cover
Contact Name
Karwati
Contact Email
karwatidk@gmail.com
Phone
+6281322131093
Journal Mail Official
ideinsankreatifcimahi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Makmur Utama No. 460 Rt.04 Rw.14 Kel. Cibeber Kec. Cimahi Selatan
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Health Idea
Published by Ide Insan Kreatif
ISSN : -     EISSN : 30260078     DOI : https://doi.org/10.63860/hi
Core Subject : Health,
Health Idea adalah jurnal ilmiah berkala yang menerbitkan artikel-artikel dalam bidang kesehatan dalam arti luas. Jenis artikel yang bisa diterima untuk dipublikasikan antara lain: 1) Original article (research) 2) Case report 3) Literature review 4) Perspective 5) Letter to editor Semua naskah yang masuk harus melalui proses review yang melibatkan peer-reviewer secara independen. Sub-sub bidang keilmuan yang masuk inklusi antara lain: 1) Kesehatan masyarakat 2) Keperawatan 3) Kebidanan 4) Kedokteran 5) Kedokteran dan kesehatan gigi 6) Farmasi 7) Fisioterapi 8) Gizi 9) Teknologi laboratorium medik 10) Teknologi kesehatan 11) Kesehatan lingkungan 12) Kesehatan populer 13) Area kesehatan lainnya Tujuan dari jurnal ini adalah untuk menyediakan forum bagi para dosen, peneliti, mahasiswa, dan praktisi untuk mempresentasikan ide, konsep, dan teori baru di bidang kesehatan serta menyebarkan teori, penelitian, dan tinjauan pengajaran kepada civitas akademika studi kesehatan di Indonesia.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2024): Desember 2024" : 8 Documents clear
Perbandingan Teknik Akupresur Dengan Kompres Air Jahe Sebagai Teknik Pengurangan Rasa Nyeri Guna Mengatasi Keluhan Sakit Pinggang Pada Ibu Trimester III Kehamilan Di Wilayah Kerja Puskesmas Cibeber Sri Maryati; Damai Yanti; Karwati Karwati
Health Idea Vol 2, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi2304

Abstract

Pain is a very common problem in pregnancy, especially in the third trimester. Pain, defined by the International Society For The Study Of Pain as “an unpleasant sensory and emotional experience arising from actual or potential tissue damage”, causes fear and anxiety that can increase stress and drastic physiological changes during pregnancy. A common problem experienced by pregnant women in the third trimester is lower back pain, with around 70% of women complaining of some form of lower back and back pain at some point during pregnancy, childbirth and postpartum. This is caused by the burden of the stomach and changes in the spine and ligaments. If not treated properly, this pain can reduce the quality of life of pregnant women. Therapies that can be given to mothers with lower back pain are Acupressure and ginger water compresses. The purpose of this study was to determine the comparative effectiveness of acupressure techniques with ginger water compresses as pain reduction techniques in overcoming complaints of back pain in pregnant women in the third trimester in the Cibeber Health Center work area. This study was a quasi-experiment with a post-test only design, statistical tests using one way ANOVA. Samples were taken by accidental sampling, with research subjects being pregnant women in the third trimester who visited PMB "K" and PMB "R" in November - December 2023. The results of the study at PMB in the Cibeber area showed that the average pain scale results in the acupressure group on days 2, 4 and 6 were 4.25; 2.35; 1.50 with a p value of 0.0001; while in the ginger water compress group on days 2, 4 and 6 were 4.15; 3.35; 2.50 with a p value of 0.006. In conclusion, there is a difference in the scale of lower back pain in mothers before and after being given a combination of Acupressure massage and ginger water compress therapy. This therapy is expected to be taught by health workers, especially midwives, to the patient's family so that it can be done independently, provide a strong psychological effect, and support a safe, smooth, and enjoyable delivery process. The output produced in this study is publication in a national journal with ISSN. Keywords: pain reduction; waist of pregnant women trimester III; acupressure; ginger water compress
Gambaran Personal Hygiene dan Kejadian Scabies Pada Santri Afrieani Deasy; Atira Atira; Santi Oktaviani
Health Idea Vol 2, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi2305

