cover
Contact Name
Vincentius Widya Iswara
Contact Email
vincentius@ukwms.ac.id
Phone
+62313893933
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 16 No. 1 (2017)" : 6 Documents clear
Pemanfaatan Kulit Buah Matoa Sebagai Kertas Serat Campuran Melalui Proses Pretreatment dengan Bantuan Gelombang Mikro dan Ultrasonik Hendry Kurniawan; Calvin Hardi Garchia; Aning Ayucitra; . Antaresti
Widya Teknik Vol. 16 No. 1 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v16i1.963

Abstract

Kulit buah matoa memiliki potensi untuk menggantikan kayu sebagai bahan baku utama pembuatan kertas. Kulit buah matoa mengandung selulosa sehingga dapat diolah menjadi kertas. Dalam penelitian ini, proses pembuatan kertas dari kulit buah matoa melalui beberapa tahapan yaitu pemasakan, pencucian, pencampuran antara pulp kulit matoa dengan pulp kertas koran bekas, dan pencetakan kertas. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari pengaruh metode pretreatment (dengan bantuan gelombang mikro dan ultrasonik), rasio volume asam asetat dengan massa kulit matoa, serta waktu paparan gelombang terhadap perolehan α-selulosa dari kulit matoa. Penelitian ini juga mempelajari pengaruh rasio pulp kulit matoa dan pulp koran bekas serta metode pretreatment terhadap karakteristik kertas serat campuran yang dihasilkan seperti daya tembus (bursting strength), kekuatan tarik (tear strength), gramatur (grammage), fleksibilitas/kekakuan (stiffness), dan ketebalan (thickness). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pretreatment dengan gelombang mikro dan gelombang ultrasonik dapat meningkatkan perolehan kadar α-selulosa kulit buah matoa dalam kisaran variabel yang dipelajari. Rasio antara kulit buah matoa dan asam asetat 1:15 dan total waktu paparan 10 menit merupakan kondisi terbaik karena mampu memberikan kadar α-selulosa tertinggi yaitu 77,16% untuk gelombang mikro dan 74,86% untuk gelombang ultrasonik. Kertas serat campuran dari pulp kulit matoa hasil pretreatment dengan gelombang mikro memiliki karakteristik yang lebih baik dibandingkan kertas serat campuran dari pulp hasil pretreatment dengan gelombang ultrasonik. Kertas tersebut memiliki karakteristik daya tembus sebesar 1,55 kPa/cm2, kekuatan tarik sebesar 706,5 mN, gramatur sebesar 390,95 g/m2, fleksibilitas sebesar 85 g/cm, dan ketebalan sebesar 1679,5 mikron. Berdasarkan nilai tiga parameter utama kertas (grammage, tear strength, dan stiffness), pretreatment dengan gelombang mikro dengan rasio pulp kulit buah matoa dan pulp kertas koran 1:1 dapat menghasilkan tipe kertas karton dupleks sesuai SNI 0123:2008. Kata kunci : kulit matoa, microwave, ultrasound, kertas serat campuran
Perancangan Alat Angkut Tabung LPG 3 Kg yang Ergonomis (Studi Kasus di UD. X) Ronal Natalianto Purnomo; Julius Mulyono; Hadi Santosa
Widya Teknik Vol. 16 No. 1 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v16i1.964

Abstract

UD. X merupakan perusahaan yang bergerak di distributor tabung LPG 3 kg. Perusahaan ini terletak di jalan Bronggalan, Surabaya. Dalam usahanya untuk dapat semakin berkembang, perusahaan ini berusaha untuk meningkatkan kenyamanan pekerja. Selama ini kondisi kerja yang ada kurang dapat memuaskan pekerja. Kondisi ini mengakibatkan pekerja merasa cepat lelah. Masalah yang ada pada proses angkut di UD. X hanya menggunakan cara yang manual. Lama kelamaan mengangkat tabung LPG 3 kg akan mengakibatkan kelelahan pada pekerja di UD. X. Kelelahan yang dirasakan oleh pekerja di UD. X yaitu sakit punggung yang di karenakan terlalu sering membungkuk, lalu sakit di pergelangan tangan, lalu sakit di jari-jari tangan yang di karenakan sering terkena gesekan dan berat tabung LPG 3 kg. Metode yang digunakan yaitu menggunakan Anthropometri dan Ergonomis. Dari analisis yang dilakukan kesimpulannya bahwa alat bantu yang dirancang dapat mengangkut tabung LPG 3 kg, lalu alat bantu yang dirancang dapat mengangkut beban 40 kg, mempunyai penghematan waktu memindahkan tabung sekitar 20 menit dan alat bantu yang telah dirancang dapat mengurangi tingkat kelelahan pekerja. Kata kunci : Merancang alat, Alat angkut tabung LPG 3 kg, Anthropometri, Ergonomis
Pemodelan Matematika untuk Perancangan Produk Lemari Kabinet Ricky Yuliantoni Prihandaja; Dian Retno Sari Dewi
Widya Teknik Vol. 16 No. 1 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v16i1.965

Abstract

Quality Function Deployment (QFD) merupakan cara untuk mengembangkan suatu produk berdasarkan kebutuhan konsumen. Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan ukuran karakteristik teknis lemari kabinet yang dapat memenuhi kepuasan konsumen. Untuk itu digunakan model matematika Askin dan Dawson agar dapat mengoptimasi kepuasan konsumen. Model matematika ini memiliki batasan range ukuran karakteristik teknis, batasan hubungan antar kebutuhan konsumen dan karakteristik teknis, serta batasan sumber daya. Hasil rancangan karakteristik teknis yang diperoleh dapat memaksimalkan nilai kepuasan konsumen yaitu sebesar 95.59%. Kata kunci : Quality Function Deployment(QFD), model matematika, kepuasan konsumen
Optimasi Faktor yang Berpengaruh pada Kualitas Lilin di UD.X dengan Metode Response Surface Maria Agnes Octaviani; Dian Retno Sari Dewi; Luh Juni Asrini
Widya Teknik Vol. 16 No. 1 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v16i1.966

