cover
Contact Name
Andriyus
Contact Email
andriyus@soc.uir.ac.id
Phone
+6281268785353
Journal Mail Official
jmp@journal.uir.ac.id
Editorial Address
Gedung Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan Fisipol Universitas Islam Riau Jl. Kaharuddin Nasution No. 113 Perhentian Marpoyan, Pekanbaru
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
JMP : Jurnal Mahasiswa Pemerintahan
Published by Universitas Islam Riau
ISSN : -     EISSN : 30641675     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JMP : Jurnal Mahasiswa Pemerintahan merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Riau, Jurnal Mahasiswa Pemerintahan telah terverifikasi pada Online Journal System (OJS) dibawah naungan jounal.uir.ac.id sejak 2023. JMP : Jurnal Mahasiswa Pemerintahan merupakan wadah publikasi karya ilmiah yang diperuntukkan bagi para mahasiswa, dosen dan praktisi. JMP : Jurnal Mahasiswa Pemerintahan terbit 4 edisi per tahun yaitu dibulan Januari, April, Agustus dan Desember. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya yaitu: Pemerintahan, Politik, Kebijakan Publik dan Sosial. Mohon dibaca panduan dengan baik. Penulis yang ingin menyerahkan artikel ke JMP : Jurnal Mahasiswa Pemerintahan, harus mematuhi panduan penulisan. Jika artikel yang dikirim tidak sesuai atau ditulis dalam format yang berbeda dengan panduan, maka akan DITOLAK oleh editor sebelum ditinjau lebih lanjut. Para editor hanya menerima artikel yang sesuai dengan format yang telah ditetapkan. Artikel ditulis dalam bahasa indonesia. JMP : Jurnal Mahasiswa Pemerintahan menggunakan prosedur penilaian Double Blind. Di mana antara penulis dengan mitra bestari tidak saling mengenal identitasnya masing-masing.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 3 Agustus 2024" : 20 Documents clear
Efektivitas Program Bantuan Langsung Tunai Oleh Pemerintah Desa Candi Rejo Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu
Jurnal Mahasiswa Pemerintahan Vol. 1 No. 3 Agustus 2024
Publisher : Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jmp..17392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui Efektivitas Program Bantuan Langsung Tunai Oleh Pemerintah Desa Candi Rejo Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu. Tipe penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Penelitian ini memiliki tiga indikator, yaitu Pencapaian Tujuan, Integrasi, dan Adaptasi. Jenis dan teknik pengumpulan data yang digunakan terdiri dari Wawancara, Observasi, dan Dokumentasi. Teknik analisa data yaitu Reduksi Data, Penyajian Data, dan Menarik Kesimpulan. Hasil penelitian Efektivitas Program Bantuan Langsung Tunai Oleh Pemerintah Desa Candi Rejo Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu yaitu belum efektif karena dalam pencapaian tujuan dari program ini sudah cukup baik, dan pemerintah desa juga sudah membantu secukupnya agar kehidupan masyarakatnya lebih baik. Dalam integrasi masih adanya masyarakat miskin yang belum mendapatkan bantuan lain tetapi tidak mendapatkan BLT-DD ini sehingga adanya kecemburuan sosial yang terjadi di desa ini. Dan untuk hal adaptasi sebenarnya masih jelas belum efektif, ada sebagian masyarakat yang membuka usaha dalam bantuan ini dan ada juga yang masih mengharapkan bantuan dari pemerintah ini saja. Saran untuk pemerintah desa juga harus lebih teliti dalam meneliti dan mendata masyarakat miskin yang akan mendapatkan bantuan sehingga tidak adanya asumsi yang tidak enak dari masyarakat desa tersebut.
Peranan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru Dalam Pengelolaan Sampah Di Kecamatan Marpoyan Damai
Jurnal Mahasiswa Pemerintahan Vol. 1 No. 3 Agustus 2024
Publisher : Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jmp..17954

