cover
Contact Name
Roma Yuliana
Contact Email
jurnalvarians@gmail.com
Phone
+6281224425340
Journal Mail Official
jurnalvarians@gmail.com
Editorial Address
Trevista Residence Ciputat. Blok D3 No 3. Jalan Cipunagara Raya. Kecamatan Ciputat – Tangerang Selatan – Banten. Kode Pos (15411)
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
VJKM: Varians Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30480108     DOI : https://doi.org/10.63953/vjkm
Core Subject : Health,
Fokus: VJKM: Varians Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah jurnal ilmiah yang ditujukan untuk mendiseminasikan hasil-hasil penelitian dalam bidang ilmu kesehatan masyarakat. Artikel yang diterbitkan dapat berupa artikel hasil penelitian (original research) maupun artikel review (critical review). Ruang Lingkup: Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) mencakup cabang bidang ilmu kesehatan masyarakat, termasuk di dalamnya adalah, Gizi Promosi Kesehatan (Promkes) Kesehatan Lingkungan (Kesling) Biostatistik Kesehatan Reproduksi (Kespro) Informasi Kesehatan Ilmu Kesehatan Lainnya
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2024): Juni 2024" : 6 Documents clear
Persepsi dan Penerimaan Vaksinasi Booster COVID-19 Pengajar PAUD Harapan Bunda Tasikmalaya Ramdani, Famelasari Fitria; Budisusilowati, Bernadeth Novita; Riadi, Dela; Friadita, Karina; Setiadi, Muhammad David; Ronaldo, Ronaldo; Azraliani, Tasyafiki; Pratomo, Hadi; Bandur, Paskalinda
VJKM: Varians Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Varians Statistik Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63953/vjkm.v2i1.9

Abstract

Menurut WHO, COVID-19 adalah sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) yang menghadirkan ancaman serius bagi negara-negara dengan infrastruktur perawatan kesehatan yang lemah. Upaya untuk memerangi COVID-19 melibatkan pemberian booster vaksin COVID-19. Mencari tahu bagaimana perasaan guru-guru PAUD Harapan Bunda di Tasikmalaya tentang mendapatkan suntikan booster COVID-19 adalah tujuan dari penelitian ini. Metodologi penelitian deskriptif kualitatif digunakan dengan teknik pengambilan sampel kuota untuk memilih informan. Pertemuan online untuk melakukan wawancara mendalam digunakan untuk mendapatkan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi kerentanan terhadap tingkat keparahan penyakit yang rentan terhadap vaksinasi booster COVID-19, persepsi ancaman terhadap kesehatan sendiri, persepsi tantangan pemberian vaksinasi booster COVID-19, persepsi keunggulan vaksinasi booster terhadap kesehatan, pengaruh internal dan eksternal yang kuat, serta kepercayaan individu terhadap pemberian vaksinasi booster COVID-19 semuanya dapat mempengaruhi penerimaan vaksinasi.
Penyebaran Kasus COVID-19 di Provinsi Jawa Barat 2020-2022: Analisis Spasial Riadi, Dela; Hidayat, Slamet
VJKM: Varians Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Varians Statistik Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63953/vjkm.v2i1.10

Abstract

Jawa Barat merupakan salah satu negara dengan tingkat kasus COVID-19 tertinggi, namun belum diketahui bagaimana sebaran kasus tersebut secara spasial yang dilihat dengan autokorelasi global maupun lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola sebaran regional kasus COVID-19 di Jawa Barat pada tahun 2020-2022. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan analisis spasial Global Moran’s Index dan LISA (Local Indicators of Spatial Autocorrelation) di program GeoDa. Data sekunder yang digunakan pada tanggal 13 Desember 2022 dari Jabar Open Data. Hasil analisis spasial pola distribusi COVID-19 di Jawa Barat pada 2020-2022 menunjukkan daerah dengan konsentrasi kasus yang dengan jumlah tertinggi di Kota Bekasi. Kabupaten/kota yang memiliki kuadran high-high yaitu di Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Depok, dan Kabupaten Bogor. Sedangkan kabupaten dengan kuadran low-low yaitu berada di Kabupaten Ciamis, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Tasikmalaya. Pola sebaran kasus COVID-19 di Jawa Barat menunjukkan adanya autokorelasi, dampak dari ketetanggaan dari wilayah-wilayah sekitarnya yang menyebabkan terjadinya kasus COVID-19.
The Role of Primary Health Facilities in Screening for Risk Factors for Chronic Kidney Disease (CKD): Literature Review Study Trixie, Joue Abraham; Sasube, Pratika Lawrence; Maluenseng, Priska Priyanka; Boltal, Abraham Daniel; Solang, Michael Alexander
VJKM: Varians Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Varians Statistik Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63953/vjkm.v2i1.11

