cover
Contact Name
Muhammad Abdan Shadiqi
Contact Email
abdan.shadiqi@ulm.ac.id
Phone
081349558346
Journal Mail Official
kognisia@ulm.ac.id
Editorial Address
Unit Jurnal dan Publikasi, Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat, Jl. A. Yani KM 36 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 70714
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Kognisia
ISSN : 28096827     EISSN : 28096215     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Kognisia merupakan jurnal ilmiah yang berfokus pada riset Ilmu Psikologi, khususnya yang berkaitan dalam bidang psikologi kognitif dengan menggunakan pendekatan metode kuantitatif ataupun kualitatif. Jurnal Kognisia juga menerima artikel penelitian di bidang psikologi lain terkait topik kognitif atau perilaku secara umum. Jurnal Kognisia sebagai sarana komunikasi untuk menyebarluaskan hasil penelitian ilmiah di bidang psikologi kognitif. Adapun contoh topik penelitian yang relevan untuk jurnal kami: Kemampuan kognitif, Perkembangan kognitif, Terapi kognitif, Gaya kognitif, Proses belajar, Kognisi spasial, Persepsi, Berpikir, Penalaran, Memori, Perhatian, Pemecahan masalah, Pengolahan bahasa, Pengambilan keputusan dan lain-lain.
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2018): April" : 19 Documents clear
PERANAN PENGELOLAAN KELAS TERHADAP ACADEMIC FLOW PADA SISWA JURUSAN MIPA SMA NEGERI 1 MARTAPURA Meilisa, Meilisa; Mayangsari, Marina Dwi; Rachmah, Dwi Nur
Jurnal Kognisia Vol 1, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i1.1459

Abstract

Salah satu modal penting yang harus dimiliki siswa agar dapat mengikuti proses pembelajaran secara efektif sehingga mempengaruhi tingkat keberhasilan belajar adalah dengan academic flow yaitu kondisi dimana individu merasa nyaman, dapat berkonsentrasi, memiliki motivasi, serta mampu menikmati aktivitas akademik yang sedang dijalani. Adapun tujuan dari penelitian untuk mengetahui peranan pengelolaan kelas terhadap academic flow pada siswa jurusan MIPA SMA Negeri 1 Martapura. Subjek penelitian berjumlah 131 orang siswa kelas XI jurusan MIPA dengan pengambilan sampel berupa teknik cluster sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala pengelolaan kelas dan skala academic flow. Hasil uji regresi linear sederhana menunjukkan bahwa terdapat peranan positif pengelolaan kelas terhadap academic flow pada siswa SMA jurusan MIPA. Adapun sumbangan pengelolaan kelas terhadap academic flow pada siswa jurusan MIPA sebesar 6,3%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat pengelolaan kelas maka akan semakin tinggi academic flow pada siswa SMA jurusan MIPA.
HUBUNGAN ANTARA RELATION SAVORING DENGAN KEPERCAYAAN PADA PASANGAN DEWASA AWAL YANG MENJALANI PERNIKAHAN JARAK JAUH DI KOTA BANJARABRU Wangi, Putri Sekar; Erlyani, Neka; Mayangsari, Marina Dwi
Jurnal Kognisia Vol 1, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i1.1379

Abstract

Pernikahan jarak jauh menggambarkan situasi terpisahnya pasangan secara fisik, yaitu salah satu pergi ke tempat lain karena kepentingan lain, dan pasangan yang lain tetap tinggal di rumah, akibatya timbul kecemasan, emosi tidak stabil, kesepian, dan ragu terhadap pasangan. Untuk mengatasinya dibutuhkan saling percaya diantara pasangan, melalui relation savoring, yaitu masing-masing fokus menikmati peristiwa positif yang pernah dirasakan, sehingga dapat meminimalisir kondisi psikologis negatif yang muncul saat berjauhan dengan pasangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara relation savoring dengan kepercayaan pada pernikahan jarak jauh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian jenis kolerasi. Teknik yang digunakan purposive sampling. Hasil analisis uji kolerasi menggunakan prodact moment dari Kalr Pearson menunjukkan terdapat hubungan positif antara relation savoring dengan kepercayaan pada dewasa awal yang menjalani pernikahan jarak jauh di kota Banjarbaru, r = 0,675; n = 40; p 0,000 (< 0,05). Kesimpulannya bahwa semakin tinggi relation savoring, maka semakin tinggi pula kepercayaan yang terbangun, dan sebaliknya.
EFEKTIVITAS METODE SOSIODRAMA TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL PADA SISWI SMP PONDOK PESANTREN AN-NAJAH MARTAPURA Noor, ST. Lailiani; Safitri, Jehan; Mayangsari, Marina Dwi
Jurnal Kognisia Vol 1, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i1.1464