Abstract

Prevalensi skabies di Indonesia berkisar antara 4,60% hingga 12,95% setiap tahunnya. Data Dinas Kesehatan Jawa Barat bahwa prevalensi penderita skabies pada tahun 2016 sebesar 16%, sedangkan prevalensi meningkat dari tahun ke tahun hingga pada tahun 2020 prevalensi penderita skabies menjadi 20,5% dari total penduduk di Jawa Barat. Namun penderita Skabies belum diketahui mengenai Personal Hygiene dan Kejadian Scabies Pada Santri Di Pondok Pesantren Darussalam Gunung Bentang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Personal Hygiene dan Kejadian Scabies Pada Santri Di Pondok Pesantren Darussalam Gunung Bentang. Metode penelitian ini menggunakan metode Survei Deskriptif. Jumlah sampel yang digunakan sebesar 52 responden. Hasil Penelitian didapatkan  personal hygiene kategori baik sebanyak 39 responden dan kejadian Scabies sebanyak 13 (25%) responden kategori buruk. Kata Kunci: Scabies, Santri, Pondok Pesantren
SIKLUS KEHIDUPAN MANUSIA MULAI DARI PEMBUAHAN MENURUT AL-QURAN Nina Aminah
Health Idea Vol 2, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi2301

Abstract

THE HUMAN LIFE CYCLE FROM THE BEGINNING OF CONCEPTION ACCORDING TO THE QURANABTRACTThe concept of humans according to the Qur'an places humans as the main actors in life on this earth. If we open the Qur'an, there are many words used by the Qur'an to refer to humans. The Human Life Cycle According to the Qur'an begins with marriage (prenatal), then sperm meets ovum, fertilization occurs, and a new human is born, all of which are explained in the Qur'an. So research on humans is interesting to study. This research is a type of library research, namely an effort to obtain data based on libraries. One of the characteristics of library research is that researchers deal directly with texts (nash) or data and not with direct knowledge from the field. Library data is 'ready-to-use' (ready made). The data referred to in this study are all library sources used in the form of books, journals, articles related to this research. The main research source of the Qur'an invites humans to think and reflect on the fact that God can create such an amazing universe, so why can't He create small human beings? The results of research on the human life cycle according to the Koran are: The beginning of human life with marriage (QS. An-Nisa [4]: 1), Prenatal (before birth), (QS. Al-hajj [22]: 5); Babies-5 years (0-5 years) breastfeed until wean (QS. Al-Baqarah [2]: 233), (QS. Al-Ahqaff [46]: 15), do good to the mother and father (Q.S. Luqman [31]: 14); Children (6-10 years old) instill education in faith and morals (Q.S. Luqman [31]: 13, 14, 16); Teenagers (11-18 years old) pray, command good and evil, be patient, not arrogant (Q.S. Luqman [31]: 17, 18); Adults (19-50 years old) protect themselves and their families from the fire of hell (QS. At-tahrim [66]: 6), caliphs on earth (QS. Al-Baqarah 2: 30); married (QS. Ar-Rum [30]: 21), elderly (+ 50 years old) is the final stage of the life cycle with adjustments: marriage, solitude, physical changes, mental changes, psychosocial changes (QS. Yasin [36]: 68); very old and senile (QS. An-Nahl [16]: 70).Keywords :  life cycle, babies, children, elderlyABSTRAKKonsep tentang manusia menurut Al-Quran menempatkan manusia sebagai pemeran utama dalam kehidupan di muka bumi ini. Jika kita membuka Al-Quran ada banyak kata yang digunakan Al-Quran untuk menunjuk kepada manusia. Siklus Kehidupan Manusia Menurut Al-Quran dimulai dari pernikahan (pranatal) selanjutnya sperma bertemu ovum terjadi pembuahan, lahirlah manusia baru seluluhnya dijelaskan di dalam Al-Quran. Maka penelitian tentang manusia menjadi hal yang menarik untuk diteliti. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pustaka (library Research) yaitu usaha untuk memperoleh data berdasarkan perpustakaan. Salah satu ciri penelitian pustaka adalah peneliti berhadapan langsung dengan teks (nash) atau data dan bukan dengan pengetahuan langsung dari lapangan. Data pustaka bersifat ‘siap pakai’ (ready made). Data yang dimaksud dalam penelitian ini adalah semua sumber pustaka yang digunakan berupa buku, jurnal, artikel yang berhubungan dengan penelitian ini. Sumber penelitian utama Al-Quran mengajak manusia untuk berpikir dan merenungkan fakta bahwa Tuhan dapat menciptakan alam semesta yang menakjubkan itu, lalu mengapa Dia tidak dapat menciptakan makhluk manusia yang kecil itu? Hasil dari penelitian tentang siklus kehidupan manusia menurut Al-Quran adalah: Awal kehidupan manusia dengan pernikahan (QS. An-Nisa [4]:1), pranatal (sebelum lahir), (QS. Al-hajj [22]: 5); Bayi-5 tahun (Balita) (0-5 tahun) menyusui sampai menyapihnya (QS. Al-Baqarah [2]: 233), (QS. Al-Ahqaff [46]:15), berbuat baik kepada ibu bapak (Q.S. Luqman [31]: 14); Anak-anak (6-10 tahun) tanamkan pendidikan iman dan akhlak (Q.S. Luqman [31]: 13, 14, 16); Remaja (11-18 tahun) mendirikan salat, amar ma’ruf nahi munkar, bersabar, tidak sombong (Q.S. Luqman [31]: 17, 18); Dewasa (19-50 tahun) jaga dari diri & keluarga dari api neraka (QS. At-tahrim [66]: 6), Khalifah di bumi (QS. Al-Baqarah 2: 30); Menikah (QS. Ar-Rum [30]: 21), lansia (+ 50 tahun) merupakan tahap akhir siklus kehidupan dengan penyesuaian: pernikahan, kesendirian, perubahan fisik, perubahan mental, perubahan psikososial (QS. Yasin [36]: 68); Sangat tua dan pikun (QS. An-Nahl [16]: 70).   Kata Kunci : siklus kehidupan, bayi, anak-anak, lansia
Pengaruh Edukasi Kesehatan Dengan Modul Proses Penuaan Terhadap Tingkat Stres Keluarga Dengan Lansia Tri Wahyuningsih; Reini Astuti
Health Idea Vol 2, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi2306

