cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnalinumiya@unugha.id
Phone
+6281327621287
Journal Mail Official
jurnalinumiya@unugha.id
Editorial Address
Jl. Kemerdekaan Barat No.17, Gligir, Kesugihan Kidul, Kec. Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah 53274
Location
Kab. cilacap,
Jawa tengah
INDONESIA
INUMIYA: Jurnal Ekonomi Pembangunan
ISSN : 2964058X     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.52802/inu.v2i1
Core Subject : Economy,
INUMIYA: Jurnal Ekonomi Pembangunan merupakan terbitan Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Nahdlatul Ulama sebagai publikasi ilmiah untuk penelitian dengan e.issn 2964-058X . Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari dan Agustus. INUMIYA merupakan jurnal ilmiah nasional yang terbuka untuk mencari inovasi, kreativitas, dan kebaruan. Baik berupa surat, catatan penelitian, artikel, artikel suplemen, maupun artikel tinjauan dalam bidang: Agricultural Economics Banking and Financial Institution Behavioral and Experimental Economics Demographic Economics Development Economics Development Studies Econometrics Economics of the Natural Resources Economics of Work and Family Environmental Economics Financial Economics Fiscal Studies Health Economics International Economics Institutional Economics Industrial Economics Industrial Relations Islamic Economics Islamic Finance and Banking Labor Economics Monetary Economics Monetary Policy Public Economics Public Finance Public Policy Political Economy Regional Economics Urban and Rural Economics
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2022)" : 5 Documents clear
ANALISIS KESEHATAN KEUANGAN USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM) BATIK SELOKA ADIPALA KECAMATAN ADIPALA KABUPATEN CILACAP Mutia Pamikatsih
INUMIYA: Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/inu.v1i2.203

Abstract

Small and Medium Enterprises (SMEs) in the industrial era 4.0 are increasingly widespread and require creation and creativity to support competitiveness in the market, industrial and local wisdom sectors. Many Small and Medium Enterprises (SMEs) in the modern era like today are increasingly flocking to compete in creating their works. In line with the many cultures that are owned by the Indonesian state, such as dance arts, music arts, sculptural arts, written batik arts. However, in reality, there are many arts in Indonesia that are often imitated by other countries. The purpose of writing this assignment is to find out how the financial management of UKM Batik Seloka is. The main problem that is the focus of the development of Seloka Batik SMEs in Adipala Village is regarding financial management. Financial governance in most SMEs still uses a manual system without the help of a computer. There are several Batik SMEs that use computers but most still use manuals.
PERTUMBUHAN EKONOMI, KETIMPANGAN PENDAPATAN DAN TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA ATAS PENETAPAN UMK KEWILAYAHAN Rahmat Alhakim
INUMIYA: Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/inu.v1i2.206

Abstract

Determination of District Minimum Wage in Cilacap Regency is different from 35 regencies / cities in Central Java which aims to stimulate investment from private parties and even distribution of development in all regions in Cilacap Regency, the basis of this research. The variables used are determination of Regency Minimum Wage, Population Growth and Industrial Sector Contribution to GRDP, Inequality of Inter-Area Income and Labor Force Participation Rate in Cilacap Regency Central Java Province 2008-2015. The data used is secondary data from the Central Bureau of Statistics (BPS) Cilacap Regency analyzed using panel data regression. The results showed that: Determination of District Minimum Wage, Population Growth and Industrial Growth have positive and significant impact to Gross Regional Domestic Product (GRDP). Regency Minimum Wage has an non-significant effect on income inequality between regions, while population growth and industrial sector growth have a significant effect on income inequality among regions, for variable of population growth have positive effect, while industry sector have negative effect. Regency Minimum Wage has positive (non-significant) influence on labor force participation rate, while population growth and industrial sector growth have significant effect to income inequality among region, for variable of population growth have negative effect while industry sector have positive effect.
ANALISIS PEMBIAYAAN BAI’INAH, DEPOSITO MUDHARABAH, DAN SIMPANAN WADIAH TERHADAP BAGI HASIL DI BMT NU Al-MA’WA CILACAP Muhamad Rijal Pamungkas; Khamimatus Sodiqoh
INUMIYA: Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/inu.v1i2.207

