cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
admin@wolgitj.science.web.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
World Health Digital Journal (wolgitj)
ISSN : -     EISSN : 30900743     DOI : 10.31004/wolgitj
Core Subject : Health,
World Health Digital Journal adalah akses terbuka gratis yang ditinjau sejawat tiga Bulanan, Institute of Advanced Knowledge and Science. Jurnal ini diterbitkan tiga bulanan (Januari, April, Juli, Oktober). Jurnal profesional ini menyediakan wadah publikasi penelitian yang relevan dengan hasil penelitian bidang Ilmu Kesehatan yang terintegrasi dengan bidang Ilmu kesehatan Masyarakat, ilmu kedokteran, ilmu keperawatan, ilmu kebidanan, farmasi, nutrisi dan teknologi pangan, pengobatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, kesehatan dan keselamatan kerja (K3), fisioterapi, radiologi, kedokteran hewan, oleh para spesialis dan peneliti di berbagai disiplin ilmu bidang lain yang relevan. World Health Digital Journal menerbitkan artikel asli kuantitatif dan kualitatif, artikel ulasan, komunikasi singkat, laporan kasus dan surat kepada editor dalam berbagai topik klinis dan interdisipliner. Kami berharap artikel-artikel yang dipublish bermanfaat bagi dunia Kesehatan. World Health Digital Journal Menggunakan Turnitin plagiarism checks, Mendeley untuk managemen referensi dan supported by Crossref (DOI)
Articles 2 Documents
Search results for , issue "vol. 2 no. 3 (2026)" : 2 Documents clear
Asuhan Keperawatan Gawat Darurat pada Ny. R dengan gangguan Sistem Pernapasan pada Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) di ruang ICU Rumah Sakit Vita Insani Kota Pematangsiantar Mhd Ishan Alkafi; Abdul Basit Lubis
World Health Digital Journal Vol. 2 No. 3 (2026)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wolgitj.v2i3.86

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan penyakit paru kronis yang ditandai dengan hambatan aliran udara yang bersifat progresif sehingga menyebabkan gangguan pertukaran gas dan sesak napas. Diperkirakan sekitar 3,5 juta orang didunia mengalami kematian. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan dan menggambarkan asuhan keperawatan gawat darurat pada Ny. R dengan diagnosa PPOK. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada satu pasien penderita PPOK berusia 67 tahun selama tiga hari (28 April–30 April 2026). Hasil: Berdasarkan hasil pengkajian menunjukkan masalah keperawatan berupa bersihan jalan napas tidak efektif, pola napas tidak efektif, dan gangguan pertukaran gas. Intervensi yang dilakukan meliputi pemantauan respirasi, pemberian posisi semi Fowler, terapi oksigen, suction, latihan batuk efektif, serta kolaborasi terapi farmakologis. Setelah tiga hari perawatan, kondisi pasien membaik ditandai dengan berkurangnya sesak napas, meningkatnya saturasi oksigen, berkurangnya sekret, dan pola napas yang lebih efektif. Kesimpulan: Asuhan keperawatan gawat darurat yang komprehensif pada pasien PPOK dapat meningkatkan kebersihan jalan napas, memperbaiki pernapasan, dan mendukung pemulihan pasien di ICU. Saran: Asuhan keperawatan komprehensif pada pasien PPOK membantu memperbaiki jalan napas, fungsi pernapasan, dan proses pemulihan di ICU.
Persepsi Pegawai Kantoran terhadap Pelaksanaan Program K3 di Lembaga Pemasyarakatan Rutan Tanjung Gusta Nur Amalia; Rupina Kanasia
World Health Digital Journal Vol. 2 No. 3 (2026)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wolgitj.v2i3.87

Abstract

Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) berperan penting dalam membangun budaya keselamatan dan meningkatkan kepuasan kerja pegawai di lingkungan lembaga pemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara persepsi pegawai kantoran terhadap pelaksanaan program K3 dengan kepuasan kerja di Lembaga Pemasyarakatan Rutan Tanjung Gusta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 52 pegawai yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert yang telah memenuhi uji reliabilitas, dengan koefisien reliabilitas persepsi pelaksanaan K3 sebesar 0,756 dan kepuasan kerja sebesar 0,748. Analisis data menggunakan uji korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara persepsi pegawai terhadap pelaksanaan program K3 dengan kepuasan kerja (r = 0,371; p = 0,043). Nilai koefisien determinasi (R² = 0,138) menunjukkan bahwa persepsi terhadap pelaksanaan program K3 memberikan kontribusi sebesar 13,8% terhadap kepuasan kerja, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin positif persepsi pegawai terhadap pelaksanaan program K3, maka semakin tinggi tingkat kepuasan kerja yang dirasakan. Oleh karena itu, peningkatan kualitas implementasi program K3 perlu menjadi perhatian manajemen untuk mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.

Page 1 of 1 | Total Record : 2