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peranan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru Dalam Pengelolaan Sampah Di Kecamatan Marpoyan Damai dan untuk mengetahui factor-faktor penghambat dalam melaksanakan pengelolaan sampah. Teori yang digunakan yaitu teori Peranan dengan indikator meliputi Norma, Individu, Struktur Sosial. Tipe penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi Wawancara, Obeservasi, dan Dokumentasi. Hasil penelitian Peranan Dinas Lingkungan dan Kebersihan Kota Pekanbaru Dalam Pengelolaan Sampah Di Kecamatan Marpoyan Damai sudah cukup baik namun kurang optimal dalam proses terlaksananya. Hambatan didalam pelaksanaan pengelolaan sampah di Kecamatan Marpoyan Damai yaitu tidak tersampaikannya aturan dan ketentuan mengenai sampah kepada masyarakat, belum maksimalnya pengangkutan yang dilakukan, kurangnya fasilitas, serta belum adanya sosialisasi. Saran dari peneliti untuk Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru diharapkan untuk meningkatkan kerjasamanya kepada masyarakat untuk melakukan sosialisasi, meningkatkan kualitas kinerjanya dalam melaksanakan pengelolaan sampah, menambah fasilitas-fasilitas yang diperlukan, untuk masyarakat diharapkan untuk lebih disiplin dan tertib dalam membuang sampah dan diharapkan untuk lebih menjaga lingkungan sekitar.
Evaluasi Pelaksanaan Tugas Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru Dalam Pemeliharaan Saluran Drainase Di Pekanbaru
Jurnal Mahasiswa Pemerintahan Vol. 1 No. 3 Agustus 2024
Publisher : Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jmp..18035

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh terjadinya banjir di sepanjang Jalan HR. Soebrantas Panam Kota Pekanbaru yang disebabkan oleh tidak berfungsinya drainase dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Kota Pekanbaru dalam pemeliharaan saluran Drainase serta untuk mengetahui apa saja hambatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dalam memelihara saluran Drainase. Menggunakan metode penelitian kualitatif metode ini merupakan metode yang sangat relevan meneliti fenomena yang terjadi dalam suatu masyarakat, karena pengamatan diarahkan pada latar belakang dan individu secara holistik dan memandangnya sebagai bagian dari suatu keutuhan, bukan berdasarkan pada variabel atau hipotesis sehingga melalui metode kualitatif penelitian yang dilakukan dapat memperoleh informasi yang lebih detail mengenai kondisi, situasi, dan peristiwa yang terjadi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah masih kurang maksimalnya kinerja yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru dalam pemeliharaan sistem drainase yang ada Jalan HR. Soebrantas Panam Kota Pekanbaru.
Pengawasan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Terhadap Kinerja Kepala Desa Gambut Mutiara Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan
Jurnal Mahasiswa Pemerintahan Vol. 1 No. 3 Agustus 2024
Publisher : Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jmp..18039

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengawasan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Terhadap Kinerja Kepala Desa Gambut Mutiara Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan dan untuk mengetahui sejauh mana peran pengawasan yang dilaksanakan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) terhadap Kinerja Kepala Desa Gambut Mutiara Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan. Fokus penelitian ini adalah masalah Pengawasan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Terhadap Kinerja Kepala Desa. Tipe penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik Pengumpulan data dari penelitian ini dilakukan dengan observasi langsung yaitu mengamati langsung di lapangan yang berikutnya menggunakan Wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pengawasan kinerja kepala desa oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sudah cukup baik pada tahap perencanaan, pengawasan dan laporan. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan program kerja pada tahun 2023 hingga 2024 di Desa Gambut Mutiara. Selain itu, pembangunan desa memungkinkan pelaksanaan fungsi dan tugas utama serta tujuan desa dapat dicapai. Kata Kunci: Pengawasan, Kinerja, Kepala Desa, BPD. Abstract This study aims to determine the supervision of the Village Consultative Body (BPD) on the performance of the Head of Gambut Mutiara Village, Teluk Meranti District, Pelalawan Regency and to find out the extent of the supervisory role carried out by the Village Consultative Body (BPD) on the Performance of the Head of Gambut Mutiara Village, Teluk Meranti District, Pelalawan Regency. The focus of this research is the issue of Village Consultative Body (BPD) supervision of the performance of village heads. This type of research uses qualitative methods. Data collection techniques from this research were carried out by direct observation, namely observing directly in the field and then using interviews. The research results show that the implementation of monitoring the performance of village heads by the Village Consultative Body (BPD) is quite good at the planning, monitoring and reporting stages. This is proven by the success of the work program in 2023 to 2024 in Gambut Mutiara Village. In addition, village development enables the implementation of the main functions and tasks as well as village goals to be achieved. Keywords: Supervision, Performance, Village Head, BPD.
Peran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Dalam Pemeliharaan Jalan Di Kecamatan Enok Kabupaten Indragiri Hilir
Jurnal Mahasiswa Pemerintahan Vol. 1 No. 3 Agustus 2024
Publisher : Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jmp..18169