Abstract

Salah satu tugas perkembangan remaja adalah menjalin hubungan dengan teman sebaya. Bagi seorang remaja menjalin hubungan dengan teman memerlukan sebuah keterampilan yang disebut dengan keterampilan sosial. Kemampuan keterampilan sosial yang rendah dapat menimbulkan konflik-konflik dalam pertemanan remaja yang dapat menyebabkan remaja menjadi tidak percaya diri, sulit bekerja sama, ingin menang sendiri, bahkan kesulitan dalam menyampaikan keinginannya. Terdapat beberapa metode yang dapat menstimulasi keterampilan sosial remaja, salah satunya adalah metode sosiodrama. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas pemberian metode sosiodrama terhadap siswi SMP. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental kuasi dengan rancangan penelitian one group pretest-posttest design. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner dan observasi. Subjek penelitian merupakan siswi SMP di SMP Pondok Pesantren An-Najah Martapura yang berjumlah 18 orang. Hasil analisis dari nilai uji t berpasangan dan gain score menunjukan adanya kenaikan skor sebelum dan sesudah diterapkannya metode sosiodrama pada penelitian ini. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa metode sosiodrama efektif untuk meningkatkan
HUBUNGAN INTERAKSI TEMAN SEBAYA DENGAN KEJENUHAN BELAJAR PADA SANTRI ALIYAH PONDOK PESANTREN AL FALAH PUTRA BANJARBARU Kurniawan, Deni Rahmat; Akbar, Sukma Noor; Rusli, Rusdi
Jurnal Kognisia Vol 1, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i1.1388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan anatar interaksi teman sebaya dengan kejenuhan belajar pada santri aliyah Pondok Pesantren Al Falah Putra Banjarbaru. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah menggunakan proportionate stratified random sampling, yaitu subjek santri aliyah Pondok Pesantren Al Falah Putra sebanyak 168 santri yang terdiri dari kelas X dan XI. Metode analisis data menggunakan korelasi product moment dari Karl Person dan metode pengumpulan data menggunakan skala interaksi teman sebaya dan skala kejenuhan belajar. Hasil penelitian menunjukan hubungan antara kejenuhan pada santri aliyah Pondok Pesantren al Falah Putra Banjarbaru memiliki korelasi -0,552 dan taraf signifikansi sebesar 0,000. Nilai ini menunjukan bahwa adanya hubungan yang signifikan yang kuat dan negatif antara kedua variabel, artinya semakin rendah interaksi teman sebaya maka akan semakin tinggi kejenuhan belajar, sebaliknya jika semakin tinggi interaksi teman sebaya maka akan semakin rendah kejenuhan belajar. Hubungan interaksi teman sebaya dengan kejenuhan belajar adalah sebesar 30,5 % sedangkan 69,5% sisanya adalah dari faktor-faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini. Saran penelitian ini adalah perlunya adanya pemahaman dan menilai diri dalam sikap belajar dari santri aliyah Pondok Pesantren Al Falah Putra Banjarbaru agar menjalin interaksi dengan teman sebaya yang positif agar mampu mengurangi kejenuhan belajar.
PERBEDAAN KEPEMILIKAN PSIKOLOGIK PEMILIK RUMAH BERPAGAR DAN TIDAK DI PERUMAHAN TIDAK BERPAGAR SERTA BERPAGAR DI PERUMAHAN BERPAGAR Maula, Muhammad Hifzi; Anward, Hemy Heryati; Rusli, Rusdi
Jurnal Kognisia Vol 1, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i1.1456