Abstract

The objectives of this study are (1) to determine the effect of Bai'inah financing on profit sharing (2) to determine the effect of Mudharabah deposits on profit sharing (3) to determine the effect of Wadiah deposits on profit sharing (4) to determine the effect of Bai'inah financing, Mudharabah deposits, and Wadiah savings simultaneously against profit sharing. The data used are time series data for profit sharing, Bai'inah financing, Mudharabah deposits, and Wadiah deposits for the period January 2017 - December 2019 at BMT NU Al-Ma'wa Cilacap. The data analysis technique used multiple linear regression analysis. For multiple linear regression analysis the variable instrument is (1) the dependent variable Y is profit sharing, (2) the independent variable X1 is Bai'inah financing, (3) the independent variable X2 is Mudharabah deposits, (4) the independent variable X3 is Wadiah savings. The results of this study, the independent variable bai'inah financing (X1), the independent variable mudharabah deposit (X2), and the independent variable wadiah savings (X3) affect the dependent variable for the results (Y) either partially or simultaneously. Furthermore, suggestions for BMT NU Al-Ma'wa Cilacap in developing and improving their well-performing businesses, this increase could be through social media advertising or opening new branches in potential locations.
RESISTENSI MASYARAKAT KEPADA RITEL MODERN ALFAMART DI KECAMATAN ADIPALA Ainur Latif, Elok
INUMIYA: Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/inu.v1i1 Februari.208

Abstract

Usaha bisnis ritel modern di dewasa ini mengalami perkembangan yang cukup signifikan sehingga memberikan dampak persaingan usaha dengan pedagang ritel tradisional. Adanya persaingan usaha ini membawa pengaruh buruk bagi pedagang tradisional. Salah satu akibat dari perkembangan ritel modern terhadap pedagang tradisional adalah menurunnya omset atau penghasilan yang diterima oleh pedagang tradisional. Dengan demikian, beberapa kelompok masyarakat menunjukkan penolakan atau resistensi terhadap keberadaan salah satu ritel modern Alfamart yang berlokasi di Desa Adiraja Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan alasan masyarakat melakukan resistensi kepada ritel modern Alfamart dan bentuk-bentuk resistensi yang telah dilakukan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara mendalam (in depth interview), dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis kualitatif melalui pengumpulan data, reduksi data, display data, dan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa resistensi yang terjadi di dalam masyarakat dapat digolongkan menjadi tiga bentuk resistensi, yaitu resistensi tertutup, resistensi semi terbuka, dan resistensi terbuka. Resistensi yang dilakukan oleh masyarakat setempat bertujuan supaya masyarakat sebagai pedagang tradisional tetap mampu bertahan dalam mengembangkan usaha dagangnya di tengah maraknya perkembangan ritel modern.
PENGARUH JUMLAH SIMPANAN, MODAL, ANGGOTA TERHADAP SISA HASIL USAHA PADA KPRI SIDA MEGAR KESUGIHAN CILACAP TAHUN 1983-2018 Rasyid Wisnuaji
INUMIYA: Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/inu.v1i2.209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh jumlah simpanan, Modal, dan Anggota terhadap Sisa Hasil Usaha di KPRI Sida Megar Kecamatan Kesugihan. Penelitian ini dibatasi dengan menganalisis data sekunder kuantitatif pada rentang waktu antara tahun 1983-2018. Data tersebut diolah kembali sesuai dengan kebutuhan model yang digunakan. Sumber data berasal dari berbagai sumber, antara lain Laporan RAT KPRI dan jurnal-jurnal ilmiah serta literatur-literatur lain yang berkaitan dengan topik penelitian ini. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda yang digunakan untuk mengetahui besarnya pengaruh dari variabel independent terhadap variabel dependent dengan bantuan SPSS 16. Hasil penelitian ini menjelaskan variabel simpanan berpengaruh signifikan terhadap Sisa Hasil Usaha di KPRI Sida Megar Kecamatan Kesugihan dengan nilai t hitung variabel simpanan adalah sebesar 4.304 > t tabel 1.692, maka sebagaimana dasar pengambilan keputusan dalam uji t dapat disimpulkan bahwa hipotesis pertama diterima atau dengan kata lain variabel simpanan ada berpengaruh terhadap sisa hasil usaha, dan variabel modal dengan nilai t hitung variabel modal adalah 4.671>1.692, maka sebagaimana dasar pengambilan keputusan dalam uji t dapat disimpulkan bahwa hipotesis kedua ditolak atau dengan kata lain variabel modal tidak berpengaruh terhadap sisa hasil usaha dan variabel anggota Nilai t hitung variabel anggota adalah 2.724<1.692. Kemudian hasil uji F dengan nilai signifikansi 1091.768 > 2.90, menjelaskan bahwa ketiga variabel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Sisa Hasil Usaha di KPRI Sida Megar Kecamatan Kesugihan. Perhitungan yang dilakukan untuk mengukur proporsi atau persentase dari variasi total variabel dependent yang mampu dijelaskan oleh ketiga variabel independent dengan menggunakan nilai R squared (R2) adalah sebesar 0.989, ini berarti variasi bahwa variabel anggota,modal dan simpanan secara bersama -sama mempengaruhi terhadap variabel sisa hasil usaha sebesar 96,1%. Sedangkan sisanya (100%-98,9,1= 1,1% ) dipengaruhi oleh variabel lain.

Page 1 of 1 | Total Record : 5