Abstract

Kabupaten Indragiri Hilir merupakan salah satu kabupaten dengan total jalan rusak yang panjang. Hal ini tentunya menjadi urgensi yang harus diperhatikan oleh pemerintah. Selain itu, cukup panjangnya jalan rusak yang ditempuh masyarakat di 14 Kelurahan dan Desa di Kecamatan Enok untuk menuju pusat Ibukota Kecamatan dan Ibukota Kabupaten tentunya akan berdampak pada efisiensi waktu masyarakat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dalam pemeliharaan jalan di Kecamatan Enok Kabupaten Indragiri Hilir, serta untuk mengetahui hambatan-hambatannya. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang masih belum berperan baik dalam penyelenggaraan pemeliharaan jalan di Kecamatan Enok. Salah satu penyebabnya adalah tidak responsif terhadap penanganan persoalan jalan rusak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa instansi tersebut belum dapat memaksimalkan perannya sebagai stabilisator, inovator, modernisator, pelopor, dan sebagai pelaksana pemeliharaan jalan.
Implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) Di Desa Pandau Jaya
Jurnal Mahasiswa Pemerintahan Vol. 1 No. 3 Agustus 2024
Publisher : Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jmp..18258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) di Desa Pandau Jaya dan mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat pelaksanaannya. SDGs merupakan agenda global yang bertujuan untuk mengatasi berbagai masalah pembangunan, termasuk kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Dalam konteks Desa Pandau Jaya, ditemukan beberapa fenomena yang menghambat implementasi SDGs terutama pada Goals ke-17 Kemitraan Untuk Pembangunan Desa, antara lain kurangnya sumber daya, dana, dan partisipasi masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan berbagai pemangku kepentingan di desa, termasuk kepala desa, perangkat desa, dan perwakilan masyarakat. Selain itu, dilakukan observasi langsung dan analisis dokumen terkait pelaksanaan program SDGs di desa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SDGs di Desa Pandau Jaya, pada Goals ke-17 Kemitraan Untuk Pembangunan Desa belum berjalan maksimal. Kurangnya sumber daya dan dana menjadi hambatan utama dalam pelaksanaan program ini dan inisiatif yang terkait dengan SDGs. Selain itu, partisipasi masyarakat dalam mendukung dan berkontribusi terhadap pencapaian tujuan-tujuan SDGs masih rendah. Hal ini disebabkan oleh kurangnya sosialisasi dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya SDGs.
Implementasi Pelayanan Publik Berbasis Aplikasi Digital Desa (Digides) Di Kantor Desa Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu
Jurnal Mahasiswa Pemerintahan Vol. 1 No. 3 Agustus 2024
Publisher : Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jmp..18259

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik merupakan bentuk inovasi agar berjalannya fungsi pelayanan pemerintah kepada masyarakat dengan harapan dapat memberi kepuasan, kemudahan serta mendorong pembangunan secara efektif, efisien dan optimal. Gap dalam penelitian ini dengan penelitian sebelumnya yaitu dilakukan penilaian terhadap kualitas pelayanan aplikasi Anjungan Mandiri Digides di Kantor Desa Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini ialah tangibel, reliability, responsiveness, assurance, emphaty. Metode penelitian ini ialah kualitatif dengan analisis deskriptif. Pemenuhan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dalam penggunaan aplikasi Anjungan Mandiri Digides terhadap masyarakat sudah cukup baik. Berdasarkan indikator tangibel, reliability, responsiveness, assurance, emphaty, semua sudah dirasakan baik oleh masyarakat. Namun, hal yang perlu menjadi catatan adalah perlu adanya pelatihan dan sosialisasi penggunaan aplikasi agar manfaat adanya aplikasi akan lebih optimal.
Peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Dalam Pembentukan Peraturan Desa Bukit Lingkar Kecamatan Batang Cenaku
Jurnal Mahasiswa Pemerintahan Vol. 1 No. 3 Agustus 2024
Publisher : Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jmp..18267

