cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
AGROEKOTEKNOLOGI
ISSN : 23376597     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal AGROEKOTEKNOLOGI merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan secara online berisikan hasil-hasil penelitian tentang hama dan penyakit tumbuhan, agronomi, pemuliaan tanaman dan ilmu tanah
Arjuna Subject : -
Articles 31 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2,April (2019)" : 31 Documents clear
Indeks kerapatan mutlak , kerapatan relatif, frekuensi mutlak dan frekuensi relatif serangga pada tanaman Padi (Oryza sativa L.) fase vegetatif dan fase generatif di Percut, Sumatera Utara Tika Ihtisari; Ameilia Zuliyanti Siregar; Mukhtar Iskandar Pinem
Jurnal Agroekoteknologi Vol 7, No 2,April (2019)
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.843 KB) | DOI: 10.32734/jaet.v7i2,April.23453

Abstract

Produktivitas tanaman padi dipengaruhi oleh Organisme Pengganggu Tanaman.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks kerapatan mutlak,kerapatan relatif,frekuensi mutlak dan frekuensi relatif serangga pada tanaman padi (Oryza sativa L.) fase vegetatif dan fase generatif di Percut,Sumatera Utara.Penelitian menggunakan 3 alat,yaitu jaring serangga,perangkap kuning dan perangkap tanah sebanyak 6 kali pada fase vegetatif dan generatif.Analisis data dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial.Hasil penelitian menunjukkan pada fase vegetatif nilai Kerapatan Mutlak tertinggi terdapat pada genus : Agriocnemis (284),yang memiliki Kerapatan Relatif : 23,39 %,Frekuensi Mutlak : 6 dan Frekuensi Relatif: 4,20%.Sedangkan nilai Kerapatan Mutlak terendah terdapat pada genus: Discladispa,Riptortus,Chilo,Nymphula,Musca, Thomisius,dan Tachnidae (1),yang memiliki Kerapatan Relatif:  0,08%,Frekuensi Mutlak : 1 dan Frekuensi Relatif 0,70%.  Pada fase generatif nilai kerapatan mutlak tertinggi terdapat pada genus : Leptocorisa (263),yang memiliki Kerapatan Relatif : 19,69 %,Frekuensi Mutlak : 6 dan Frekuensi Relatif: 4,08%.Sedangkan nilai Kerapatan Mutlak terendah terdapat pada genus: Leptispa,Apis, Trichoma,Eucyrtus,dan Conocephalus (1),yang memiliki  Kerapatan Relatif : 0,07%,Frekuensi Mutlak : 1 dan Frekuensi Relatif: 0,68%. Kata Kunci :Serangga,fase vegetatif,fase generatif,Percut

Page 4 of 4 | Total Record : 31