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan kepemilikan psikologik pada individu yang memiliki rumah tidak berpagar dan rumah berpagar di perumahan tidak berpagar dengan rumah berpagar di perumahan berpagar. Pagar berfungsi sebagai elemen untuk keamanan bagi penghuni perumahan yang menunjukkan kepemilikan psikologik penghuni atas rumah. Kepemilikan psikologik adalah kondisi pada saat seseorang dengan sadar melalui persepsi intelektualnya bahwa mereka merasakan dan percaya bahwa target kepemilikan adalah miliknya. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan teknik analisa anova satu jalur. Sampel penelitian ini adalah warga dengan rumah tidak berpagar dan rumah berpagar di perumahan tidak berpagar di Perumahan Wengga IV Banjarbaru dan warga dengan rumah berpagar di perumahan berpagar di Perumahan D’Mahatama Golf dan Griya Megah Banjarbaru masing-masing sebanyak 30 subjek. Hasil penelitian menemukan bahwa nilai rata-rata kepemilikan psikologik pada individu dengan rumah berpagar di perumahan berpagar lebih besar daripada individu dengan rumah tidak berpagar dan individu dengan rumah berpagar di perumahan tidak berpagar. Maka dapat disimpulkan, terdapat perbedaan kepemilikan psikologik pada individu yang memiliki rumah tidak berpagar dan rumah berpagar di perumahan tidak berpagar serta rumah berpagar di perumahan berpagar.
PERANAN DYADIC COPING TERHADAP KEPUASAN PERNIKAHAN PADA PASANGAN DI KOMUNITAS ADS KALSEL Nurnaningsih, Nada; Safitri, Jehan; Mayangsari, Marina Dwi
Jurnal Kognisia Vol 1, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i1.1460

Abstract

Kepuasan pernikahan merupakan faktor penting dalam pernikahan.  Kepuasan  pernikahan  dapat  menentukan kualitas serta usia pernikahan. Salah satu faktornya adalah bagaimana pasangan dapat menyelesaikan permasalahannya atau bisa disebut dengan dyadic coping. Penelitian ini bertujuan  untuk  mengetahui  peranan  dyadic coping terhadap kepuasan pernikahan pada pasangan yang memiliki anak dengan down syndrome  di  komunitas Anak Down Syndrome Kalimantan Selatan. Hipotesis yang diajukan adalah terdapat peranan dyadic coping terhadap kepuasan pernikahan. Populasi pada penelitian ini pasangan yang tergabung dalam komunitas ADS Kalsel. Jenis pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. purposive sampling merupakan teknik dimana peneliti membuat kriteria khusus terhadap subjek penelitian. Adapun kriteria subjek pada penelitian ini adalah pasangan yang memiliki anak dengan down syndrome yang tergabung dalam komunitas ADS Kalsel, serta rentang usia pernikahan 15-20 tahun. Sedangkan, metode analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana dengan metode pengumpulan data menggunakan skala kepuasan     pernikahan dan skala dyadic coping.  Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa terdapat peranan positif4dyadic coping terhadap kepuasan pernikahan pada pasangan yang memiliki anak dengan down syndrome di komunitas ADS Kalsel, dengan 62,8% variabel dyadic coping memiliki peranan terhadap variabel kepuasan pernikahan
LOCUS OF CONTROL PADA WANITA RAWAN SOSIAL EKONOMI DI PANTI SOSIAL BINA WANITA MELATI BANJARBARU Elmayandari, Novita; Akbar, Sukma Noor; Erlyani, Neka
Jurnal Kognisia Vol 1, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i1.1380

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui locus of control pada wanita rawan sosial ekonomi (WRSE) ditinjau dari faktor pembentuk, dan ciri internal eksternal. Menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive hingga mendapatkan empat subjek. Tehnik penggalian data menggunakan metode wawancara dan observasi. Hasil penelitian ditinjau dari faktor pembentuk berupa faktor penguatan, stimulus respon, keluarga, motivasi, dan pelatihan telah dimiliki oleh keempat subjek. Ditinjau dari ciri internal berupa kontrol perilaku diri yang baik, perilaku dalam bekerja positif, aktif mencari informasi dan pengetahuan yang berhubungan dengan kondisi, memiliki self-esteem tinggi, memiliki kemampuan mengatasi stress dan kesulitan, meyakini reward dan punishment yang diterima berhubungan dengan kinerja yang dihasilkan, dan memiliki kepuasan kerja tinggi dimiliki oleh keempat subjek namun pada subjek pertama dan ketiga kurang mampu mengontrol diri dan pada subjek ketiga kurang memiliki self-esteem. Ditinjau dari ciri eksternal berupa cenderung mudah menyerah, memiliki tingkat kecemasan tinggi, penyesuaian sosial kurang baik, konformitas terhadap otoritas, mudah mengalami frustasi, menyandarkan harapan dan bergantung kepada orang lain, tidak berdaya menghadapi tekanan, mudah menyerah dan putus asa saat menerima masalah tidak dimiliki keempat subjek, pada subjek ketiga termasuk orang yang pasif dalam bergaul, pada subjek keempat masih bergantung terhadap orang tua karena tidak bekerja.
PERBEDAAN PERILAKU TERITORIAL PEMILIK RUMAH BERPAGAR DAN TIDAK DI PERUMAHAN TIDAK BERPAGAR SERTA RUMAH BERPAGAR DI PERUMAHAN BERPAGAR Awanis, Syifa; Anward, Hemy Heryati; Zwagery, Rika Vira
Jurnal Kognisia Vol 1, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i1.1465

