cover
Contact Name
-
Contact Email
epj@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
epj@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Kec. Gn. Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Educational Psychology Journal
ISSN : -     EISSN : 29875242     DOI : https://doi.org/10.15294/epj
Core Subject : Education,
From 2023 onwards, this issue will be published biannually with all articles published exclusively in English. Submissions are open all year round. However, before submitting an article, please ensure that it fits the focus and scope of EPJ, is written in English, and follows our author guidelines. Please note that only research articles are accepted. The scope of the article includes the latest educational psychology issues, technology in assessment and intervention in the context of education or school, educational or school psychology assessment and intervention, development of measurement tools in the field of educational psychology, and related topics.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2014): July 2014" : 5 Documents clear
KONSEP DIRI AKADEMIK MAHASISWA PENERIMA BEASISWA BIDIK MISI JURUSAN PSIKOLOGI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Prasetyo Hadi, Yusuf; Esti Budiningsih, Tri
Educational Psychology Journal Vol. 3 No. 1 (2014): July 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/epj.v3i1.9386

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa penerima beasiswa bidik misi Jurusan Psikologi Universitas Negeri Semarang yang berjumlah 66 orang. Penelitian ini menggunakan total sampling yang berjumlah 66 mahasiswa penerima beasiswa bidik misi. Data penelitian diambil menggunakan skala konsep diri akademik, dengan jumlah item 36 yang valid dengan koefisien alpha cronbach reliabilitasnya sebesar 0,921. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif dengan metode statistik deskriptif prosentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar atau 63,6 persen (42 orang) menyatakan dirinya memiliki konsep diri akademik pada kategori tinggi. Sedangkan yang termasuk dalam kriteria sedang sebesar 28,7 persen (19 orang), dan kriteria rendah sebesar 7,7 persen (5 orang). Dari tiga dimensi konsep diri akademik yang diteliti, yaitu dimensi pengetahuan individu mengenai dirinya sendiri, pengharapan individu mengenai dirinya sendiri, dan penilaian individu mengenai dirinya sendiri berada pada kategori yang tinggi.
PERBEDAAN SELF EFFICACY SISWA DALAM MENGHADAPI UJIAN NASIONAL DI SMP NEGERI 1 BOYOLALI DITINJAU DARI KEIKUTSERTAAN BIMBINGAN BELAJAR Puji Astuti, Risma; Purwanto, Edi
Educational Psychology Journal Vol. 3 No. 1 (2014): July 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/epj.v3i1.9387

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif komparatif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Boyolali, yang kemudian terbagi menjadi dua kelompok yaitu mengikuti bimbingan belajar dan tidak mengikuti bimbingan belajar. Jumlah sampel yaitu sebanyak 100 siswa. Untuk memperoleh sampel yang representatif, maka kelompok siswa yang tidak mengikuti bimbingan belajar diambil sejumlah 50 siswa dengan teknik simple random sampling. Data penelitian diambil menggunakan skala self-efficacy yang terdiri dari 26 aitem. Skala self-efficacy mempunyai koefisien validitas aitem antara 0.315 sampai dengan 0.707 dan koefisien reliabilitas sebesar 0.924 Metode analisis data menggunakan teknik komparasi T-Test Two Independent Sample dengan bantuan program SPSS 16.0 for windows diperoleh nilai t = 6,230 dengan nilai signifikansi 0,000 (p< 0,05), hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada self-efficacy siswa dalam menghadapi ujian nasional antara siswa yang mengikuti bimbinngan belajar dengan siswa yang tidak mengikuti bimbingan belajar. Self-efficacy siswa dalam menghadapi ujian nasional yang mengikuti bimbingan belajar lebih tinggi dibandingkan siswa yang tidak mengikuti bimbingan belajar.
PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA SD NEGERI SAMPANGAN 02 SEMARANG YANG MENDAPAT CALISTUNG DAN TIDAK MENDAPAT CALISTUNG DI TAMAN KANAK-KANAK Melati Almas Saniy, Mawari
Educational Psychology Journal Vol. 3 No. 1 (2014): July 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/epj.v3i1.9736

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada perbandingan prestasi belajar matematika siswa SD Negeri Sampangan 02 Semarang yang mendapat calistung dan tidak mendapat calistung di Taman Kanak-kanak. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif komparatif dan merupakan studi populasi. Populasi adalah siswa SD Negeri Sampangan 02 Semarang kelas III sebanyak 83 siswa. Sampel sebanyak 68 siswa yang terambil secara purposive cluster sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah prestasi belajar. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes prestasi. Pengujian validitas menggunakan content validity dan pengujian reliabilitas menggunakan rumus split half formula spearmen-brown sedangkan metode analisis data yng digunakan adalah analisis statistis t-tes dengan bantuan program Statistic For Social Science (SPSS) Versi 21.0.
PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA GURU HONORER SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN WONOTUNGGAL KABUPATEN BATANG Setiawan, Heri; Esti Budiningsih, Tri
Educational Psychology Journal Vol. 3 No. 1 (2014): July 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/epj.v3i1.9740

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu guru honorer sekolah dasar di Kecamatan Wonotunggal Kabupaten Batang yang berjumlah 67 orang. Penelitian ini menggunakan skala psychological well- being, dengan jumlah item 57 yang valid dengan koefisien alpha cronbach reliabilitasnya sebesar 0,950. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif dengan metode statistik deskriptif prosentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar atau 61,2 persen (41 orang) menyatakan dirinya memiliki psychological well-being pada kriteria sedang. Sedangkan yang termasuk dalam kriteria tinggi hanya sebesar 7,5 persen (5 orang), dan kriteria rendah sebesar 31,3 persen (21 orang). Dari enam dimensi psychological well-being yang diteliti, yaitu dimensi penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, otonomi, penguasaan lingkungan, tujuan hidup, dan pertumbuhan pribadi berada pada kategori yang sedang.
HUBUNGAN MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN MINAT MEMBACA PADA ANAK Irma Nursalina, Ade; Esti Budiningsih, Tri
Educational Psychology Journal Vol. 3 No. 1 (2014): July 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/epj.v3i1.9744

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi berprestasi dengan minat membaca yang ada pada anak kelas V di SD Negeri 1 Doplang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional. Subyek penelitian ini berjumlah 32 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Data penelitian diambil menggunakan angket motivasi berprestasi dan angket minat membaca. Skala motivasi berprestasi terdiri dari 31 aitem valid dengan koefisien validitas aitem antara 0,380 sampai dengan 0,756 dan koefisien reliabilitas sebesar 0,953. Skala minat membaca pada anak terdiri dari 31 aitem valid dengan koefisien validitas aitem antara 0,364 sampai dengan 0,745 dan dan koefisien reliabilitas sebesar 0,947. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi atau p = 0,000 dengan koefisien korelasi r = 0,895 menunjukkan ada hubungan positif yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan minat membaca pada anak kelas V SD Negeri 1 Doplang. Tingginya motivasi berprestasi siswa diikuti dengan tingginya minat membaca pada anak tersebut dan sebaliknya. Tingkat motivasi berprestasi siswa berada pada kriteria rendah yaitu sebesar 53,1% dan indikator yang paling berpengaruh dalam motivasi berprestasi yaitu perilaku yang timbul dan terarah. Tingkat minat membaca pada subyek berada dalam kriteria rendah, yaitu sebesar 56,2% dan indikator yang paling berpengaruh dalam minat membaca yaitu kesadaran akan manfaat membaca.

Page 1 of 1 | Total Record : 5