cover
Contact Name
Ani Fatonah
Contact Email
medimuh.jurnal@gmail.com
Phone
+6285863115797
Journal Mail Official
medimuh.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Cirebon, Jawa barat INDONESIA
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah
ISSN : -     EISSN : 27762823     DOI : 10.37874/mh
Core Subject : Health,
Medimuh Journal is a journal published twice a year by the University of Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon (UMMADA). Contains writings that are lifted from the results of research and analysis in the health sector. This journal is a means, and scientific publications on health issues. Published twice a year in January-June and July-December.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2022)" : 9 Documents clear
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL DAUN UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas L.) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli: THE INHIBITORY TEST OF THE ETHANOL EXTRACT PURPLE SWEET POTATO LEAVES (Ipomoea batatas L.) ON BACTERIAL Escherichia coli RIMA YULIA SENJA; Yuniarti Falya; Madiyanto
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) memiliki kandungan senyawa kimia yang berkhasiat untuk menjaga sistem pencernaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak etanol daun ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Daun ubi jalar ungu dibuat ekstrak dengan cara maserasi menggunakan etanol 70%. Lalu ekstrak dibuat beberapa konsentrasi, yaitu 25%, 50%, 75%, dan 100%. Pengujian daya hambat menggunakan metode difusi cetak lubang. Dengan kontrol positif menggunakan Amoxicillin injeksi 0,1% dan kontrol negatif menggunakan etanol 70%. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun ubi jalar ungu pada konsentrasi 25% tidak mampu menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli, sedangkan pada konsentrasi 50%, 75%, dan 100% mampu menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Uji regresi linier dapat dilihat nilai r2 sebesar 0,940. Peningkatan konsentrasi ekstrak mempengaruhi daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli.  Kata Kunci : Daun ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.), Escherichia coli, daya hambat
PENGARUH EDUKASI BERBASIS VIDEO DENGAN PENDEKATAN FAMILY CENTERED NURSING TERHADAP KESIAPAN KELUARGA MERAWAT KLIEN STROKE DI RSUPN CIPTO MANGUNKUSUMO: THE EFFECT OF VIDEO-BASED EDUCATION WITH FAMILY CENTERED NURSING APPROACH ON FAMILY READINESS FOR CARE STROKE CLIENT AT RSUPN CIPTO MANGUNKUSUMO Eva Desvita; Nyimas Heny Purwati; Fitrian Rayasari
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu Teknik edukasi yang tepat di berikan kepada keluarga yaitu berupa edukasi berbasis video dengan pendekatan family centered nursing. Tujuan penelitian untuk menganalisi pengaruh edukasi berbasis video dengan pendekatan family centered nursing terhadap kesiapan keluarga merawat klien stroke. Menggunakan desain quasi eksperimen terhadap 21 responden kelompok intervensi dan 21 responden kelompok kontrol. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa terdapat perbedaan kesiapan keluarga dalam merawat pasien stroke sebelum dan sesudah dilakukan edukasi berbasis video dengan pendekatan family centered nursing pada kelompok intervensi dengan p value 0,000 sedangkan pada kelompok control tidak terdapat perbedaan kesiapan keluarga dalam merawat pasien stroke sebelum dan sesudah dilakukan edukasi berdasarkan SOP rumah sakit dengan p-value  0,955. Kata kunci: Edukasi Berbasis Video, Family Centered Nursing, Kesiapan Keluarga, Stroke
FORMULASI DAN UJI STABILITAS LOTION EKSTRAK ETANOL BUAH PEPAYA (Carica papaya L.): FORMULATION AND STABILITY TEST OF PAPAYA ETHANOL EXTRACT LOTION (Carica papaya L.) Sulistiorini Indriaty; Yayan Rizikiyan; Deni Firmansyah; Nina Karlina; Islamiyyah Nur Aini Ohorella
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pepaya mengandung vitamin C, vitamin A dan vitamin E, mineral, magnesium, kalium, folat dan serat. Selain itu, mengandung metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antioksidan seperti flavonoid, polifenol, alkaloid tannin. Ekstrak etanol buah pepaya dibuat sediaan lotion dengan konsentrasi 3% dan 5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  apakah ekstrak etanol buah pepaya dapat diformulasikan menjadi sediaan lotion dan apakah stabil dengan pengujian menggunakan metode cycling test. Buah pepaya yang masih mengkal dibuat simplisia dengan cara dikeringkan dibawah sinar matahari dengan dilapisi  kain tipis berwarna hitam. Lalu diekstraksi dengan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%, dengan rasio 1: 4 selama 72 jam. Lotion dibuat menggunakan ekstrak buah pepaya dengan konsentrasi  3% dan 5%, uji stabilitas menggunakan metode cycling test selama 6 siklus diamati pada siklus ke-0 dan setiap satu siklus. Parameter yang diamati yaitu organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, tipe emulsi lotion, viskositas dan sifat alir. Hasil uji cycling test pada uji organoleptis dan dan homogenitas semua formula stabil tidak ada perubahan warna, bau, tekstur dan homogen, tidak terlihat butiran kasar. Daya sebar memenuhi syarat serta daya sebar berkisar 5 – 6 cm lebih. pH memenuhi syarat yaitu berkisar 6 -7. Tipe emulsi menunjukkan tipe M/A. Sifat alir menunjukkan sistem non- newton yang memiliki aliran pseudoplastis tiksotropik. Berdasarkan hasil uji stabilitas, ekstrak etanol buah pepaya dengan konsentrasi  3% dan 5% dapat diformulasikan menjadi sediaan lotion. Uji stabilitas pada formula 1, formula 2 dan basis menghasilkan pengujian yang stabil berdasarkan parameter organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, tipe emulsi lotion, viskositas dan sifat alir. Kata kunci: Ekstrak etanol buah pepaya, lotion, cycling test.