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan perilaku teritorial pada individu yang memiliki rumah tidak berpagar dan rumah berpagar di perumahan tidak berpagar dengan rumah berpagar di perumahan berpagar. Pagar sebagai pembatas antara satu rumah dengan yang lainnya menciptakan perilaku teritorial antar penghuni. Perilaku teritorial adalah ekspresi rasa kepemilikan individu terhadap objek fisik atau sosial yang membantu individu mengamankan klaim atas objek yang dianggap miliknya. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan teknik analisa uji anova satu jalur. Sampel penelitian ini adalah warga dengan rumah tidak berpagar dan rumah berpagar di perumahan tidak berpagar di Perumahan Wengga II dan Wengga IV Banjarbaru dan warga dengan rumah berpagar di perumahan berpagar di Perumahan D’Mahatama Golf dan Griya Megah Banjarbaru masing-masing sebanyak 30 kepala keluarga. Hasil penelitian menemukan bahwa nilai rata-rata perilaku teritorial pada individu dengan rumah berpagar di perumahan berpagar lebih besar daripada individu dengan rumah tidak berpagar dan individu dengan rumah berpagar di perumahan tidak berpagar (120,07 > 112,33 > 110,10). Maka dapat disimpulkan, terdapat perbedaan perilaku teritorial pada individu yang memiliki rumah tidak berpagar dan rumah berpagar di perumahan tidak berpagar serta rumah berpagar di perumahan berpagar. Selain itu, ditemukan juga bahwa pagar tidak dapat meningkatkan perilaku teritorial individu.
PERBEDAAN STRES AKADEMIK PADA SISWA YANG BERSEKOLAH FULL DAY DAN YANG TIDAK FULL DAY DI MAN TANAH BUMBU DAN MAN 3 BANJARMASIN Kusuma, Anggi Diono; Rachmah, Dwi Nur; Dewi, Rooswita Santia
Jurnal Kognisia Vol 1, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i1.1389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan stress akademik pada siswa yang bersekolah full day dan yang tidak full day di MAN Tanah Bumbu dan MAN 3 Banjarmasin. Hipotesis yang diajukan adalah ada perbedaan stress akademik pada siswa yang bersekolah full day dan yang tidak full day di MAN Tanah Bumbu dan MAN 3 Banjarmasin. Populasi penelitian ini yaitu peserta didik MAN Tanah Bumbu dan MAN 3 Banjarmasin berjumlah 405 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah menggunakan teknik sampel jenuh dan purposive random sampling, yaitu peserta didik MAN Tanah Bumbu diambil keseluruhan yaitu 144 orang dan MAN 3 Banjarmasin sebanyak 144 orang. Karena subjek berjumlah 261, maka peneliti mengambil sejumlah 55% agar mendekati dari jumlah sampel di penelitian MAN Tanah Bumbu sehingga didapat perhitungan 143, 55 atau dibulatkan menjadi 144. Metode analisis data menggunakan t-test dan metode pengumpulan datanya menggunakan skala stress akademik. Hasil yang diperoleh perbedaan stress akademik antara peserta didik di MAN Tanah Bumbu dan MAN 3 Banjarmasin dengan t hitung < t tabel (1,314 < 1,96) dan signifikansi (0, 190 > 0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa tidak ada perbedaan stress akademik antara peserta didik MAN Tanah Bumbu dan MAN 3 Banjarmasin. Namun, dalam penelitian ini, tingkat stress akademik antara siswa MAN full Day dan MAN tidak full Day memiliki kategori yang berbeda pada MAN full day berada dalam kategori lebih tinggi, sedangkan pada MAN tidak full day dalam kategori rendah. Hal ini terlihat pada nilai rata-rata stress akademik pada peserta didik MAN Tanah Bumbu dan MAN 3 Banjarmasin yaitu 227,71 > 223,85. Adapun dimensi yang paling menonjol perbedaannya pada peserta didik MAN Tanah Bumbu dan MAN 3 Banjarmasin terlihat pada dimensi Worry About Grades yang paling menonjol perbedaannya yaitu sebesar 320,11 : 309,90.

Page 2 of 2 | Total Record : 19