Abstract

Desa merupakan suatu kesatuan masyarakat hukum yang dihuni oleh sekelompok orang dan BPD berkedudukan sebagai unsur penyelenggaraan Pemerintahan Desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Peran BPD Dalam Pembentukan Peraturan Desa di Desa Bukit Lingkar Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2022 dan Untuk Mengetahui Apa saja Faktor-Faktor Penghambat dalam Peran BPD Dalam Pembentukan Peraturan Desa di Desa Bukit Lingkar Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2022. Adapun indikator dalam penelitian ini meliputi, peran aktif, peran partisipasif, dan peran pasif. Penelitian ini di lakukan di Kantor Desa Bukit Lingkar dan juga melakukan penelitian pada masyarakat Desa Bukit Lingkar dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian Peran BPD dalam melaksanakan fungsi penetapan Peraturan Desa pada tahun 2022 belum berjalan sepenuhnya, dimana kurangnya pemahaman anggota Badan Permusyawaratan Desa terhadap fungsinya.
Gaya Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Di Desa Bukit Lingkar Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Indargiri Hulu
Jurnal Mahasiswa Pemerintahan Vol. 1 No. 3 Agustus 2024
Publisher : Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jmp..18268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh Kepala Desa di KantorDesa Bukit Lingkar Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu. Penulis menggunakan tiga indikatordari teori Hasibuan: partisipatif, delegatif, dan situasional. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptifkualitatif melalui pengamatan langsung, wawancara, dan observasi untuk mendapatkan fakta aktual.Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa Kepala Desa Bukit Lingkar menerapkan gaya kepemimpinanpartisipatif, namun belum terlaksana secara optimal. Hal ini dibuktikan dengan adanya permasalahan padaindikator delegatif, di mana Kepala Desa lamban dalam mengambil keputusan. Hambatan yang terjadi adalahsusahnya pegawai dalam memperoleh tanda tangan proposal karena Kepala Desa jarang mengikuti rapat dansering tidak berada di tempat. Meskipun menerapkan gaya kepemimpinan partisipatif, masih terdapat ruanguntuk perbaikan, terutama pada aspek delegatif agar efektivitas kepemimpinan dapat lebih optimal.
Peran Pemerintah Desa Bukit Batu Dalam Pengembangan Desa Wisata Di Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis
Jurnal Mahasiswa Pemerintahan Vol. 1 No. 3 Agustus 2024
Publisher : Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jmp..18437

Abstract

Pelanggaran ketentraman dan ketertiban umum masih sering terjadi dan belum dapat ditangani Pengembangan Desa wisata di Desa kerap belum berjalan dengan baik oleh pemerintah Desa dimana objek wisata belum dikembangkan secara merata melainkan hanya mengembangkan objek wisata unggulan. Desa Bukit batu memiliki potensi objek wisata sangat menarik namun pada kenyataannya objek wisata belum dilakukan pengembangan terutama pada objek Sejarah, budaya lokal melainkan hanya sebatas wisata alam. peran pemerintah Desa dalam pengembangan desa wisata tidak tidak terlepas dari Pencaharian alur (pathfindig) Penyelaras (Aligning) dan Pemberdayaan (empowering) sehingga pengembangan desa wisata dapat berkembang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui serta faktor hambatan Peran Pemerintah Desa Bukit Batu Dalam Pengembangan Desa Wisata Di Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui Observasi, wawancara dan Dokumentasi. Hasil penelitian bahwasanya pengembagan Desa wisata oleh pemerintah Desa belum terlaksana dengan baik dimana pengembangan desa wisata hanya sebatas objek wisata alam sebagai objek wisata unggulan melainkan tidak pada seluruh objek wisata yang ada hal ini dikarenakan kurangnya kerjasama pemerintah Desa dengan masyarakat luas sehingga dapat secara bersama melakukan pengembangan objek wisata, dan kurangnya kegiatan promosi yang dilakukan pemerintah Desa melalui media serta kurangnya sarana perasana yang disediakan guna pengunjung dapat menikmati objek wisata yang ada. Namun penulis menyarankan sebaiknya pemerintah Desa mengembangkan objek wisata yang ada di desa Bukit Batu secara bersama, melakukan kerjasama dengan masyarakat luas dalam pengembangan objek wisata, melakukan promosi objek wisata melalui media dan menyediakan sarana prasarana guna mendukung pengembangan objek wisata.

Page 1 of 2 | Total Record : 20