cover
Contact Name
-
Contact Email
epj@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
epj@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Kec. Gn. Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Educational Psychology Journal
ISSN : -     EISSN : 29875242     DOI : https://doi.org/10.15294/epj
Core Subject : Education,
From 2023 onwards, this issue will be published biannually with all articles published exclusively in English. Submissions are open all year round. However, before submitting an article, please ensure that it fits the focus and scope of EPJ, is written in English, and follows our author guidelines. Please note that only research articles are accepted. The scope of the article includes the latest educational psychology issues, technology in assessment and intervention in the context of education or school, educational or school psychology assessment and intervention, development of measurement tools in the field of educational psychology, and related topics.
Articles 51 Documents
HUBUNGAN EKSPEKTANSI TERHADAP DOSEN PEMBIMBING DENGAN MOTIVASI MENULIS SKRIPSI Lestari, Novita Anggi
Educational Psychology Journal Vol. 1 No. 1 (2012): July 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research was conducted at the Department of Psychology UNNES. Research subjects numbered 50 people who are determined using the technique incidental. Ekspektansi Ekspektansi measured using a scale. Ekspektansi scale has a value of 0.950 reliability. The scale has 40 itemsEkspektansi valid from the beginning item number 50 items. While the motivation to write Thesis measured using a scale of motivation. Motivation scale has a reliability value of 0.909. The scale has 40 items valid motivation. Correlation test using multiple regression analysis technique is done using SPSS 19.0 for windows. The results showed variable Ekspektansi on the subject of research is the category of being, which means that the student possessed ekspektansi mediocre. Motivational variables in the study subjects are at high criteria. The results showed that there is a positive relationship between ekspektansi with motivation to the value of r = 0.351 with a significance value or p = 0.012.
Tinjauan Psikologis Kesiapan Guru dalam Menangani Peserta Didik Berkebutuhan Khusus pada Program Inklusi (Studi Deskriptif di SD dan SMP Sekolah Alam Ar-Ridho) Kartika Cahyaningrum, Rahma
Educational Psychology Journal Vol. 1 No. 1 (2012): July 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang kesiapan para guru di SD dan SMP Alam Ar-Ridho dalam menangani peserta didik berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Variabel dalam penelitian ini adalah kesiapan guru di SD dan SMP Alam Ar-Ridho dalam menangani peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah tersebut. Populasi dalam penelitian ini adalah para guru di SD dan SMP Alam Ar-Ridho yang berjumlah 35 guru. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah skala psikologi. Validitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah validitas konstruk, karena butir-butir item disusun berdasarkan skala psikologis tentang kesiapan dan strategi dalam menangani anak berkebutuhan khusus. Reliabilitas Skala Psikologi Kesiapan Guru didapat dengan menggunakan perhitungan Cronbach Alpha. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa rata-rata kesiapan guru-guru SD dan SMP Alam Ar –Rihdo dalam menangani peserta didik berkebutuhan khusus tergolong tinggi (66%) dan kategori rendah (3 %) ditemukan pada indikator pengalaman yang dimiliki. Artinya, sebanyak 3 % responden memiliki pengalaman yang minim dalam menangni peserta didik berkebutuhan khusus.