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) is a grave health issue because it is related to quality and survival. This disease has become a problem in Public Health. Primary Level Health Facilities (PLHF) are essential in overcoming this burden. Primary Level Health Facilities can carry out three prevention measures: primary-level prevention, secondary-level prevention, and tertiary-level prevention. Primary-level prevention plays a role in preventing someone from experiencing CKD, secondary-level prevention plays a role in making a diagnosis as early as possible, and tertiary-level prevention plays a role in preventing complications that might occur.
Hubungan Antara Obesitas terhadap Self-Esteem Pada Remaja dan Dewasa: Literature Review Safitri, Yolanda
VJKM: Varians Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Varians Statistik Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63953/vjkm.v2i1.12

Abstract

Obesitas adalah masalah kesehatan global yang bukan hanya berimplikasi pada kesehatan fisik, tetapi juga terhadap aspek psikologis individu, terutama self-esteem. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak obesitas terhadap self-esteem. Penelitian ini menggunakan metode Literature Review terhadap artikel yang membahas mengenai hubungan obesitas dengan self-esteem. Artikel diperoleh dari Google Scholar dengan kata kunci self-esteem dan obesitas. Artikel yang dianalisis adalah artikel dalam rentang waktu lima tahun terakhir (2020-2024). Hasil review 8 dari 10 artikel menunjukkan adanya hubungan signifikan antara obesitas dengan self-esteem sedangkan 2 artikel lainnya tidak menunjukkan adanya hubungan antara obesitas dengan self-esteem. Berdasarkan temuan-temuan ini, sangat penting untuk mengimplementasikan intervensi yang bertujuan untuk mengatasi dampak obesitas terhadap self-esteem. Program edukasi yang menargetkan gaya hidup, citra tubuh, dan self-esteem di antara individu obesitas perlu dilakukan dalam meningkatkan self-esteem dan kesejahteraan secara keseluruhan. Intervensi psiko-edukasi untuk individu obesitas juga dapat berdampak positif pada citra tubuh dan self-esteem.
Tingkat Pendidikan sebagai Determinan Utama Partisipasi Pria Menjadi Akseptor Keluarga Berencana (KB) di Indonesia: Analisis Data SDKI 2017 Najah, Miftahun; Yeni
VJKM: Varians Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Varians Statistik Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63953/vjkm.v2i1.13

Abstract

Latar Belakang: laju penduduk yang tidak terkendali akan dapat menyebabkan baby booming atau tingginya angka kelahiran. Salah satu faktor penyebab tinggi kelahiran di Indonesia adalah rendahnya dukungan dan partisipasi KB dikalangan pria pasangan usia subur. Tujuan: untuk melihat determinan partisipasipria pasangan usia subur dalam menjadi akseptor di Indonesia. Metode: penelitian kuantitatif-analitik dengan desain cross-sectional menggunakan data sekunder Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) 2017 dengan teknik pengambilan sampel multi-stage stratifikasi. Sampel pada penelitian ini berjumlah 8278 orang yaitu seluruh pria PUS berstatus menikah yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square dan analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik berganda dengan model prediksi. Hasil: Berdasarkan analisis Multivariat tingkat pendidikan merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi keikutsertaan pria menjadi akseptor KB di Indonesia (p-value = <0,0001; PR= 2,403; CI= 1,918-3,010) setelah dikontrol oleh variabel tempat tinggal dan pengetahuan KB. Tingkat pendidikan pria yang tinggi berpeluang 2,4 kali lebih besar untuk ikut serta menjadi akseptor KB. Kesimpulan: Tingkat Pendidikan merupakan faktor paling berpengaruh terhadap partisipasi pria menjadi akseptor KB. perlu dilakukannya penguatan pengetahuan KB pria dengan menerapkan kebijakan kurikulum kesehatan reproduksi di tingkat pendidikan menengah dan tinggi.
Peran Telemedisin dalam penanganan COVID-19 di Indonesia: Scoping Review Rusadi, Rosmala
VJKM: Varians Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Varians Statistik Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63953/vjkm.v2i1.14

Abstract

Penggunaan telemedisin meningkat pada situasi pandemi COVID-19. Berbagai teknologi kesehatan digital digunakan untuk membantu penanganan pandemi di berbagai negara termasuk Indonesia. Studi ini bertujuan untuk menggambarkan peran telemedisin dalam manajemen penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode literature review pada tiga database, yaitu Google Scholar, ResearchMarket, dan Garuda. Hasil riviu menemukan bahwa telemedisin berpotensi membantu manajemen penanganan COVID-19 di Indonesia. Aplikasi telemedisin dalam penanganan COVID-19 di Indonesia memiliki peran yang signifikan. Peran dan fungsi telemedisin meliputi pelacakan kontak, surveilans, manajemen kasus, manajemen laboratorium, dan deteksi dini kasus, pemberian informasi digital dan telekonsultasi sehingga dapat memberikan saran yaitu membangun kepercayaan public dalam penggunaan telemedisin dengan melindungi data kesehatan dan penyelarasan anatara perizinan dan regulasi pada aplikasi telemedisin.

Page 1 of 1 | Total Record : 6