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK METANOL DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L.) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes: INHIBITORY TEST OF METHANOL EXTRACT OF GREEN BETEL LEAF (Piper betle L.) AGAINST Propionibacterium acnes BACTERIA Didi Rohadi; Nur Rahmi Hidayati; Ai Aprian
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia telah lama memanfaatkan tanaman berkhasiat obat sebagai salah satu upaya dalam mengatasi masalah kesehatan salah satunya yaitu daun sirih hijau (Piper betle L.) karena memiliki efek antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pada konsentrasi berapa ekstrak metanol daun sirih hijau (Piper betle L.) memiliki daya hambat paling besar terhadap bakteri Propionibacterium acnes dan bagaimana pengaruh peningkatan konsentrasi ekstrak metanol daun sirih hijau (Piper betle L.) terhadap daya hambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes. Daun sirih hijau (Piper betle L.) diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol. Uji daya hambat menggunakan metode difusi cetak lubang dengan konsentrasi ekstrak metanol daun sirih hijau (Piper betle L.) 60%, 70% dan 80%. Kontrol positif (klindamisin 0,01%) dan kontrol negatif (metanol). Parameter hasil dilihat dari daerah bening di sekitar lubang lalu data yang dihasilkan dianalisis secara statistik dengan uji Kruskall-Wallis dan Uji Mann-Whitney selanjutnya uji regresi linier. Daya hambat yang dihasilkan ekstrak metanol daun sirih hijau (Piper betle L.) konsentrasi 60%, 70% dan 80% yaitu 1,49 cm, 1,49 cm dan 1,53 cm. Kontrol positif (Klindamisin 0,01%) sebesar 1,78 cm, sedangkan kontrol negatif (metanol) tidak memiliki daya hambat. Data yang dihasilkan diolah dengan uji Kruskall-Wallis dengan nilai (sig) < 0,05 lalu uji Mann-Whitney dengan nilai (sig) > 0,05 selanjutnya diolah dengan uji regresi linier, hasil perhitungan regresi linier yaitu (r2) = 0,750. Konsentrasi ekstrak metanol daun sirih hijau (Piper betle L.) yang memiliki daya hambat paling besar yaitu konsentrasi 80% dengan besar daya hambat 1,53 cm tetapi secara statistik tidak ditemukan perbedaan hambatan, karena semua konsentrasi ekstrak memiliki daya hambat yang setara. Peningkatan konsentrasi ekstrak metanol daun sirih hijau (Piper betle L.) mempunyai hubungan atau pengaruh yang tidak terlalu kuat terhadap daya hambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes. Kata Kunci : Uji daya hambat, Propionibacterium acnes, Ekstrak metanol daun sirih hijau (Piper betle L.)