LATAR BELAKANG RENDAHNYA KESADARAN ORANGTUA TERHADAP PENDIDIKAN ANAK PEREMPUAN Muamaroh
Educational Psychology Journal Vol. 2 No. 1 (2013): July 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan hal mendasar yang wajib dijalankan oleh setiap orang sejak dini. Orangtua mempunyai tanggung jawab besar terhadap kelanjutan masa depan anaknya, karena dengan pendidikan seseorang akan bisa mengembangkan potensi yang ada pada dirinya dan terhindar dari kebodohan. Tetapi kenyataan yang terjadi sekarang masih ada sebagian orangtua yang kurang menyadari pentingnya pendidikan terhadap masa depan anak-anaknya. Mereka mempunyai pertimbangan untuk menyekolahkan anaknya kejenjang yang lebih tinggi, khususnya untuk anak perempuan. Sebagian orangtua beranggapan bahwa anak perempuan tidak perlu sekolah tinggi-tinggi karena nantinya hanya akan menjadi ibu rumah tangga di rumah dan ilmunya tidak berguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap apa yang melatar belakangi rendahnya kesadaran orangtua terhadap pendidikan anak perempuan di desa Tambakan, Gubug, Grobogan. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Unit analisis dalam penelitian ini adalah latar belakang rendahnya kesadaran orangtua terhadap pendidikan anak perempuan. Narasumber utama dalam penelitian ini sebanyak enam orang, yaitu tiga pasang orang tua. Sedangkan narasumber sekunder sebagai pendukung data dalam penelitian ini tiga orang, yaitu anak perempuan dari masing-masing orang tua. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara semi terstruktur, dan teknik keabsahan data penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian diperoleh terdapat enam hal yang melatar belakangi rendahnya kesadaran orangtua terhadap pendidikan anak perempuan, antara lain: pendidikan orangtua yang rendah, budaya religiusitas, keadaan ekonomi, perilaku modelling, sosial budaya, dan persepsi terhadap masa depan anak perempuan.
HUBUNGAN KESIAPAN BELAJAR DENGAN OPTIMISME MENGERJAKAN UJIAN Rizki, Upik Yunia
Educational Psychology Journal Vol. 2 No. 1 (2013): July 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi oleh fenomena mengenai kurangnya rasa optimisme yang dimiliki oleh siswa ketika mengerjakan ujian di SMA Negeri 3 Pekalongan. Penyebabnya antara lain kurangnya persiapan-persiapan dalam belajar yang dimiliki oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Kesiapan dalam belajar dengan optimisme siswa dalam mengerjakan ujian. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional. Subjek pada penelitian ini berjumlah 105 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan dalam belajar dengan optimisme siswa dalam mengerjakan ujian saling mempengaruhi dimana semakin tinggi kesiapan dalam belajar semakin tinggi pula optimisme siswa dalam mengerjakan ujian begitu juga sebaliknya semakin rendah kesiapan dalam belajar semakin rendah pula optimisme siswa dalam mengerjakan ujian.
PENYESUAIAN SOSIAL PADA PENYANDANG TUNARUNGU DI SLB NEGERI SEMARANG Solikhatun, Yanuar Umi
Educational Psychology Journal Vol. 2 No. 1 (2013): July 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecacatan dalam pendengaran menyebabkan remaja tunarungu tidak mampu memahami suatu kejadian atau kebutuhan secara tepat. Remaja tunarungu berpangkal pada gangguan yang dialami dari kesulitannya menyampaikan pikiran, perasaan, emosi, gagasan, kebutuhan, dan kehendaknya pada orang lain, sehingga kebutuhan mereka tidak terpuaskan secara sempurna. Keterbatasan dalam pendengaran menyebabkan remaja tunarungu tidak mampu berkomunikasi dengan baik. Adanya gangguan komunikasi secara tidak langsung remaja tunarungu juga mengalami kesulitan dalam berinteraksi sehingga remaja tunarungu menjadi terisolasi atau merasa dikucilkan oleh lingkungan sosialnya karena sulit baginya untuk dapat menyesuaikan dirinya pada lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan mengetahui penyesuaian sosial khususnya remaja tunarungu. Subjek penelitian (N= 5) adalah murid SMALB di SLB Negeri Semarang. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara (terhwadap subjek, guru, 5 orang teman subjek dan 5 orang tua subjek) dan tes psikologi DAM (Draw A Man). Hasil penelitian yang dipaparkan secara deskriptif kualitatif menunjukan bahwa subjek pada penelitian ini cenderung memiliki rasa kurang percaya diri dan minder. Kurangnya rasa percaya diri, inilah yang memunculkan sikapnya di masyarakat. Hal ini menunjukan bahwa remaja tunarungu lebih senang berkumpul dengan komunitasnya yaitu sesama penyandang tunarungu sehingga penyesuaian sosial remaja tunarungu menjadi terhambat. Simpulan dari penelitian ini adalah rasa kurang percaya diri yang dimilikinya membuat remaja menjadi minder, sehingga penyesuaian sosial remaja menjadi terhambat. 