Abstract

Indonesia mengalami peningkatan jumlah penduduk lansia dari 18 juta jiwa (7,56%) pada tahun 2010, menjadi 25,9 juta jiwa (9,7%) pada tahun 2019, dan diperkirakan akan terus meningkat dimana tahun 2035 menjadi 48,2 juta jiwa (15,77%).  Dalam proses penuaan, akan terdapat kemunduran pada lansia yang bersifat fisiologi baik bio, psiko dan sosio lansia. Kemunduran yang dialami pada tubuh lansia akan beresiko mengakibatkan lansia menjadi mudah sakit, mengalami sindroma lansia dan kesakitan sehingga lansia akan sangat bergantung terhadap lingkungannya terutama keluarga sebagai pengasuh terdekat. Dalam proses pemberian asuhan kepada lansia, keluarga seringkali mengalami ketidakmampuan pengendalian diri sehingga mengalami frustasi atau stress. Keluarga sebagai pendukung utama bagi lansia harus mengerti terhadap proses perubahan yang diakibatkan dari penuaan sehingga keluarga akan memiliki koping yang baik ketika merawat lansia. Edukasi kesehatan dengan menggunakan modul merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pemahaman keluarga tentang lansia. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh edukasi kesehatan dengan modul proses penuaan terhadap tingkat stress keluarga dengan lansia. Metode yang digunakan adalah non-probability sampling. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan sampel berjumlah 15 responden. Pengumpulan data menggunakan Kingston Caregiver Stress Scale. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji wilcoxon. Hasil uji wilcoxon  diperoleh p= 0,005< a =0,05, maka Ho ditolak, dengan tingkat signifikasi 5% maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh terhadap tingkat stress keluarga pada sebelum dan sesudah diberikan edukasi modul proses penuaan. Dalam upaya meningkatkan kesehatan lansia sebaiknya pelayanan kesehatan tidak hanya dilakukan kepada lansia saja namun juga kepada keluarga dengan lansia.Kata Kunci : edukasi; modul; lansia; stress; keluarga
Pengaruh Pemberian Terapi Komplementer Air Rebusan Daun Binahong Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Finda Putri Wulandari; Moch Ari Fardiansyah; Karwati Karwati
Health Idea Vol 2, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi2302

