cover
Contact Name
Tamrin Fathoni
Contact Email
Candranada987@gmail.com
Phone
+6285233089864
Journal Mail Official
Candranada987@gmail.com
Editorial Address
Jl. H. Agus Salim No.RT/RW 001/001, Simo, Bediwetan, Kec. Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur 63462
Location
Kab. probolinggo,
Jawa timur
INDONESIA
Tamilis Synex: Multidimensional Collaboration
Published by Edujavare Publishing
ISSN : *     EISSN : 30263972     DOI : -
Tamilis Synx (E-ISSN 3026-3972) is a blind peer-reviewed journal published by Edujavare Publishing, Indonesia. This journal publishes research articles, conceptual articles, field study reports and book reviews on all scopes of multidisciplinary science (See Focus and Scope). This journal articles are published four times a year; 4 issues per year (March, June and September, December). This journal article is published two times a year; 2 issues per year (June and December).
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 02 (2023): Tamilis Synex: Multidimensional Collaboration" : 5 Documents clear
Hak Asasi Manusia dan Isu Gender Siti Nur Azizah
Tamilis Synex: Multidimensional Collaboration Vol. 1 No. 02 (2023): Tamilis Synex: Multidimensional Collaboration
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/tls.v1i02.38

Abstract

Permasalahan ketidaksetaraan gender yang masih jadi isu yang ada habisnya. Gender disini bukan tentang perbedaan laki – laki dan perempuan secara fisik. Isu gender mencakup berbagai aspek dalam kehidupan, peran domestik, politik, dan pekerjaan. Dimana setiap suku atau kelompok memiliki tradisi, norma, dan nilai – nilai yang berbeda dalam memaknai peran gender. Memang sejak awal pemerintah telah menjunjung tinggi dan mengembangkan komitmen terhadap pendirian pasal 27 UUD 1945 tentang kesetaraan gender. Meskipun memiliki dasar yang kuat terhadap kesetaraan gender, Indonesia masih memiliki sejumlah undang-undang yang mendiskriminasi perempuan, yang menunjukkan bahwa negara ini terus berkembang. Namun, implementasinya masih belum sepenuhnya mencapai tujuan tersebut. Seperti dalam UU yang mengandung diskriminasi terhadap perempuan.
Perlindungan Hukum Bagi Korban Revenge Porn Fathia Putri Adilla
Tamilis Synex: Multidimensional Collaboration Vol. 1 No. 02 (2023): Tamilis Synex: Multidimensional Collaboration
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/tls.v1i02.39

Abstract

Pelanggaran hak asasi manusia banyak terjadi, terutama yang berdampak pada perempuan, seperti ketidaksetaraan gender, kekerasan seksual, kekerasan dalam rumah tangga, perdagangan perempuan, dan eksploitasi pada masa perang. Penggunaan kekerasan telah berubah dan berkembang seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan era globalisasi. Selain aksi kekerasan langsung, balas dendam pornografi (revenge porn). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya revenge porn dan perlindungan hukum korban revengen porn. Penelitian ini menggunakan penelitian yuridis normatif yaitu penelitian hukum yang menetapkan hukum sebagai norma. Ada beberapa faktor yang menyebabkan kejahatan revenge porn, yaitu : undang – undang yang berlaku masih belum efektif, budaya patriarki masih melekat di masyarakat Indonesia, kurangnya sex education, penegakkan hukum belum berjalan semestinya, serta penanganan seringkali menjadi bumerang bagi korban. Perlindungan korban revenge porn adalah tanggung jawab dan kewajiban negara. Upaya perlindungan hukum bagi korban revenge porn saat ini terdapat pada beberapa undg - undang. Namun peraturan tersebut tidak cukup melindungi kerugian yang diderita oleh korban dan belum sepenuhnya efektif. Salah satu contoh bentuk perlindungan korban revenge porn adalah dengan memberikan bantuan psikologi serta memulihkan nama baik korban,
Pengaruh Patriarki di Sektor Pekerjaan terhadap Hak Pekerja Wanita dalam Konteks Kesetaraan Gender Kuni Wafiqotuz Zahroh
Tamilis Synex: Multidimensional Collaboration Vol. 1 No. 02 (2023): Tamilis Synex: Multidimensional Collaboration
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/tls.v1i02.40

Abstract

The impact of patriarchal culture creates social inequalities, these social gaps include in the division of labor women are often placed in less strategic positions and are still underestimated. Because in that scope it prioritizes male workers over women, but also they are only used as helpers or only members in management, cannot get an important role. But the employment space there is also justice, which includes the distribution of severance pay and the division of working time, men or women get the same rights, meaning that they are not differentiated between men and women. The relationship between women in the employment space also has an impact, namely the emergence of a double burden by women in the household because these women on the other hand have responsibilities in their work, namely in household chores, because the woman is actually a housewife.
Manajemen Operasional Dan E-Commerce Syariah Abdullah Najib Azzamani
Tamilis Synex: Multidimensional Collaboration Vol. 1 No. 02 (2023): Tamilis Synex: Multidimensional Collaboration
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/tls.v1i02.56

Abstract

Dengan kemajuan dalam teknologi dan komunikasi, cara orang berpikir, khususnya masyarakat Islam, tentang menggunakan media online. Hal ini ditandai dengan peningkatan jumlah penjual dan pembeli yang bertransaksi secara online, dimulai dari menawarkan produk, memasarkan, hingga melakukan transaksi. Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan transaksi e-commerce. Namun, karena Indonesia adalah negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, kita harus memperhatikan aturan hukum Islam dalam berinteraksi. Untuk menjamin keabsahan transaksi, beberapa kondisi harus diteliti lebih lanjut karena e-commerce dilakukan melalui komputer dan jaringan.
Faktor-Faktor Penyebab Bullying Peserta Didik di Era Milenial Muhammad Yunus Misfala; Umar Z; Muhammad Zein Hamdan; Achmad Haekal Maskurii; Moh. Faih Naufal Nizam
Tamilis Synex: Multidimensional Collaboration Vol. 1 No. 02 (2023): Tamilis Synex: Multidimensional Collaboration
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/tls.v1i02.140

Abstract

Bullying atau perundungan di sekolah termasuk salah satu penyebab stres pada peserta didik. Selain itu, peserta didik yang menjadi korban bullying dapat merasa malu, takut, dan sering kali menyembunyikan pengalamannya dari orang tua atau guru. Pada dasarnya bullying merupakan segala macam bentuk tindakan kekerasan yang dilakukan dengan sengaja dan secara sadar oleh seseorang atau sekelompok orang tertentu yang lebih kuat dan berkuasa terhadap orang lain. Oleh karena itu perlu adanya pendidikan yang mampu membentuk karakter peserta didik menjadi anak yang bermoral tinggi sehingga mampu menghindari segala permasalahan yang berkaitan dengan perilaku bullying. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Prosedur pengumpulan data yang diperoleh yakni data primer dan sekunder. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data interaktif dengan menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya perundungan SMP Muhammadiyah 10 Surakarta. Diantaranya dapat disebabkan karena diri sendiri baik dari korban maupun pelaku, serta dapat disebabkan karena lingkungan keluarga, sekolah, teman, dan media massa.

Page 1 of 1 | Total Record : 5