HUBUNGAN PERILAKU OVER PROTECTIVE ORANG TUA DAN BULLYING PADA SISWA SEKOLAH DASAR Astarini, Karina
Educational Psychology Journal Vol. 2 No. 1 (2013): July 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying telah dikenal sebagai masalah sosial, dimana ditemukan di kalangan anak-anak sekolah. Perilaku bullying pada siswa itu sendiri dipengaruhi oleh banyak faktor, antara lain faktor perilaku orang tua. Tujuan penelitian ini adalah menguji secara empirik ada atau tidaknya hubungan antara perilaku over protective orang tua dengan bullying pada siswa SDN Bendan Ngisor Semarang. Subjek penelitian berjumlah 67 orang yang ditentukan menggunakan teknik total sampling (studi populasi). Skala bullying mempunyai 30 item valid dari item awal sejumlah 34 item, dengan rentang koefisien validitas sebesar 0,397 sampai 0,599 serta koefisien reliabilitas sebesar 0,873. Skala perilaku over protective orang tua mempunyai 23 item valid dari item awal sejumlah 30 item, dengan rentang koefisien validitas sebesar 0,391 sampai 0,617 serta koefisien reliabilitas sebesar 0,838. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan positif antara perilaku over protective orang tua dengan bullying pada siswa SDN Bendan Ngisor Semarang dengan nilai r sebesar 0,344 dengan taraf siginifikansi sebesar 5%. Hal tersebut berarti hipotesis diterima.
HUBUNGAN ORIENTASI TUJUAN DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI PADA MAHASISWA Wahyuningtyas, Ika Vitasari
Educational Psychology Journal Vol. 2 No. 1 (2013): July 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini, banyak permasalahan di dunia pendidikan yang perlu mendapat perhatian. Rendahnya motivasi berprestasi khususnya, tercermin dari kurangnya usaha mahasiswa dalam mengerjakan tugas-tugas prestasi seperti dengan melakukan kecurangan akademik ataupun plagiat. Masih banyak juga mahasiswa yang memilih berhenti atau menunda-nunda mengerjakan tugas, seperti tugas akhir/skripsi. Hal ini salah satunya dapat terjadi karena tingkat orientasi tujuan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara orientasi tujuan (X) dengan motivasi berprestasi (Y) pada mahasiswa Psikologi UNNES. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Psikologi UNNES angkatan tahun 2009 sampai dengan 2012 yang berjumlah 440 mahasiswa. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 110 mahasiswa dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Data penelitian diambil menggunakan skala orientasi tujuan dan skala motivasi berprestasi. Skala orientasi tujuan terdiri dari 40 item valid dengan koefisien validitas antara 0,320 sampai 0,708. Sedangkan skala motivasi berprestasi terdiri dari 44 item valid dengan koefisien validitas antara 0,329 sampai 0,692. Koefisien alpha cronbach reliabilitas skala orientasi tujuan adalah 0,911 dan koefisien alpha cronbach reliabilitas skala motivasi berprestasi adalah 0,916. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah analisis korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan positif antara orientasi ujuan dengan motivasi berprestasi pada mahasiswa Psikologi UNNES (nilai r = 0,629 dengan p < 0,01). Peneliti menyimpulkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara orientasi tujuan dengan motivasi berprestasi. Jika orientasi tujuan tinggi maka motivasi berprestasi juga akan tinggi, begitu juga sebaliknya. Mahasiswa yang memiliki orientasi tujuan tinggi akan menggunakan strategi belajar yang lebih adaptif, lebih fokus pada penguasaan tugas, tidak mudah menyerah sehingga motivasi berprestasinya lebih tinggi daripada mahasiswa yang kurang memiliki orientasi tujuan.    