EVALUASI WAKTU TUNGGU PELAYANAN OBAT DI INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT MITRA PLUMBON CIREBON: EVALUATION OF WAITING TIME FOR DRUG AT THE INSTALLATION OF MITRA PLUMBON HOSPITAL CIREBON Arsyad Bachtiar; Renny Amelia; Nur Rahmi Hidayati; Oom Komariah; Sidik Lingga Kusuma; Yadi Supriyadi
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waktu tunggu merupakan salah satu standar pelayanan minimal rumah sakit dan menjadi indikator terhadap kualitas pelayanan resep. Kecepatan pelayanan memiliki hubungan yang erat dengan kepuasan pasien dimana pasien akan merasa puas jika waktu tunggu dalam pelayanan resep tidak membutuhkan waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah waktu tunggu sudah memenuhi persyaratan Kepmenkes No. 129 Tahun 2008. Penelitian ini bersifat prospektif dimana pengambilan sampel hanya terhadap resep obat pasien rawat jalan pasien khusus BPJS lantai 1 di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Mitra Plumbon Cirebon pada periode Maret-April 2021 sebanyak 1020 lembar resep. Hasil penelitian didapatkan bahwa rata-rata waktu tunggu pelayanan obat adalah 29,20 menit untuk obat non racikan dan 61,58 menit untuk obat racikan. Rata-rata waktu tunggu pelayanan obat non racikan sudah memenuhi standar sedangkan untuk obat racikan tidak memenuhi standar pelayanan minimal rumah sakit sesuai Kepmenkes RI No. 129 tahun 2008. Kata kunci: Waktu tunggu, pelayanan resep, instalasi farmasi rumah sakit
EFEK PENGGUNAAN OBAT INHALER PADA PASIEN ASMA DI INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT MITRA PLUMBON CIREBON: EFFECTS OF USING INHALER DRUG ON ASTHMA PATIENTS IN OUTPATIENT INSTALLATION CIREBON MITRA PLUMBON HOSPITAL Indah Setyaningsih; Aan Kunaedi; Nur Rahmi Hidayati; Indah Mulyani
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asma bronkial merupakan penyakit gangguan inflamasi kronik pada saluran napas yang memiliki gejala berupa mengi, sesak napas, dada terasa berat, dan batuk terutama pada malam hari atau dini hari. Serangan asma dapat menyebabkan kematian, oleh sebab itu pemberian obat kerja cepat sangat dibutuhkan untuk mengatasi bronkokontriksi dan meredakan gejalanya. Salah satu pemberian obat asma adalah dengan menggunakan obat inhaler. Penelitian ini dilakukan di instalasi rawat jalan Rumah Sakit Mitra Plumbon Cirebon pada bulan Maret sampai Mei 2021 dengan sampel 30 pasien asma yang menggunakan obat inhaler dan memenuhi kriteria inklusi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek penggunaan obat asma inhaler berdasarkan tingkat kontrol pasien asma setelah menggunakan obat asma inhaler, dan untuk mengetahui karakteristik pasien asma yang menggunakan obat asma inhaler berdasarkan jenis kelamin dan usia pasien antara 12-65 tahun. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif melalui pengisian kuesioner Asthma Control Test untuk mengetahui tingkat kontrol asma pada pasien asma dengan cara menghitung skor jawaban pada tiap pertanyaan. Skor akhir dihitung dengan cara menjumlahkan setiap skor jawaban dari perhitungan tiap pertanyaan pada kuesioner Asthma Control Test. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa tingkat kontrol pasien asma yang terkontrol sebagian sebanyak 5 pasien (17%), sedangkan yang tidak terkontrol sebanyak 25 pasien (83%). Kata kunci: Obat Inhaler, Asma, Asthma Control Test
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS PENYEMBUH LUKA BAKAR GEL EKSTRAK ETANOL HERBA PEGAGAN (Centella asiatica L. Urban) 3% DAN 5%: FORMULATION AND BURN HEALING ACTIVITY TEST GEL OF EXTRACT PEGAGAN (Centella asiatica L. Urban) 3% AND 5% Yayan Rizikiyan; Lela Sulastri; Sulistiorini Indriaty; Ewit Lestari; Winda Sari
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Luka bakar adalah kerusakan jaringan karena kontak dengan agen termal, kimiawi, atau listrik. Pasien dengan luka bakar tubuh yang besar tidak dapat mengimbangi berbagai komplikasi yang memerlukan perawatan khusus. Pegagan (Centella asiatica L. Urban) memiliki efek farmakologi yaitu efek perawatan pada luka bakar. Pegagan mengandung asiaticoside adalah saponin yang merangsang pembentukan kolagen, suatu struktur protein yang berperan dalam proses penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan gel ekstak etanol pegagan konsentrasi 3% dan 5%, menguji stabilitasnya denga metode cycling test, serta menguji aktivitasnya terhadap penyembuhan luka bakar pada mencit. Penelitian ini menggunakan hewan uji berupa mencit sebanyak 25 mencit (Mus musculus) dibagi menjadi 5 