Abstract

ABSTRACT Increased blood pressure is one manifestation of the generation of cardiovascular organs in the elderly. Hypertension sufferers must control blood pressure non-pharmacologically by drinking decoction water from binahong leaves. Binahong leaves are useful for preventing narrowing of blood vessels and reducing high blood pressure. The aim of this study is to determine the effect of providing complementary therapy with decoction water from binahong leaves on reducing blood pressure in the elderly at the Cibeureum health center working area. This study method is a quasi-experiment with a two group pre-test and post-test with control group design. The sample studied was 30 respondents using purposive sampling technique. The results of this study show that there is an effect of giving decoction water from binahong leaves on reducing blood pressure in the elderly in Cibeureum subdistrict from 15 respondents for the systolic variable with a p-value of 0.000 and for the diastolic variable, the value was 0.002. The systolic and diastolic variables, the p-value is < α (0.05). In conclusion, it can be concluded that there is an effect of providing complementary therapy with decoction water from binahong leaves on reducing blood pressure significantly in the target area Cibeureum public health center.  Keywords: hypertension; elderly; decoction of binahong leavesABSTRAK Peningkatan tekanan darah merupakan salah satu manifestasi dari generasi organ kardiovaskular pada lansia. Penderita hipertensi harus mengendalikan tekanan darah secara non-farmakologi dengan meminum air rebusan daun binahong. Daun binahong bermanfaat untuk mencegah penyempitan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah tinggi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi komplementer air rebusan daun binahong terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di wilayah kerja puskesmas cibeureum. Metode penelitian ini adalah quasi-eksperiment dengan rancangan two group pre and post with control group design. Sampel yang diteliti sebanyak 30 responden dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh pemberian air rebusan daun binahong terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di wilayah kerja puskesmas Cibeureum dari 15 responden pada variabel sistolik nilai p 0,000 dan pada variabel diastolik diperoleh nilai 0,002. Pada variabel sistolik maupun diastolik nilai p < α (0,05). Kesimpulan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian terapi komplementer air rebusan daun binahong terhadap penurunan tekanan darah secara signifikan di wilayah puskesmas Cibeureum. Kata kunci: hipertensi; lansia; rebusan daun binahong
Hubungan Pola Makan Dengan Pengukuran Tekanan Darah Pada Masyarakat Agatha Sukmawati; Sri Atun; Ika Suhartati
Health Idea Vol 2, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi2307

Abstract

ABSTRACTHigh blood pressure or hypertension is a condition in which a person experiences an increase in blood pressure above normal limits. A patient is said to be hypertensive if he has an increase in blood pressure of 140/90 mmHg. A poor diet can also cause an increase in blood pressure if you consume foods that are high in sodium. The purpose of this research is to find out the relationship between diet and blood pressure measurement in the community at RW 03 Ciwidey Village. This research uses a correlation research design using a cross sectional approach. The population of this research is the people of RW 03 Ciwidey Village who are 19-59 years old as many as 457 people and the number of samples is 45 respondents. The results of the study analyzed using the Kolmogorov-Smirnov test showed a relationship between diet and blood pressure measurement in the community in RW 03 Ciwidey Village, with a value of P (0.009) < α 0.05. The conclusion of this study is that there is a relationship between diet and blood pressure measurement in the community in RW 03 Ciwidey Village. With the results of this research, it is expected to be a source of information for people in Ciwidey Village to change their diet better than before in order to prevent an increase in blood pressure.Keywords: blood pressure;hypertension;diet ABSTRAKTekanan darah tinggi atau hipertensi adalah suatu kondisi seseorang mengalami kenaikan tekanan darah di atas batas normal. Seorang pasien di katakan hipertensi apabila mengalami peningkatan tekanan darah sebesar 140/90 mmHg. Pola makan yang buruk juga dapat menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan darah apabila mengkonsumsi jenis makanan yang mengandung tinggi natrium. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pola makan dengan pengukuran tekanan darah pada masyarakat di RW 03 Desa Ciwidey. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah masyarakat RW 03 Desa Ciwidey yang berumur 19-59 tahun sebanyak 457 orang dan jumlah sampel yaitu sebanyak 45 responden. Hasil penelitian yang dianalisis menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov menunjukan adanya hubungan pola makan dengan pengukuran tekanan darah pada masyarakat di RW 03 Desa Ciwidey, dengan nilai P (0,009) < α 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan pola makan dengan pengukuran tekanan darah pada masyarakat di RW 03 Desa Ciwidey. Dengan adanya hasil penelitian ini diharapkan menjadi sumber informasi bagi masyarakat yang berada di Desa Ciwidey untuk merubah pola makan lebih baik dari sebelumya agar dapat mencegah terjadinya peningkatan tekanan darah.Kata kunci: tekanan darah;hipertensi;pola makan
Hubungan Pengetahuan Tentang Kanker Payudara dengan Perilaku SADARI pada Mahasiswi Rudi Karmi; Yani Maryani; Indah Permata Sari
Health Idea Vol 2, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi2303

