhammad Andy; Ramadhanti, Karenina Dwi; Ernyasih, Ernyasih
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 9: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i9.10884

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi ancaman kesehatan masyarakat yang serius di lingkungan perkotaan berpenduduk padat. Nyamuk Aedes aegypti, yang menjadi pembawa virus dengue, sering kali berkembang biak di tempat-tempat penampungan air, termasuk tempat sampah rumah tangga yang terbuka. Di daerah dengan kepadatan tinggi, minimnya pengelolaan limbah domestik dan rendahnya kesadaran warga menciptakan kondisi yang mendukung terbentuknya sarang nyamuk. Studi ini bertujuan untuk meninjau peran tempat sampah rumah tangga sebagai lokasi perindukan nyamuk Aedes aegypti melalui metode tinjauan literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah seperti Google Scholar, Perpusnas, dan PubMed. Berdasarkan hasil kajian, ditemukan bahwa limbah rumah tangga, terutama wadah yang dapat menampung air hujan, memegang peran penting dalam proses perindukan nyamuk. Oleh karena itu, strategi pengendalian berbasis perilaku masyarakat melalui program 3M Plus dan sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi sangat dibutuhkan untuk menurunkan risiko penularan DBD di kawasan perkotaan yang padat.
Analisis Risiko Paparan Amonia Terhadap Kesehatan Pekerja di Industri Kimia dan Pupuk Ujung, Cindy Artha; Jaksa, Suherman; Lusida, Nurmalia
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 9: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i9.10941

Abstract

Paparan amonia (NH₃) di lingkungan kerjaindustri kimia dan pupuk merupakan isu pentingkarena sifatnya yang toksik dan korosif, serta dapatmenimbulkan gangguan kesehatan serius seperti iritasi, gangguan pernapasan, dan kerusakan organ. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis risikopaparan amonia terhadap kesehatan pekerja melaluipendekatan tinjauan pustaka. Data dikumpulkan daripublikasi ilmiah rentang tahun 2020–2025 yang diperoleh dari database seperti Google Scholar, PubMed, dan situs resmi OSHA. Hasil kajianmenunjukkan bahwa batas aman paparan amoniamenurut standar OSHA adalah 25 ppm untuk rata-rata waktu (TWA) dan 35 ppm untuk paparan jangka pendek(STEL). Jika konsentrasi paparan melebihi ambangbatas tersebut, maka risiko efek toksik akut dan kronismeningkat secara signifikan, tergantung pada lamanyapaparan dan konsentrasi gas. Efek akut mencakupiritasi pada mata dan saluran pernapasan, sementaraefek kronis dapat berupa bronkitis dan penurunanfungsi paru-paru. Strategi pengendalian sepertipenggunaan alat pelindung diri (APD), ventilasi yang baik, pelatihan pekerja, dan sistem deteksi dini sangat diperlukan untuk melindungi keselamatan dan kesehatan kerja. Kesadaran terhadap potensi bahayadan kepatuhan terhadap standar keselamatan kerjamenjadi kunci utama dalam mencegah risiko paparanamonia secara efektif.
Penyakit Akibat Kerja yang Disebabkan oleh Hidrogen Sulfida: Studi Kasus Pada Pekerja Industri Minyak & Gas Hafidzah, Shila Najla; Jaksa, Suherman; Andriyani, Andriyani
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 9: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i9.10944

Abstract

Industri minyak dan gas merupakan industri yang bergerak dalam eksplorasi dan pengolahan minyak dan gas yang memiliki banyak potensi risiko penyakit akibat paparan bahan kimia salah satunya Hidrogen Sulfida. Hidrogen sulfida (H₂S) adalah gas beracun yang tidak berwarna, bau menyengat seperti telur busuk, dan mudah terbakar. Paparan H₂S berdampak serius yang mengancam keselamatan dan kesehatan pekerja di industri minyak dan gas. Penelitian ini dilakukan melalui penelusuran literatur di basis data seperti PubMed, Gcholar, Scopus, dan sumber lain yang sesuai dengan menggunakan kata kunci "Paparan H2S di Industri Minyak dan Gas", "Keracunan H2 pada Pekerja Minyak dan Gas", dan "Bahaya yang Muncul di Tempat Kerja". Desain penelitian yang digunakan adalah telaah pustaka/kajian pustaka. Temuan penelitian adalah sebagai berikut: (i) risiko paparan hidrogen sulfida konsentrasi tinggi di lingkungan pekerja tinggi, dan (ii) terdapat berbagai gangguan kesehatan akut dan kronis, seperti iritasi mata dan saluran napas, gangguan sistem saraf, penurunan kesadaran, dan bahkan dapat menyebabkan kematian pada konsentrasi melebihi 500 ppm. Rekomendasi pengendalian risiko pada industri ini antara lain program pelatihan, pengadaan APD yang sesuai, serta penguatan prosedur tanggap darurat, diharapkan industri minyak dan gas dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman.
Analisis Risiko Paparan Zat Beracun di Lingkungan Kerja: Studi Kasus pada Industri Kimia Nurcantika, Aulia; Jaksa, Suherman; Lusida, Nurmalia
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 9: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i9.10945

Abstract

Industri kimia dan minyak serta gas memiliki risiko tinggi terhadap paparan zat beracun seperti hydrogen sulfida (H₂S), benzena, dan ammonia yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko paparan zat beracun di lingkungan kerja serta menilai efektivitas upaya pengendalian yang telah diterapkan. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap berbagai jurnal dan laporan kasus dalam lima tahun terakhir yang membahas paparan zat toksik di industri migas. Hasil menunjukkan bahwa paparan H₂S di sumur produksi PT XYZ dapat mencapai >4.000 ppm, benzena di laboratorium kilang mencapai 5 ppm (di atas NAB), dan paparan ammonia di pabrik pupuk meski masih dalam batas NAB tetap menimbulkan gangguan saluran pernapasan. Pengendalian yang diterapkan meliputi penggunaan metode ALOHA, FMEA, dan HAZOP serta penerapan hierarki pengendalian risiko. Rekomendasi dari studi ini adalah perlunya peningkatan deteksi dini, pelatihan pekerja, evaluasi berkala sistem keselamatan, dan pendekatan terpadu antara teknologi, manajemen, dan edukasi guna menekan risiko paparan zat beracun di tempat kerja.
Konsep Suami sebagai Pemimpin dalam Pernikahan Al-Quran Surah an-Nisa’ ayat 34 Rosita, Naela; Fatimah Azzahra; Amiratunil Khaira
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 9: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i9.10973

Abstract

The difference in interpretation of the meaning of qawwam in the Qur'an, Surah An-Nisa' 34, has given rise to many conflicts in the concept of the relationship between men and women in the household. Where according to some figures, qawwam is considered a full right for men as leaders in the household and vice versa, qawwam is considered a conditional right of cause and effect that must be fulfilled in a marriage relationship. The purpose of this study is to find out multidisciplinary according to the views of prominent scholars, scholars of interpretation, hadith and feminists about the meaning of qawwam in the Qur'an, Surah An-Nisa 34. The type of research used in this study is descriptive qualitative with a data collection method based on library research. In this study, it was found that in essence the concept of a husband as a leader/qawwam in marriage is fully related to the fulfillment of a husband's rights and obligations in marriage in accordance with the qodrat determined by Allah.