kelompok kontrol positif, kontrol negatif, kontrol normal, kelompok gel ekstrak etanol herba pegagan konsentrasi 3% dan kelompok ekstrak etanol pegagan konsentrasi 5%. Parameter yang diamati adalah penurunan diameter luka bakar. Hasil pengujian menunjukan bahwa gel ekstrak etanol herba pegagan konsentrasi 3% dan 5% stabil pada parameter organoleptis, homogenitas, pH, dan sifat alir. Sedangkan daya sebar dan viskositas tidak stabil. Rata-rata diameter luka bakar pada mencit hari ke 15 kelompok gel ekstrak etanol herba pegagan konsentrasi 3% dan konsentrasi 5% adalah 0.40 mm dan 0.33 mm menunjukan adanya penurunan diameter luka bakar,dan mencapai persentase kesembuhan sebesar 95.67% dan 96.42%. hasil uji statistika menunjukan tidak ada perbedaan efek yang signifikan dengan kontrol positif. Kata kunci: pegagan, Centella asiatica L. Urban, gel, cycling test, luka bakar, mus musculus
UJI EFEK SEDATIF EKSTRAK ETANOL BIJI PALA (Myristica fragrans Houtt) TERHADAP MENCIT PUTIH (Mus musculus) JANTAN: SEDATIVE EFFECT of ETHANOL EXTRACT of BIJI PALA (Myristica fragrans Houtt) on MALE WHITE MICE (Mus musculus Didin Ahidin; Sutjahjo; Dewi Kartika Parwati
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biji pala digunakan untuk berbagai macam penyakit seperti membantu mengobati gangguan susah tidur, memperlancar pencernaan, meningkatkan selera makan, nyeri haid serta rematik. Biji pala memiliki kandungan minyak atsiri, miristin, elemisin, safrole. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek sedatif dari ekstrak etanol biji pala (Myristica fragrans Houtt) dosis 6 mg/20g BB pada mencit putih (Mus musculus) jantan. Mencit yang digunakan sebanyak 15 ekor, dibagi menjadi 3 kelompok masing – masing berisi 5 ekor mencit yang terdiri dari kelompok kontrol negatif yang diberi Na-CMC, kelompok perlakuan ekstrak biji pala (Myristica fragrans Houtt) dosis 6 mg/20gBB dan kontrol positif yang diberi diazepam dosis 0,013 mg/20gBB. Data yang diukur adalah dengan menghitung jumlah jatuh mencit pada masing-masing kelompok tiap 15 menit. Analisis data menggunakan uji statistic oneway ANOVA dan dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil penelitian dengan metode ekstraksi dan menggunakan pelarut etanol 96% diperoleh hasil rendemen ekstrak biji pala sebanyak 19,17%. Hasil penelitian ini menunjukkan ada perbedaan signifikan antara kelompok perlakuan ekstrak etanol biji pala (Myristica fragrans Houtt) dengan kontrol positif dan kontrol negatif nilai sig p<0,05, efek sedatif perlakuan ekstrak etanol biji pala (Myristica fragrans Houtt) memiliki potensi sedatif 87,7% lebih rendah daripada potensi kontrol positif (Diazepam) sebesar 91,6%. Kata kunci : Biji pala, ekstrak, mencit, sedatif.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: EFEKTIVITAS PENGGUNAAN GOLONGAN PROTON PUMP INHIBITOR (PPI): SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: EFFECTIVENESS OF USING PROTON PUMP INHIBITORS (PPI) GROUP Aan Kunaedi; Nur Rahmi Hidayati; Halimah Tu’sya’diyah; Ilmi Aulia; Intan Deliana Putri; Iqbal Bagus Prayogo; Lili Rakhmawati; Lisda Indah Nursanti; Luky Rizky Amanda
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proton Pump Inhibitor (PPI) adalah golongan obat yang digunakan untuk menurunkan kadar asam lambung serta meredakan gejala yang ditimbulkan oleh peningkatan asam lambung. Pada penggunaan PPI jangka panjang, dapat timbul potensi efek samping yang dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Systematic literature review ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan golongan Proton Pump Inhibitor (PPI). Systematic Literature Review mengenai efektivitas penggunaan golongan Proton Pump Inhibitor (PPI) melalui database google scholar dengan memasukkan kata kunci “Proton Pump Inhibitor,Stress Ulcers”. Jurnal dipilih sesuai kriteria yaitu rentang terbit tahun 2013-2021. Sejumlah 6 jurnal terpilih sesuai kriteria. Jurnal yang didapat membahas mengenai perbandingan efektivitas penggunaan beberapa golongan PPI sebagai profilaksis stress ulcers. Kesimpulan yang diperoleh yaitu, pada golongan PPI lansoprazol dan pantoprazol, pasien yang tidak mengalami kejadian perdarahan masing-masing sebesar 77,4% dan 61,4%. Penggunaan lansoprazol dan pantoprazol sebagai profilaksis stress ulcers tidak berbeda jauh dengan nilai p > 0,05. Hasil efektivitas ini dipengaruhi oleh lama rawat dan jumlah komorbid dengan proporsi lebih banyak pada kelompok pantoprazol. Kata Kunci: Proton Pump Inhibitor, Stress Ulcers

Page 1 of 1 | Total Record : 9