Abstract

Cancer is one of the biggest enemies of the Indonesian nation. This disease not only attacks men, but also women and at different ages. According to WHO data in 2018, especially teenagers who suffer from breast cancer reached 1,150,000 people, 700.000 are Indonesian. Information about risk factors for breast cancer and early breast screening is still not widely available in society, especially among women. Therefore, it is important for women to maintain breast health by carrying out early detection. Breast self-examination is a good way to prevent breast cancer, especially from the age of 20. The aim of this research was to determine the correlation between breast cancer knowledge and awareness behavior among female students at the Budi Luhur institute of Health Sciences.  The method used is a cross-sectional analytical survey design. The sample in this research was 138 respondents. The results of the research showed that 83 respondents had less knowledge, 46 people (44.6%) had active behavior, out of 43 respondents had sufficient knowledge, 31 people (72.2%) had active behavior, out of 12 respondents had good knowledge, 8 people (66.7%) had active behavior. The conclusion there is a correlation between knowledge about breast cancer and Breast Self-examination behavior in female students at Budi Luhur of health sciences with a ρ-value of 0.009 < ɑ 0.05. So it is recommended that institutions should support Breast self-examination in order to find out as early as possible if there is a disorder or disease in the breast.Keywords: Knowledge, Behavior, and Breast self-examination
Pengaruh Pemberian Teknik Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Tekanan Darah Hipertensi Pada Lansia Di Puskesmas Batujajar Atep Suhendar; Ijun Rijwan Susanto; Karwati Karwati
Health Idea Vol 2, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi2308

Abstract

ABSTRACTHypertension is still a health problem in the wordl, especially in Indonesia. According to WHO (World Health Organization), it is estimated that 1,28 billion people in the world suffer from hypertension, which is treated with pharmacological therapy and carrying out progressive muscle relaxation exercises. Progressive muscle relaxation is a relaxation technique that combines deep breathing exercises and a series of specific muscle contractions and relaxations. The aim of this study was to determine the effect of progressive muscle relaxation techniques on reducing blood pressure in the elderly at Batujajar Community Health Center. The experimental method used in this research was a Two group pretest-posttest with control group design, with this control group only being given a pretest and posttest without being given any treatment or intervention which consisted of the independent variable, namely the progressive muscle relaxation technique and the dependent variable, namely blood pressure. The population was 116 people and the sample consisted of 10 intervention group respondents and 10 control group respondents. The sampling technique used proportional random sampling, data analysis for the control group used the paired T-test and for the intervention group used the Wilcoxon statistical test. The results of this study show that blood pressure before being given the progressive muscle relaxation technique in the elderly is around 170/100Mmhg and blood pressure after being given the progressive muscle relaxation technique in the elderly is around 140/80Mmhg. The results of the analysis can be concluded that if the progressive muscle relaxation technique is given, there is a significant effect on reducing blood pressure. Keywords: progressive muscle relaxation technique;blood pressure;paried t-test;wilcoxon. ABSTRAKHipertensi masih menjadi masalah kesehatan didunia terutama di Indonesia. Menurut WHO (World Health Organization) diperkirakan terdapat 1,28 miliar orang didunia menderita hipertensi, penanganannya dengan terapi farmakologi dan melakukan latihan relaksasi otot progresif. Relaksasi otot progresif adalah teknik relaksasi yang mengombinasikan latihan nafas dalam dan serangkaian seri kontrasi dan relaksasi otot tertentu. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh teknik relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di puskesmas batujajar. Metode eksperimen yang diguanakan dalam penelitian ini adalah Two group pretest-postest with control grup desain, dengan kelompok control ini hanya diberikan pretest dan posttest tanpa diberikan perlakuan atau intervensi yang terdiri dari variabel bebas yaitu teknik relaksasi otot progresif dan variable terikat yaitu tekanan darah. Populasinya berjumlah 116 orang dan sampel berjumlah 10 responden kelompok intervensi dan 10 responden kelompok control. Teknik pengambilan sampel menggunakan proporsional random sampling , analisis data untuk kelompok kontrol menggunakan uji paired T-test dan untuk kelompok intervensi menggunakan uji statistic Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tekanan darah sebelum diberikan teknik relaksasi otot progresif pada lansia yaitu berkisar 170/100Mmhg dan tekanan darah setelah diberikan teknik relakasi otot progresif pada lanisa berkisar 140/80Mmhg. Hasil analisis dapat disimpulkan dengan diberikan teknik relaksasi otot progresif terdapat pengaaruh penurunan tekanan darah secara signifikan. Kata kunci: teknik relaksasi otot progresif;tekanan darah;paried t-test;wilcoxon

Page 1 of 1 | Total Record : 8