Abstract

Response surface methodology adalah sekumpulan teknik matematika dan statistika yang berguna untuk menganalisis permasalahan dimana beberapa variabel independen mempengaruhi variabel respon dan bertujuan untuk mengoptimalkan respon. Desain eksperimen diperlukan untuk mengkombinasikan faktor dan level agar didapatkan kualitas lilin yang optimum. Faktor yang mempengaruhi kualitas lilin antara lain suhu peleburan (X1), suhu tuang stearic acid sebelum pencetakkan (X2), dan lamanya waktu pencetakkan (X3). Percobaan dengan struktur perlakuan faktorial 23 dilaksanakan dalam 3 tahap. Percobaan pertama dengan perluasan pada titik pusat digunakan untuk menduga model respons orde 1. Percobaan kedua adalah untuk menentukan daerah permukaan respons maksimum dengan menggunakan metode dakian tercuram. Percobaan ketiga menggunakan rancangan komposit pusat dengan sifat ketelitian seragam digunakan untuk menduga model permukaan respons orde 2. Penentuan kombinasi titik-titik stasioner untuk memperoleh permukaan respons maksimum diidentifikasi menggunakan analisis kanonik. Hasil penelitian menunjukkan model permukaan respons maksimum. Massa lilin maksimum yang diperoleh adalah sebesar 50,6254 gram yang dihasilkan dari suhu peleburan 113oC, suhu tuang 66oC, dengan waktu pencetakkan 47 menit. Kata kunci : desain eksperimen, response surface methodology, optimasi
Pemodelan Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Jawa Timur dengan Metode Regresi Spasial . Loviana; Dian Retno Sari Dewi; Luh Juni Asrini
Widya Teknik Vol. 16 No. 1 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v16i1.967

Abstract

Produk Domestik Bruto (PDB) merupakan ukuran yang sangat bermanfaat atas kegiatan dan kesejahteraan perekonomian suatu negara. Untuk tiap wilayah, nilai Produk Domestik Bruto disebut Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Dalam penelitian ini dilakukan pemodelan dengan PDRB sektor industri dengan menggunakan regresi spasial untuk mengetahui hubungan spasial antar kota/kabupaten di Jawa Timur. Variabel yang digunakan dalam penelitian ialah jumlah tenaga kerja sekor industri (x1) dan jumlah UMKM (x2). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan spasial nilai PDRB antar kabupaten/kota yang ditunjukkan dalam model serta mengetahui pengaruh faktor tenaga kerja sektor industri dan UMKM terhadap PDRB sektor industri. Hasil dari penelitian ialah adanya interaksi spasial yaitu nilai PDRB sektor industri untuk masing-masing kabupaten/kota dipengaruhi oleh besar PDRB sektor Industri yang menjadi tetangganya dan ditunjukkan dalam model Spatial Autoregressive (SAR). Selain itu, variabel jumlah tenaga kerja sektor industri (x1) dan jumlah UMKM (x2) secara signifikan memiliki pengaruh terhadap PDRB Sektor Industri (y) dan bernilai positif. Kata kunci : PDRB Sektor Industri, Regresi Spasial, SAR
Sistem Pengendalian Aliran Listrik dalam Ruangan Melalui Jaringan Intranet dalam Rangka Penghematan Energi Vincentius Christian Bintang P.; Peter Rhatodirdjo Angka; Albert Gunadhi; Diana Lestariningsih; Rasional Sitepu; AFL Tobing
Widya Teknik Vol. 16 No. 1 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v16i1.968

Abstract

Salah satu isu global saat ini adalah krisis energi, terutama energi yang paling banyak digunakan salah satunya adalah energi listrik. Menurut kajian PT PLN pertumbuhan beban listrik di pulau Jawa adalah 9 persen tiap tahunnya, potensi krisis listrik terjadi karena pesatnya pertumbuhan aktivitas perekonomian di pulau Jawa . Hal ini berimbas pada meningkatnya energi listrik. Namun demikian cadangan bahan bakar sebagai sumber daya yang tidak dapat diperbarui semakin menipis tiap tahunnya, oleh karena itu penggunaan energi listrik harus tepat guna dan efesien. Sasaran dari penelitian ini adalah instansi Universitas Widya Mandala Surabaya, yaitu pada infrastruktur kelistrikannya. Salah satu upaya penghematan ialah dengan cara mengurangi penggunaan alat-alat listrik di kelas-kelas. Pada penelitian ini beban listrik berupa lampu, LCD proyektor dan AC (Air Conditioner) pada ruang kelas. Sistem bekerja dengan menggunakan rangkaian breaker berupa Solid State Relay. Jadwal penggunaan ruangan dibuat di dalam database. Mikrokontroler diberi pewaktu Real Time Clock (RTC) yang disinkronkan dengan jam server. Browser akan menampilkan kondisi kelas yang dipakai menyala atau tidak ditandai dengan deteksi sensor arus pada tiap phasenya dan jadwal aliran listrik kelas. Hasil didapat adalah sistem mampu mematikan dan menyalakan aliran listrik sesuai program sehingga menghemat energi dengan mengurangi penggunaan listrik yang tidak diperlukan. Kata kunci : efesiensi energi listrik, intranet, mikrokontroler, Solid State Relay, RTC.

Page 1 of 1 | Total Record : 6