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KECURANGAN AKADEMIK PADA MAHASISWA Purnamasari, Desi
Educational Psychology Journal Vol. 2 No. 1 (2013): July 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecurangan akademik merupakan suatu permasalahan dalam dunia pendidikan yang bisa terjadi dimana saja. Salah satu cara untuk mengatasi masalah kecurangan akademik adalah mengubah perilaku dan persepsi mahasiswa. Subyek penelitian adalah mahasiswa UNNES angkatan tahun 2010 yang berjumlah 250 orang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan jenis deskriptif, pengambilan sampel melalui two stage cluster random sampling yang dilakukan dengan cara merandom fakultas dan merandom jurusan. Pengambilan data menggunakan skala faktor-faktor yang mempengaruhi kecurangan akademik dengan tingkat reliabilitas sebesar 0,905. Skala faktor-faktor yang mempengaruhi kecurangan akademik terdiri dari 41 item yang valid dengan rentang koefisien validitas dari 0,230 sampai dengan 0,735. Analisis data menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa tingkat kecurangan akademik yang terjadi pada mahasiswa Unnes angkatan 2010 masih tinggi dengan faktor efikasi diri akademik sebagai faktor paling dominan dan mean empirik faktor efikasi diri akademik sebesar 44.3400. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kecurangan akademik cenderung tinggi pada mahasiswa UNNES angkatan 2010 dengan faktor yang paling berpengaruh adalah faktor efikasi diri akademik.
PENGARUH RELIGIUSITAS TERHADAP KENAKALAN REMAJA Palupi, Atika Oktaviani; Purwanto, Edy; Noviyani, Dyah Indah
Educational Psychology Journal Vol. 2 No. 1 (2013): July 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masalah yang dihadapi pada masa remaja yaitu adanya masa transisi yang menjadikan emosi remaja kurang stabil. Masa ini sering disebut sebagai masa topan badai (“strum and drang)” yaitu masa yang penuh dengan gejolak akibat pertentangan nilai-nilai. Masa transisi inilah yang menimbulkan kecenderungan munculnya perilaku-perilaku menyimpang atau yang biasa disebut dengan istilah kenakalan remaja. Secara psikologis, kenakalan remaja merupakan wujud dari konflik-konflik yang tidak terselesaikan dengan baik pada masa kanak-kanak maupun remaja. Untuk itu dibutuhkan keyakinan dan pengamalan yang kuat terhadap ajaran-ajaran agama guna mengurangi perilaku-perilaku kenakalan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) pengaruh religusitas terhadap kenakalan remaja; dan 2) seberapa besar sumbangan efektif religiusitas terhadap kenakalan remaja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 02 Slawi dengan sampel berjumlah 70 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi satu prediktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan negatif antara religiusitas dengan kenakalan remaja pada siswa kelas VIII SMP Negeri 02 Slawi. Nilai koefisien korelasi sebesar -0,771 dengan signifikansi sebesar 0,000 dimana p<0,05. Hal ini berarti semakin tinggi religusitas maka semakin rendah perilaku kenakalan remaja, sehingga hipotesis kerja yang diajukan diterima. Hasil uji regresi diperoleh R-Square 0,594 yang berarti religiusitas berpengaruh terhadap kenakalan remaja sebesar 59,4% dan sisanya sebesar 40,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang belum terungkap dalam penelitian ini. Kesimpulannya ada pengaruh religiusitas terhadap kenakalan remaja pada siswa kelas VIII SMP Negeri 02 Slawi Kabupaten Tegal.
SELF REGULATED LEARNING DITINJAU DARI GOAL ORIENTATION Puspitasari, Anggi; Purwanto, Edy; Noviyani, Dyah Indah
Educational Psychology Journal Vol. 2 No. 1 (2013): July 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena masih kurangnya pengaturan diri siswa dalam belajar (self regulated learning), di mana hal tersebut dapat berpengaruh negatif pada kualitas dan kuantitas pembelajaran. Perbedaan goal orientation antara mastery goal dengan performance goal dapat menjadi penyebab tinggi rendahnya self regulated learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan self regulated learning ditinjau dari goal orientation siswa SMA Negeri 1 Mertoyudan Kabupaten Magelang. Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif Komparasi. Subjek penelitian berjumlah 128 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok mastery goal dan performance goal. Teknik sampling yang digunakan adalah Probability Sampling berupa Simple Random Sampling, yaitu pengambilan anggota sampel dari populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi itu. Berdasarkan uji perbedaan menggunakan teknik uji t dengan bantuan program SPSS 17.0 for windows diperoleh nilai t = 6,823 dengan nilai signifikansi atau p = 0,000. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan self regulated learning antara siswa mastery goal dengan siswa performance goal.